Monday, September 26, 2016

ajaran pedopil mamad bikin banyak gadis kecil mati di hari pertama pernikahannya

tau ga sih elo.
cuma orang ideot yang bilang mamad berbudi pekerti agung n mamad manusia paling mulia di bumi.ha...7x

Hasil gambar untuk gadis lima tahun mati di malam pertama


Tragis! Gadis 8 Tahun Korban Nikah Paksa Tewas Saat Malam Pertama







Gadis cilik asal Yaman berusia 8 tahun tewas akibat luka dalam saat malam pertama pernikahannya. Si gadis dinikahkan paksa dengan pria berumur lebih dari 5 kali lipat usianya.

Seperti diberitakan News.com.au, Selasa (10/9/2013) si gadis menderita sobek pada alat kelamin dan perdarahan hebat. Dia tewas di Kota Hardh di Provinsi Hajjah di barat laut Yaman.

Para aktivis Yaman mengutuk keras tragedi tersebut dan meminta polisi menangkap "pengantin pria yang kasar dan menjijikkan", juga keluarga gadis malang tersebut yang 'menjualnya'. Kasus ini akan dijadikan amunisi untuk menghentikan kejadian serupa pada masa depan.

Kejadian ini makin mempertajam sorotan terhadap praktik pernikahan gadis belia di Yaman. Kemiskinan menjadi faktor yang membuat hal seperti itu merajalela.

Himpitan kemiskinan di negara Timur Tengah tersebut membuat keluarga tak berpunya, rela menukarkan anak gadis mereka dengan uang mahar yang nilainya jutaan rupiah.

Adat juga berpengaruh. Termasuk adanya keyakinan bahwa pengantin perempuan yang masih belia bisa dididik jadi 'istri yang patuh', bisa melahirkan lebih banyak anak, dan lebih mudah dijauhkan dari godaan.

Lebih dari seperempat perempuan di Yaman menikah sebelum usia mereka mencapai 15 tahun. Demikian laporan yang dirilis Menteri Urusan Sosial setempat pada 2010.

Kasus kematian ini juga menjadi perhatian di negara tetangga, Kuwait. Para blogger menyerukan doa untuk sang pengantin belia yang menemui nasib tragis. Sebaliknya, cacian ditujukan pada pengantin pria.

"Pria itu bukan manusia! Ia harus dihukum berat atas perbuatan bejatnya," demikian tulis salah satu blogger, seperti Liputan6.com kutip dari Gulf News.

Kutukan juga dialamatkan pada keluarga si gadis. "Keluarganya tak manusiawi. Mereka tak pantas memiliki anak," demikian tulis blogger lain, Bu Omar.



Perlawanan Nada

Nasib tragis juga terjadi pada Nada Al-Ahdals. Namun, Nada yang berusia 13 tahun berontak dan menentang keras perjodohannya. Nada tak sudi dinikahkan dengan pria tua tapi kaya raya pilihan orang tuanya. Ia pun memberanikan diri kabur. Gadis cilik itu bersikukuh ingin meraih impiannya.

'"Kalau menikah sekarang, aku tidak bisa meraih kehidupan yang kuinginkan," kata dia dalam sebuah video yang diunggahnya pada 8 Juli, yang dilansir News.com.au, Senin (22/7/2013). "Aku bukan barang dagangan. Aku manusia. Aku lebih baik mati daripada menikah pada usia sekarang," sambung dia. (Ein/Ism)

sumber: http://global.liputan6.com/read/688379/tragis-gadis-8-tahun-korban-nikah-paksa-tewas-saat-malam-pertama/

Memilukan, Dinikahkan dengan Pria Tua, Bocah Perempuan 8 Tahun Tewas di Malam Pertama


TRIBUNJATENG.COM - Pernikahan anak-anak yang sering terjadi menjadi telah lama menjadi perhatian dunia. Beralasan tradisi, isu ini dianggap sebagai sebuah isu serius yang harus segera mendapat pengawasan.
Memilukan, Dinikahkan dengan Pria Tua, Bocah Perempuan 8 Tahun Tewas di Malam Pertama
Bukan saja karena masalah hak asasi, namun juga karenapernikahan anak-anak akan berdampak buruk secara kesehatan terutama untuk si gadis. Hamil di usia yang sangat belia tentu berbahaya, bahkan bisa mengakibatkan kematian. 
Seperti kisah tragis yang terjadi di daerah Yaman, Timur Tengah ini. Seorang gadis berusia 8 tahun yang dipaksa untuk mengikuti tradisi menikah di usia belia harus mengalami hal yang memilukan.
Dilansir dari Wittyfeed, pernikahan yang seharusnya membahagiakan, malah membuat mempelai wanitanya menjemput ajal.
Gadis yang tidak disebutkan namanya itu meninggal setelah melakukan malam pertama dengan suami yang usianya 5 kali lebih tua dari dirinya.
Gadis tersebut menderita luka di bagian kemaluan karena dipaksa untuk berhubungan intim di malam pengantinnya. Gadis itu meninggal di kediamannya di Hardh, wilayah barat laut Yaman.
Peristiwa tragis tersebut tentu saja langsung menjadi perhatian banyak orang. Pemerintah daerah itu telah merilis data jika diantara tahun 2011 hingga sekarang, tercatat lebih dari 140 juta gadis dipaksa menikah di usia belia. Bahkan 50 juta diantaranya masih berusia di bawah 15 tahun.
Sejumlah organisasi pun telah memperingatkan jika usia menikah seharusnya di atas 18 tahun untuk perempuan.
Pada Februari 2009, pemerintah Yaman sebenarnya telah menetapkan peraturan bahwa usia menikah minimal adalah 17 tahun.
Tapi tampaknya masih banyak kasus pernikahan anak-anak yang ditemukan. Hal ini menjadi sangat ironis karena pernikahan dalam usia yang sangat belia justru bisa membunuh sang mempelai wanita.
Video tangisan gadis cilik yang tetap dipaksa menikah. Sebuah kamera tersembunyi merekam adegan saat sepasang bocah dinikahkan di Chittorgarh, Rajasthan, India.
Video tersebut begitu menyayat hati ketika gadis berusia sekitar 10 tahun yang hendak dinikahkan menangis dan meminta pertolongan ayahnya untuk menghentikan upacara pernikahan tersebut. Namun sang ayah tetap saja melanjutkan upacara pernikahan.
Seorang gadis lainnya, berusia 5 tahun juga menangis dengan keras. Gadis tersebut memakai pakaian pengantin adat India dan dinikahkan dengan seorang anak lelaki berusia 11 tahun. Si gadismenangis dengan keras, namun dia tetap dipaksa menyelesaikan rangkaian upacara.
Tampak seorang pria dewasa yang membimbingnya memutari api unggun kecil sebanyak tujuh kali. Tidak diketahui identitas asli dari orang-orang yang melakukan upacara pernikahan terhadap anak-anak di bawah umur tersebut. Dari catatan Unicef, India memang negara dengan kasus pernikahan anak-anak tertinggi di dunia.
Sebenarnya pihak yag berwenang di India telah melarang pernikahan untuk anak di bawah umur. Namun, masih ada saja masyarakat yang melanggar. Beredarnya video tersebut, membuat polisi India bertindak cepat untuk segera menemukan pelaku. (*)

Dipaksa Menikah Gadis 13 Tahun Meninggal Pasca Malam Pertama


Pemberlakuan larangan nikah usia dini masih memicu kontroversi

Dipaksa Menikah Gadis 13 Tahun Meninggal Pasca Malam Pertama Ruang Hati Blog | May 31, 2010 | Comments 56 Menikah di usia yang masih sangat belia memang sangat beresiko tinggi, baik dari sisi kesehatan maupun kejiwaan. Peristiwa cukup tragis terjadi di Yaman dimana seorang gadis belia yang masih 13 tahun dipaksa menikah dibawah tangan dengan seorang pria dewasa. Gadis bocah yang bernama Ilham Mahdi Assi ini meninggal 5 hari pasca pernikahannya tersebut karena pendarahan hebat saat melakukan hubungan intim pertama kalinya dengan sang suami di malam pertama pernikahannya. Pemberlakuan larangan nikah usia dini masih memicu kontroversi Berdasarkan hasil visum diketahui ada kerusakan organ intim yang berakibat pada pendarahan dan tidak adanya tindakan pertolongan menyebabkan infeksi sehingga fatal bagi diri Ilham Mahdi Assi yang masih bocah beranjak remaja tersebut. Sebenarnya di Yaman sendiri belum lama ini sudah memberlakukan Undang-Undang pelarangan perkawinan usia dini, adapun batasan usia minimal yang diperbolehkan untuk menikah menurut aturan tersebut adalah 17- 18 tahun. Namun dikutip ruanghati.com dari Daily Telegraph menyebutkan aturan larangan pernikahan dibawah umur itu pemberlakuannya banyak ditentang sejumlah kalangan konservatif di Yaman, walau tidak sedikit juga yang mendukung pemberlakuannya. Organisasi LSM setempat Shaqaeq Arab yang banyak menyoroti tentang masalah hak asasi manusia menyayangkan peristiwa tersebut bisa terjadi dan luput dari kontrol Undang-Undang yang telah berlaku.

Read more at: http://ruanghati.com/2010/05/31/dipaksa-menikah-gadis-13-tahun-meninggal-pasca-malam-pertama/


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...