Saturday, January 28, 2017

TESIS LENGKAP mengapa ISLAM itu JAHAT ° ISLAM menyembah IBLIS °


TESIS LENGKAP mengapa ISLAM itu JAHAT
° ISLAM menyembah IBLIS °


Huruf Arab, sebagaimana huruf-huruf dari peradaban kuno lain di dunia, seperti huruf Kanji dari China misalnya, adalah berasal dari gambar-gambar yg disederhanakan.
Pada mulanya orang Cina zaman dahulu menggambar benda-benda yang ada di sekitar mereka. Gambar-gambar tersebut kemudian dibuat sesederhana mungkin dan digambar dalam bentuk kotak-kotak untuk memudahkan mereka dalam menulisnya. Maka muncul kanji 山 (Yama, gunung), 川 (kawa, sungai), 田 (ta, sawah), 人 (hito, manusia), dan lain-lain.
Huruf paku dari babilonia, hieroglif dari Mesir, dst... juga semula berawal dari gambar-gambar. Manusia mencoba berkomunikasi dengan manusia lainnya lewat gambar-gambar itu, yg dalam perkembangannya kemudian berubah menjadi huruf/kata.
Demikian juga dengan huruf Arab, yg tergolong berasal dari peradaban kuno semenanjung Arab yg dihuni oleh anak-anak keturunan Ismail yg menyembah Jin, dewa bulan, baal, dan sejenisnya. Dan dengan mempelajari bentuk kata "ALLAH" dalam huruf Arab, yg sebenarnya merupakan bentuk sederhana dari gambar seekor naga yg dimahkotai dan diberi tongkat kerajaan, kita semakin yakin bahwa bangsa Arab memang bangsa yg telah dikhususkan bagi Iblis.
Salah satu bukti hubungan antara Ka’bah dengan agama Jin tampak pada pemujaan ular di Ka’bah. 
Tabari, sejarawan Islam terkenal, menulis tentang jaman pra-Islam, dan dia memberitahu tentang adanya ular yang hidup di sumur di tengah bangunan Ka’bah. Masyarakat Mekah terbiasa melemparkan persembahan² mereka ke dalam sumur itu. [Tarikh al-Tabari, I, hal. 525]
Tampaknya persembahan² diberikan pada sang ular. Sejarawan Arab yang menulis tentang Mekah jaman pra-Islam menerangkan bahwa istilah “Allaha,” dari mana nama Allah berasal, juga berarti “ular besar.” [Taj Al Aruss, 9, hal. 410]
Orang² Arab menyembah ular, menganggap binatang itu sebagai jin/setan ular. Salah satu gelar setan di Mekah adalah “Azab,” yang dianggap berbentuk ular. [Taj Al Aruss, I, hal. 147, 284]
Sejarawan mengatakan bahwa Jin adalah ular putih, [Taj Al Aruss, 9, hal. 165] yang mereka yakini bisa mendengar dan membedakan berbagai macam bahasa. Para penyair seperti al-Nabighah, Umayya bin Abi al-Salt, Adi bin Zayd dan lainnya yang dikenal sering berhubungan dengan para Jin, mendukung kepercayaan ini. [Al-Jaheth, Al Haiwan, 4, 203; dikutip oleh Jawad Ali,vi, 726]

Ditinjau dari latar belakangnya, Ismail adalah "anak sisipan setan" yg dititipkan menjadi bagian dari keturunan Abraham, agar supaya juga turut mendapatkan BERKAT dari Tuhan. Karena jauh sebelumnya, sebelum Abraham berzina dengan Hagar, Tuhan sudah berjanji akan memberkati keturunan Abraham menjadi BANGSA YG BESAR, yg jumlahnya sangat banyak dan memenuhi bumi. 
Waktu itu istri Abraham yg sah, yaitu Sara sudah tua dan masih belum juga melahirkan anak bagi Abraham. Rupanya kesempatan itu digunakan oleh Iblis untuk menyisipkan "seorang anak lain" di luar janji Tuhan, yaitu dengan membisiki Sara agar Abraham melakukan persetubuhan dengan budaknya, yaitu Hagar sehingga lahirlah Ismail.. 
Perbuatan Sara ini menghina dan mengkhianati JANJI TUHAN yg sebelumnya telah berjanji akan memberinya keturunan, Karena dosanya itu, maka Sara mengalami siksaan batin sebagai akibat dari ulahnya sendiri. Hagar memandang rendah Sara dan menyombongkan diri di hadapan Abraham.
Hukuman Tuhan kepada Sara dan Abraham tidak sampai di situ. Anak haram itu sebenarnya sudah ditetapkan sebagai kepunyaan Iblis, yg juga turut mendapatkan BERKAT TUHAN berupa "KETURUNAN YG SEBANYAK PASIR DI TEPI LAUT", untuk menyaingi Ishak sang anak perjanjian yg telah ditetapkan sebagai KEPUNYAAN TUHAN untuk selama-lamanya.
Kalau keturunan Ishak diberkati akan sebanyak BINTANG-BINTANG DI LANGIT, maka keturunan Ismail diberkati sebanyak PASIR di TEPI LAUT.
Bintang dan pasir di laut, jauh lebih banyak pasir di laut. Namun bintang itu mulia, sedangkan pasir itu hina, kotor dan diinjak-injak orang.
Sekarang mari kita buktikan dari Taurat, apa benar ANAK YG TUHAN JANJIKAN akan sebanyak BINTANG DI LANGIT itu adalah Ishak, anak dari istri Abraham yg sah?
Kita baca apa yang Tuhan katakan kepada Abraham, sebelum Iblis menyisipkan Ismail sebagai anak Abraham:
Kejadian 15:5 Lalu TUHAN membawa Abram ke luar serta berfirman: "Coba lihat ke langit, hitunglah bintang-bintang, jika engkau dapat menghitungnya." Maka firman-Nya kepadanya: "Demikianlah banyaknya nanti keturunanmu."

Waktu itu, Abraham hanya punya 1 orang istri, yaitu SARA. Kalau Tuhan menjanjikan keturunan kepada Abraham, maka anak dari siapakah yang Tuhan maksudkan, jika bukan dari istrinya yg sah? Apakah karena Sara mandul, lantas Tuhan memerintahkan Abraham untuk menggauli perempuan lain? TIDAK. Tuhan tidak pernah menghendaki Abraham mengkhianati kesetiaan Sara, sekalipun Sara sudah tua dan mandul.

Jadi ketika itu hanya ada Abraham dan Sara, tidak ada wanita lain dalam rumah tangga mereka. Tuhan mengatakan, "Kau akan memiliki keturunan sebanyak BINTANG di langit." Tuhan tidak mengatakan kau akan memiliki keturunan sebanyak bintang di langit dan pasir di laut. Tambahan "sebanyak pasir di laut" baru Tuhan ucapkan setelah Ismail sang anak titipan setan ini ada dalam lingkungan keluarga Abraham.

Ketika Ismail telah ada dalam lingkungan keluarga Abraham, barulah Tuhan berfirman:
Kejadian 22:17 maka Aku akan memberkati engkau berlimpah-limpah dan membuat keturunanmu sangat banyak seperti bintang di langit dan seperti pasir di tepi laut, dan keturunanmu itu akan menduduki kota-kota musuhnya.
Jelas, bukan? 
Keturunan Ismail (=bangsa Arab) sejak awal memang sudah ditetapkan hanya sebagai PASIR, bukan BINTANG.
Mari kita baca lagi ayat berikut ini, untuk semakin meyakinkan, bahwa memang kepada keturunan ISHAK-lah Tuhan memberkatinya sebagai sebanyak BINTANG di langit:
Kejadian 26:4 Aku akan membuat banyak keturunanmu seperti bintang di langit; Aku akan memberikan kepada keturunanmu seluruh negeri ini, dan oleh keturunanmu semua bangsa di bumi akan mendapat berkat,
Ucapan Tuhan di atas diucapkan pasca Ismail dan ibunya diusir oleh Abraham.
Jadi setelah Ismail sudah tidak ada lagi di tengah-tengah keluarga Abraham, dan Tuhan juga secara tegas mengatakan kepada Abraham bahwa yang akan disebut keturunan Abraham adalah Ishak, dan bukan Ismail (Kejadian 21:12), maka Tuhan tak lagi menyebut "PASIR DI LAUT" melainkan hanya menyebut "BINTANG DI LANGIT" saja.

Nabi Musa pun sangat paham hal itu, dan mengulang kembali pernyataan Tuhannya Abraham, dengan menyebut keturunan Ishak (=bangsa Israel) adalah seperti BINTANG di langit:
Keluaran 32:13 Ingatlah kepada Abraham, Ishak dan Israel, hamba-hamba-Mu itu, sebab kepada mereka Engkau telah bersumpah demi diri-Mu sendiri dengan berfirman kepada mereka: Aku akan membuat keturunanmu sebanyak bintang di langit, dan seluruh negeri yang telah Kujanjikan ini akan Kuberikan kepada keturunanmu, supaya dimilikinya untuk selama-lamanya."

Ulangan 1:10 TUHAN, Allahmu, telah membuat kamu banyak dan sesungguhnya, sekarang kamu sudah seperti bintang-bintang di langit banyaknya.

Umat Tuhan tidak pernah diberkati untuk SEBANYAK PASIR, melainkan HANYA SEBANYAK BINTANG.
Jumlah PASIR memang SANGAT BANYAK. Dengan JUMLAH YG SANGAT BANYAK, itu cukup untuk memerangi umat Tuhan di akhir zaman, sebagaimana yg telah dinubuatkan dalam kitab Wahyu:
Wahyu 20: 2 ia menangkap naga, si ular tua itu, yaitu Iblis dan Satan. Dan ia mengikatnya seribu tahun lamanya, 7 Dan setelah masa seribu tahun itu berakhir, Iblis akan dilepaskan dari penjaranya, 8 dan ia akan pergi menyesatkan seluruh bangsa di bumi dan mengumpulkan mereka untuk berperang dan jumlah mereka sama dengan banyaknya pasir di laut. 9 Maka naiklah mereka ke seluruh dataran bumi, lalu mengepung perkemahan tentara orang-orang kudus dan kota yang dikasihi itu. Tetapi dari langit turunlah api menghanguskan mereka, 10 dan Iblis, yang menyesatkan mereka, dilemparkan ke dalam lautan api dan belerang, yaitu tempat binatang dan nabi palsu itu, dan mereka disiksa siang malam sampai selama-lamanya.

Hal itu juga untuk membuktikan bahwa TUHAN YG MAHA KUASA sanggup menghancurkan UMAT IBLIS, sekalipun JUMLAHNYA SANGAT BANYAK dan membuat gentar anak-anak Tuhan di bumi. Hal ini Tuhan kehendaki sebagai UJIAN IMAN.

Sebab jika seandainya Tuhan tidak membuat UMAT KEPUNYAAN IBLIS itu sebanyak pasir di laut, tentu Tuhan kurang adil. Karena bagaimana pun juga, kekuasaan Iblis tidaklah sehebat kekuasaan Tuhan. Maka sebelum Iblis dihukum, Tuhan memberi kesenangan dan kepuasan pada Iblis, yaitu berupa kuasa atas duniawi dan jumlah para penyembahnya yang sangat banyak bagaikan pasir di laut.

Tuhan tidak gila sembah. Tuhan tidak pernah minta dirinya disembah-sembah dan ditungging-tungging seperti apa yang Iblis inginkan. Dalam kitab Taurat sampai kitab PB, tak pernah satu kalipun Tuhan mengatakan: SEMBAHLAH AKU, maka dunia ini akan menjadi milikmu.

Tetapi Iblis berkata: "Kerajaan duniawi dan kemuliaannya adalah milikku. Jika kamu menyembah aku, semuanya itu akan kuberikan padamu." (Matius 4:9, Lukas 4:6-7).
Serupa dengan ucapan Iblis itu, allah dalam Alquran mengatakan: "Sesungguhnya bumi milikku sangat luas, SEMBAHLAH AKU SAJA" (Quran 29:56).

Dan Muhammad rupanya telah sujud menyembah SANG NAGA penguasa duniawi itu, sehingga dalam kesaksiannya dia berkata:
Hadis Sahih Muslim, Book 004, Number 1066: Abu Huraira melaporkan: Rasul Allah berkata aku telah dibantu teror (dalam hati musuhnya); aku telah menerima firman2 yang pendek tapi jelas artinya, dan ketika aku tidur aku diberikan kunci2 harta benda dunia yang diletakkan di tanganku.

Jika Muhammad nabi dari Arab ini tidak menyembah IBLIS, ngapain dia diberi KUNCI-KUNCI HARTA BENDA DUNIAWI? Tidakkah Yesus juga dicobai oleh Iblis supaya sujud menyembahnya agar Yesus mendapat KUNCI-KUNCI HARTA BENDA DUNIAWI, tetapi Yesus menolak? Yesus MENANG, sedangkan Muhammad kalah. Yesus TERPILIH untuk menjadi ANAK TUHAN/BAPA, sedangkan Muhammad TERPILIH untuk menjadi ANAK IBLIS.

Muhammad adalah seorang anti-Mesias (anti-kristus). Mesias Tuhan janjikan untuk membebaskan bangsa Israel, menyelamatkan umat itu dari pembinasaan. Sementara Muhammad datang untuk membinasakan bangsa Israel dan berusaha melenyapkannya dari muka bumi.

Belum cukup bukti sampai di situ. Dalam ayat-ayat Quran kita temukan fakta yg mengerikan, bahwa ALLAH dan IBLIS sebenarnya SATU RUH, satu JIWA, satu PIKIRAN.
Ini adalah beberapa contoh KESAMAAN PIKIRAN antara IBLIS dengan ALLAH ISLAM.
1, SEBAGAI PENYESAT
Kata-kata Iblis:
QS 15:39. Iblis berkata: "Ya Tuhanku, oleh sebab Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat, pasti aku akan menjadikan mereka memandang baik (perbuatan ma'siat) di muka bumi, dan pasti aku (=Iblis) akan menyesatkan mereka semuanya
QS 38:82. Iblis menjawab: "Demi kekuasaan Engkau aku (=Iblis) akan menyesatkan mereka semuanya,
Kata-kata Awloh:
QS 47:1. Orang-orang yang kafir dan menghalangi (manusia) dari jalan Allah, Allah menyesatkan perbuatan-perbuatan mereka
QS 40:74. (yang kamu sembah) selain Allah?" Mereka menjawab: "Mereka telah hilang lenyap dari kami, bahkan kami dahulu tiada pernah menyembah sesuatu." Seperti demikianlah Allah menyesatkan orang-orang kafir.
QS 40:34. Dan sesungguhnya telah datang Yusuf kepadamu dengan membawa keterangan-keterangan, tetapi kamu senantiasa dalam keraguan tentang apa yang dibawanya kepadamu, hingga ketika dia meninggal, kamu berkata: "Allah tidak akan mengirim seorang (rasulpun) sesudahnya. Demikianlah Allah menyesatkan orang-orang yang melampaui batas dan ragu-ragu.

2, MARAH KALAU DIPERSEKUTUKAN
Kata-kata Iblis:
QS 14:22 Dan berkatalah syaitan tatkala perkara (hisab) telah diselesaikan: "Sesungguhnya Allah telah menjanjikan kepadamu janji yang benar, dan akupun telah menjanjikan kepadamu tetapi aku menyalahinya. Sekali-kali tidak ada kekuasaan bagiku terhadapmu, melainkan (sekedar) aku menyeru kamu lalu kamu mematuhi seruanku, oleh sebab itu janganlah kamu mencerca aku akan tetapi cercalah dirimu sendiri. Aku sekali-kali tidak dapat menolongmu dan kamupun sekali-kali tidak dapat menolongku. Sesungguhnya aku (=Syaitan/Iblis) tidak membenarkan perbuatanmu mempersekutukan aku sejak dahulu." Sesungguhnya orang-orang yang zalim itu mendapat siksaan yang pedih.
Kata-kata Awloh:
QS 22:26 Dan (ingatlah), ketika Kami memberikan tempat kepada Ibrahim di tempat Baitullah (dengan mengatakan): "Janganlah kamu memperserikatkan sesuatupun dengan Aku dan sucikanlah rumahKu ini bagi orang-orang yang thawaf, dan orang-orang yang beribadat dan orang-orang yang ruku' dan sujud.
QS 4:116. Sesungguhnya Allah tidak mengampuni dosa mempersekutukan (sesuatu) dengan Dia, dan dia mengampuni dosa yang selain syirik bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan (sesuatu) dengan Allah, maka sesungguhnya ia telah tersesat sejauh-jauhnya.
MENIMBULKAN PERMUSUHAN & KEBENCIAN DI ANTARA MANUSIA
Iblis:
QS 5:91 Sesungguhnya setan itu bermaksud hendak menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kamu lantaran (meminum) khamar dan berjudi itu, dan menghalangi kamu dari mengingat Allah dan sembahyang; maka berhentilah kamu (dari mengerjakan pekerjaan itu).
Kata-kata Awloh:
QS 5:14 Dan di antara orang-orang yang mengatakan: "Sesungguhnya kami ini orang-orang Nasrani", ada yang telah Kami ambil perjanjian mereka, tetapi mereka (sengaja) melupakan sebahagian dari apa yang mereka telah diberi peringatan dengannya; maka Kami (=Awloh) timbulkan di antara mereka permusuhan dan kebencian sampai hari kiamat. Dan kelak Allah akan memberitakan kepada mereka apa yang selalu mereka kerjakan.
QS 5:64 Orang-orang Yahudi berkata: "Tangan Allah terbelenggu", sebenarnya tangan merekalah yang dibelenggu dan merekalah yang dilaknat disebabkan apa yang telah mereka katakan itu. (Tidak demikian), tetapi kedua-dua tangan Allah terbuka; Dia menafkahkan sebagaimana Dia kehendaki. Dan Al Qur'an yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu sungguh-sungguh akan menambah kedurhakaan dan kekafiran bagi kebanyakan di antara mereka. Dan Kami (=Awloh) telah timbulkan permusuhan dan kebencian di antara mereka sampai hari kiamat. Setiap mereka menyalakan api peperangan, Allah memadamkannya dan mereka berbuat kerusakan di muka bumi dan Allah tidak menyukai orang-orang yang membuat kerusakan.

3. MEMBUAT KEMAKSIATAN
Kata-kata Iblis:
QS 15:39 Iblis berkata: "Ya Tuhanku, oleh sebab Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat pasti aku (=Iblis) akan menjadikan mereka memandang baik (perbuatan maksiat) di muka bumi, dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya,
Kata-kata Awloh:
QS 19:83 Tidakkah kamu lihat, bahwasanya Kami telah mengirim setan-setan itu kepada orang-orang kafir untuk menghasung mereka berbuat maksiat dengan sungguh-sungguh?
Dan ini yang paling dahsyat, sebuah pernyataan langsung dari bibir Muhammad bagaimana caranya dia menerima wahyu:
Sahih Bukhari Volume 1, Book 1, Number 2: Dikisahkan 'Aisha: Al-Harith bin Hisham bertanya kepada Rasul Allah, "O Rasul Allah! Bagaimana caranya inspirasi illahi diturunkan padamu?" Rasul Allah menjawab, "Kadang2 terasa seperti deringan BEL (lonceng), inspirasi seperti ini adalah yang paling kuat terasa dibandingkan inspirasi yang lain ... "
Ini komentar Muhammad tentang bel:
Sahih Muslim Book 024, Number 5279: Abu Huraira mengisahkan bahwa Rasul Allah berkata, "Bel adalah alat musik setan."
Sunan Abu Dawud, Book 34, Number 4218 Dikisahkan oleh Umar ibn al-Khattab: Ibn az-Zubayr berkata bahwa seorang wanita langganannya membawa anak perempuan az-Zubayr kepada Umar ibn al-Khattab dan dia mengenakan bel di kakinya. Umar memotongnya (bell itu) dan berkata bahwa dia mendengar Rasul Allah berkata: Terdapat setan di setiap bell.
Dengan membaca pernyataan Muhammad sendiri mengenai bel, jadi siapa sebenarnya yang telah memberinya WAHYU?
Fakta-fakta di atas baru sebagian fakta saja. Dari banyak fakta yang ada, terbukti sudah bahwa yang disembah Muhammad sesungguhnya bukanlah TUHAN. Yang disembah Muhammad sesungguhnya adalah IBLIS. Iblis itulah yg menggunakan Nickname "ALLOH" di dalam Alquran.

Kita tak perlu HERAN, mengapa Islam tidak mengajarkan kita umatnya BERBUAT BAIK. Karena Iblis memang tidak suka dengan perbuatan baik.
Islam menipu kita agar kita sibuk dengan ritual-ritual ibadah. Dan supaya dengan melakukan ritual-ritual itu, kita merasa sudah berbuat baik dan telah menjadi orang yg saleh dan suci.
Kita harus berpegang pada definisi ini: PERBUATAN BAIK, adalah perbuatan yang tidak bisa dilakukan oleh orang jahat.
Catat itu.

Kalau sebuah perbuatan dapat dikerjakan juga oleh orang jahat, maka itu bukanlah perbuatan baik.
Selama ini kita memuji diri dan berpuas diri seolah kita sudah melakukan perbuatan baik. Kita pikir SHOLAT itu perbuatan baik. Kita pikir TIDAK MAKAN DAGING BABI itu perbuatan baik. Kita pikir kalau kita berpuasa dan berzakat (sedekah) itu perbuatan baik.
Kita tidak tahu, bahwa kita sudah kena tipu. Perbuatan-perbuatan di atas hanyalah amalan-amalan biasa, dan bukan sebuah perbuatan baik. Karena orang jahat juga mampu melakukan itu semua.
Iblis tak ingin kita menjadi orang baik. Iblis hanya ingin kita SETIA kepadanya, lewat AGAMA ISLAM. Lewat kesetiaan kita itulah, Iblis atau Islam memanfaatkan diri kita untuk melakukan kekejian, pembunuhan, kekerasan, dan perbuatan-perbuatan yg membuat orang-orang mengelus dada.

Bukti lain bahwa allah memang IBLIS / ULAR NAGA: Ketika muslim meluapkan NAFSU ANGKARA MURKA-nya, muslim melakukannya sambil memuji-muji nama Iblis, allahu-akbar, allahu-akbar.
● TUHAN tidak minta dipuji MAHA BESAR, apalagi sewaktu manusia berbuat kekerasan. TUHAN terlalu suci untuk disebut namanya ketika manusia dalam suasana seperti itu ●
Tetapi nama alloh, dan teriakan ALLAHU-AKBAR, selalu dekat dengan KEKERASAN, karena Iblis menghendaki begitu. Itu merupakan pujian kesombongan bagi Iblis.
Ketika kita marah, maka secara spontan kita meneriakkan kalimat pujian kepada ULAR NAGA: "ALLAHU-AKBAR".
Alloh memang dekat dengan kekerasan. TUHAN terlalu suci untuk disebut namanya, ketika manusia dikuasai nafsu angkara murka. Nama Tuhan disebut ketika manusia dalam suasana yg damai, sukacita, penuh kasih dan pertolongan. Tetapi nama alloh diteriakkan ketika KEKERASAN terjadi.

Sudah saatnya kita sadar, bahwa kita sedang ditarik untuk menjadi MILIK IBLIS lewat agama palsu dari Arab. Jangan heran mengapa Islam selalu menghasut pikiran kita agar kita benci Yahudi, benci umat lain terutama umat Kristen, dan membenci Yesus, karena Yesus adalah RAJA dalam KERAJAAN SURGA. 

Dunia akan benar-benar terkutub menjadi 2 kubu saja, yang satu adalah kubu ISRAEL dan yg kedua adalah kubu ARAB.

Israel adalah simbol dari TUHAN YG BENAR, dan orang-orang Kristen turut bernaung di bawah simbol Israel ini.
Sementara Arab adalah simbol dari IBLIS/SETAN/DAJJAL/LUCIFER, dan Islam adalah media sekaligus ideologi yg dipakai untuk mempengaruhi serta menggerakkan orang-orang agar bersedia menjadi jongos-jongos setan dengan sifat angkara murkanya.

Tujuan Yesus datang di abad pertama dahulu adalah mencari calon warga kerajaan Surga sebanyak-banyaknya. Siapa yang percaya kepada Yesus akan mendapatkan HIDUP KEKAL, maksudnya ialah, ia tidak akan turut dibinasakan bersama Iblis pada hari MURKA TUHAN di hari kiamat nanti.

Tujuan Muhammad datang di abad ketujuh adalah untuk mencari pengikut sebanyak-banyaknya guna memerangi para pengikut Yesus, sehingga sekiranya mungkin, orang-orang yg sudah beriman pada Yesus dan telah bersedia diselamatkan untuk mendapatkan hidup kekal di dalam kerajaan Surga kelak, akan membatalkan imannya dan turut bergabung dalam barisan tentara Iblis berjihad memerangi umat Tuhan.

Yesus diyakini sebagai RAJA, tetapi bukan RAJA untuk kerajaan di dunia ini, yg hanya bersifat sementara namun kemudian dibinasakan di hari kiamat. Kerajaannya Yesus adalah kerajaan yg kekal dan akan nyata ada setelah bumi ini dimusnahkan melalui hukuman hari kiamat.

Nabi Muhammad diyakini sebagai RAJA, yaitu RAJA bagi PEMERINTAHAN DUNIAWI, yg disebut juga dengan PEMERINTAHAN ISLAM, kekhalifahan, di mana kerajaannya bersifat sementara dan tidak kekal. Setelah KERAJAAN ISLAM tegak berdiri di akhir zaman, kerajaan ini akan modar terkena hukuman murka Tuhan di hari kiamat. Semua pengikut Kerajaan Islam, yaitu kita yg masih muslim, akan merasakan derita hari kiamat, dihujani batu-batu meteor berapi dari langit, terkubur hidup-hidup ke dalam longsoran-longsoran tanah di bumi yg mulai bergejolak, dihantam tsunami dan batu-batuan dari langit.

Jika kita cukup AKAL, saat ini juga kita bisa memilih, memilih turut bergabung dalam KERAJAANNYA YESUS ataukah memilih turut bergabung dalam KERAJAANNYA MUHAMMAD yg hanya sementara tapi kemudian semua warga kerajaannya dihukum di dalam neraka selamanya.

Kalau kita pilih jadi PENGIKUT TUHAN, kita hanya menderita sengsara sementara, dianiaya oleh UMAT MUSLIM di dunia. Namun sesudah itu kita akan hidup bahagia untuk selamanya di dalam KERAJAANNYA YESUS.

Kalau kita pilih jadi PENGIKUT NAGA / IBLIS / MUHAMMAD, kita akan BAHAGIA sementara, kita bisa menikmati kezaliman, merampok harta orang kafir, memperkosa perempuan-perempuan kafir, dan menjadikan bumi ini ladang pembantaian. Bumi ini seolah milik kita, milik Islam, dan tak ada yang bisa mengalahkan Islam. Tetapi itu hanya sementara saja, kemudian kita akan dihukum untuk selama-lamanya di dalam neraka. Sudah pahamkah sekarang, mengapa HARI KIAMAT itu ada? Hari kiamat ada adalah untuk menghukum KERAJAAN ISLAM setelah kerajaan ini TEGAK BERDIRI di akhir zaman nanti.

Waktu itu sudah tidak ada lagi, atau setidaknya jumlah orang kafir tinggal sedikit. Di bumi ini jumlah umat muslim seperti banyaknya PASIR di tepi laut. Ketika umat muslim sibuk dengan kegiatan mereka yg penuh hawa nafsu, kawin-mawin, pesta pora, pada saat itulah BATU-BATU dari langit berjatuhan menimpa umat muslim sehingga umat muslim binasa. Pada hari itu umat muslim dihajar dan dihakimi oleh TUHAN YG MAHA KUASA. Hari pengadilan Tuhan dimulai.

Apakah kita tidak takut?
Mudahan-mudahan saudara kita sesama manusia ciptaan Tuhan dapat terbuka fikiran dan hatinya.
† Semoga Tuhan Memberkati †
<3 Barry Wuwungan <3
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...