Sunday, July 31, 2016

cuma ideot yang bilang poligami bisa membahagiakan manusia. ha...7x

Survey Membuktikan: Isteri-Isteri dan Anak-Anak Dalam keluarga Poligami Tidak Bahagia


KUALA LUMPUR, Malaysia – Anak-anak dan isteri pertama dalam keluarga poligami yang ada di Malaysia, sangat menentang praktek itu karena para pria tampaknya tidak sanggup menyediakan uang dan waktu yang cukup bagi mereka, demikian laporan studi terbesar di negara tersebut, mengenai efek-efek poligami.
Kendati diperbolehkan dalam Islam, poligami merupakan salah satu isu panas bagi orang-orang Muslim di Malaysia, yang merupakan 2/3 dari total 28 juta penduduk Malaysia. Pernyataan ini diberikan oleh sekitar 1600 anggota keluarga poligami kepada para periset universitas, membenarkan klaim yang dibuat oleh para aktifis hak-hak kaum wanita, yang sudah sejak lama mengatakan bahwa praktek poligami merusak kesejahteraan para isteri dan anak-anak.
“Kami tidak menentang poligami, tetapi kami meyakini bahwa monogami lebih baik dan lebih disukai oleh para isteri dan anak-anak,” demikian dikatakan oleh Adibah Jodi, salah seorang perwakilan Sisters in Islam, sebuah kelompok advokasi kaum wanita Malaysia, hari Kamis lalu.
Belum ada statistik resmi jumlah pernikahan poligami di Malaysia, tetapi para aktifis memperkirakan jumlahnya sekitar 5 persen dari semua pernikahan baru setiap tahun, termasuk yang tidak dicatatkan secara legal.
Sisters in Islam bekerja sama dengan para periset dari universitas-universitas Malaysia dalam melakukan wawancara tatap muka dengan keluarga-keluarga poligamis, sejak Agustus 2008 hingga April 2010. Sekurangnya 90 persen dari 523 anak yang diwawancarai bertekad bahwa mereka tidak akan berpoligami ketika mereka sudah dewasa nanti, demikian hasil survey tersebut. Hampir 70 persen dari 259 wanita yang suami mereka mengambil isteri kedua, tidak akan merekomendasikan poligami dan mengatakan bahwa suami-suami mereka sekarang tidak sanggup memenuhi kebutuhan-kebutuhan mereka secara adil.
Banyak dari isteri-isteri itu yang merasa dikhianati, saat suami mereka menikahi wanita lain – 65 persen dari mereka yang diwawancarai mengatakan bahwa suami mereka menikah lagi tanpa berkonsultasi dan meminta persetujuan dari mereka. Mereka juga melaporkan bagaimana mereka merasa malu dan kemudian mengisolasi diri dari teman-teman mereka.
Sisters in Islam menyatakan mendukung survey tersebut setelah menerima keluhan yang semakin banyak dari para wanita yang berkata bahwa mereka sangat menderita hidup dalam pernikahan poligamis.

Dipublikasikan pada tanggal 22 Juli 2010

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...