Sunday, July 31, 2016

Orang Muslim, Harus Merobek Beberapa Halaman Quran - karena itu ayat-ayat setan. ha...7x

"Kita, Sebagai Orang Muslim, Harus Merobek Beberapa Halaman Quran"

Brava! Nah, mengapa suara-suara seperti ini begitu jarang terdengar di kalangan orang Muslim di Barat?
"Selesaikanlah urusan membakar Quran ini,"
 Oleh Asra Q. Nomani
di Daily Beast, 8 September  2010.
Sehubungan dengan rencana membakar Quran akhir minggu ini, saya berseru kepada orang Muslim: Mari kita sudahi penghinaan simbolis ini dan berurusan dengan hal-hal yang sangat jelas berkenaan dengan penafsiran-penafsiran literal Quran yang digunakan untuk memberlakukan kekerasan dalam rumah-tangga, terorisme, militansi, bom bunuh diri atas nama Islam.
Jendral David Petraeus turut angkat bicara, ia mengatakan bahwa rencana membakar Quran oleh jemaat gereja Pdt. Terry Jones di Florida akan membahayakan para tentara Amerika yang bertempur di Afghanistan.
Tetapi saya yakin ada sesuatu yang jauh lebih membahayakan orang-orang Amerika dan para tentara Amerika: beberapa bagian dalam Quran—yang jika kita baca secara harafiah—membuat jurang pemisah antara orang-orang Muslim dengan orang Amerika dan Barat. Kita, sebagai orang Muslim, harus merobek beberapa halaman Quran.
Saya yakin bahwa Quran dibakar karena kita, sebagai orang Muslim, tidak bersikap tulus dan intelektual terhadap isu-isu serius yang dimunculkan oleh beberapa bagian Quran, terutama di Barat. Ini mencakup ayat-ayat – yang jika dibaca secara literal – yang mengatakan bahwa istri-istri yang tidak taat boleh dipukuli “dengan begitu gampangnya”, bahwa orang Muslim tidak boleh bersahabat dengan orang Yahudi dan Kristen, dan bahwa tidak apa-apa membunuh orang yang meninggalkan Islam.
Itulah isi Sura 4:34, yang sebenarnya tidak mengatakan “dengan begitu gampangnya”; Sura 5:51 dan 4:89.
Kita, sebagai orang Muslim, harus merobek beberapa halaman Quran – secara simbolis, setidaknya dengan menolak penerapan literal dari beberapa ayat bermasalah...
[diposting oleh Robert pada 8 September 2010].
CATATAN: Asra Q Nomani (lahir 1965) adalah seorang jurnalis keturunan Indian-American seorang pengarang dan feminis, yang dikenal sebagai seorang aktivis yang terlibat dalam  Muslim reform dan gerakan Islamic feminist. Ia mengajar jurnalisme di  Georgetown University dan adalah Direktur 2 dari  Pearl Project,[1][2]
Ia adalah penulis dari 2 buku yaitu, Standing Alone in Mecca: An American Woman's Struggle for the Soul of Islam dan Tantrika: Traveling the Road of Divine Love. Ia juga menulis banyak artikel termasuk "Islamic Bill of Rights for Women in the Bedroom", juga "Islamic Bill of Rights for Women in the Mosque", dan "99 Precepts for Opening Hearts, Minds and Doors in the Muslim World".
Artikel ini mendapat banyak tanggapan, diantaranya dari Filip Markov:
Berikut ini adalah daftar singkat ayat-ayat kejam dalam Quran:
"Bunuhlah orang kafir dimanapun kamu menjumpai mereka” Sura 2:191
“Perangilah orang kafir yang tinggal di dekatmu.” Sura 9:123
“Jika ada kesempatan, bunuhlah orang kafir dimanapun kamu menangkap mereka” Sura 9:5
“Agama lain selain Islam tidak dapat diterima.” Sura 3:85
“Orang Yahudi dan orang Kristen adalah orang sesat; perangilah mereka” Sura 9:30
“Bunuh dan salibkan orang-orang kafir jika mereka mengkritik Islam” Sura 5:33
“Hukumlah orang-orang kafir dengan pakaian berapi, kait-kait besi panas, air mendidih; lelehkan kulit dan perut mereka.” Sura 22:19
“Orang-orang kafir itu bodoh; desaklah orang Muslim untuk memerangi mereka” Sura 8:65
“Orang Muslim tidak boleh berteman dengan orang kafir” Sura 3:28
“Teror dan penggallah orang-orang yang percaya kepada kitab-kitab lain selain Quran” Sura 8:12
“Orang Muslim menggunakan semua senjata untuk meneror orang kafir” Sura 8:60
 
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...