purchase books written by me.

purchase books written by me.
harga buku Rp. 21.000,- atau US$ 7.00

Tuesday, November 20, 2012

mamad ternyata cuma nabi n rosul sex aje kok. ha...7x

Aisha adalah Lonte

Istri Muhammad adalah seorang lonte

Dinukilkan di dalam kitab Ikhtiyar Ma'rifatur Rijal karya At Thusi hal. 57-60 bahwa Abdullah bin Abbas pernah berkata kepada Aisyah: "Kamu tidak lain hanyalah seorang lonte dari sembilan lonte yang ditinggalkan oleh Rasulullah."
sumber : http://mengkaji-islam.blogspot.com/search?updated-min=2007-01-01T00:00:00-08:00&updated-max=2008-01-01T00:00:00-08:00&max-results=50


Zinah atau Sunnah melihat wanita Bugil??


Zinah atau Sunnah melihat wanita Bugil??

By Rebecca & Abdel Maseeh Ibn Youhana

Romantika Zaynab dan Muhammad memang merupakan sumber malapetaka bagi kaum muslim, bagaimana hal ini dikatakan suatu malapetaka, bisa kita saksikan dalam Tarikh Al Muluk war Rasoul Baqlam At Tabari (Sejarah Raja dan Rasoul penulis At Tabari), seperti dibawah ini:

Imam Tabari (Tabari, vol 8 ):
"One day Muhammad went out looking for Zaid (Mohammed's adopted son). Now there was a covering of hair cloth over the doorway, but the wind had lifted the covering so that the doorway was uncovered. Zaynab was in her chamber, undressed, andadmiration for her entered the heart of the Prophet".

Tarjamah dalam bahasa Indonesia
Suatu hari Muhammad pergi mencari Zayd. Ada satu penutup kain di atas lubang pintu, tetapi angin mengingkapkan tirai itu sehingga lubang pintu terbuka. Zaynab berada di kamarnya, telanjang, dankekaguman terhadapnya memasuki hati Nabi. Setelah itu Allah membuatnya tidak menarik bagi Zayd.

Tentang Biography At Tabari:
This old man was Tabari, one of the greatest historians of Islam. The Caliph had offered him a handsome pension and sent costly presents in recognition of his contribution to Islamic learning. The celebrated historian refused to accept anything for his services to learning as he did not want to sell his pen.

(Link Source: 
http://www.renaissance.com.pk/myletfor95.html)


Padahal dalam Quran dikatakan:
Firman Allah SWT yang artinya, “Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk.” (Al-Isra: 32).
“Katakanlah kepada orang-orang mukmin laki-laki: ‘Hendaklah mereka itu menundukkan sebahagian pandangannya dan menjaga kemaluannya ….’ Dan katakanlah kepada orang-orang mukmin perempuan: ‘Hendaknya mereka itu menundukkan sebahagian pandangannya dan menjaga kemaluannya …’.”
(An-Nur: 30–31)
.

Padahal dalam hukum Islam (Sunnah Muhammad), dikatakan:Dari Jarir bin Abdullah, ia berkata, “Saya bertanya kepada Rasulullah saw. tentang melihat dengan mendadak. Maka jawab Nabi, ‘Palingkanlah pandanganmu itu!” (HR Muslim, Abu Daud, Ahmad, dan Tirmizi).

add saya: padahal dalam kasus ini muhammad tidak memalingkan wajahnya malah menatap penuh nafsu kepada zaynab

Dari Abu Hurairah r.a. bahwa Rasulullah saw. telah bersabda yang artinya, “Kedua mata itu bisa melakukan zina, kedua tangan itu (bisa) melakukan zina, kedua kaki itu (bisa) melakukan zina. Dan kesemuanya itu akan dibenarkan atau diingkari oleh alat kelamin.” (Hadis sahih diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim dari Ibn Abbas dan Abu Hurairah).

Ath-Thabarani dan Al-Hakim meriwayatkan bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Allah berfirman yang artinya, ‘Penglihatan (melihat wanita) itu sebagai panah iblis yang sangat beracun, maka siapa mengelakkan (meninggalkannya) karena takut pada-Ku, maka Aku menggantikannya dengan iman yang dapat dirasakan manisnya dalam hatinya.”Ath-Thabarani meriwayatkan, Nabi saw. bersabda yang artinya,“Awaslah kamu dari bersendirian dengan wanita, demi Allah yang jiwaku di tangan-Nya, tiada seorang lelaki yang bersendirian (bersembunyian) dengan wanita malainkan dimasuki oleh setan antara keduanya. Dan, seorang yang berdesakkan dengan babi yang berlumuran lumpur yang basi lebih baik daripada bersentuhan bahu dengan bahu wanita yang tidak halal baginya.”Dari Ghazwan ibn Jarir, dari ayahnya bahwa mereka berbicara kepada Ali ibn Abi Thalib mengenai beberapa perbuatan keji. Lantas Ali r.a. berkata kepada mereka, “Apakah kalian tahu perbuatan zina yang paling keji di sisi Allah Jalla Sya’nuhu?” Mereka berkata, “Wahai Amir al-Mukminin, semua bentuk zina adalah perbuatan keji di sisi Allah.” Ali r.a. berkata, “Akan tetapi, aku akan memberitahukan kepada kalian sebuah bentuk perbuatan zina yang paling keji di sisi Allah Tabaaraka wa Taala.


bersedudukan dan bersokong hujah dari uraian ayat Quran dan sabda muhammad, dapat kita buat suatu simpulan bahwa muhammad memang berzinah dgn zaynab (kategori zinah mata), oleh karena itu merupakan suatu perbuatan yang keji dimata Allah, apalagi muhammad adalah "nabi", inikah contoh "Rahmatan lil 'Alam" dan contoh Kamilul Insan (Manusia sempurna)????


TAU GA SEH LO.

Faid al-Qabir (3/371), dimana ada catatan ketika Muhammad mengatakan,”Kesukaanku yang paling besar adalah 

wanita dan parfum: orang yang lapar dipuaskan setelah makan, tetapi aku tidak pernah merasa puas dengan 

wanita-wanita.” Di hadis lainnya,”Aku bisa menahan diri untuk tidak makan dan minum – tetapi tidak untuk 

wanita.”

karna mamad cuma nabi n rosul sex maka mamad mati saat sedang ngesex ma aisa. ha...7x

LAGEAN KAKEK2 MANE BISA SEH NGELAWAN REMAJA. HA...7X

KALO MAMAD IDUP DI JAMAN SKARANG MAKA MAMAD PASTI MASUK BREAKING NEWS, INFOTAINMENT, BRITA GOSIP N DUNIA DALEM BRITA n JADE BERITA DI SELURUH DUNIA. JUDULNYE NABI MATI SAAT NGESEX ? HA...7X APE ROSUL MAMAD MATI SAAT NGESEX ? HA...7X

muhamad mati saat ML
-----------------
Allah memberikan kepada Rasul cara kematian yang terbaik yang bisa dibayangkan oleh seorang laki-laki, dia meninggal dalam pelukan istrinya yang paling dicintai yaitu Aisha.

Laporan Ibn Hisham, halaman 682:

…. bahwa dia mendengar Aisha berbicara: “Rasul meninggal diatas dadaku pada saat giliranku. Adalah karena ketidak- tahuanku dan gairah mudaku sehingga Rasul meninggal dalam pelukanku.”

Diceritakan oleh Aisha pula:

“Dia meninggal pada hari giliranku yang biasa dalam rumahku. Allah mengambil dia ketika kepalanya ada diantara dada dan leherku dan air liurnya bercampur dengan air liurku.” (Bukhari, Vol 7, Book 62, No. 144)

Air liur saling bercampur? Itu sebuah misteri. Yang jelas adalah seperti yang diakuinya bahwa Aisha tidak punya pengalaman untuk menjaga hal-hal yang fatal karena kegairahan cinta. Dia tidak melihat adanya bahaya seorang tua yang sakit berat bila bergairah dengan seorang wanita muda. Jantung Rasul yang sudah tua dan sedang kritis bisa tidak tahan sampai timbul cardiac arrest (jantung berhenti). Aisha melihat dia mati dan terkulai diatas dadanya, lalu ia merasa bersalah atas “ketidak tahuannya”. Tetapi yang lebih celaka lagi adalah Hadits yang menunjukkan bahwa Rasul tidak sempat menyebut kalimat syahadat pada saat terakhirnya seperti layaknya seorang Muslim.
Sang Nabi Mati tanpa Melafalkan Kalimat Syahadah

Hadis² menunjukkan bahwa pada saat kematiannya, mulut sang Nabi tidak mengucapkan kalimat Syahadah sebagaimana yang harus dilakukan Muslim sewaktu menjelang ajal. Sebaliknya, mulut dan lidah sang Nabi malahan sibuk ber-french-kissing dengan istri mudanya.

Bukti² Nyata

Tubuhnya tentu jadi kaku setelah mati dalam kondisi ejakulasi. Kenyataan bahwa para sahabatnya mencoba membungkusnya dengan tiga lapis kain menunjukkan adanya tonjolan yang memalukan di selangkangan sang Nabi. Para sahabatnya berusaha menutupi tonjolan ini dengan lapisan² kain ekstra. Mereka tidak mau orang² tahu apa yang sedang dilakukan sang Nabi saat mengalami kematian.

Hadis Sahih Abu Daud, Buku 20, nomer 3147:
Dikisahkan oleh Abdullah ibn Abbas:
Rasul Allâh diselubungi tiga buah kain buatan Najran: dua kain dan satu pakaian yang dikenakannya saat mati.

Rupanya ketiga buah kain ini berhasil menenangkan keadaan dan dia pun dikubur di tempatnya bercinta.

Abu Bakar juga bertanya kepada Aisha berapa kain kafan yang dipakai Muhammad waktu meninggal, dikatakan 
oleh Aisha 3 lapis, maka Abu Bakar juga minta dibalut kafan 3 lapis.

*****

Mujizat terbesar Muhammad Saw bukanlah Quran sebagaimana yang selama ini diklaim oleh Muslim sejagat, melainkan kapasitasnya untuk bercinta. Pada umumnya, orang tidak menganggap Quran itu sebagai suatu hal yang luar biasa, apalagi menganggapnya sebagai mujizat. Orang dari desa sekali pun sanggup mengarang buku seperti itu, semua buku yang pernah ada lebih baik dibandingkan Quran. Tetapi soal kehebatan Muhammad dalam bercinta kita hrs mengakuinya krn pada usia 60+ dia mampu bercinta dengan 10 perempuan muda dalam semalam! Ya…Muhammad sanggup melakukannya. Ini adalah bukti kenabiannya yang tak terbantahkan, dan tak ada orang pun dapat menduplikasikannya.

Aisha Binti Maemunahdikirim keTribul, sebuah Fakta yg Tak Bisa Dibantah
(Sahih al-Bukhari, Volume 7, Book 71,--Number 660: Narrated Aisha:
Magic was worked on Allah's Apostle so that he used to think he having sex with his wives, however in fact he was actually having sex with with his? goat.)
(Santet mempengaruhi
rasulullah sehingga ia menyangka dirinya sedang sex dengan istri2nya, padahal ia sebenarnya berhubungan sex dengan kambing)

Hanya nabi palsulah yg pernah disantet dan kena santet dari kuasa2 kegelapan!!
WKWKWKWKWK

YouTube: Muhammad had sex with animals and even with his aunt


Muhammad Saw sex dengan kambing
(Sahih al-Bukhari, Volume 7, Book 71,–Number 660: Narrated Aisha:
Magic was worked on Allah’s Apostle so that he used to think he having sex with his wives, however in fact he was actually having sex with with his goat.)
(Santet mempengaruhi rasulullah sehingga ia menyangka dirinya sedang sex dengan istri2nya, padahal ia sebenarnya berhubungan sex dengan kambing)
sumber : http://lagilagi81.wordpress.com/2012/08/22/youtube-muhammad-had-sex-with-animals-and-even-with-his-aunt/

 Bukhari,Volume 1, Book 5, Number 268:
 ‘Nabi diberi kekuatan (seksual) 30 orang pria’.
 Rasul bercinta (tanpa henti) dengan semua isteri-isterinya (9 hingga 11 orang) dalam semalam.
 Bukhari Volume 1, Book 5, Number 268:
 Nabi selalu mengunjungi semua isteri-isterinya dalam satu kesempatan, pada siang dan malam hari, jumlah isteri-isterinya itu 11 orang. Nabi diberi kekuatan 30 orang (pria).
 SEMUA ISTERI MUHAMMAD MELIHAT SAAT IA BERCINTA
 Seni bercinta Muhammad sungguh mengagumkan, dan itu disaksikan (serta dikagumi) oleh semua isteri-isterinya…
 Muslim, Book 008, Number 3450:
 Anas (semoga Allah berkenan padanya) melaporkan bahwa Rasul Allah (semoga damai sejahtera turun atasnya) mempunyai 9 orang isteri. Mereka (semua isteri-isteri Muhammad) biasanya berkumpul bersama setiap malam di rumah salah seorang isteri, yang rumahnya akan dikunjungi oleh Muhammad (dan tidur di sana pada malam itu)
 ALLAH MEMBERKATINYA DENGAN WAHYU ILAHI SETELAH SELESAI BERHUBUNGAN SEKS
 Allah memberkati Muhammad dengan wahyu Ilahi setelah ia selesai melakukan hubungan badan.
 Tabari Vl7, halaman 7
 Aisyah berkata “wahyu datang padanya (Rasulullah) ketika ia dan aku ada di bawah sebuah selimut.”
 Bukhari Vol 5 Bk57 N 119
 Nabi berkata,”Demi Allah, wahyu Ilahi tak pernah datang padaku ketika aku berada di bawah selimut salah pun dari isteri-isteriku, kecuali Aisyah.” So mujizat Terbesar Muhammad Saw Adalah Seks!



Fachri Ramadhan
MUHAMMAD KENCINGIN AYAT ALQURAN-NYA SENDIRI LAGI !

 QS 2:187
 Dihalalkan bagi kamu pada malam hari bulan puasa bercampur dengan isteri-isteri kamu; mereka adalah pakaian bagimu, dan kamupun adalah pakaian bagi mereka. Allah mengetahui bahwasanya kamu tidak dapat menahan nafsumu, karena itu Allah mengampuni kamu dan memberi maaf kepadamu. Maka sekarang campurilah mereka dan ikutilah apa yang telah ditetapkan Allah untukmu, dan makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai (datang) malam, (tetapi) janganlah kamu campuri mereka itu, sedang kamu beri'tikaf dalam mesjid. Itulah larangan Allah, maka janganlah kamu mendekatinya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada manusia, supaya mereka bertakwa.

 Berdasarkan dengan ayat Alquran diatas maka berhubungan sexual hanya boleh pada malam setelah puasa lewat, tetapi nyatanya Muhammad yang katanya sebagai "nabi" melanggar aturan yang sudah disampaikan ALLAH SWT. Marilah kita lihat hadist-hadist berikut;

 Shahih Bukhari Volume 1, Book 6, Number 319 (quranexplorer.com)
 Dikisahkan oleh Zainab bint Abi Salama:
 Um-Salama berkata, "Saya mengalami mens ketika sedang berbaring dengan Nabi di bawah selimut wol. Lalu aku ke luar dari selimut, mengambil pakaian untuk mens dan mengenakannya. Rasul Allah berkata, “Apakah kau sedang mens?” Aku jawab, “Ya”. Lalu dia memanggilku dan merengkuhku ke bawah selimut wol.” Um Salama kemudian berkata, “Sang Nabi biasa menciumku saat dia puasa. Sang Nabi dan aku biasa mandi Janaba dari satu baskom.”

 Sunan Abu Dawud Book 13, Number 2380 (quranexplorer.com)
 Dikisahkan oleh Aisha, Ummul Mu'minin:
 Sang Nabi biasa menciumnya dan menghisap lidahnya ketika dia sedang puasa.
 ______________________________________________________

 BENARKAN APA YANG SY TULIS DISTATUS SY YANG SEBELUMNYA YAITU BAHWASANNYA MUHAMMAD KEBAL AKAN AYAT ALQURAN-NYA SENDIRI. AYAT ALQURAN-NYA SENDIRI TIADA ARTI KETIKA HASRAT CABUL MUHAMMAD MENGUASAI DIRINYA! DASAR NABI GADUNGAN OTAK SELANGKANGAN!!! LOL

==================


ha...7x kalo mamad beneran nabi n rasul tuhan yang asli maka die ga bakalan brani langgar pirman tuhan tauk. ha...7x

 eslam2 aje ideot, maseh aje ngotot kalo olo = tuhan. ha...7x

 makenye murtad tauk.



Luc Z
‎* YESUS hanya sejauh DOA.

 * alloh swt hanya sejauh TOA.

 * muhammad saw hanya sejauh GOA.(selangkangan)

 subahanalloh

Hadith: Al hadiths, Vol. 4, Page-172, No.34: Hozrot Ali (r.a) meriwayatkan bahwa Rasul Allah berkata,“Di surga ada satu pasar terbuka di mana tidak ada pembelian ataupun penjualan, tetapi ada lelaki dan perempuan. Jika seorang lelaki menginginkan seorang perempuan cantik, seketikan itu dia bisa menyetubuhinya sesuai nafsunya.


Laskar Berani Mati Kristen
2 jam yang lalu ·


AJARAN ISLAM, ALQURAN, Hadits adalah Kitab yang tidak lepas dari ajaran2 PORNO yang tidak Lazim dan juga Kitab yang penuh Kekerasan, kalau ada yang belum termuat disini silahkan anda tambahin untuk memperkaya daftar listing ini.

 Jadi klaim bahwa AJARAN ISLAM, Alquran, Hadits bebas dari PORNOGRAFI dengan sendirinya GUGUR.

 Penjabaran MULAI
 ---------------------
 Sang Nabi Mulia Islam menawarkan anak kandungnya untuk di gagahi

 Sebagai mana Nabi Islam Luth yang menawarkan Putri-Putri Luth untuk digagahi oleh Penduduk Saduum yang ingin menyesah tamu Luth tapi malah dalam Alquran seorang Ayah memberikan anaknya untuk digauli khalayak ramai, walaupun pada akhirnya khalayak ramai tersebut akhirnya menolak tawaran mereka, dan bersikeras pada tujuan utama, tapi kisah ini sudah menunjukkan betapa bohongnya Alqurant tidak ada kisah pornografi/percabulan.

 "Dia berkata: 'Hai kaumku, inilah puteri-puteri mereka lebih suci bagimu, maka bertakwalah kepada Allah dan janganlah kamu mencemarkan ku terhadap tamuku ini. Tidak adakah di antaramu seorang yang berakal." (QS. Hud: 78)

 "Mereka menjawab: 'Sesungguhnya kamu telah tahu bahwa kami tidak mempunyai keinginan terhadap puteri-puterimu; dan sesungguhnya kamu tentu mengetahui apa yang sebenarnya kami kehendaki.'" (QS. Hud: 79)

 Nabi Luth menawarkan anak perempuannya untuk untuk pengganti tamu-tamunya yg datang sebagi incaran penduduk Sadum,
 jadi artinya Nabi yg diMuliakan Islam ini benar2 tidak mencerminkan seorang bapak yg sayang kepada anak2 perempuannya, dan pula terlihat seperti tidak bermoral dengan menjadikan anaknya sebagai tumbal kezoliman seks buas dan penyimpang dari penduduk Sadum itu.
 artinya pesan yg saya sampaikan ialah bahwa Alquran ini tidak lepas dari muatan pornografi serta akhlak nabi yg rusak

 QS 33:51. Kamu boleh menangguhkan menggauli siapa yang kamu kehendaki di antara mereka (isteri-isterimu) dan (boleh pula) menggauli siapa yang kamu kehendaki. Dan siapa-siapa yang kamu ingini untuk menggaulinya kembali dari perempuan yang telah kamu cerai, maka tidak ada dosa bagimu. Yang demikian itu adalah lebih dekat untuk ketenangan hati mereka, dan mereka tidak merasa sedih, dan semuanya rela dengan apa yang telah kamu berikan kepada mereka. Dan Allah mengetahui apa yang (tersimpan) dalam hatimu. Dan adalah Allah Maha Mengetahui lagi Maha Penyantun.

 wanita yang sudah kena thalaq dan diceraikan kemudian di rogol (digagahi), maka sesuai syariat Islam dalam quran adalah syah, bukannya kalo perempuan yang sudah dicerai sudah tidak ada ikatan dalam perkawinan, lalu lantas kenapa awlloh mengizinkan menggauli wanita yang sudah dicerai dengan iming iming "tidak ada dosa bagimu"??? apakah awlloh tidak tau bahwa menggauli wanita yg sudah diceraikan itu sama dengan zina???

 Kalau digauli gak apa-apa, tapi kalau dinikahi kembali gak boleh sebelum istrinya kawin dulu dengan orang lain.

 bahwa surah 33:50-51 ini tidak terlepas dari hak dan kebebasan kepada pribadi Muhammad SAW untuk dapat keistimewaan dalam melakukan seks (free seks) kepada istri dan mantan istri yg diceraikannya tapi belum bersuami kan, artinya dalam konteks ini unsur2 pornografi sarat tidak ditolak dalam Alquran.

 Quran 2:230
 Kemudian jika si suami mentalaknya (sesudah talak yang kedua), maka perempuan itu tidak halal lagi baginya hingga dia kawin dengan suami yang lain. Kemudian jika suami yang lain itu menceraikannya, maka tidak ada dosa bagi keduanya (bekas suami pertama dan isteri) untuk kawin kembali jika keduanya berpendapat akan dapat menjalankan hukum-hukum Allah. Itulah hukum-hukum Allah, diterangkan-Nya kepada kaum yang (mau) mengetahui.

 Kalau makna kata "menggauli" dari QS 33:51 di atas ditafsirkan sebagai "menikahi" berarti kontradiksi dengan QS 2:230, karena perempuan yang telah diceraikan tidak boleh dinikahi kembali oleh suami lama sebelum ia dikawin lagi dg orang lain dan diceraikan oleh suami barunya itu.

 Ini saya menemukan komentator hadis bernama Al-Nawawi http://www.bysiness.co.uk/­ulemah/bionawawi.htm menjabarkan apa yang harus dilakukan seseorang setelah melakukan hal2 cukup menyimpang, sebelum boleh kembali bersolat. Ini saya cuplik dari The Quran’s Confused Stance on Sexual Ethics. http://www.answering-islam.org/Shamoun/­bestiality.htm Mohon bila ada yang bersudi menterjemahkannya lebih baik, niscaya dapat membantu membuka mata orang lebih lebar kepada Islam.

 wanita yang sudah dicerai halal digagahi
 QS 33:51. Kamu boleh menangguhkan menggauli siapa yang kamu kehendaki di antara mereka (isteri-isterimu) dan (boleh pula) menggauli siapa yang kamu kehendaki. Dan siapa-siapa yang kamu ingini untuk menggaulinya kembali dari perempuan yang telah kamu cerai, maka tidak ada dosa bagimu. Yang demikian itu adalah lebih dekat untuk ketenangan hati mereka, dan mereka tidak merasa sedih, dan semuanya rela dengan apa yang telah kamu berikan kepada mereka. Dan Allah mengetahui apa yang (tersimpan) dalam hatimu. Dan adalah Allah Maha Mengetahui lagi Maha Penyantun.

 Menyusui:
 karena ada ayat -tentang menyusui (Al-Baqarah: 233). ini artinya dengan kata lain sudah mengeluarkan payudara dari sarangnya

 SODOMI DALAM ISLAM / BERSETUBUH MELALUI DUBUR DALAM ISLAM

 Ahli Islam terkemuka Al-Tabari juga membenarkan bahwa Muhammad memang mengijinkan ngeseks lewat dubur:

 Tabari, 2:535 (3464), di mana versi lain menyatakan Nafi "memegang kumpulan Qur'an bagi Ibn 'Umar, dan Umar sampai pada ayat, 'Istri-istrimu adalah (seperti) tanah tempat kamu bercocok-tanam...,' dan berkata "Hal ini berhubungan dengan ngeseks melalui dubur dengan wanita."
 Sama dengan keterangan di atas, Zayd b. Aslam melaporkan bahwa Ibn 'Umar berkata, "Seorang pria melakukan sodomi dengan istrinya, setelah itu dia merasa bersalah. Maka Allâh mewahyukan: 'Istri-istrimu adalah (seperti) tanah tempat kamu bercocok-tanam...' (Tabari, 2:536-7 [3470]).

 Dari 'Abd al-Rahmân b. Sâbit yang berkata: Aku berkata pada Hafsa (putri 'Abd al-Rahmân b. Abi Bakr): "Aku berharap untuk bertanya padamu tentang sesuatu, tapi aku malu menanyakannya."
 Hafsa menjawab: "Silakan tanya apa saja, putraku!"
 Dia bertanya: "Well, aku ingin bertanya padamu tentang ngeseks dengan wanita melalui dubur² mereka."
 Hafsa menjawab: Umm Salama menjelaskan padaku: "Aku bertanya pada Rasul Allâh mengenai hal itu, dan dia melafalkan: "Istri-istrimu adalah (seperti) tanah tempat kamu bercocok-tanam, maka datangilah tanah tempat bercocok-tanammu itu bagaimana saja kamu kehendaki." (Tabari, 2:535 (3468))

 'Atâ b. Yasâr berkata: Seorang pria menyodomi istrinya sewaktu Rasul Allâh masih hidup, dan orang² mencelanya karena itu dan berkata, "Jejali dubur istri!" Tapi Allâh mewahyukan: "Istri-istrimu adalah (seperti) tanah tempat kamu bercocok-tanam, maka datangilah tanah tempat bercocok-tanammu itu bagaimana saja kamu kehendaki." (Tabari, 2:538-9 (3476))

 Mengapa Para Imam & Mullah Doyan Sodomi Anak²?

 sebuah situs resmi "DEPAG" Kerajaan Saudi Arabia, menuliskan tafsir Surah Al Baqarah ayat 223 yang anda kutip diatas, dan tafsir itu "membolehkan" praktek sodomi tersebut. Dipersilahkan anda kunjungi dan baca, apakah ini fitnah atau fakta ?

 Tafsir Al-Tabari akan Q 2:223 dengan tegas menyatakan sodomi halal dalam Islam. Ini sumbernya dari website Departemen Agama Islam, Kerajaan Saudi Arabia:

http://quran.al-islam.com/Tafseer/DispTafsser.asp?nType=1&bm&nSeg=0&l=arb&n­Sora=2&nAya=223&taf=TABARY&tashkeel=0

 Saya terjemahkan sesuai tertulis pada link diatas ayat 3464 baris ke tiga (garis bawah warna merah) ....

 قَالَ : نَزَلَتْ فِي إتْيَان النِّسَاء فِي أَدْبَارهنَّ - qala : nazalat fi ityan alniisa' fi a’duburna’ = said : this verse was revealed about "penetrating women in their anus" = berkata : diturunkan ayat tentang "mendatangi wanita pada anus mereka".

 فَقَالَ : أَنْ يَأْتِيهَا فِي دُبُرهَا - faqala : an ya'atyha fi duburha = he say : to have penetrating in their anus. = dia berkata : untuk mendatangi pada anus mereka.

 Yang di halalkan dengan surah Al Baqarah ayat 223 pada Al Qur'an berbunyi "Istri-istrimu adalah (seperti) tanah tempat kamu bercocok-tanam, maka datangilah tanah tempat bercocok-tanammu itu bagaimana saja kamu kehendaki" (QS 2:223)

 Tafsir Thabari Q An-Nisaa' 24: Perkosaan & Mut'ah
 Qur'an, Sura An-Nisaa', ayat 24 mengandung 3 pokok bahasan:
 Lihat: http://www.facebook.com/note.php?note_id=125915724166806

 i. Ijin memperkosa tawanan wanita kafir yang telah menikah, saat suami kafirnya masih hidup;
 ii. Ijin menikahi wanita merdeka dan budak melalui pembayaran mahar;
 iii. Ijin menikah mut'ah.

 Qur'an, Sura An-Nisaa', ayat 24
 (i) dan (diharamkan juga kamu mengawini) wanita yang bersuami, kecuali budak-budak yang kamu miliki (Allah telah menetapkan hukum itu) sebagai ketetapan-Nya atas kamu.
 (ii) Dan dihalalkan bagi kamu selain yang demikian (yaitu) mencari istri-istri dengan hartamu untuk dikawini bukan untuk berzina.
 (iii) Maka istri-istri yang telah kamu nikmati (gauli) di antara mereka, berikanlah kepada mereka maharnya (dengan sempurna), sebagai suatu kewajiban; dan tiadalah mengapa bagi kamu terhadap sesuatu yang kamu telah saling merelakannya, sesudah menentukan mahar itu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.

 Dalam tafsir Qur'an-nya, Thabari menerangkan ketiga pokok bahasan dalam Q 4:24 dalam 20 lembar halaman. Dalam kesempatan ini, saya hanya akan mengutip bahasan nomer i dan ii saja, karena kedua pokok ini merupakan pokok perdebatan yang paling kontroversial . Banyak Muslim yang menyangkal bahwa Muhammad memang menganjurkan Muslim untuk memperkosa tawanan2 wanita, bahkan yang bersuami sekalipun. Sebagian Muslim bahkan berkata bahwa tawanan wanita harus dinikahi terlebih dahulu sebelum boleh "dinikmati" oleh Muslim. Tafsir Thabari yang panjang lebar menjelaskan bahwa semua anggapan ini salah. Muhammad memang menghalalkan pemerkosaan tawanan2 wanita di hadapan suami2 kafir mereka.

 Sahih Bukhari, Volume 6, Book 60, Number 311

 Diceritakan oleh Aisha: Aku memandang rendah wanita2 yang memberikan dirinya kepada rasulullah dan aku katakan, "Dapatkah seorang wanita memberikan dirinya kepada seorang laki2 ? Tetapi ketika Allah mengungkapkan: "Kamu ( O Muhammad) dapat menunda giriran kepada saja yang kamu kehendaki atas istrimu, dan kamu boleh menerima siapapun yang kamu inginkan…" ( 33.51) Aku berkata ( kepada Nabi), " Aku merasakan bahwa ALLAHMU BERTINDAK CEPAT UNTUK MEMENUHI NAFSU DAN KEINGINANMU"

 PEDOFILIA DALAM ISLAM!
http://www.facebook.com/notes/keluarga-kelinci/pedofilia-dalam-islam-tafsir-thabari-q-at-talaq-4/125932584165120

 Tafsir Ibn Kathir Q 65:4 juga mengatakan begitu:
http://tafsir.com/default.asp?sid=65&tid=54223

 The `Iddah of Those in Menopause and Those Who do not have Menses

 Allah the Exalted clarifies the waiting period of the woman in menopause. And that is the one whose menstruation has stopped due to her older age. Her `Iddah is three months instead of the three monthly cycles for those who menstruate, which is based upon the Ayah in (Surat) Al-Baqarah. [see 2:228] The same for the young, who have not reached the years of menstruation. Their `Iddah is three months like those in menopause. This is the meaning of His saying;

 [وَاللَّـتِي لَمْ يَحِضْنَ]

 (and for those who have no courses...) as for His saying;

 [إِنِ ارْتَبْتُمْ]

 (if you have doubt...) There are two opinions: First, is the saying of a group of the Salaf, like Mujahid, Az-Zuhri and Ibn Zayd. That is, if they see blood and there is doubt if it was menstrual blood or not. The second, is that if you do not know the ruling in this case, then know that their `Iddah is three months. This has been reported from Sa`id bin Jubayr and it is the view preferred by Ibn Jarir. And this is the more obvious meaning. Supporting this view is what is reported from Ubay bin Ka`b that he said, "O Allah's Messenger! Some women were not mentioned in the Qur'an, the young, the old and the pregnant.'' Allah the Exalted and Most Honored sent down this Ayah,

 Perhatikan kalimat di atas:
 The same for the young, who have not reached the years of menstruation.
 artinya adalah:
 Hal yang sama bagi wanita muda, yang belum mencapai usia menstruasi!!

 Semua para ahli tafsir Qur'an yang paling ternama, yang buku2nya paling banyak dipakai di dunia Muslim, semua setuju bahwa Q 65:4 adalah mengenai perceraian dengan anak2 perempuan kecil yang belum mengalami menstruasi. Dengan demikian sudah jelas, bahwa Muslim memang boleh menikahi anak2 perempuan kecil, dan ini juga dilakukan Muhammad dengan Aisyah.

 Realisasinya
 Lebih dari 23% Anak2 Saudi Diperkosa - 46% Pria Saudi adalah Homosex!!
http://www.youtube.com/watch?v=3EfiZyPk1OU

 KHOMEINI : sex dgn bayi HALAL !

 "Seorang lelaki bisa mendapatkan kenikmatan seksual dari seorang anak semuda bayi. Namun ia tidak boleh penetrasi. Jika ia penetrasi dan anak itu dilukai maka ia bertanggung jawab atas dirinya sepanjang hidupnya. Gadis itu namun demikian,t idak boleh dianggap sbg salah satu dari keempat istrinya. Si lelaki juga tidak boleh menikahi saudara perempuan anak itu."
 Teks lengkap bisa ditemukan dlm "Ayatollah Khomeini in Tahrirolvasyleh, Fourth Edition, Darol Elm, Qom"

 Khomeini naksir anak 4 thn DAHSYAT !!

 Cuplikan dari 'Hal Ataaka Hadeeth ur-Raafidah?' oleh alm. Sheikh Abu Mus'abaz-Zarqaawi:

 “Penulis buku 'For Allah, Then For History' menyebut sebuah peristiwa yg terjadi didepan matanya sendiri kala al-Khomeini tinggal di Iraq, dan menginap di rumah seorang bernama Sayyid Sahib.

 ... Pada saat waktu tidur dan semua tamu pergi, Al Khomeini menaruh perhatian pada puteri tuan rumah, bocah yg sangat cantik walau hanya berusia 4 atau 5 tahun.

 Akhirnya sang Imam meminta kpd ayahnya, Sayyid Sahib, agar ia dapat tidur dgn bocah itu utk 'menikmatinya'. Ayahnya menyetujui dgn gembira dan Imam al-Khomeini menghabiskan malam itu dgn bocah cilik itu dlm pelukannya dan kami bisa mendengar bocah itu BERTERIAK DAN MINTA TOLONG

 Q 65:4 PEDOFILIA DALAM ISLAM!
http://www.facebook.com/notes/keluarga-kelinci/pedofilia-dalam-islam-tafsir-thabari-q-at-talaq-4/125932584165120

 Qur’an, Sura At-Talaaq (65), ayat 4 membicara tengan masa iddah bagi perempuan2 yang dicerai sebelum wanita itu bisa dinikani lagi, sehingga pria yakin bahwa perempuan tersebut tidak mengandung bayi dari suami sebelumnya. Ayat ini membicarakan tiga jenis perempuan:
 i. perempuan yang tidak bisa menstruasi lagi (menopause) karena sudah tua;
 ii. perempuan yang masih kecil, atau anak perempuan kecil yang belum menstruasi;
 iii. perempuan yang hamil, yakni perempuan dewasa yang masih bisa mengalami menstruasi.

 Qur’an, Sura At-Talaaq (65), ayat 4
 Dan (i) perempuan-perempuan yang tidak haid lagi (monopause) di antara perempuan-perempuanmu jika kamu ragu-ragu (tentang masa idahnya) maka idah mereka adalah tiga bulan; dan
 (ii) begitu (pula) perempuan-perempuan yang tidak haid. → maksudnya adalah anak perempuan kecil yang belum mentruasi!
 (iii) Dan perempuan-perempuan yang hamil, waktu idah mereka itu ialah sampai mereka melahirkan kandungannya. Dan barang siapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Allah menjadikan baginya kemudahan dalam urusannya.

 SEX ala Islam
 Salib Ahmeed (pbuy):

 (Merayu dan bercumbu):

 Nabi Muhammad s.a.w. melarang suami melakukan persetubuhan sebelum membangkitkan syahwat isteri dengan rayuan dan bercumbu terlebih dahulu.
 Hadits Riwayat al-Khatib dari Jabir.

 (DOA SEBELUM BERSETUBUH):

 "Bismillah. Allaahumma jannibnaash syaithaa-na wa jannibish syaithaa-na maa razaqtanaa".
 Dengan nama Allah. Ya Allah, jauhkanlah kami berdua (suami isteri) dari gangguan syaithan serta jauhkan pula syaithan itu dari apa saja yang Engkau rezqikan kepada kami.

 Dari Abdulah Ibnu Abbas r.a. berkata:
 Maka sesungguhnya apabila ditakdirkan dari suami isteri itu mendapat seorang anak dalam persetubuhan itu, tidak akan dirusak oleh syaithan selama-lamanya.
 Hadits Sahih Riwayat Bukhari dan Muslim dari Ibnu Abbas r.a.

 (Syahwat terputus ditengah jalan):

 Apabila seseorang diantara kamu bersetubuh dengan isterinya maka janganlah ia menghentikan persetubuhannya itu sehingga isterimu juga telah selesai melampiaskan hajatnya (syahwat atau mencapai kepuasan) sebagaimana kamu juga menghendaki lepasnya hajatmu (syahwat atau mencapai kepuasan).
 Hadits Riwayat Ibnu Addi.

 (Dogy Style):

 Dari Jabir b. Abdulah berkata:
 Bahwa orang-orang Yahudi (beranggapan) berkata:
 Apabila seseorang menyetubuhi isterinya pada kemaluannya Melalui Belakang maka mata anaknya (yang lahir) akan menjadi juling.
 Lalu turunlah ayat suci demikian:

 "Isteri-isteri kamu adalah ladang bagimu maka datangilah ladangmu itu dari arah mana saja yang kamu sukai".
 Surah Al Baqarah - ayat 223.

 Keterangan:
 Suami diperbolehkan menyetubuhi isteri dengan apa cara sekalipun (dari belakang, dari kanan, dari kiri dsb asalkan dilubang faraj).

 (bersetubuh dapat pahala)

 Rasulullah s.a.w. bersabda:
 ".....dan apabila engkau menyetubuhi isterimu, engkau mendapat pahala".
 Para sahabat bertanya:
 Wahai Rasulullah, adakah seseorang dari kami mendapat pahala dalam melampiaskan syahwat?
 Nabi menjawab:
 Bukankah kalau ia meletakkan (syahwatnya) ditempat yang haram tidakkah ia berdosa?
 Demikian pula kalau ia meletakkan (syahwatnya) pada jalan yang halal maka ia mendapat pahala.
 Hadits Riwayat Muslim.

 (Horny lagi)

 Apabila diantara kamu telah mecampuri isterinya kemudian ia akan mengulangi persetubuhannya itu maka hendaklah ia mencuci zakarnya terlebih dahulu.
 Hadits Riwayat Baihaqi.

 Jimak (bersetubuh) menurut Syaikul Islam:
 Ibnul Qayyim berkata, "Sebaiknya sebelum bersetubuh hendaknya diajak bersenda-gurau dan menciumnya, sebagaimana Rasulullah saw. melakukannya."

 "Jika si istri dipanggil oleh suaminya karena perlu (jimak), maka supaya segera datang, walaupun dia sedang masak." (H.r. Tirmidzi, dan dikatakan hadis Hasan).

 Istri harus mencukur bulu jembutnya jika suaminya pulang pada malam hari dari perjalanan ...7.62.173

 Sahih Bukhari:Volume 7, Book 62, Number 173:
 Diriwayahkan Jabir bin 'Abdullah:

 Nabi mengatakan, "Jika kau memasuki (kotamu) pada malam hari (dari perjalanan) jangan memasuki rumah keluargamu sebelum wanita yang suaminya absent (dari rumah) mencukur bulu jembutnya dan wanita dgn rambut tidak teratur, menyisir rambutnya.
 Dilanjutkan oleh Rasulullah, "(O Jabir!) Dapatkanlah keturunan, dapatkan ketur

 COITUS INTERUPTUS (Al-Azl = mengeluarkan sperma di luar tubuh wanita).

 Sahih Bukhari: Volume 9, Book 93, Number 506:
 Dikisahkan oleh Abu Said Al-Khudri:
 Ketika dalam peperangan dengan Bani Al-Mustaliq, mereka (tentara Muslim) menangkap tawanan2 wanita dan ingin menyetubuhi wanita2 itu tanpa membuat mereka hamil. Maka mereka (tentara Muslim) tanya pada Nabi tentang coitus interruptus …

 Sahih Bukhari Vol. 5-#459

 Dikisahkan oleh Ibn Muhairiz:
 Aku masuk ke dalam mesjid dan melihat Abu Khudri dan lalu duduk di sebelahnya dan bertanya padanya tentang coitus interruptus (Al-Azl). Abu berkata, “Kami pergi bersama Rasul Allah untuk Ghazwa (penyerangan terhadap) Banu Mustaliq dan kami menerima tawanan2 perang diantara para tawanan perang dan kami berhasrat terhadap para wanita itu dan sukar untuk tidak melakukan hubungan seksual dan kami suka melakukan coitus interruptus.

 Maka ketika kami bermaksud melakukan coitus interruptus kami berkata: “Bagaimana kami dapat melakukan coitus interruptus tanpa menanyakan Rasul Allah yang ada diantara kita?” Kami bertanya padanya tentang hal ini dan dia berkata: “Lebih baik kalian tidak melakukan itu, karena jika jiwa (dalam hal ini jiwa bayi) manapun (sampai hari Kebangkitan) memang ditentukan untuk menjadi ada, maka jiwa itu pun akan ada.’”

 (Dgn kata lain : jangan menarik sperma, biarkan kau mencapai orgasme dlm tubuh wanita tawanan perang itu, karena kalau memang kehendak Allah bayi itu tercipta, maka tidak ada yg bisa kau lakukan. :twisted: )

 Malik’s Muwatta: Book 29, Number 29.32.99:
 Yahya mengisahkan padaku dari Malik dari Damra ibn Said al-Mazini dari al-Hajjaj ibn Amr ibn Ghaziya ketika dia sedang duduk dengan Zayd ibn Thabit, ketika Ibn Fahd datang padanya. Dia berasal dari Yemen. Dia berkata, “Abu Said! Aku punya budak2 wanita. Tidak ada istri2ku yang bisa menyenangkanku seperti budak2ku, dan tidak ada budak2ku yang begitu menyenangkanku sehingga aku sampai ingin punya anak dari mereka, jadi haruskah aku melakukan coitus interruptus?” …

 Sahih Muslim Book 008, Number 3371:
 Abu Sirma berkata kepada Abu Sa’id al Khadri: O Abu Sa’id, apakah kau mendengar Rasul Allah berkata tentang al-azl (coitus interruptus)? Dia berkata: Ya, dan menambahkan: Kami pergi bersama Rasul Allah dalam perjalanan ke Bi’l-Mustaliq dan mengambil tawanan2 wanita Arab yang cantik2; kami terangsang melihat mereka, karena kami jauh dari istri2 kami, (tapi pada saat yang sama) kami juga ingin menggunakan mereka sebagai sandera untuk ditebus (dengan uang). Karena itu kami mengambil keputusan untuk berhubungan seks dengan mereka tapi dengan melakukan azul (coitus interruptus) ….

 Sahih Muslim Book 008, Number 3373:
 Abu Sa’id al-Khudri melaporkan: Kami menangkap tawanan2 wanita dan kami ingin melakukan ‘azl (coitus interruptus) dengan mereka …

 Malik’s Muwatta Book 29, Number 29.32.96:
 Yahya mengisahkan padaku dari Malik dari Abu ‘n-Nadr, maulah Umar ibn Ubaydullah dari Amir ibn Sad ibn Abi Waqqas dari ayahnya bahwa dia biasa melakukan coitus interruptus.

 Sunan Abu Dawud Book 11, Number 2166:
 Dikisahkan oleh AbuSa’id al-Khudri:
 Seorang pria berkata: Rasul Allah, aku punya seorang budak wanita dan aku mengeluarkan penisku dari tubuhnya (ketika sedang berhubungan seks), dan aku tidak mau dia menjadi hamil. Aku melakukan itu karenanya. Orang2 Yahudi berkata bahwa mengeluarkan penis (azl) adalah sama seperti mengubur hidup2 anak2 perempuan dalam skala kecil. Dia (sang Nabi) berkata: Orang Yahudi itu berbohong. Jika Allah memang mau menciptakan (bayi), maka kau tidak dapat mencegahnya.
 Wuah, banyak nian nih ayat2 yang mengatakan cabut penis dan sebar sperma di luar tubuh wanita. Hehe … Tapi jangan berani mencoba mendekati budak wanita Muhammad, sebab “burung”-mu bisa dipotong.

 Hadis Sahih Muslim, Book 037, Number 6676:
 Anas melaporkan, seorang lelaki dituduh berjinah dengan perempuan budak Rasulullah. Ia berkata kepada Ali : “Goroklah lehernya”. Ali menemukan orang itu di sebuah sumur sedang menyuci badannya. Ali mengatakan kepadanya agar keluar, dan setelah ia memegang tangannya dan menariknya keluar, ternyata ia melihat bahwa alat kelaminyya sudah dipotong. Ali tidak jadi menggorok lehernya. Ia melaporkan keapda Rasulullah dan mengatakan: Rasulallah, bahkan alat kelaminnya yang putus itu tidak ada padanya.

 Sahih Bukhari Vol. 7-#137
 Narrated Abu al-Khudri: “We got female captives in the war booty and we used to do coitus interruptus with them. So we asked Allah’s messenger about it and he said, “Do you really do that?” repeating the question thrice, “There is no soul that is destined to exist but will come into existence, till the Day of Resurrection.””

 Sahih Bukhari Vol. 5-#459
 Narrated Ibn Muhairiz: “I entered the mosque and saw Abu Khudri and sat beside him and asked him about coitus interruptus. Abu said, “We went out with Allah’s messenger for the Ghazwa (attack upon) Banu Mustaliq and we received captives from among the Arab captives and we desired women and celibacy became hard on us and we loved to do coitus interruptus. So when we intended to do coitus interruptus we said “How can we do coitus interruptus without asking Allah’s messenger while he is present among us?” We asked (him) about it and he said “It is better for you not to do so, for if any soul (till the Day of Resurrection) is predestined to exist, it will exist.””
 Slave-girls are like fields if you wish then water it by ejaculating inside them or leave it thirsty i.e. coitus interruption with slave-girls is optional…(Malik’s Muwatta 29.32.99)

 Malik’s Muwatta: Book 29, Number 29.32.99:
 Yahya related to me from Malik from Damra ibn Said al-Mazini from al-Hajjaj ibn Amr ibn Ghaziya that he was sitting with Zayd ibn Thabit when Ibn Fahd came to him. He was from the Yemen. He said, “Abu Said! I have slave-girls. None of the wives in my keep are more pleasing to me than them, and not all of them please me so much that I want a child by them, shall I then practise coitus interruptus?”

 After having sex (rape) with his captive-girl, Said al-Khudri took this young girl to the nearest slave market for a quick sale. Here is the continuation of the above story, as told by al-Waqidi (vol.i, p.413) and excerpted by Rodinson: “A Jew said to me: ‘Abu Said, no doubt you want to sell her as she has in her belly a baby by you.’ I said: ‘No; I used the ‘azl.’ To which he replied [sarcastically]: ‘Then it was lesser child-murder!’ When I repeated this story to the Prophet he said: ‘The Jews lie. The Jews lie.’”

 TIRMZI, vol. 2 states on page 138: à ngeseks massal sama 72 pelacur di surga
 Every man who enters paradise shall be given 72 (seventy-two) houris (Ali Sina: The word “whore” in English is the same Persian word “hoor” borrowed by Muhammad and used in the Quran) ; no matter at what age he had died, when he is admitted into paradise, he will become a thirty-year-old, and shall not age any further. A man in paradise shall be given virility equal to that of one hundred men.

 Hadith: Al hadiths, Vol. 4, Page-172, No.34: à tempat pelacuran di surga
 Hozrot Ali (r.a) narrated that the Apostle of Allah said, “There is in paradise an open market wherein there will be no buying or selling, but will consist of men and women. When a man desires a beauty, at once he will have intercourse with them as desired.

 Sahih Bukhari: Volume 7, Book 62, Number 135:
 Dikisahkan oleh Jabir:
 Kami biasa melakukan coitus interruptus semasa hidup Rasul Allah.

 Sahih Bukhari: Volume 7, Book 62, Number 136:
 Dikisahkan oleh Jabir:
 Kami biasa melakukan coitus interruptus ketika Qur’an diwahyukan. Jabir menambahkan: Kami biasa melakukan coitus interruptus semasa hidup Rasul Allah ketika Qur’an sedang diwahyukan.

 Astagfirullah!! Bayangkan sebentar nih, pembuatan Qur’an dan penyemprotan sperma. Bukankah ini kombinasi yang hebat sekali?

 Muslim BOLEH BERBAGI ISTERI

 Rupanya muslim boleh berbagi-bagi istri. Dan bahkan setelah kawin suka berjalan-jalan dengan baju kotor berbekas sperma.

 Volume:7 Book :62 (Nikaah) Number :10
 Diriwayatkan oleh Anas bin Malik:

 'Abdur-Rahman bin 'Auf datang dari Mekka ke Medina dan Nabi membuat ikatan persaudaraan antara dia dan Sad bin Ar-Rabi' A;-Ansari.
 Al-Ansari punya dua istri, jadi dia menganjurkan kepada Abdul Rahman untuk mengambil separuh, istri-istrinya dan hartanya.

 Abdur Rahman menjawab, "Semoga allah memberkatimu dengan istri-istri dan hartamu. Tolong tunjukkan padaku di mana pasar."

 Lalu Abdur Rahman pergi ke pasar dan meraih (dalam tawar-menawar) beberapa yoghurt kering dan mentega.

 Setelah beberapa hari Nabi melihat Abdur Rahman dengan noda-noda kuning pada pakaiannya dan bertanya padanya, "Apa itu, O Abdur Rahman?" Dia menjawab, "Aku telah mengawini seorang wanita Ansar." Nabi bertanya, "Berapa mas kawin yang kau beri padanya?" Dia menjawab, "Emas seberat satu batu kurma." Nabi berkata, "Beri perjamuan, bahkan dengan satu kambing."

 ONANI boleh dlm Islam

 fatwa dari Arab Saudi, atas nama (Shaykh Mahmood Khaleel Harraas) dengan judul bukunya (Fataawa Shaykh Mahmood Khaleel Harraas - Page 282-283)

 Response: Saya tidak ingat hadis yg mengutuk orang yg masturbasi namun saya pernah baca bahwa seorang remaja bertanya kpd Ibn 'Abbaas (radhi-yAllaahu 'anhumaa) ttg hal tsb. So Ibn 'Abbaas mengatakan: Oh! Oh! Bersenggama dgn budak wanita lebih baik dari itu, dan itu lebih baik dari melakukan zinah
 [Transmitted by al-Bayhaqee and Ibn Hazam in al-Muhallaa].

 Dan saya juga membaca beberapa buku Hanaabilah ttg ijin masturbasi bagi mereka yg takut berzinah. Namun, derajad masturbasi sama dgn memakan mayat matidead carcass (yi. jika tidak ada makanan lain dan kau takut kau akan takut mati jika kaut tidak memakannya), shg tidak diijinkan baginya utk melakukannya kecuali utk menghilangkan birahi. Dan Allah maha tahu.

 Ditambah lagi dri source hadis:

 Ada seorang pemuda mengaku kepada Ibnu Abbas, "Wahai Ibnu Abbas, saya seorang pemuda dan melihat wanita cantik. Aku mengurut-urut kemaluanku hingga keluar mani". Ibnu Abbas berkata, "Itu lebih baik dari zina, tetapi menikahi budak lebih baik dari itu (onani)." [Hr Buchari]

 layani suami dimanapun tempatnya

 hadits Muadz bin Jabal RA bahwasa Nabi SAW bersabda, “Demi Yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya, tidaklah seorang wanita menunaikan hak Rabbnya hingga ia menunaikan hak suaminya. Andaikata ia meminta dirinya (melayani hasrat seksnya) di atas tunggangan kecil, maka janganlah ia menolaknya.” (HR.Ibn Majah dan Ahmad)

 artinya seorang istri harus bersedia melayani suami dalam kondisi dan keadaan apa pun juga,...

 memuaskan syahwat dgn istri dapat pahala

 Bertanya para sahabat : " Ya Rasulullah ! Adakah sesaorang kami yang memuaskan syahwat dengan isterinya mendapat pahala juga ? "

 Bersabda Rasulullah SAW : " Apakah pendapat kamu sekiranya sesaorang itu melepaskan syahwatnya pada yang haram, adakah dosa atasnya ? Demikianlah pula, jika ia melepaskan syahwatnya pada yang halal, adalah baginya pahala. "


Yuhana Ibn Zakharia · 2.391 menyukai ini
6 jam yang lalu ·

‎Silahkan beragama apapun asal jangan islam.

 Pembuktian Kenabian Muhammad, yang ternyata berdasarkan kesaksian sumber-sumber Islam yang diakui oleh kaum Muslimin sedunia, dilakukan oleh Khadijah, isteri pertama Muhammad yang saat itu bukan seorang Muslim.

 Mempelajari sejarah Muhammad menimbulkan banyak pertanyaan.
 Tidak dapatkah si pembawa wahyu turun kepadanya tanpa menimbulkan banyak masalah?

 Tidakkah si malaikat dapat meyakinkan Muhammad bahwa dia adalah Rasul Allah?

 Apakah dia tidak mampu meyakinkannya mengenai panggilannya?

 Bagaimana mungkin malah istrinya yang meyakinkan Muhammad daripada si malaikat yang diutus itu?

 Tidak dapatkah malaikat menghilangkan kebingungannya, sampai-sampai dia mengira malaikat itu adalah setan?

 Bukankah malaikat tersebut dapat dengan mudah membuktikan bahwa dirinya adalah malaikat Tuhan, jika dia memang benar-benar demikian?

 Disinipun kita sudah menemukan kejanggalan luar biasa!

 Tapi ada yang lebih janggal lagi: Bagaimana Muhammad dan Khadijah pada akhirnya yakin bahwa Muhammad adalah salah satu dari para nabi?

 [Sebuah testing yang berkonotasi sex dilakukan oleh Khadijah terhadap Ruh/Jibril.]

 Ibn Hisham menulis:

 “Khadijah mengatakan kepada Muhammad, apakah engkau dapat mengatakan kepadaku tatkala kawan yang mengunjungimu(ruh/ Jibril) itu datang?

 Muhammad menjawab, ”Ya”.

 Ketika dia datang, Muhammad memberitahukan kepada Khadijah.

 Khadijah berkata lagi “Apakah engkau melihatnya sekarang”?

 Muhammad menjawab, ”Ya”. Dia mengatakan, berbaliklah dan duduk di paha sebelah kananku.

 Muhammad pun melakukannya.
 Dia mengatakan kepadanya, ”apakah engkau masih dapat melihatnya”?

 Muhammad menjawab, ”Ya”.

 Khadija kecewa dan membuka kijabnya dan melemparkannya ke bawah, saat Muhammad sedang duduk di pangkuannya, Khadijah berkata kepada Muhammad:
 ”Apakah engkau masih dapat melihatnya”?

 Dan Muhammad menjawabnya, ”Tidak”.

 Khadijah berkata kepadanya:
 ”Yakin dan bersukacitalah, demi Allah, dia adalah malaikat dan bukan setan, karena setan tidak akan malu (dan menghilang jika wanita membuka baju), tidak seperti malaikat.”

 (The Life of the Prophet by Ibn Hisham, hal. 174.)

 *[Inilah “testing sexualitas” yang dilakukan oleh Khadijah untuk membuktikan bahwa ruh pewahyunya Muhammad adalah ruh dari Tuhan, dan ini adalah “satu- satunya bukti” tentang kenabian Muhammad, yang bahkan tidak perlu dibuktikan oleh Ruh/ Jibril atau Allah sendiri.]

 Cerita ini telah ditulis dalam banyak referensi Islam. (Lihat The Beginning and the End oleh Ismail Ibn Kathir, Vol. III, hal. 15; Sirat Al-Maghzai, oleh Ibn Ishaq, hal. 133; Rawd Al-Unuf oleh Ibn Hisham, hal. 271-272; The Life of Muhammad oleh Dr. Haikal (1982), hal 152; dan Al-Isaba fitamyiz al-Sahaba (Finding the Truth in Judging the [Muhammad’s] Companions) oleh Ibn Hajar Asqalani (1372-1449), Vol IV, hal.273.)

 ***** Posted By : '' Yuhana Ibn Zakharia ''

Semoga tercerahkan.
Akhir kata : salam damai saudaraku sebangsa.


Steiner Budiman berbagi foto Ibnu Walidain.
15 jam yang lalu


ESLAM ADALAH GENK KEJAHATAN. MAKANYE ADA PROSTITUSINYE JUGA, BAHKAN DI SORGA ESLAM. HA...7X

 MANGKENYE MURTAD.

 YLU AMEN
TARIF NIKAH MUT'AH

 Nilai bayaran yang ditetapkan untuk setiap akad Mut’ah adalah berikut:

 Mut’ah 5 jam : 50.000 Tuman (50 Dolar)
 Mut’ah 1 hari: 75.000 Tuman (75 Dolar)
 Mut’ah 2 hari: 100.000 Tuman (100 Dolar)
 Mut’ah 3 hari: 150.000 Tuman (150 Dolar)
 Mut’ah 4 s/d 10 hari: 300.000 Tuman (300 Dolar)
 Khusus bagi para wanita perawan yang baru pertama kali melakukan nikah Mut’ah akan mendapatkan bonus 150.000 Tuman sebagai pengganti penghilangan keperawanannya!

Foto: TARIF NIKAH MUT'AH 

Nilai bayaran yang ditetapkan untuk setiap akad Mut’ah adalah berikut:

    Mut’ah 5 jam : 50.000 Tuman (50 Dolar)
    Mut’ah 1 hari: 75.000 Tuman (75 Dolar)
    Mut’ah 2 hari: 100.000 Tuman (100 Dolar)
    Mut’ah 3 hari: 150.000 Tuman (150 Dolar)
    Mut’ah 4 s/d 10 hari: 300.000 Tuman (300 Dolar)
    Khusus bagi para wanita perawan yang baru pertama kali melakukan nikah Mut’ah akan mendapatkan bonus 150.000 Tuman sebagai pengganti penghilangan keperawanannya!




Baru kali ini saya dengar, wahyu Tuhan yang sangat suci, bisa turun saat nabinya sedang ngesex,,,
xixixixixii,,,
setahu saya, menurut apa yang saya baca, menurut dari yang saya pelajari, tidak pernah Nabi-Nabi lain, menerima Wahyu ketika sedang berpelukan dengan perempuan, kecuali nabi Muhammad saw, apakah ini bukti ji
ka Muhammad saw adalah kekasih Allah swt?
Walahualam bi sawab,,,

diriwayatkan, nabi Allah swt menerima wahyu terbaik adalah ketika sedang satu selimut dengan aisyah.

‘Demi Allah, wahyu tidak turun kepadaku selama aku berada di dekat kalian, kecuali ketika akudalam satu selimut bersama Aisyah.” (HR. Muslim)

beliau berkata kepadaku : Wahai Ummu Salamah, janganlah kamu sakiti aku dalam masalah ' Aisyah . Karena demi Allah , tidak ada wahyu yang turun kepadaku saat aku dalam selimut seorang istri diantara kalian kecuali dia (' Aisyah ) .(HR. Bukhari )

mari kita telusur,,,,,

sepasang pria-wanita kalau sudah berada dalam satu selimut, apakah mungkin berdo? Tidak! Berdzikir? Tidak! Shalat? Tidak!
Lantas?

Kalau sepasang kekasih berada dalam satu selimut minimal yang mereka lakukan adalah berpelukan,,kalau sudah berpelukan pasti terangsang, kalau sudah terangsang pasti ngesex! Itulah tanggapan saya. Nabi saw menerima wahyu terbaik adalah ketika sedang ngesex dengan aisyah!
Wah,,,wah,,,wah,,,

dan anehnya, wahyu-wahyu terbaik tsb selalu menguntungkan Muhammad.
Diantarnya adalah:

1. Mukmin tidak boleh menikahi janda rasul, tapi kalau muhammad boleh sesuka hati mengawini para janda.

2. Mukmin tidak boleh punya istri lebih dari 4, tapi kalau rasul boleh punya istri lebih dari 4.

3. Mukmin dihukum rajam jika berzinah, tapi rasul tidak di rajam ketika berjinah dengan hafsah.

4. Mukmin tidak boleh menikahi menantu, tapi rasul boleh menikahi menantu.

5. Mukmin kalau menikah harus ada saksi, tapi rasul menikahi wanita boleh tanpa saksi.

6. Pembagian harta rampasan harus lebih banyak diterima rasul.

7. Mukmin tidak boleh menyetubuhi istri nabi, tapi kalau istri mukmin yang menyerahkan diri pada rasul boleh menyetubuhinya.

Iniloh dalilnya,,,

“Wahai Nabi, sesungguhnya Kami telah menghalalkan bagimu isteri-isterimu yang telah kamu berikan mas kawinnya dan hamba sahaya yang kamu miliki yang termasuk apa yang kamu peroleh dalam peperangan yang dikaruniakan Allah untukmu, dan PEREMPUAN MU’MIN yang MENYERAHKAN DIRINYA kepada NABI kalau NABIMU MENGAWININYA, sebagai PENGKHUSUSAN BAGIMU, BUKAN UNTUK SEMUA ORANG MU'MIN supaya tidak menjadi kesempitan bagimu.” (Qs 33:50)

hahahaha,,inilah akibat wahyu diterima di dalam selimut,,xixixixi,,
isinya selalu berkaitan dengan selangkangan gratis,,,xixixixii,,

--------------------------

Steiner Budiman berbagi foto Nabi Ki Gendeng Pamungkas.
19 jam yang lalu


ha...7x kalo ga mo ngesex ma binatang maka ngesex ma mayat ato jilatin mayat aje kaya yg dilakukan mamad. ha...7x YLU Amen
MUHAMAD NABI ASU MENGIZINKAN UMATNYA BERSETUBUH DGN HEWAN !!!

 FATWA/HUKUM islam ATURAN SETELAH bersetubuh dengan binatang:

 Radd al-Muhtar ala ad-Dur al-Mukhtar is a book on Islam by 19th century Hanafi Scholar Ibn Abidin. A commentary on Imam al-Haskafi’s Durr al-Mukhtar, it is commonly known as Radd al-Muhtar. It is said to be a compilation of the great Fatwas of Imam Abu Hanifa [May Allah have mercy on his soul], and Hidayah is the name of a famous Hanafi juridical work by Burhan-ud-din Ali bin Abi Bakr al-Marghinani (1152-1197) which is considered widely authoritative as a guide to Fiqh amongst Muslims in Central Asia, Afghanistan and India, and is the basis for much of the Anglo-Islamic law in India and Pakistan.


 If someone does jima [intercourse] with an animal or with a dead or a young girl and there is no inzal [ejaculation], then ghusl [bathe] is not wajib [obligatory] (Dar Mukhtar Kitab taharah, masail ghusl, aussi Alamgiri, Kitab taharah)

 If someone enters the penis of an animal in her vagina or dubur [anus], the ghusl [bathe] is not wajib [obligatory] (Dar Mukhtar Kitab Taharah Masail Ghusl)

 If someone does wati [intercourse] in the dubur [have anal sex or commit bestiality] of an animal or in his anus and there is no inzal, then Ghusl [bathe] is not wajib [obligatory] (Hidayah kitab taharah)

 If someone does wati [intercourse] with a non balighah woman [non adult woman], or with a dead or an animal, there is no hadd [punishment] (Dar Mukhtar Kitab hudud)

 BUKTI HADIS=

 Narrated Abdullah ibn Abbas: "The Prophet (peace_be_upon_him) said: If anyone has sexual intercourse with an animal, kill him and kill it along with him.

 I (Ikrimah) said: I asked him (Ibn Abbas): What offence can be attributed to the animal?

 He replied: I think he (the Prophet) disapproved of its flesh being eaten when such a thing had been done to it. (Translation of Sunan Abu-Dawud, Book 38, Number 4449)"



 Narrated Abdullah ibn Abbas: There is no prescribed punishment for one who has sexual intercourse with an animal.[Abu Dawud 38:4450]

 Sahih Muslim:
 02:40 “… Our companions have said that if the penile had has penetrated A WOMAN’S ANUS, or A MAN’S ANUS, or AN ANIMAL’S VAGINA or ITS ANUS then it is necessary to wash whether the one being penetrated is alive OR DEAD, YOUNG OR OLD, whether it was done intentionally or absentmindedly, whether it was done willfully or forcefully. …”

 03:11 “… If a woman insert (in her vagina) an ANIMAL’S PENIS she must wash, and if she inserts A DETACHED PENIS (thakaran maktu-an, lit. “a severed male member”; a martial aid perhaps!?) there are two options; the most correct is that she must wash.”


http://www.islamicperspectives.com/Stoning5.htm#Chapter5
 By: Dr. Ahmad Shafaat

 Death Penalty for Bestiality

 There is nothing about the punishment for bestiality in Muwatta, Bukhari or Muslim. We find some ahadith on the subject in books of Abu Da`ud, Tirmidhi, Ibn Majah, and Ahmad and, of these muhaddithun those who do express opinions on the authenticity of ahadith they record, do not have a favorable opinion of these particular ahadith.

 KALAU SAYA HIDUP DIJAMAN ITU ASU MUHAMAD SUDAH PASTI SAYA SANTET ITU ASU

Foto: MUHAMAD NABI ASU MENGIZINKAN UMATNYA BERSETUBUH DGN HEWAN !!!

FATWA/HUKUM islam ATURAN SETELAH bersetubuh dengan binatang:

Radd al-Muhtar ala ad-Dur al-Mukhtar is a book on Islam by 19th century Hanafi Scholar Ibn Abidin. A commentary on Imam al-Haskafi’s Durr al-Mukhtar, it is commonly known as Radd al-Muhtar. It is said to be a compilation of the great Fatwas of Imam Abu Hanifa [May Allah have mercy on his soul], and Hidayah is the name of a famous Hanafi juridical work by Burhan-ud-din Ali bin Abi Bakr al-Marghinani (1152-1197) which is considered widely authoritative as a guide to Fiqh amongst Muslims in Central Asia, Afghanistan and India, and is the basis for much of the Anglo-Islamic law in India and Pakistan.


If someone does jima [intercourse] with an animal or with a dead or a young girl and there is no inzal [ejaculation], then ghusl [bathe] is not wajib [obligatory] (Dar Mukhtar Kitab taharah, masail ghusl, aussi Alamgiri, Kitab taharah)

If someone enters the penis of an animal in her vagina or dubur [anus], the ghusl [bathe] is not wajib [obligatory] (Dar Mukhtar Kitab Taharah Masail Ghusl)

If someone does wati [intercourse] in the dubur [have anal sex or commit bestiality] of an animal or in his anus and there is no inzal, then Ghusl [bathe] is not wajib [obligatory] (Hidayah kitab taharah)

If someone does wati [intercourse] with a non balighah woman [non adult woman], or with a dead or an animal, there is no hadd [punishment] (Dar Mukhtar Kitab hudud)

BUKTI HADIS=

Narrated Abdullah ibn Abbas: "The Prophet (peace_be_upon_him) said: If anyone has sexual intercourse with an animal, kill him and kill it along with him.

I (Ikrimah) said: I asked him (Ibn Abbas): What offence can be attributed to the animal?

He replied: I think he (the Prophet) disapproved of its flesh being eaten when such a thing had been done to it. (Translation of Sunan Abu-Dawud, Book 38, Number 4449)"



Narrated Abdullah ibn Abbas: There is no prescribed punishment for one who has sexual intercourse with an animal.[Abu Dawud 38:4450]

Sahih Muslim:
02:40 “… Our companions have said that if the penile had has penetrated A WOMAN’S ANUS, or A MAN’S ANUS, or AN ANIMAL’S VAGINA or ITS ANUS then it is necessary to wash whether the one being penetrated is alive OR DEAD, YOUNG OR OLD, whether it was done intentionally or absentmindedly, whether it was done willfully or forcefully. …”

03:11 “… If a woman insert (in her vagina) an ANIMAL’S PENIS she must wash, and if she inserts A DETACHED PENIS (thakaran maktu-an, lit. “a severed male member”; a martial aid perhaps!?) there are two options; the most correct is that she must wash.”


http://www.islamicperspectives.com/Stoning5.htm#Chapter5
By: Dr. Ahmad Shafaat

Death Penalty for Bestiality

There is nothing about the punishment for bestiality in Muwatta, Bukhari or Muslim. We find some ahadith on the subject in books of Abu Da`ud, Tirmidhi, Ibn Majah, and Ahmad and, of these muhaddithun those who do express opinions on the authenticity of ahadith they record, do not have a favorable opinion of these particular ahadith.

KALAU SAYA HIDUP DIJAMAN ITU ASU MUHAMAD SUDAH PASTI SAYA SANTET ITU ASU







Muhammad Saw itu bukan Nabi tapi si Raja SeX 
 Ilmuwan dan negarawan Muslim Ali Dashti melaporkan daftar wanita dalam kehidupan Muhammad: 1) Khadijah 2) Sawdah 3) Aisha 4) Ummu Salama 5) Hafsah 6) Zainab bt Jahsy 
 7) Juwariyyah 8) Ummu Habiba 9) Safiyah bt Huyai 10) Maimunah bt Harits 11) Fatimah 12) Hindun 13) Asma bt Saba 14) Zainab bt Khuzaimah 15) Habla 16) Asma bt Noman 17) Maria (Kristen) 18) Rihana 19) Ummu Sharik 20) Maimunah 21) Zainab 22) Khaula 
 Keterangan:
 - Wanita no. 1 s/d 16 adalah isteri-isteri Muhammad.
 - Wanita no. 17 dan 18 adalah budak atau gundik.
 - Wanita no. 19, 20, 21, 22 adalah wanita-wanita Muslim yang menyerahkan diri mereka sendiri untuk memuaskan Muhammad.
 Kepada para Muslimah tersebut, Muhammad saw berani memberikan janjinya sebagai berikut: “Siapa yang menjamin kepadaku kelaminnya dan lidahnya niscaya aku menjamin surga kepadanya.” (HSB 1816), sementara wahyu Allah tidak memastikan surga apapun bagi Muslim kecuali neraka: “Dan tidak ada seorangpun dari padamu, melainkan mendatangi neraka itu. Hal itu bagi Tuhanmu adalah suatu kepastian yang sudah ditetapkan” (Surat 19:71). 
 Juga Al-Halabi salah seorang ulama Muslim yang terkemuka dalam bukunya yang terkenal Al-Sira Al-Halabia,menyatakan:“Jika Muhammad menginginkan wanita yang belum menikah, dia bahkan mempunyai hak untuk menikahinya tanpa upacara pernikahan dan tanpa saksi atau wali. Persetujuan wanita itu juga tidak diperlukan. Namun jika wanita itu sudah menikah dan Muhammad menunjukkan keinginannya terhadap dirinya, adalah sebuah keharusan bagi suaminya untuk menceraikannya, agar Muhammad dapat menikahinya. Muhammad juga mempunyai hak untuk memberikan wanita yang dinikahinya itu kepada lelaki manapun yang ia pilih tanpa persetujuan wanita tersebut. 
 DIA BAHKAN JUGA DAPAT MENIKAH PADA MUSIM NAIK HAJI, SEBAGAIMANA YANG DIA LAKUKAN DENGAN MAEMUNAH. Dia juga mempunyai hak untuk memilih para tawanan, siapapun yang dia inginkan, sebelum pembagian hasil jarahan perang.” (Al-Sira Al-Halabia, vol.III, hal 377). 
 Maymuna bint al-Harith.
 Muhammad melarang banyak hal untuk orang lain, tetapi dia mengizinkannya untuk dirinya sendiri. Kaum Muslim mengetahui bahwa selama musim haji (Al-Hajj) pernikahan dilarang (Al-Baqara 2:197), namun Muhammad justru menikahi Maymuna bint al-Harith pada saat musim haji. Maymuna sedang berada diatas untanya, tetapi ketika dia melihat sang Nabi, dia menjatuhkan dirinya dihadapannya dan berkata kepadanya bahwa unta dan semua yang diatasnya adalah milik Nabi. Muhammad mengingatkan dia bahwa mereka tengah dalam musim haji, namun Maymunah menjawab bahwa dia tidak ingin menunggu. Sorenya pada hari yang sama, sang Nabi mendapat solusinya dan berkata kepadanya: “Sebuah ayat diturunkan kepadaku”:
 “… dan perempuan mu’min yang menyerahkan dirinya kepada Nabi, kalau Nabi mau mengawininya sebagai pengkhususan bagimu, bukan untuk semua orang mu’min supaya tidak menjadi kesempitan bagimu…” (Qs 33:50).
 Muhammad tidak dapat menunggu lebih lama lagi sampai berakhirnya musim haji, paman Nabi yaitu Al-Abbas segera meresmikan pernikahan itu walau ia pernah mengomentari bahwa Muhammad sedang dalam pakaian haji.
 (Hadits Sahih Bukhari, vol.3, Book 29,# 63; vol.5, Book 59, # 559 dan Hadits Muslim, Book 8, # 3283-84; Ditegaskan pula oleh Ibn Ishaq bahwa Rasulullah menikahi Maymuna pada saat perjalanannya naik haji dan bahwa hal tersebut dilarang, lihat Al-Baqara 2:222, Hadits Sahih Muslim, Book 3, # 577-581).
 Dalam soal seks, Muhammad tidak bisa diatur oleh waktu dan aturan. Dalam Hadits Sahih Muslim Vol.1, hal.590 kaum Muslim mengatakan mengutip Nawai, bahwa Aisha mengatakan:
 “Jika salah satu dari kita sedang datang bulan, Rasul Allah memerintahkannya untuk datang kepadanya (Muhammad) untuk berhubungan intim, pada saat isterinya sedang berada dalam puncak datang bulannya.”
 Maymuna memberi konfirmasi: “Rasul Allah biasa melakukan hubungan intim denganku ketika aku sedang datang bulan.”
 Umm Salma mengatakan hal yang sama. (Hadits Sahih Muslim, Book 3, # 577-581).
 Isteri-isteri Muhammad terbagi atas dua kubu, kubu Ummu Salamah dan kubu Aisha. Kubu Ummu Salamah sempat memprotes kepada Muhammad agar orang-orang yang berniat memberi hadiah kepada Muhammad jangan hanya dilakukan di rumah Aisha isteri kesayangan Muhammad, melainkan di rumah isteri mana saja ketika giliran beliau berada. Maksudnya agar Muhammad jangan pilih kasih diantara para isteri-isterinya. Tetapi apa jawaban Muhammad?
 Nabi memanfaatkan wahyu Allah untuk meredam kritikan Ummu Salamah. Beliau bersabda: “Jangan saya disakiti berkenaan dengan Aisha. Sesungguhnya wahyu hanya datang kepada saya ketika saya dalam selimut seorang perempuan di rumah Aisha.” (HR Bukhari 2).
 Aisha sendiri juga pernah menyindir Muhammad ketika “wahyu-wahyu yang mengatur” ini selalu turun untuk membela urusan Muhammad terhadap wanita. Ketika ayat 34:49 turun Aisha berkata kepada Muhammad: “Allah cepat-cepat memenuhi keinginan nafsumu.” (As Suyuti dalam Asbab al Nuzul tentang ayat tersebut).
 Ada begitu banyak wanita-wanita cantik dalam haremnya Muhammad, tetapi mengapa gairah seksnya tidak terpuaskan. Ini menimbulkan kecurigaan, Ibn Sa’d mengutip gurunya Waqidi yang berkata: “Rasul Allah suka berkata bahwa aku adalah orang yang lemah seks. Lalu Allah memberiku satu periuk daging matang. 
 Menikah tanpa saksi atau upacara pernikahan atau tanpa persetujuan wanitanya, apa yang menurut syariat Islam disebutkan sebagai tindakan perzinahan dan akan berakhir dalam api neraka ternyata tidak berlaku bagi Muhammad. (Lihat Hadits Sahih Bukhari, vol.2, Book 23 #468 dan vol.9, Book 67 #171). Ketika orang-orang menanyakan hal tersebut, dengan cepat Jibril menurunkan ayat-ayat untuk membela Muhammad, seperti ayat yang disebutkan diatas. Muhammad berhubungan dengan tigapuluh wanita lebih namun dikatakan bahwa dia menikah secara sah hanya dengan duapuluh dua wanita. Diantara pengiringnya, enam wanita diantaranya telah menawarkan diri kepada Muhammad namun hanya empat yang diinginkan. (Lihat Al-Sira Al-Halabia oleh Al-Halabi, hal.417). Juga diriwayatkan bahwa Muhammad mempunyai kemampuan menggilir isteri-isterinya dalam satu malam sebanyak sembilan isteri. (HSB 181). 
 Dalam hadits lain Muhammad berkata: “Jibril membawakanku makanan satu periuk. Kumakan makanan itu dan kekuatan seks-ku bertambah menjadi sama dengan empatpuluh orang.” (Tabaqat Vol 8, Page 200). Dsr si junjungan raja sex babi besar muhammad swc !


Muhammad Saw itu bukan Nabi tapi si Raja SeX 
Ilmuwan dan negarawan Muslim Ali Dashti melaporkan daftar wanita dalam kehidupan Muhammad: 1) Khadijah 2) Sawdah 3) Aisha 4) Ummu Salama 5) Hafsah 6) Zainab bt Jahsy 
7) Juwariyyah 8) Ummu Habiba 9) Safiyah bt Huyai 10) Maimunah bt Harits 11) Fatimah 12) Hindun 13) Asma bt Saba 14) Zainab bt Khuzaimah 15) Habla 16) Asma bt Noman 17) Maria (Kristen) 18) Rihana 19) Ummu Sharik 20) Maimunah 21) Zainab 22) Khaula 
Keterangan:
- Wanita no. 1 s/d 16 adalah isteri-isteri Muhammad.
- Wanita no. 17 dan 18 adalah budak atau gundik.
- Wanita no. 19, 20, 21, 22 adalah wanita-wanita Muslim yang menyerahkan diri mereka sendiri untuk memuaskan Muhammad.
Kepada para Muslimah tersebut, Muhammad saw berani memberikan janjinya sebagai berikut: “Siapa yang menjamin kepadaku kelaminnya dan lidahnya niscaya aku menjamin surga kepadanya.” (HSB 1816), sementara wahyu Allah tidak memastikan surga apapun bagi Muslim kecuali neraka: “Dan tidak ada seorangpun dari padamu, melainkan mendatangi neraka itu. Hal itu bagi Tuhanmu adalah suatu kepastian yang sudah ditetapkan” (Surat 19:71). 
Juga Al-Halabi salah seorang ulama Muslim yang terkemuka dalam bukunya yang terkenal Al-Sira Al-Halabia,menyatakan:“Jika Muhammad menginginkan wanita yang belum menikah, dia bahkan mempunyai hak untuk menikahinya tanpa upacara pernikahan dan tanpa saksi atau wali. Persetujuan wanita itu juga tidak diperlukan. Namun jika wanita itu sudah menikah dan Muhammad menunjukkan keinginannya terhadap dirinya, adalah sebuah keharusan bagi suaminya untuk menceraikannya, agar Muhammad dapat menikahinya. Muhammad juga mempunyai hak untuk memberikan wanita yang dinikahinya itu kepada lelaki manapun yang ia pilih tanpa persetujuan wanita tersebut. 
DIA BAHKAN JUGA DAPAT MENIKAH PADA MUSIM NAIK HAJI, SEBAGAIMANA YANG DIA LAKUKAN DENGAN MAEMUNAH. Dia juga mempunyai hak untuk memilih para tawanan, siapapun yang dia inginkan, sebelum pembagian hasil jarahan perang.” (Al-Sira Al-Halabia, vol.III, hal 377). 
Maymuna bint al-Harith.
Muhammad melarang banyak hal untuk orang lain, tetapi dia mengizinkannya untuk dirinya sendiri. Kaum Muslim mengetahui bahwa selama musim haji (Al-Hajj) pernikahan dilarang (Al-Baqara 2:197), namun Muhammad justru menikahi Maymuna bint al-Harith pada saat musim haji. Maymuna sedang berada diatas untanya, tetapi ketika dia melihat sang Nabi, dia menjatuhkan dirinya dihadapannya dan berkata kepadanya bahwa unta dan semua yang diatasnya adalah milik Nabi. Muhammad mengingatkan dia bahwa mereka tengah dalam musim haji, namun Maymunah menjawab bahwa dia tidak ingin menunggu. Sorenya pada hari yang sama, sang Nabi mendapat solusinya dan berkata kepadanya: “Sebuah ayat diturunkan kepadaku”:
“… dan perempuan mu’min yang menyerahkan dirinya kepada Nabi, kalau Nabi mau mengawininya sebagai pengkhususan bagimu, bukan untuk semua orang mu’min supaya tidak menjadi kesempitan bagimu…” (Qs 33:50).
Muhammad tidak dapat menunggu lebih lama lagi sampai berakhirnya musim haji, paman Nabi yaitu Al-Abbas segera meresmikan pernikahan itu walau ia pernah mengomentari bahwa Muhammad sedang dalam pakaian haji.
(Hadits Sahih Bukhari, vol.3, Book 29,# 63; vol.5, Book 59, # 559 dan Hadits Muslim, Book 8, # 3283-84; Ditegaskan pula oleh Ibn Ishaq bahwa Rasulullah menikahi Maymuna pada saat perjalanannya naik haji dan bahwa hal tersebut dilarang, lihat Al-Baqara 2:222, Hadits Sahih Muslim, Book 3, # 577-581).
Dalam soal seks, Muhammad tidak bisa diatur oleh waktu dan aturan. Dalam Hadits Sahih Muslim Vol.1, hal.590 kaum Muslim mengatakan mengutip Nawai, bahwa Aisha mengatakan:
“Jika salah satu dari kita sedang datang bulan, Rasul Allah memerintahkannya untuk datang kepadanya (Muhammad) untuk berhubungan intim, pada saat isterinya sedang berada dalam puncak datang bulannya.”
Maymuna memberi konfirmasi: “Rasul Allah biasa melakukan hubungan intim denganku ketika aku sedang datang bulan.”
Umm Salma mengatakan hal yang sama. (Hadits Sahih Muslim, Book 3, # 577-581).
Isteri-isteri Muhammad terbagi atas dua kubu, kubu Ummu Salamah dan kubu Aisha. Kubu Ummu Salamah sempat memprotes kepada Muhammad agar orang-orang yang berniat memberi hadiah kepada Muhammad jangan hanya dilakukan di rumah Aisha isteri kesayangan Muhammad, melainkan di rumah isteri mana saja ketika giliran beliau berada. Maksudnya agar Muhammad jangan pilih kasih diantara para isteri-isterinya. Tetapi apa jawaban Muhammad?
Nabi memanfaatkan wahyu Allah untuk meredam kritikan Ummu Salamah. Beliau bersabda: “Jangan saya disakiti berkenaan dengan Aisha. Sesungguhnya wahyu hanya datang kepada saya ketika saya dalam selimut seorang perempuan di rumah Aisha.” (HR Bukhari 2).
Aisha sendiri juga pernah menyindir Muhammad ketika “wahyu-wahyu yang mengatur” ini selalu turun untuk membela urusan Muhammad terhadap wanita. Ketika ayat 34:49 turun Aisha berkata kepada Muhammad: “Allah cepat-cepat memenuhi keinginan nafsumu.” (As Suyuti dalam Asbab al Nuzul tentang ayat tersebut).
Ada begitu banyak wanita-wanita cantik dalam haremnya Muhammad, tetapi mengapa gairah seksnya tidak terpuaskan. Ini menimbulkan kecurigaan, Ibn Sa’d mengutip gurunya Waqidi yang berkata: “Rasul Allah suka berkata bahwa aku adalah orang yang lemah seks. Lalu Allah memberiku satu periuk daging matang. 
Menikah tanpa saksi atau upacara pernikahan atau tanpa persetujuan wanitanya, apa yang menurut syariat Islam disebutkan sebagai tindakan perzinahan dan akan berakhir dalam api neraka ternyata tidak berlaku bagi Muhammad. (Lihat Hadits Sahih Bukhari, vol.2, Book 23 #468 dan vol.9, Book 67 #171). Ketika orang-orang menanyakan hal tersebut, dengan cepat Jibril menurunkan ayat-ayat untuk membela Muhammad, seperti ayat yang disebutkan diatas. Muhammad berhubungan dengan tigapuluh wanita lebih namun dikatakan bahwa dia menikah secara sah hanya dengan duapuluh dua wanita. Diantara pengiringnya, enam wanita diantaranya telah menawarkan diri kepada Muhammad namun hanya empat yang diinginkan. (Lihat Al-Sira Al-Halabia oleh Al-Halabi, hal.417). Juga diriwayatkan bahwa Muhammad mempunyai kemampuan menggilir isteri-isterinya dalam satu malam sebanyak sembilan isteri. (HSB 181). 
Dalam hadits lain Muhammad berkata: “Jibril membawakanku makanan satu periuk. Kumakan makanan itu dan kekuatan seks-ku bertambah menjadi sama dengan empatpuluh orang.” (Tabaqat Vol 8, Page 200). Dsr si junjungan raja sex babi besar muhammad swc !



Al-jabar Ananda
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
 يَا مَعْشَرَ الشَّبَابِ مَنِ اسْتَطَاعَ مِنْكُمُ الْبَاءَةَ فَ لْيَتَ زَوَّجْ فَإِنَّوُ أَغَضُّ لِلْبَصَرِ وَأَحْصَنُ لِلْفَرْجِ وَمَنْ لَ يَسْتَطِعْ فَ عَلَيْوِ بِالصَّوْمِ فَإِنَّوُ لَوُ
 وِجَاء
 “Wahai para pemuda, barangsiapa yang memiliki baa-ah, maka menikahlah. Karena itu lebih akan menundukkan pandangan dan lebih menjaga kemaluan. Barangsiapa yang belum mampu, maka berpuasalah karena puasa itu bagai obat pengekang baginya.” (HR. Bukhari no. 5065 dan Muslim no. 1400.)

======================================

ha...7x kalo liat poto pelemparan jumroh maka sangat jelas kalo ibadah haji entu adalah RITUAL MAGIC SEX. HAJAR ASWAD ALAT KLAMEN CEWE N TIANG JUMROH ALAT KLAMEN COWO. N KALO LO LIAT POTO MAKA TEMPAT LEMPAR JUMROH KOK SAMA KAYA ADEGAN SEX YEH SAAT PENETRASI. HA...7X JADI ESLAM CUMA GENK KEJAHATAN PLUS SEX. HA...7X MAKANYE MURTAD DARE GENK SEX. JLU AMEN


Foto: ‎Assalamualaikum wr wb.
Cuplikan Khotbah Khusus Ber Haji . Hari ini Selasa 23 Oktober 20012...
Kaum muslimin dan muslimat yg berbahagia
Di dalam Alquran, sangat jelas perintah berhaji Surat Al Haj 27 berbunyi sbb:

وَأَذِّنْ فِي النَّاسِ بِالْحَجِّ يَأْتُوكَ رِجَالًا وَعَلَىٰ ك
ُلِّ ضَامِرٍ يَأْتِينَ مِنْ كُلِّ فَجٍّ عَمِيقٍ

Dan berserulah kepada manusia untuk mengerjakan haji, niscaya mereka akan datang kepadamu dengan berjalan kaki, dan mengendarai unta yang kurus yang datang dari segenap penjuru yang jauh,
===========
Di dalam berhaji di samping bertemu dgn Baginda Patung Batu HAJAR aSWAD, yg di yakini oleh umat muslim berasal dari surga dan akan menjelma menjadi mahluk hidup..
TERNYATA umat muslim yg berhaji diharuskan untuk bertemu menjumpai monumen Tugu berhala yg di yakini tempat bersemayam nya SYAITAN melalui ritual melempar Jumrah sebagaimana Foto dibawah ini.
Ternyata Tempat Bersemayam nya syaitan dalam foto di bawah ini, sangat spectakuler, ,inovatif dan mengandung kreasi multi dimensi....
Walaupun hanya berdalil sekedar kegiatan ceremoni dalam beribadah haji melempar Jumrah , namun syaitan rupanya sangat cerdik sehingga tempat kediamannya di bangun juga dgn indah dan jutaan manusia datang ke tempat tsb untuk melakukan ritual melempar jumrah.

Ritual ini jauh sebelum nya juga di lakukan oleh kaum Arab pagan Quraisy sebagaimana di laporkan oleh Sira Nabawi Ibnu Ishaq diedit oleh Ibn Hisham, edisi Mesir.. yang kembali di populerkan oleh orang arab tsb dgn ajaran Arabnya ..dan di ikuti oleh jutaaan umat manusia..

Mari kita lihat tempat bersemayam nya SETAN di Mekkah yg di bangun oleh pemerintah arab untuk melaksanakan salah satu ritual haji yakni melempar Jumrah,melalui Foto dibawah ini.

Semoga bisa membuka mata hati dari kelicikan syaitan yg menyamar dan membodohi umat manusia

Wabilahhi taufiq wal hidayah,
Wassalamualaikum wr wb
— bersama Sepet Wangi dan 19 lainnya.‎



Sahih Bukhari: Volume 5, Book 59, Number 459: 
 Dikisahkan oleh Ibn Muhairiz:
 Aku masuk ke dalam mesjid dan melihat Abu Khudri dan lalu duduk di sebelahnya dan bertanya padanya tentang mencabut penis saat orgasme (=azl). Abu berkata, “Kami pergi bersama Rasul Allah untuk menyerang Banu Mustaliq dan kami menerima tawanan2 perang di antara para tawanan perang dan kami berhasrat terhadap para wanita itu dan sukar untuk tidak melakukan hubungan seksual dan kami suka mencabut penis saat mencapai puncak kenikmatan agar sang wanita tidak hamil. Maka ketika kami bermaksud melakukan hubungan seks dengan cara itu, kami berkata: “Bagaimana kami dapat melakukannya tanpa menanyakan Rasul Allah yang ada di antara kita?” Kami bertanya padanya tentang hal ini dan Rasul berkata: “Lebih baik kalian tidak mencabut penis kalian, karena jika jiwa bayi manapun sampai hari Kebangkitan memang ditentukan untuk menjadi ada, maka jiwa itu pun akan ada.’” 

 Al-Waqidi vol.1, hal.413 
 Seorang Yahudi berkata padaku, "Abu Said, tidak heran mengapa kau mau menjual dia (tawanan wanita) karena apa yang dikandungnya dalam perutnya adalah bayi dari kamu.” Aku berkata, “Tidak, aku membuang spermaku saat menggaulinya.” Mendengar ini dia menjawab (dengan kasar), “Itu hampir sama dengan pembunuhan anak!” Ketika aku sampaikan kisah ini kepada sang Nabi, dia berkata, “Orang2 Yahudi itu bohong. Orang2 Yahudi itu bohong. (Membuang sperma tidak sama dengan membunuh bayi)”

 Hadist Sahih Muslim Book 8, Number 3371:
 Abu Sirma berkata kepada Abu Sa'id al Khadri: O Abu Sa'id, apakah kau mendengar Rasul Allah berkata tentang al-azl/coitus interruptus (=cabut penis saat orgasme)? Dia berkata: Ya, dan menambahkan: Kami pergi bersama Rasul Allah dalam perjalanan ke Bi'l-Mustaliq dan mengambil tawanan - tawanan wanita Arab yang cantik - cantik; kami terangsang melihat mereka, karena kami jauh dari istri - istri kami, (tapi pada saat yang sama) kami juga ingin menggunakan mereka sebagai sandera untuk ditebus (dengan uang). Karena itu kami mengambil keputusan untuk berhubungan seks dengan mereka tapi dengan melakukan azl/coitus interruptus. 

 Jalaludin As-Suyuti hal. 158-159: 
 Imam Muslim, Abu Dawud, at-Tirmidzi, dan an-Nasa'i meriwayatkan bahwa Abu Sa'id al-Khudri berkata, "Kami mendapatkan para tawanan wanita dari Authas yang mempunyai suami. Dan kami merasa tidak enak untuk menggauli mereka karena status mereka tersebut. Kami pun bertanya kepada Rasulullah saw. tentang hal itu. Lalu turunlah firman Allah, 'Dan perempuan yang bersuami, kecuali hamba sahaya perempuan (tawanan perang) yang kamu miliki...." Maksudnya, 'Kecuali para wanita yang kalian peroleh dari berperang.' Dengan itu mereka pun menjadi halal untuk kami gauli." 
 Ath-Thabrani meriwayatkan bahwa Ibnu Abbas berkata, "Ayat ini turun ketika Allah menaklukkan Khaibar untuk orang-orang muslim. Ketika itu orang-orang muslim mendapatkan para wanita Ahli Kitab yang masih mempunyai suami. Ketika para wanita tersebut akan digauli, mereka berkata,"'Saya masih bersuami.' Rasulullah saw pun ditanya tentang hal itu. Lalu Allah menurunkan firman-Nya, 'Dan perempuan yang bersuami, kecuali hamba sahaya perempuan (tawanan perang) yang kamu miliki..."

 Jalaludin As-Suyuti, Hal. 586:
 At-Tabhrani meriwayatkan bahwa suatu ketika, Rasulullah menggauli Maria, seorang budak wanitanya, di rumah Hafsah. Tiba-tiba Hafsah muncul dan mendapati Maria tengah bersama Rasulullah. Hafsah lalu berkata, "Wahai Rasulullah, kenapa harus di rumah saya, tidak di rumah istri-istri engkau yang lain?" Rasulullah lalu berkata, "Wahai Hafsah, mulai saat ini haram bagi saya untuk menyentuhnya kembali. Rahasiakanlah ucapan saya ini dari siapapun." Akan tetapi ketika Hafsah keluar dan bertemu dengan Aisyah, ia lantas membocorkannya. Allah lalu menurunkan ayat 1, "Wahai Nabi! Mengapa engkau mengharamkan apa yang dihalalkan Allah bagimu demi menyenangkan hati istri-istrimu...."

 Jalaludin As-Suyuti Hal. 585:
 Imam al-Hakim dan an-Nasa'i meriwayatkan dengan sanad yang shahih dari Anas bahwa suatu hari Rasulullah menggauli seorang budak wanita miliknya. Aisyah dan Hafshah lantas terus-menerus memperbincangkan kejadian tersebut sampai akhirnya Rasulullah menjadikan budaknya itu haram bagi diri beliau (tidak akan digauli lagi). Allah lalu menurunkan At-Tahrim ayat 1: "Hai Nabi, mengapa kamu mengharamkan apa yang Allah menghalalkannya 
 bagimu; kamu mencari kesenangan hati istri-istrimu? Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."

MUJIZAT TERBESAR MAMAD ADALAH NEPU. HA...7X
MUJIZAT KEDUA TERBESAR MAMAD ADALAH SEX. HA...7X


Pada umumnya, orang kafir bahkan tidak menganggap Quran itu sebagai suatu hal yang luar biasa, apalagi menganggapnya sebagai mujizat. Mereka katakan, bahkan orang dari desa sekali pun sanggup mengarang buku seperti itu. Mereka juga mengklaim, semua buku yang pernah ada, lebih baik dibandingkan Quran. Tetapi saya bertanya pada mereka, adakah orang yang menyamai kehebatan Rasulullah dalam bercinta? Sanggupkah mereka pada usia 60+ bercinta dengan 10  perempuan muda dalam semalam? Ya…Rasulullah sanggup melakukannya. Ini adalah bukti kenabiannya yang tak terbantahkan, dan tak ada seorang pun yang dapat menduplikasikannya. 




Bukhari,Volume 1, Book 5, Number 268:

‘Nabi diberi kekuatan (seksual) 30 orang pria’.

Rasul bercinta (tanpa henti) dengan semua isteri-isterinya (9 hingga 11 orang) dalam semalam.



Bukhari Volume 1, Book 5, Number 268:

Nabi selalu mengunjungi semua isteri-isterinya dalam satu kesempatan, pada siang dan malam hari, jumlah isteri-isterinya itu 11 orang. Nabi diberi kekuatan 30 orang (pria).





SEMUA ISTERI MUHAMMAD MENYAKSIKAN SAAT IA BERCINTA

Seni bercinta Muhammad sungguh mengagumkan, dan itu disaksikan (serta dikagumi) oleh semua isteri-isterinya…

Muslim, Book 008, Number 3450:

Anas (semoga Allah berkenan padanya) melaporkan bahwa Rasul Allah (semoga damai sejahtera turun atasnya) mempunyai 9 orang isteri. Mereka (semua isteri-isteri Muhammad) biasanya berkumpul bersama setiap malam di rumah salah seorang isteri, yang rumahnya akan dikunjungi oleh Muhammad (dan tidur di sana pada malam itu)



ALLAH MEMBERKATINYA DENGAN WAHYU ILAHI SETELAH SELESAI BERHUBUNGAN SEKS

Allah memberkati Muhammad dengan wahyu Ilahi setelah ia selesai melakukan hubungan badan.

Tabari Vl7, halaman 7 

Aisyah berkata “wahyu datang padanya (Rasulullah) ketika ia dan aku bersamanya di bawah sebuah selimut.” 



Bukhari Vol 5 Bk57 N 119

Nabi berkata,”Demi Allah, wahyu Ilahi tak pernah datang padaku ketika aku berada di bawah selimut salah pun dari isteri-isteriku, kecuali Aisyah.” 





PARA WANITA MENAWARKAN DIRI MEREKA PADA MUHAMMAD

Rasul menerima permohonan wanita-wanita ‘panas’ setiap waktu (tampaknya karena publisitas kehebatannya di atas ranjang)…



Bukhari,Volume 7, Book 62, Number 24:

Seorang wanita mendatangi Rasul Allah dan berkata,”O Rasul Allah! Saya datang untuk menyerahkan diriku padamu.”



Bukhari,Volume 7, Book 62, Number 48:

Diriwayatkan oleh ayah Hisham:

Khaula bint Hakim Adalah salah seorang dari para wanita yang menyerahkan diri mereka kepada Nabi. Aisyah berkata,”Tidakkan seorang wanita akan merasa malu karena menyerahkan dirinya pada seorang pria?” 



Bukhari,Volume 7, Book 62, Number 53:

Diriwayatkan oleh Thabit Al-Banani:

“Seorang wanita datang pada Rasul Allah untuk menawarkan dirinya, dengan berkata,” Oh Rasul Allah, apakah engkau membutuhkanku?’ “Kemudian anak perempuan Anas berkata,”Betapa dia itu adalah seorang wanita yang memalukan! Tidak tahu malu! Tidak tahu malu! Anas berkata,”Perempuan itu lebih baik daripada engkau; ia adalah kesukaan Nabi.”



Bukhari, Volume 7, Book 62, Number 54:

‘Seorang wanita menawarkan dirinya sendiri kepada Nabi.”



‘Bukhari,Volume 7, Book 62, Number 58:

Diriwayatkan oleh Sahl bin Sad:

Seorang wanita mendatangi Rasul Allah dan berkata,”Oh Rasul Allah! Aku datang padamu untuk menyerahkan diriku. 





LIBIDO TINGGI MENGAKIBATKAN HASRATNYA CEPAT NAIK

Rasul menjadi bernafsu ketika melihat para wanita yang menarik.

Muslim, Book 008, Number 3240:

‘Jabir melaporkan bahwa Utusan Allah (semoga damai ada atasnya) melihat seorang wanita, karena itu ia mendatangi isterinya, Zainab yang sedang menyamak kulit dan berhubungan seks dengannya.” 





HASRAT SEKSUALNYA BANGKIT KETIKA MELIHAT KEMOLEKAN MENANTU DAN SAUDARA DEKAT



Suatu hari Rasul Allah berjalan menuju rumah anak angkatnya, Zaid. Zaid tidak sedang berada di rumahnya, tetapi ia menjadi terpana menyaksikan isteri Zaid yang sangat cantik, bernama Zainab. Zainab sendiri adalah keponakan Rasul. 

Tabari menulis:

“Suatu hari Muhammad keluar untuk menemui Zaid di rumahnya. Saat memasuki rumah Zaid, ada korden yang menutupi pintu masuk, tetapi angin telah menerbangkan korden itu sehingga pintunya menjadi terbuka. Zainab tengah berada di dalam ruangan, tanpa pakaian, dan melihat kecantikannya, hati Nabi pun menjadi bergejolak.”



Perasaan takjub dengan sekejab membangkitkan birahi Nabi, yang juga disaksikan oleh Zainab yang kemudian melaporkannya kepada Zaid. Zaid pun bergegas pergi ke rumah ayahnya dan menawarkan Zainab padanya. Muhammad merasa khawatir akan kemungkinan timbulnya kegaduhan sehingga ia menolak tawaran Zaid. Tetapi kemudian datanglah wahyu Allah yang menegur keragu-raguan Nabi untuk mengambil Zainab menjadi isterinya. 




“Dan (ingatlah), ketika kamu berkata kepada orang yang Allah telah melimpahkan nikmat kepadanya dan kamu (juga) telah memberi nikmat kepadanya: “Tahanlah terus isterimu dan bertakwalah kepada Allah”, sedang kamu menyembunyikan di dalam hatimu apa yang Allah akan menyatakannya, dan kamu takut kepada manusia, sedang Allah-lah yang lebih berhak untuk kamu takuti. 

Maka tatkala Zaid telah mengakhiri keperluan terhadap istrinya (menceraikannya), Kami kawinkan kamu dengan diasupaya tidak ada keberatan bagi orang mukmin untuk (mengawini) isteri-isteri anak-anak angkat mereka, apabila anak-anak angkat itu telah menyelesaikan keperluannya daripada isterinya. Dan adalah ketetapan Allah itu pasti terjadi. (Quran Surah 33:37)

SUMBER : http://buktidansaksi.com/blogs/918/2013/01/Mujizat-Terbesar-Rasulullah-Adalah-Seks-


Fachri Benci Islam
Jumat pukul 7:41 ·


Muhammad melanggar aturan Alquran tentang tidak boleh melakukan hubungan seks dengan para wanita jika sedang Ihram (keadaan suci di dalam sebuah Masjid) atau jika sedang naik Haji.
 Ini ayat Alquran tentang keadaan suci dalam sebuah Masjid:

 Lakukan ibadah Haji di bulan yang ditentukan; tidak boleh berhubungan seksual, berbuat fasik dan berbantahan selama ibadah Haji … QS 2:197

 QS 2:197
 (Musim) haji adalah beberapa bulan yang dimaklumi, barangsiapa yang menetapkan niatnya dalam bulan itu akan mengerjakan haji, maka tidak boleh rafats, berbuat fasik dan berbantah bantahan di dalam masa mengerjakan haji. Dan apa yang kamu kerjakan berupa kebaikan, niscaya Allah mengetahuinya. Berbekallah, dan sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa dan bertakwalah kepada-Ku hai orang-orang yang berakal.

 Kamu hanya boleh berhubungan seks dengan istri-istrimu di waktu malam pada saat puasa; istri-istri adalah pakaian-pakaian; jangan dekati istrimu ketika sedang Ihram di sebuah Masjid … QS 2:187

 QS 2:187
 Dihalalkan bagi kamu pada malam hari bulan puasa bercampur dengan isteri-isteri kamu; mereka adalah pakaian bagimu, dan kamupun adalah pakaian bagi mereka. Allah mengetahui bahwasanya kamu tidak dapat menahan nafsumu, karena itu Allah mengampuni kamu dan memberi ma'af kepadamu. Maka sekarang campurilah mereka dan ikutilah apa yang telah ditetapkan Allah untukmu, dan makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai (datang) malam, (tetapi) janganlah kamu campuri mereka itu, sedang kamu beri'tikaf dalam mesjid. Itulah larangan Allah, maka janganlah kamu mendekatinya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada manusia, supaya mereka bertakwa.

 Bahkan sebuah Hadits di Sunan Abu Dawud pun menegaskan pula ketentuan Alquran. Hadits ini berkata:
 Seorang yang sedang menunaikan ibadah Haji tidak boleh menikah dan menikahkan seseorang dalam keadaan suci (ketika sedang mengenakan Ihram) (Sunaan Abu Dawud Volume 2, Book 10, Number 1837)

 Sunaan Abu Dawud Volume 2, Book 10, Number 1837
 Nubaih b. Wahb, kakak laki Banu ‘Abd al-Dar berkata:
 ‘Umar b. ‘Ubaid Allah mengirim seseorang kepada Aban b. ‘Uthman b. ‘Affan, menanyakan padanya (untuk berpartisipasi dalam upacara pernikahan). Aban di hari2 itu adalah ketua jemaah haji, dan keduanya sedang dalam keadaan suci (mengenakan ihram). Aku ingin menikahkan anak perempuan Shaibah b. Jubair bagi Talhah b. ‘Umar. Aku harap engkau mau datang. Aban menolak dan berkata: Aku dengan ayahku ‘Uthman b. ‘Affan mengisahkan tradisi dari Rasul Allah yang berkata: Seorang yang naik haji tidak boleh menikah atau menikahkan seseorang ketika sedang dalam keadaan suci (sedang pakai ihram).

 Tapi Muhammad tidak mengindahkan Alquran atau bahkan kata-katanya sendiri kalau tentang dirinya sendiri menikahi wanita-wanita atau berhubungan seks dengan mereka. Maka, ketika dia berangkat ke Mekah untuk naik Haji, sebuah tawaran kawin diajukan padanya, dia dengan cepat menerima tawaran itu dan menikahi sang wanita bahkan ketika dia sedang dalam keadaan suci mengenakan Ihram.

 Ini Hadits-nya dari Sunan Abu Dawud, Muhammad menikahi Maimunah ketika dia sedang dalam keadaan suci mengenakan Ihram … (Sunaan Abu Dawud Volume 2, Book 10, Number 1840)

 Sunaan Abu Dawud Volume 2, Book 10, Number 1840
 Ibn ‘Abbas berkata:
 Nabi menikahi Maimunah ketika dia sedang dalam keadaan suci (mengenakan ihram).
 ____________________________________________________

 NAUDZUBILLAHI MIN DZALIK LAGI, LAGI DAN LAGI MUHAMMAD MELANGGAR AYAT ALQURAN-NYA SENDIRI...

 QS 2:231
 Janganlah kamu jadikan hukum-hukum Allah permainan 


Luc Z
Asumu'lekong warok matulah di bawa apa tuh .. ?? Alhamdugilaaa

 ==> Nabinya cabul.
 ==> umat nya cabul.
 ==> ajarannya cabul.
 ==> kitab nya cabul (quran)
 ==> masjid nya cabul
 ==> Syurrrga nya Cabul
 ==> Perkataan Yang keluar Dari mulut mouse slim si umat kelamin Semua serba Cabul.

 * Sok bahenol loh eh subahanalloh semua itu hanya ada di Islam..
 KESIMPULAN : ISLAM AGAMA CABUL

----------------------------------

CERITA MENGENAI SELANGKANGAN ISLAM

Aku hanya mengungkapkan fakta tentang isi quran dan hadist, mengenai “Selangkangan”, eh malah aku dituduh, jadi orang yang bicara “SELANGKANGAN” saja, padahal, itulah isinya quran dan hadist, menjadikan wanita sebagai “binatang pemuas birahi pria”.

Coba kita kupas, isi quran dan hadist, serta OTAK NABINYA, dibawah ini; Eh, bukan aku yang ngarang lho, itu nabi dan aullohmu sendiri yang karang”:

1. FATWA MUHAMMAD – NABI SELANGKANGAN:
“Suatu kali Rasulullah pernah ditanya sahabat tentang hal ini. “Apakah penghuni surga melakukan persetubuhan?” Beliau menjawab, “Ya,dengan PENYEMBURAN yang keras, dengan KEMALUAN yang tidak lemas dan dengan syahwat yang tidak terputus, tetapi TIDAK KELUAR air mani sedikitpun, baik dari lelaki atau perempuan. Apabila selesai, perempuan kembali bersih dan kembali perawan.” (HR. Ibnu Hibban).

Komentar:
• Otak Muhammad dipenuhi “selangkangan” baik dibumi maupun mimpinya disurga islam.
• Sok tahu, mengenai kehidupan disurga, dan cara meng-iming2 umatnya untuk menyesatkan..
• Coba bahas hadist diatas, “DENGAN PENYEMBURAN YANG KERAS”, TAPI TIDAK KELUAR AIR MANI SEDIKITPUN??? Jadi apanya yang NYEMBUR????
• Subahanalloh….

2. WAHYU AULLOH ATAU WAHYU MUHAMMAD?? QS 52: 17 – 20 – QS 55: 70 -77; QS 56: 35 – 36; QS 78: 33 – 44 Di dalam surga-surga itu ada bidadari-bidadari yang baik-baik lagi cantik- cantik, yang jelita, putih bersih dipingit dalam rumah. Mereka tidak pernah disentuh oleh manusia sebelum mereka (penghuni-penghuni surga yang menjadi suami mereka) dan tidak pula oleh jin. Mereka bertelekan pada bantal-bantal yang hijau dan permadani-permadani yang indah

Komentar:
• aulloh menyediakan SELANGKANGAN disurga islam bagi muslims (pria), untuk berselingkuh dengan bidadari-2, menghianati isteri mereka didunia.
• Ini adalah praktek pembohongan public, dengan iming-iming “Selangkangan”
• Aulloh mendirikan “panti pijet” dan praktek prostitusi di-surga, tempat yang maha kudus??
• Kasihan ya wanita muslims, para isteri yang setia, yang tiap pagi dengerin kuliah subuh dari mamah dedeh, eh, suaminya diajarin selingkuh diselangkangan 72 bidadari yang disediakan aulloh nanti disurga islam.
• Orang bijak bilang, kalo mau tahu motivasi manusia, lihatlah TUJUAN AKHIRNYA, nah ketahuan, motivasi muslims, TUJUANNYA ADALAH SELANGKANGAN disurga islam yang maha busuk,
• Alhamduliloh…….

3. PETUNJUK MUHAMMAD – nabi Selangkangan. TIRMZI, vol. 2 p 138; Setiap lelaki yang masuk surga akan diberi 72 bidadari; tidak peduli pada umur berapa dia mati, ketika dia masuk surga dia akan menjadi seorang berumur 30 tahun dan tidak akan tambah tua. Lelaki di surga akan diberi keperkasaan yang sama dengan keperkasaan seratus orang lelaki.
Hadith: Al hadiths, Vol. 4, Page 172, No.34: Hozrot Ali (r.a) meriwayatkan bahwa Rasul Allah berkata, “Di surga ada satu pasar terbuka di mana tidak ada pembelian ataupun penjualan, tetapi ada lelaki dan perempuan. Jika seorang lelaki menginginkan seorang perempuan cantik, seketika itu dia bisa menyetubuhinya sesuai nafsunya.

Komentar:
• Nah ini buktinya, kan nanti disurga dijadikan “Pasar Terbuka Selangkangan” !!
• Yang jadi Pengusahanya “aulloh/Jin” dan managernya “Muhammad”, atau kebalik, yang jadi pengusahanya Muhammad, managernya aulloh.
• Jadi yang mati anak-anak, langsung jadi umur 30 tahun ya???, untuk nikmati bidadari.
• Astagafirulloooooh.

4. AULLOH & MUHAMMAD berlomba-loba mempromosikan Selangkangan:
• Auwloh berkata bahwa perempuan harus memuaskan hasrat seks suaminya, meskipun di atas onta sekalipun. – Ibn Majah, 3.1853.
• Sang Nabi memperbolehkan perkosaan terhadap tawanan perempuan.– Sahih Bukhari 3.46.718.
• Tentara-Tentara Muslim berhubungan seks dengan tawanan-tawanan perempuan di hadapan suami para perempuan itu dan “beberapa Muslim ragu untuk melakukan hal itu”. Sunaan Abu Dawud 11.2150.
• Ali (menantu Muhammad) berhubungan seks dengan tawanan- tawanan perempuan. Muhammad sendiri yang menyediakan para perempuan itu (untuk ngeseks). – Sahih Bukhari 5.59.637.
• Perempuan adalah binatang ternak; pukul mereka. – Tabari, vol.ix,pp.9.112-114.
• Muhammad memerintahkan seorang Muslimah untuk menyusui seorang Muslim berjenggot. – Sahih Muslim 8.3428.
• Muslim boleh berhubungan seks dengan tawanan perempuan setelah dia berhenti datang bulan dan/atau setelah melahirkan anak. Jika perempuan itu bersuami, maka perkawinannya dibatalkan setelah perempuan itu jadi tawanan perempuan. – Sahih Muslim 8.3432.

Komentar :
• Inalilahi, wa ina lilahi rojiun !!!! Hanya orang beradab dan sopan yang berbicara FAKTA, kecuali komentar, tulisan diatas adalah FAKTA, dan aku tujukan agar semua orang bisa melek.

Seperti sebuah lagu rohani Kristen yang indah “Amazing Grace”, salah satu liriknya berbunyi “I WAS BLIND, BUT NOW I SEE”.

Tugas MENCERDASKAN KEHIDUPAN BANGSA, MEMELEKKAN ORANG YANG BUTA, DAN MEMPERINGATI ORANG DARI AJARAN SESAT, adalah TUGAS KITA SEMUA.

ITU SAJA MOTIVASI SAYA, BUKAN SELANGKANGAN

By - Tewel Imanuel - Owner & Manager ''Es Cendol Cak Imron

tau ga seh lo.
OLO JELAS DEWA SEX KARNA NYANG ADE DI OTAK OLO = SEX SI MAMAD. HA...7X
MAMAD JELAS NABI N ROSUL SEX KARNA NYANG ADE DI OTAK MAMAD = SEX, N MAMAD TRUS NGARANG AYAT SEAKAN2 OLO NGERESTUIN SEX DARE MAMAD. HA...7X

[33:51] Kamu boleh menangguhkan menggauli siapa yang kamu kehendaki diantara mereka (isteri-isterimu) dan (boleh pula) menggauli siapa yang kamu kehendaki. Dan siapa-siapa yang kamu ingini untuk menggaulinya kembali dari perempuan yang telah kamu cerai, maka tidak ada dosa bagimu. Yang demikian itu adalah lebih dekat untuk ketenangan hati mereka, dan mereka tidak merasa sedih, dan semuanya rela dengan apa yang telah kamu berikan kepada mereka. Dan Allah mengetahui apa yang (tersimpan) dalam hatimu. Dan adalah Allah Maha Mengetahui lagi Maha Penyantun1227.

OLO JELAS SETAN KARNA OLO MELEGALKAN PERZINAHAN.
GA PERCAYE ?

BACE AJE KENDIRI. HA...7X

Dan siapa-siapa yang kamu ingini untuk menggaulinya kembali dari perempuan yang telah kamu cerai, maka tidak ada dosa bagimu.

ZINAH MA MANTAN ISTRI GA DOSA.

DI AYAT LAEN.

ZINAH MA BUDAK GA DOSA. HA...7X

KALO JAMAN SKARANG MAKE SEX MA BUDAK JADE SEX MA PEMBANTU. HA...7X

ENAK YEH ESLAM2, BEBAS NGESEX MA PEMBANTU N GA DOSA. HA...7X

MAU DONG IKUTAN........ HA...7X

TERNYATE ESLAM KHUSUS BUAT LAKI2.

BUAT CEWE2 MAKE ESLAM GA COCOK BUAT LO.

JADE MENDINGAN MURTAD AJE NYOK DARE ESLAM. HA...7X

murtad dare eslam nyok. ha...7x http://allahswtadalahiblis.blogspot.com/2013/07/murtad-dare-eslam-nyok-ha7x.html

YBU AMEN


bagi pria kafir lekaslah jadi mualaf !! biar tdk dicambuk karena berzinah,
1. poligami saja, asalkan yakin bisa adil
2. cari budak, biar bisa setubuhi. kalo tdk ada budak, ya...
3. silahkan memperbudak wanita cantik bahenol, maka sex dgn budak tsb mjdi halal
4. atau, pilihlah menantu kita, asalkan kita bilang dulu pd anak lelaki kita..
5. kalo doyan, ya dengan mayit, sudah ada hukumya dlm islam koq
6. ga doyan mayit. msh ada hewan. hukumnya cuma dicuci penis
7. ada yg nambahin ?

simpel, dan mudah. sungguh islam mmberikan solusi bagi sex bagi pria, yg tdk dosa/diridloi allah
islam dan muhammad terbukti benar-BENAR AJARAN SEX. HA...7X

Didit Button Man Eva Yusfika fitnah ??

At-Tahrîm

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah

[66:1]


Hai Nabi, mengapa kamu mengharamkan apa yang hati istri-istrimu? Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

[66:2]


Sesungguhnya Allah telah mewajibkan kepada kamu sekalian membebaskan diri dari sumpahmu; dan Allah adalah Pelindungmu dan Dia 

Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.

[66:3]


Dan ingatlah ketika Nabi membicarakan secara rahasia kepada salah seorang dari istri-istrinya (Hafshah) suatu peristiwa. Maka tatkala


 (Hafshah) menceritakan peristiwa itu (kepada Aisyah) dan Allah memberitahukan hal itu (semua pembicaraan antara Hafshah dengan

 Aisyah) kepada Muhammad lalu Muhammad memberitahukan sebagian (yang diberitakan Allah kepadanya) dan menyembunyikan

 sebagian yang lain (kepada Hafshah). Maka tatkala (Muhammad) memberitahukan pembicaraan (antara Hafshah dan Aisyah) lalu

 Hafshah bertanya: "Siapakah yang telah memberitahukan hal ini kepadamu?" Nabi menjawab: "Telah diberitahukan kepadaku oleh Allah

 Yang Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal".

[66:4]


Jika kamu berdua bertobat kepada Allah, maka sesungguhnya hati kamu berdua telah condong (untuk menerima kebaikan); dan jika 

kamu berdua bantu-membantu menyusahkan Nabi, maka sesungguhnya Allah adalah Pelindungnya dan (begitu pula) Jibril dan orang-

orang mukmin yang baik; dan selain dari itu malaikat-malaikat adalah penolongnya pula.

[66:5]


Jika Nabi menceraikan kamu, boleh jadi Tuhannya akan memberi ganti kepadanya dengan istri-istri yang lebih baik daripada kamu, yang 

patuh, yang beriman, yang taat, yang bertobat, yang mengerjakan ibadah, yang berpuasa, yang janda dan yang perawan.


Didit Button Man Eva Yusfika

skandal cinta Muhammad dengan Mariyah orang Koptik, yang merupakan salah seorang budak dari isteri-isteri Nabi. Muhammad tidur 


dengannya tanpa ada upacara apapun, sehingga menyebabkan kegaduhan di antara isteri-isterinya, dan harus diatasi lewat 

“Intervensi Ilahi.” Kisah ini dicatat dalam sebuah Hadis otentik dan dilaporkan oleh Umar.

Hadis ini menjelaskan alasan turunnya wahyu dalam Quran 66:4.


“Jika kamu berdua bertaubat kepada Allah, maka sesungguhnya hati kamu berdua telah condong (untuk menerima kebaikan); dan jika 

kamu berdua bantu-membantu menyusahkan Nabi, maka sesungguhnya Allah adalah Pelindungnya dan (begitu pula) Jibril dan orang-

orang mukmin yang baik; dan selain dari itu malaikat-malaikat adalah penolongnya pula.”

Umar menjelaskan bahwa kedua wanita ini adalah Hafsa dan Aisyah, yang menjadi tidak hormat kepada Nabi, sehingga Nabi merasa 


sedih dan berpikir untuk menceraikan semua isteri-isterinya. Inilah kisah selengkapnya.

Bukhari Volume 3, Book 43, Number 648:

Diriwayatkan oleh ‘Abdullah bin ‘Abbas:

Aku sangat ingin bertanya kepada Umar tentang kedua wanita dari antara isteri-isteri Nabi, dalam kaitan dengan siapakah Allah berkata 


(dalam Quran): Jika kalian berdua (isteri-isteri Rasul yaitu Aisyah dan Hafsa) bertobat kepada Allah, sebab hati kamu berdua telah 

condong (menentang apa yang disukai oleh Rasul) (Quran 66:4), hingga melaksanakan Haji bersama-sama dengan ‘Umar (dan dalam 

perjalanan kita pulang berhaji), ia pergi ke suatu tempat (untuk melaksanakan panggilan alam/buang hajat), dan aku juga pergi 

bersamanya dengan membawa ember berisi air. Ketika ia telah selesai melaksanakan panggilan alam dan telah kembali. Aku 

menuangkan air ke tangannya dari ember itu dan melaksanakan wudhu. Aku berkata,”Oh Kepala orang-orang beriman! “Siapakah 

kedua wanita dari 

antara isteri-isteri Nabi yang kepadanya Allah telah berfirman,‘Jika kamu berdua bertobat (66:4)? Ia menjawab,”Aku terkejut dengan 

pertanyaanmu, Oh Ibn ‘Abbas. Mereka adalah Aisyah dan Hafsa.”

Kemudian ‘Umar mengkaitkan kisah itu dan berkata:



“Aku dan tetanggaku seorang Ansari berasal dari Bani Umaiya bin Zaid. Kami tinggal di ‘Awali Al-Medina. Kami biasanya mengunjungi 

Nabi secara bergantian. Ia pergi berkunjung pada satu hari, dan aku di hari yang lain. Ketika aku pergi, aku akan membawa kabar 

padanya mengenai apa yang telah terjadi pada hari itu, mengenai apa yang diperintahkan, serta aturan-aturan yang diberlakukan. 

Dan 

ketika ia pergi, ia juga biasa melakukan hal yang sama seperti yang aku lakukan.


Kami orang-orang Quraish mempunyai otoritas atas para wanita, namun saat kami tinggal bersama dengan Ansar, kami perhatikan 

wanita-wanita Ansari mempunyai tangan yang lebih tinggi di atas pria-pria mereka. Karena itu para wanita kami mulai meniru kebiasaan 

wanita-wanita Ansari. Suatu ketika aku meneriaki isteriku, dan kemudian ia membalas meneriakiku dan aku tidak suka kalau ia membalas 

teriakanku. Isteriku berkata,’Mengapa engkau merasa sakit hati jika aku menjawabmu dengan pedas? Demi Allah, isteri-isteri Nabi pun 

menjawabnya dengan pedas, dan beberapa dari mereka bahkan tidak mau berbicara dengannya dari pagi hingga malam hari.’

Apa yang ia katakan menakutkanku dan aku berkata padanya,’Siapapun dari antara mereka yang melakukan hal seperti itu, mereka 


akan mengalami kerugian yang sangat besar.’ Kemudian aku mengenakan pakaian dan pergi menemui Hafsa dan bertanya 

padanya,’Apakah ada dari antara kalian yang membuat Rasul Allah menjadi marah dari pagi hingga malam hari?’ Ia membenarkan hal 

itu. 

Aku berkata,’Ia akan menjadi orang-orang yang rugi (dan tak akan pernah meraih keberhasilan)! Tidakkah ia takut bahwa Allah akan 

menjadi marah pada mereka yang marah pada Rasul Allah, dan oleh karena itu akan dimusnahkan oleh Allah? Janganlah meminta terlalu 

banyak pada Rasul Allah, dan jangan menjawabnya dengan pedas untuk hal apapun, juga jangan mengabaikannya. Mintalah dariku 

apapun yang kamu sukai, dan jangan tergoda untuk meniru perilaku tetanggamu (misalnya Aisyah) terhadap Nabi. Sebab dia (yaitu 

Aisyah) lebih cantik dari kalian semua, dan lebih dikasihi oleh Rasul Allah.


  • Didit Button Man Eva Yusfika
    Pada hari-hari itu, ada rumor bahwa Ghassam (satu suku yang tinggal di Sham), tengah menyiapkan kuda-kuda mereka untuk menginvasi kami. Rekanku berangkat (untuk bertemu Nabi pada hari gilirannya) dan pulang pada malam hari, mengetuk pintu rumahku dengan kasar, bertanya apakah aku sedang tidur. Aku menjadi takut (dengan ketukan keras di pintu) dan segera menemuinya. Ia mengatakan bahwa sebuah kejadian besar tengah terjadi. Aku bertanya padanya: Apakah itu? Apakah Ghassam sudah datang? Ia menjawab bahwa ini adalah hal yang lebih serius dan buruk dari itu, dan menambahkan bahwa Rasul Allah telah menceraikan semua isteri-isterinya.

    Aku berkata, Hafsa adalah seorang pembuat masalah! Aku pikir masalah seperti ini akan terjadi.’ Maka aku mengenakan pakaianku dan menawarkan untuk memimpin sembahyang subuh bersama Nabi. Kemudian Nabi memasuki sebuah ruang di sebelah atas dan tinggal di sana sendirian. Aku pergi kepada Hafsa dan menjumpainya tengah menangis. Aku bertanya padanya,’Mengapa engkau menangis? Bukankah aku sudah memperingatkanmu? Benarkah Rasul Allah sudah menceraikan kalian semua?’ Ia menjawab,’Aku tidak tahu. Ia ada di sana, di ruangan atas.’ Kemudian aku pergi keluar menuju mimbar dan menemui satu kelompok orang di sekitar mimbar itu dan beberapa dari mereka tengah menangis. 

    Kemudian aku duduk dengan mereka untuk beberapa waktu lamanya, tetapi merasa tidak tahan dengan situasi yang terjadi pada waktu itu. Karena itu aku naik ke ruangan atas dimana Nabi tengah berada, dan memohon pada seorang budaknya yang berkulit hitam:”Maukah engkau memberikan ijin (Rasul Allah) kepada Umar (untuk masuk)? Budak itu pun masuk, berbicara dengan Nabi mengenai hal itu dan keluar dengan berkata,’Aku telah memberitahukan bahwa kalian ingin menemuinya, tetapi dia tidak menjawab.’ Karena itu aku pergi dan duduk bersama dengan orang-orang yang tengah duduk di sekitar mimbar, tetapi aku tidak tahan menanggung situasinya, karena itu aku pergi kepada budak itu kembali dan berkata:”Bisakah engkau memberikan ijin bagi Umar?

    Ia masuk ke dalam dan membawa jawaban yang sama seperti sebelumnya. Ketika aku akan pulang, budak itu memanggilku sambil berkata,”Rasul Allah telah memberikan ijin kepadamu.” Maka aku pun masuk menemui Nabi dan melihat dia sedang berbaring di atas tikar tanpa alas, dan ada tanda bekas tubuh Nabi di atas tikar itu, dan ia berbaring pada sebuah bantal kulit yang diisi dengan daun palem. Aku mengucapkan salam padanya dan sementara masih berdiri, aku berkata:”Apakah engkau telah menceraikan isteri-isterimu?’ Ia menatapku dengan tajam dan menjawab dengan nada negatif. Sementara masih berdiri, sambil mengobrol aku berkata: ”Bisakah engkau mengindahkan apa yang aku katakan, ‘Oh Rasul Allah! Kami, orang-orang Quraish, biasanya tangan kami berada lebih tinggi dari para wanita (isteri-isteri) kami, dan ketika kami menjumpai orang-orang yang tangan para wanita mereka lebih tinggi daripada mereka…”

    ‘Umar memberitahukan seluruh kisah (mengenai isteri-isterinya). “Tentang hal itu Nabi tersenyum.” ‘Umar lebih jauh lagi mengatakan,”Kemudian aku berkata,”Aku pergi menemui Hafsa dan berkata kepadanya: Janganlah tergoda untuk meniru teman-temanmu (‘Aisyah), sebab ia itu lebih cantik daripada engkau dan lebih disayangi oleh Nabi.’

    Nabi kembali tersenyum. Ketika aku melihatnya tersenyum, aku duduk dan melemparkan pandangan sekilas ke sekeliling ruangan itu, dan demi Allah, aku tidak dapat melihat satupun yang penting kecuali tiga hal yang tersembunyi. Aku berkata (kepada Rasul Allah) “Berdoalah agar Allah membuat para pengikutmu menjadi makmur, sebab orang Persia dan orang Bizantium telah membuat penduduknya menjadi makmur, serta memberikan barang-barang yang mewah, meskipun mereka tidak menyembah Allah?’

    Nabi kemudian menyandarkan tubuhnya (dan ketika mendengar apa yang kukatakan, ia duduk dengan tegak) dan berkata,’O Ibn Al-Khattab! Apakah engkau mempunyai keraguan bahwa Hidup sesudah mati adalah lebih baik daripada dunia ini)? Orang-orang itu hanya menerima upah atas perbuatan baik mereka di dunia ini saja.’ Aku bertanya kepada Nabi. ‘Mintalah pengampunan Allah untukku. Nabi tidak mengunjungi isteri-isterinya karena rahasia yang dibukakan Hafsa kepada Aisyah, dan ia berkata bahwa ia tidak akan menemui isteri-isterinya selama satu bulan sebab ia marah pada mereka – ketika Allah menegur dia (atas sumpahnya bahwa ia tidak akan kembali mendekati Mariyah).

    Ketika dua puluh sembilan hari telah berlalu, pertama-tama Nabi pergi menemui Aisyah. Ia berkata padanya (pada Rasul Allah), ’Engkau sudah bersumpah bahwa engkau tidak akan datang menemui kami selama satu bulan, dan hari ini baru hari yang keduapuluh sembilan, karena setiap hari aku menghitungnya.’ Nabi berkata,’Bulan ini juga terdiri dari dua puluh sembilan hari.’ Aisyah berkata,’Ketika Pilihan Wahyu Ilahi disingkapkan, Nabi memulainya denganku, dengan mengatakan padaku,’Aku memberitahukanmu sesuatu, tetapi engkau tidak perlu terburu-buru memberikan jawaban hingga engkau berkonsultasi dengan orang tuamu.” Aisyah tahu bahwa orang tuanya tidak akan menasehatinya untuk berpisah dengan Nabi. Nabi mengatakan bahwa Allah telah berfirman:

    ‘Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu: “Jika kamu sekalian mengingini kehidupan dunia dan perhiasannya, maka marilah supaya kuberikan kepadamu mut’ah dan aku ceraikan kamu dengan cara yang baik. Dan jika kamu sekalian menghendaki (keredhaan) Allah dan Rasul-Nya serta (kesenangan) di negeri akhirat, maka sesungguhnya Allah menyediakan bagi siapa yang berbuat baik diantaramu pahala yang besar.’ (33:28,29). Aisyah bertanya padanya,’Apakah aku perlu mengkonsultasikan hal ini pada orang tuaku? Sesungguhnya aku lebih menyukai Allah, RasulNya, dan Rumah di negeri akhirat.’ Setelah itu, Nabi memberikan pilihan pada isteri-isterinya yang lain, dan mereka pun memberikan jawaban yang sama ‘sebagaimana yang dilakukan oleh Aisyah.”

    Hadis ini dilaporkan juga dalam Muslim 9.3511, dan Bukhari 3.43.648,7.62.119
  • Didit Button Man Eva Yusfika
    Ini sesuatu yang signifikan sebab berisi dua poin sejarah penting. Pertama, ia menyingkapkan, berdasarkan pengakuan Umar sendiri bahwa, “tangan para wanita Ansari ada di atas tangan para pria mereka”. Bahkan jika kita menganggap hal itu sebagai sesuatu yang dibesar-besarkan, adalah jelas bahwa wanita di Medina mempunyai lebih banyak hak dan otoritas dibandingkan dengan sesama wanita dari suku Quraish. Mekah, rumah dari suku Quraish, darimana Umar dan Muhammad berasal, adalah sebuah pusat keagamaan.

    Orang yang tinggal di kota-kota keagamaan biasanya lebih fanatik dibandingkan dengan mereka yang tinggal di kota-kota lainnya. Agama selalu memainkan peran untuk menundukkan kaum wanita dan mengambil hak-hak kemanusiaan mereka. Sebab itu, merupakan hal yang natural bahwa para wanita Mekah bersikap lebih tunduk dibandingkan dengan wanita yang hidup di tempat lain di Arabia, dan khususnya di Medina, yang pada waktu itu merupakan sebuah kota yang lebih kosmopolitan dan mempunyai penduduk dari bangsa-bangsa yang lebih maju peradabannya seperti Yahudi dan Kristen. Isteri-isteri Umar dan Muhammad lebih menyukai atmosfer emansipasi ini dan ingin menerapkan kebebasan relatif mereka. Tetapi hal ini tidak sesuai dengan keinginan kedua pria tak bermoral dari Mekah, yang bernama Umar dan Muhammad. Karena itu, hadis ini memperlihatkan bagaimana mereka dikejutkan oleh kebebasan yang baru ditemukan oleh isteri-isteri mereka. Hadis ini adalah hadis yang penting, sebab ini membuktikan bahwa para wanita sebelum Islam, memiliki lebih banyak kebebasan. Tetapi kemudian, kebebasan itu diambil dari mereka oleh Muhammad dan para penggantinya yang bejat. Juga menjadi jelas bahwa status yang menyedihkan dari para wanita dalam Islam, sesungguhnya bukanlah karena sebuah keputusan ilahi, namun pada tingkatan yang lebih luas, merupakan refleksi bagaimana para wanita diperlakukan di Mekah 1400 tahun yang lalu.

    Fakta bahwa ada begitu banyak penekanan dalam Quran dan hadis mengenai betapa pentingnya para wanita untuk taat kepada suami-suami mereka, sesungguhnya menjadi sebuah indikasi dari keinginan Muhammad sendiri untuk mengontrol isteri-isterinya yang masih muda dan suka memberontak.

    Hadis ini juga menyingkapkan skandal seksual nabi yang lain.

    Suatu hari Muhammad pergi ke rumah Hafsa isterinya, anak perempuan Umar, dan menjumpai pembantunya yang menarik yaitu Mariyah. Muhammad memikirkan bagaimana ia bisa membuat Hafsa pergi dari rumahnya, sehingga ia bisa berduaan saja dengan Mariyah. Ia berbohong dengan mengatakan pada Hafsa bahwa ayahnya, Umar, memanggilnya. Ketika Hafsa pergi, Muhammad membawa Mariyah ke tempat tidur dan berhubungan seks dengannya. Bagi Mariyah, menolak keinginan Muhammad adalah hal yang tak terpikirkan. Ia adalah seorang budak perempuan yang jauh dari keluarganya, sementara Muhammad sendiri adalah hukum di kota itu. Jadi secara teknis, Muhammad sebenarnya melakukan perkosaan kepada Mariyah.

    Sementara itu, Hafsa yang menyadari bahwa ayahnya tidak memanggilnya, dan juga yang kepulangannya ke rumah tidak diduga akan secepat itu, memergoki bagaimana suaminya yang sangat termasyur itu tengah berduaan di tempat tidur dengan pembantunya.

    Hafsa menjadi sangat histerikal dan lupa dengan kedudukan nabi yang ia teriaki, sehingga hal itu menjadi sebuah skandal. Nabi meminta Hafsa untuk tenang dan berjanji untuk tidak tidur lagi dengan Mariyah. Ia juga memohon dengan sangat agar Hafsa tidak menceritakan rahasia itu kepada siapa pun.

    Meskipun demikian, Hafsa yang tidak sanggup mengontrol dirinya, memberitahukan kejadian itu kepada temannya Aisyah dan keduapuluh isteri-isteri nabi lainnya, sehingga menyebabkan “Sang Karunia Allah bagi dunia” mengalami beban mental yang berat. Sang “Karunia Allah” memutuskan untuk menghukum semua isteri-isterinya, dan mengumumkan bahwa ia tidak akan tidur lagi dengan salah seorang pun dari mereka selama satu bulan. Ini adalah dua tingkatan penghukuman yang direkomendasikan dalam Quran. Tingkat pertama adalah menegur mereka, dan tingkat ketiga adalah hukuman badan. Q. 4: 34.

    Ketika seorang pria memutuskan untuk menghukum isterinya dengan berpantang melakukan hubungan seks, ia bisa memuaskan dirinya dengan isteri-isterinya yang lain. Tetapi kemarahan Muhammad menyebabkannya mengucapkan sumpah untuk tidak tidur dengan satu pun dari mereka selama satu bulan. Tentu saja hal ini menjadi terlalu berat bagi yang terkasih Sang Utusan Allah (semoga damai turun atas jiwanya yang tak bernoda). Karena itu Allah, dalam karunianya, datang untuk menolong nabinya dan mewahyukan Sura Tahrim (Larangan). Dalam Sura ini, Allah menegur nabinya karena bersikap terlalu keras terhadap dirinya sendiri, dan untuk menolak melakukan apa yang ia sukai, demi untuk menyenangkan hati isteri-isterinya, padahal hal itu sesungguhnya sudah “dihalalkan” untuk ia lakukan.

    1. Hai Nabi, mengapa kamu mengharamkan apa yang Allah halalkan bagimu; kamu mencari kesenangan hati isteri-isterimu? Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang

    2. Sesungguhnya Allah telah mewajibkan kepadamu sekalian membebaskan diri dari sumpahmu dan Allah adalah Pelindungmu dan Dia Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.

    3. Dan ingatlah ketika Nabi membicarakan secara rahasia kepada salah seorang isterinya (Hafsah) suatu peristiwa. Maka tatkala (Hafsah) menceritakan peristiwa itu (kepada Aisyah) dan Allah memberitahukan hal itu (pembicaraan Hafsah dan Aisyah) kepada Muhammad lalu Muhammad memberitahukan sebagian (yang diberitakan Allah kepadanya) dan menyembunyikan sebagian yang lain (kepada Hafsah). Maka tatkala (Muhammad) memberitahukan pembicaraan (antara Hafsah dan Aisyah) lalu (Hafsah) bertanya: “Siapakah yang telah memberitahukan hal ini kepadamu?” Nabi menjawab: “Telah diberitahukan kepadaku oleh Allah yang Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.”

    4. Jika kamu berdua bertaubat kepada Allah, maka sesungguhnya hati kamu berdua telah condong (untuk menerima kebaikan); dan jika kamu berdua bantu-membantu menyusahkan Nabi, maka sesungguhnya Allah adalah Pelindungnya dan (begitu pula) Jibril dan orang-orang mukmin yang baik; dan selain dari itu malaikat-malaikat adalah penolongnya pula.

    5. Jika Nabi menceraikan kamu, boleh jadi Tuhannya akan memberi ganti kepadanya dengan isteri yang lebih baik daripada kamu, yang patuh, yang beriman, yang taat, yang bertaubat, yang mengerjakan ibadat, yang berpuasa, yang janda dan yang perawan. (Q. 66:1-5)

    Meskipun Muhammad sudah menyampaikan sumpahnya itu kepada Hafsa, yaitu untuk tidak lagi tidur dengan pembantunya, tetapi ia tidak sanggup menahan godaan. Ia sudah mengecap manisnya buah terlarang dan karena itu ia harus menghabiskannya. Ini menjadi hal yang mendesak, karena ia pun juga telah mengucapkan sumpah lainnya, yaitu untuk tidak tidur dengan semua isteri-isterinya yang lain. Bagaimana mungkin “Ciptaan Terbaik” tidak berhubungan seks selama satu bulan penuh?

    Ini merupakan situasi yang sulit dan, karena itu, tak seorang pun bisa menolongnya kecuali Allah sendiri. Yang jelas, tak ada yang mustahil, jika Allah ada di dalam saku celanamu sendiri. Serahkan segala sesuatu di tangan sahabatmu yang “maha kuasa”, dan biarkan ia yang mengurusnya.
  • Didit Button Man Eva Yusfika 3 komen terakhirku cukup menjelaskan ttg sex dgn budak?
    dmn muhammad ketauan selingkuh dgn mariya koptik oleh istirnya, lalu bersumpah haram utk mnyentuhnya lg?

    tp ketika dijadiin pergunjingan oleh 2 org istri, sumpah tsb dicabut oelh allah?

    sehingga budak mariya mjdi halal
  • Didit Button Man Eva Yusfika
    jadi kalo suami kamu ingin bercumbu dgn si inem, kamu jgn melarang yah? 

kalo anda hnya bisa membeo, percuma

saya sudah berusaha mengambil sumber2 islam koq

silahkan lakukan studi sendiri lah.. kalo berani

toh kalo saya ngomong tnp dalil dianggap fitnah, copas sumber islam dianggap asal copas..

silahakn beli kita tarikh dan tafsir at-tabari, karya beliau bagus dijadikan dasar mmahami konteks, dari quran dan hadist..

sahih tdk sahih, saya sudah bilang agar kalian teliti sndiri dari 6 hadis sahih, dan at tabari sbg parameter sejarah


MUHAMMAD (ISLAM) MENGAJARAKAN PEDOFILIA.
----------------------------------------------------------
Pedofilia (dari bahasa Yunani: paidophilia (παιδοφιλια)—pais (παις, "anak-anak") dan philia (φιλια, "cinta") adalah penyimpangan kepribadian seseorang yang memiliki ketertarikan atau hasrat seksual terhadap anak-anak yang belum memasuki masa remaja. Istilah ini seringkali ditujukan kepada orang-orang dewasa yang memiliki kondisi ini. Kadang istilah ini juga digunakan untuk merujuk kepada pelaku pelanggaran seksual terhadap anak-anak. Orang-orang yang mempunyai kondisi ini disebut pedofil (bahasa Inggris: pedophile).
------------------------------------------
disini akan posting BUKTI2 yg meyakinkan saya bahwa muhammad islam adalah seorang pemimpin yg mengida kelainan sexual, muhammad adalah seorang PEDOFIL.

BUKTI ajaran islam...
1. Sahih Bukhari Volume 7, Buku 62, Nomer 64
Dikisahkan oleh 'Aisha:
Bahwa sang Nabi menikahinya ketika ia berusia enam tahun dan sang Nabi menyetubuhinya ketika dia berusia sembilan tahun, dan dia terus bersama sang Nabi selama sembilan tahun (sampai Nabi mati).

2. Sahih Bukhari Volume 7, Book 62, Number 65
Dikisahkan oleh 'Aisha:
Bahwa sang Nabi menikahinya ketika ia berusia enam tahun dan sang Nabi menyetubuhinya ketika dia berusia sembilan tahun. Hisham berkata: “Aku telah diberitahu bahwa ‘Aisha tinggal bersama sang Nabi selama sembilan tahun (sampai Nabi mati).” Apa yang kau ketahui tentang Qur’an (di luar kepala).
----------------------------------------
apakah ada bukti dari hadist lain yg menguatkan hadist di atas?
jawab: ada, di bawah ini contohnya:

1. Sahih Bukhari Volume 7, Buku 62, Nomer 88
Dikisahkan oleh 'Ursa:
Sang Nabi menulis (kontrak kawin) dengan ‘Aisha ketika dia berusia enam tahun dan menyetubuhinya ketika dia berusia sembilan tahun dan dia tinggal bersama sang Nabi selama sembilan tahun (sampai Nabi mati).

2. Sahih Bukhari 5.236.
Dikisahkan oleh ayah Hisham:
Khadija meninggal dunia tiga tahun sebelum sang Nabi berangkat ke Medina. Dia diam di sana selama dua tahun atau lebih dan lalu dia menikahi ‘Aisha ketika dia berusia enam tahun, dan dia (Nabi) menyetubuhinya ketika dia berusia sembilan tahun.

di atas adalah bukti dari hadist bukhari, apa ada dari hadist yg lain (yg sahih juga)?
jawab: ada juga koq.

1. Sahih Muslim:
Aishah ( r.a.) reported that the Prophet (saw) married her when she
was seven years old, and she was taken to his house as a bride when she was nine, and her dolls were with her; and when he died she was
eighteen years old. [shahih Muslim]

2. Sunan Abu-Dawud
Book 41, Number 4915, also Number 4916 and Number 4917
Dinyatakan Aisha, Ummul Mu'minin:
Sang Rasul Allah menikahiku ketika aku berusia tujuh atau enam tahun. Ketika kami tiba di Medina, beberapa wanita datang, menurut versi Bishr:Umm Ruman datang padaku ketika saya sedang bermain ayunan. Mereka memandangku, mempersiapkanku, dan mendandaniku. Kemudian aku dibawa ke Rasul Allah, dan ia hidup bersamaku sebagai suami istri ketika aku berusia sembilan tahun.

3. Sunan An-Nasaaee
Abu Salama Bin Abdulrahman narrated from Aishah that the Messenger
of Allah married her when she was six years old and lived with her when she was nine years old.
"Aishah said, “The Messenger of Allah married me at nine years (of age)
and I lived with him for nine years.

==========================

INI DAFTAR BUKU BAGUS YANG SEBAENYE LO BELI N BACA. HA...7X
1. CHRIST, MUHAMMAD AND I by Mohammad Al Ghazoli 
  by Mark A. Gabriel
by Craig Winn 
4. LEFT BEHIND by Jerry B. Jenkins 
5. LEFT BEHIND by Tim F. LaHaye 
6. ISLAMIC INVASION by Robert A. Morey 
8. Antichrist: Islam's Awaited Messiah by Joel Richardson 
11. Islam: In Light of History By Rafat Amari
14. The Torn Veil by Gulshan Esther 
15. Why I Am Not a Muslim by Ibn Warraq 
16. Why I Am Not A Moslem by Dr. Peter S. Ruckman 
20. Islam And The Jews: The unfinished battle by Mark A. Gabriel 
22. Slavery, Terrorism and Islam by Peter Hammond 
24. Islam Exposed by Floyd McElveen 
27. The Destiny of Islam in the End Times by Faisal Malick 
28. 10 Amazing Muslims Touched by God by Faisal Malick 
32. The Hidden Life of The Prophet Muhammad by Dr. A. A. Ahmed 
34. Islam in the End Times by Ellis H. Skolfield
35. Muhammad is The Antichrist by Cole Steele 
36. Islam - The Dark Night Of Humanity by G. P. Geoghegan 
38. What the Koran Really Says by ibn warraq
    43. Iran: Desperate for God by The Voice of the Martyrs 


LO CUKUP BACA BEBERAPA AJE DARE REKOMENDASI BUKU DI ATAS. MAKA LO AKAN KAGET NGELIAT BETAPA JAHATNYE ESLAM. HA...7X

YAH JELAS JAHAT LAH KARNA ALLAH SWT ADALAH IBLIS N MAMAD ADALAH ANTIKRIS. HA...7X

SEBENERNYE SIH, ALLAH SWT PIKTIP ALIAS BERHALA DEWA BULAN ARAB N DI ISRAEL NAMANYE BAAL. HA...7X

N JIBRIL ADALAH IBLIS YANG MENYAMAR SBAGE MALAIKAT TERANG.

2 KORINTUS 11:14-15

14 Hal itu tidak usah mengherankan, sebab Iblis pun menyamar sebagai malaikat Terang. 

15 Jadi bukanlah suatu hal yang ganjil, jika pelayan-pelayannya menyamar sebagai pelayan-pelayan kebenaran. Kesudahan mereka akan setimpal dengan perbuatan mereka. 


FATHER - GOD

Yesus.
 1. Jesus Christ: The Real Story by United Church of God 
6. Jesus Humanity and the Trinity by Kathryn Tanner
9. Jesus Christ, Disciplemaker by Bill Hull 
11. Life of Christ by Fulton J. Sheen 
16. The Cross of Christ by John Stott 
17. Jesus for the Non-Religious by John Shelby Spong


Trinity.
3. Trinity by Joseph F. Girzone
8. The Trinity (Guides to Theology) by Roger E. Olson
9. The Biblical Doctrine of the Trinity by B.B. Warfield 


Holy Spirit.
1. Good Morning, Holy Spirit by Benny Hinn 
3. Baptism in the Holy Spirit by Derek Prince 
4. Experiencing The Holy Spirit by MURRAY ANDREW 
7. 7 Things The Holy Spirit Will Do In You by Pastor Chris Oyakhilome PhD 




others.
1. The Purpose Driven Life by Rick Warren 
3. The World On Fire by Rick Joyner 
5. The Final Quest by Rick Joyner 
7. Epic Battles of the Last Days by Rick Joyner 
8. The Prophetic Ministry by Rick Joyner 
9. The Harvest by Rick Joyner 
11. He Came To Set The Captives Free by Rebecca Brown 
12. Becoming A Vessel Of Honor by BROWN REBECCA 
13. Prepare For War by BROWN REBECCA 
14. The Gifts of the Body by Rebecca Brown 
15. Unbroken Curses by Rebecca Brown 
16. Church of Lies by Flora Jessop 
19. When God's Purpose Becomes Personal by Matthew Omaye Ajiake 
Buy new: $14.39 / Used from: $7.95
22. Blessing or Curse: You Can Choose by Derek Prince 
23. Secrets of a Prayer Warrior by Derek Prince 
24. Does Your Tongue Need Healing? by Derek Prince 
27. Entering The Presence Of God by Derek Prince 
33. Snakes in the Lobby by Scott MacLeod 
34. Why I Am A Christian by John Stott
36. Demons in the Church by Ellis H. Skolfield


41. The Bible Code by MichaelDrosnin 
42. Bible Code II: The Countdown by Michael Drosnin 
43. Bible Code III: Saving the World by Michael Drosnin 
45. Bible Code Bombshell by R. Edwin Sherman 





KALO MO NGELIAT YANG LEBIH BANYAK MAKA KLIK DI SINI :


---------------------------------


My blogs are now at the click of a variety of countries including Indonesia, the United States, Britain, Germany, France, Russia, Canada, India, Japan, Saudi Arabia, United Arab Emirates, Syria, Egypt, Australia, New Zealand, Malaysia, Brunei Darussalam, Hongkong, Singapore, China, Taiwan, Argentina, Colombia, Serbia, Morocco, Algeria, Brazil, Moldova, Macedonia, Netherlands, Spain, South Korea, Timor Leste, Norway, Belgium, Romania, Vietnam, Bulgaria, Albania, Azerbaijan, Mexico, Venezuela, Swedish, Irish, Turkey, Italy, Cile, Austria, and others.

Here's a list of my blogs:



so help me with prayer and purchase books written by me.

Here's a list of my books: 


English Version :


BELI BUKU GUE NYOK. ha...7x
Biar gue bisa full time menyebarkan injil.
BIAR NAMA YESUS DITINGGIKAN DAN DIMULIAKAN DI SELURUH BUMI. HA...7X

Filipi 2:5-11
5 Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus,
yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan, 
7 melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia.
8 Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.
9 Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama, 
10 supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi, 
11 dan segala lidah mengaku: ''Yesus Kristus adalah Tuhan,'' bagi kemuliaan Allah, Bapa! 

TRANSFER UANG PEMBELIAN BUKU/HAK LISENSI KE :

Richard Nata
Bank Central Asia, Tbk, Indonesia
002-157-6394

SETELAH ITU KIRIM EMAIL DISERTAI BUKTI TRANSFER KE  
guerich007@gmail.com

ATAU SMS KE 62-8889910822 ( SMS ONLY, NO PHONE CALL ).

Jangan lupa, beritahukan buku apa yang anda beli dari kami.

LORD JESUS BLESS YOU


AMEN