Sunday, October 18, 2015

hukum olo yang MENJIJIKAN BAGI MANUSIA YANG BERMORAL ( QS 2:229-230 ). HA...7X

Mut’ah : Perzinahan yang Direstui olo.




LIATIN DEH. KAPIR ESLAM AJE MALU MA HUKUM OLO. MANGKENYE GA BERANI KASIH AYAT QORAN QS 2:230. HA...7X TAPI IDEOTNYE MEREKA MASIH GA MO MURTAD DARE ESLAM. 


Ketika pernikahan tidak berjalan sesuai dengan yang diharapkan, seorang pria Muslim berhak untuk menceraikan istrinya. Dia cukup mengajukan talak, dan perceraian tersebut telah berakhir secara agama.
Apabila orang tersebut ingin rujuk dengan istrinya, hal itu pun diperkenankan. Bila orang tersebut baru dua kali mengajukan talak, maka pasangan tersebut dapat kembali membangun ikatan suami istri seperti sedia kala. Akan tetapi, apabila sang suami telah tiga kali mengajukan talak, proses untuk rujuk tidaklah semudah itu.
Bila istri telah ditalak sebanyak 3 kali dan suami ingin rujuk dengannya, maka sang istri harus menikah dengan seorang pria lain terlebih dahulu. Setelah beberapa malam (minimal 3 malam), suami baru tersebut menceraikan istri yag baru dinikahinya, supaya wanita tersebut dapat rujuk dengan suami sebelumnya. Pernikahan sementara tersebut disebut pernikahan mut’ah (pernikahan sementara). Qur’an sendiri yang menyarankannya:
Talak (yang dapat dirujuki) dua kali. Setelah itu boleh rujuk lagi dengan cara yang ma'ruf atau menceraikan dengan cara yang baik. Tidak halal bagi kamu mengambil kembali sesuatu dari yang telah kamu berikan kepada mereka, kecuali kalau keduanya khawatir tidak akan dapat menjalankan hukum-hukum Allah. Jika kamu khawatir bahwa keduanya (suami isteri) tidak dapat menjalankan hukum-hukum Allah, maka tidak ada dosa atas keduanya tentang bayaran yang diberikan oleh isteri untuk menebus dirinya. Itulah hukum-hukum Allah, maka janganlah kamu melanggarnya. Barangsiapa yang melanggar hukum-hukum Allah mereka itulah orang-orang yang zalim.
Kemudian jika si suami mentalaknya (sesudah talak yang kedua), maka perempuan itu tidak lagi halal baginya hingga dia kawin dengan suami yang lain. Kemudian jika suami yang lain itu menceraikannya, maka tidak ada dosa bagi keduanya (bekas suami pertama dan isteri) untuk kawin kembali jika keduanya berpendapat akan dapat menjalankan hukum-hukum Allah. Itulah hukum-hukum Allah, diterangkan-Nya kepada kaum yang (mau) mengetahui. (QS. 2: 229-230)
Tidak semua penganut Islam mempraktekkan pernikahan mut’ah ini. Muslim Sunni tidak melakukannya, sedangkan Muslim Syiah masih melakukan pratek ini. Pertentangan ini mungkin bersumber dari beberapa hadis yang memang menyatakan hal saling bertentangan.
1.       Hadis Muslim dalam Kitab Al-Nikah (buku 8, hadis no. 3261) menyatakan bahwa semasa hidup Muhammad, praktek mut’ah ini dilakukan.
2.     Dalam Hadis Bukhari yang mengulas mengenai pernikahan (buku 7, volume 62, hadis no. 52), tercatat bahwa Muhammad mengijinkan nikah mut’ah bagi pasukannya. Lebih jauh lagi, Muhammad mengatakan bahwa pernikahan tersebut dapat berlangsung selama 3 malam. Apabila kedua belah pihak ingin melanjutkannya, hal itu diperbolehkan. Apabila kedua belah pihak setuju untuk mengakhirinya setelah 3 malam, hal tersebut juga diperkenankan.
3.        Hadis Bukhari lainnya (buku 9, volume 86, hadis no. 91) menyatakan hal yang bertentangan dengan hadis-hadis di atas. Dalam hadis tersebut disebutkan bahwa ‘Ali menyatakan bahwa Muhammad melarang pernikahan mut’ah selama peperangan di Khaibar. Dalam hadis tersebut juga disebutkan perbedaan pendapat dan ketidakjelasan mengenai pernikahan tersebut.

Masih ada beberapa hadis yang mengulas tentang mut’ah. Akan tetapi apabila melihat hadis yang kurang enak di hati, kaum Muslim biasanya beralasan bahwa hadis yang disebutkan adalah hadis palsu dan diragukan kebenarannya. Maka marilah kita kembali ke Qur’an surah 2:229 – 230. Bukankah bagi kaum Muslim, Qur’an adalah sumber yang paling sah dan tidak dapat dibantah?
Diakui atau tidak, ketentuan yang ditulis dalam surah tersebut membuka pintu lebar bagi praktek pernikahan mut’ah. Bagi kaum pria, sudikah mereka menerima kembali istri mereka yang telah ‘dikotori’ pria lain? Bagi kaum wanita, relakah mereka untuk berbagi ranjang dengan pria lain hanya demi bisa rujuk kembali dengan suami sebelumnya? Bila pernikahan adalah sesuatu yang suci, tidakkah praktek ini merupakan noda dalam kesucian pernikahan? Bila praktek ini adalah sebuah perzinahan yang menjijikan, bukankah perzinahan tersebut telah direstui oleh kitab suci?

Image result for gambar cerai islam


bestofthebest
Reply 18 Oct 2015 11:47:54
kok ga dimasukin yang dipraktekinmuslim sunni om mimin yang nikah misyar yang sejenis nikah mutah atau nikah wiasata bahasa alusnya wkwk
Ikben
Reply 18 Oct 2015 10:02:19
Pengikut Sunni tidak mengakui kawin mut'ah ajaran nabi bejat tetapi Syiah mengakuinya.
Pria Sunni malu dan mungkin tidak terima kalau istrinya harus tidur dengan pria lain dulu, baru dapat dinikahkan kembali. Karena mengetahui bahwa mereka boleh memiliki istri empat orang yang dapat diartikan wanita tidak berharga dimata pria pengikut ajaran nabi bejat gua Hira tersebut.
Dimata para pria pengikut ajaran nabi bejat gua Hira,..wanita tidak berharga, sehingga mereka bisa kawin berkali-kali dengan syarat tidak lebih dari empat,...tentu mereka menolak bila istri yang telah diceraikan harus kawin dulu dengan pria lain dan baru bisa dikawinkan kembali. Sebab bagi mereka mudah mendapatkan wanita pengganti.
Bullshit bicara cinta bagi pria muslim yang mempunyai istri lebih dari satu.
Intinya pria muslim lebih menonjolkan ego mereka daripada memahami arti "mencintai" terhadap wanita.
Sekalipun pengikut Sunni menganggap pengikut Syiah sesat, tetapi mereka lebih jujur mengakui kebejatan ajaran nabi mereka dengan turut mempraktekkannya, sebab memang demikian ajaran nabi sesat gua Hira.
Bodohnya pengikut Sunni...dengan menganggap sesat ajaran kawin mut'ah berarti menganggap nabi mereka pun sesat.
Memang ajaran amburadul!!!!!

myunus
Reply 18 Oct 2015 09:08:08
Dosa jenis apa sih yanga gak diperbolehkan dalam islam ????? Nol besar,
Dalam islam semua dosa halal, diperbolehkan asal demi si allah ta'adda dan demi si muhammad penipu nabi islam serta kesenangan sementara
islam ajaran palsu penuh tipuan dan dosa. islam agama setan

USTADZMENJAWAB
Reply 18 Oct 2015 07:37:46
MARI BANTAH STATEMENT SAYA INI:
"TAK ADA 1 MUSLIM YG PAHAM QURAN!".
Tak percaya? Oke, Muslim mana yg tahu apa itu ZABUR (spt yg Quran sebutkan)?. Saya diyakinkan dg artikel yg memberi pencerahan ini:

http://sharingkalimatallah.com/2015/10/16/kitab-zabur-daud-misteri-kekal-muslim/

EX-SYIAH
Reply 18 Oct 2015 07:34:13
AKU SEMPAT ANUT ISLAM SYIAH, DAN SADAR
Tidak semua penganut Islam mempraktekkan pernikahan mut’ah ini.
Akan tetapi itu secara kekal diabadikan dalam Quran QS.2:229-230.
JADI AKU YAKIN SYIAH JAUH LEBIH MURNI KETIMBANG SUNNI!

Begitu pula TAQIYYAH, Dusta Suci Islam, SYIAH lebih murni mengadopsinya, ketimbang Sunni yang pura2 menolak, padahal mengadopsi diam2.

TAPI KINI, SAYA MURTAD, KARENA BARU SADAR SESADARNYA, BHW MUHAMMAD BUKAN TELADAN DALAM KATA, PERBUATAN, APALAGI KATA2 ALLAH YG DIA BUALKAN DG SEMBRONO!

abu bakar
Reply 18 Oct 2015 00:12:08
Gw tau ini udah lama, ibu gw sendiri yg bilang sewaktu dulu dia masih Muslim :
Kl istri diceraikan suami,maka dia harus kawin sm pria lain dulu kl mau rujuk sm suami yg pertama.

Pertama kali mendengarkan menjijikan sekali. Akhirnya berjalannya waktu Tuhan kasih sadar gw apa Islam itu sbnrnya, dan gw out dari ajaran sinting ini.

: kawin cerai, poligami, boleh pukul istri, 72 bidadari surga, murtad hukuman mati, ibadah pagan haji kaum quraish yg diadopsi Islam, pedhopil dan sejarah kekejian dan kebiadaban Muhammad. Dan bnyk lg ketidakwarasan budi pekerti dlm Islam yg membuat gw pd akhirnya murtad dari Islam. Thx God


Margono
Reply 17 Oct 2015 22:38:13
Ajaran Islam memang sangat absurd, ketika ada perceraian talak-3 lalu pasangan tersebut menyadari akan kesalahan mereka masing-masing dan berniat berbaikan dan rujuk kembali, si alloh swt menghalanginya dengan cara masing-masing harus nikah dulu lalu setelah cerai dengan pasangan barunya masing-masing barulah boleh kembali rujuk.....konyol benar.

Ini sama saja kalau mau rujuk kembali, harus dinodai dulu niat baik tersebut baru boleh kembali rujuk, benar-benar gak masuk akal sehat.

Banyak pasangan yg sudah talak-3, walaupun berniat rujuk kembali, menjadi masalah dan akhirnya tetap bercerai, seandainya mereka sudah punya anak, maka anak-anaknya menjadi korban keluarga broken home....ajaran Islam sangat konyol karena tidak memberikan jalan yg mulus untuk rujuk kembali.

Ratna
Reply 17 Oct 2015 21:49:13
Kawin mut'ah, kawin sirih, kawin dibawah tangan, kawin dibawah meja kaleee semua itu produk si mamad krn dia doyan nge sex, jd quran,hadis,sira yg dibahas cuma ga jauh dr urusan nge sex..apa ya ini dibilang agama dr alloh??! Memang islam aliran gika, ga waras, ajaran iblis, mknya muslim2 doyan kawin tuh dibogor arab2 sehabis oanen musim haji mrk datang ke Indonesia ke bogir dan sekitarnya utk urusan nge sex malah sekarang mrk nge sex sm anak2 mukai dr usia 12 th, mrk buat anak setelah puas pulang deh ke arab tinggalin bini2 an nya yg hamil, lahirkan anak tdk ber bapak.. banyak dibogor sekitarnya anak2 kecil keturunan arab, mrk bodoh2 tdk sekolah hanya belajar ngaji bhs arab tanpa mengerti artinya, setelah remaja yg laki2 masuk pesantren jd pelaku bom bunuh diri atau jd anak buah si riziq/fpi, yg perempuan buat bibit lg utk dikawin sirih ...dasar agama gila, iblis!!

teni
Reply 17 Oct 2015 21:08:33
ajaran setan tuh.. islam benar2 telah membuang akal sehat dan nurani manusia...

Ny. Muhamad Aisyah
Reply 17 Oct 2015 20:16:35
Aku mantan muslimah. Aku sewaktu islam dahulu nggak mudeng dengan Firman Aulloh yang berbelit-belit tersebut dan sukar dimengerti. Aulloh kah yg berfirman itu atau bualannya si nabi bejad doyan memek yg berkata-kata seperti itu...! Sungguh aku percaya bhw itu adalah bualannya si nabi cabul bin bejad...!

Mana mungkin bila Allah yg Sejati dan sebenarnya berbicara/ berfirman seperti itu. Itulah ucapan/ kata-kata syaiton iblis si muhamad cabul doyan selangkangan perempuan yg nyempil mengapit yg siap menerkam batang muhamad...!!!

Mbok ya sudahlah...tinggalkan agama (tepatnya) ajaran syaiton iblis ini. Bukannya membawa damai dan sejahtera bagi umat manusia, justru menebar kebencian, peperangan dan malapetaka...!!! Lihatlah, dimana ada islam, pasti disitu ada kekacauan, keonaran, bahkan kerusuhan dan kematian bagi masyarakat disekitarnya...!!!
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...