Wednesday, September 17, 2014

bukti eslam agama iblis. ha...7x







MUHAMMAD (ISLAM) ANTI DEMOKRASI : SETIAP PENGKRITIK ISLAM HARUS DIBUNUH
I. DALIL-DALIL HUKUMAN MATI PENGKRITIK/PENCELA ISLAM DALAM AL-QUR'AN :
I.1. QS. At-Taubah ayat 12 :
"Jika mereka merusak sumpah (janji)nya sesudah mereka berjanji, DAN MEREKA MENCERCA AGAMAMU, MAKA PERANGILAH PEMIMPIN-PEMIMPIN ORANG-ORANG KAFIR ITU, karena sesungguhnya mereka itu adalah orang-orang (yang tidak dapat dipegang) janjinya, AGAR SUPAYA MEREKA BERHENTI."
HUKUMAN MATI BAGI ORANG YANG MECELA RASULULAH ATAU MENGHINA AGAMA ISLAM
Inilah ayat yang dipakai LANDASAN HUKUMAN MATI BAGI ORANG YANG MENCELA/ MENGHINA RASULULLAH, MENGHINA AGAMA ISLAM ATAU MENSIFATINYA DENGAN KETIDAKSEMPURNAAN. Karenanya Allah Ta'ala berfirman: "MAKA PERANGILAH PEMIMPIN-PEMIMPIN ORANG-ORANG KAFIR ITU, karena sesungguhnya mereka itu adalah orang-orang (yang tidak dapat dipegang) janjinya, AGAR SUPAYA MEREKA BERHENTI." Maksudnya, kembali (ke jalan yang benar), setelah sebelumnya mereka dalam kekufuran, pengingkaran dan kesesatan.
Tentang (para pemimpin kekafiran), Qatadah dan yang lainnya berkata : "Mereka itu seperti Abu Jahal, 'Utbah, Syaibah, Umayyah bin Khalaf." Dan ia menyebutkan sejumlah yang lain-nya. Al-A'masy meriwayatkan dari Zaid bin Wahb, dari Hudzaifah, bahwasanya ia berkata : "Orang-orang yang dimaksudkan ayat ini tidak diperangi lagi." (Ath-Thabari (XIV/156). Hal yang senada juga diriwayatkan dari 'Ali bin Abi Thalib.
Yang benar dalam hal ini BAHWA AYAT DI ATAS BERSIFAT UMUM, meskipun sebab turunnya berkenaan dengan kaum musyrikin Quraisy. Jadi AYAT INI BERLAKU UMUM, baik untuk mereka maupun selainnya. Wallahu a'lam.
Sebagaimana dikatakan oleh al-Walid bin Muslim : "Telah menceritakan kepada kami Shafwan bin 'Amr dari 'Abdurrahman bin Jubair bin Nufair bahwasannya Abu Bakar pada masa kekhalifahannya, ia berkata kepada para prajurit yang akan diutus ke negeri Syam : "Sungguh kalian akan menjumpai orang-orang yang pertengahan kepala mereka botak (gembong orang-orang kafir), MAKA HANCURKANLAH MANUSIA YANG BERKELAKUAN SEPERTI SYAITAN DENGAN PEDANG. Demi Allah, AKU LEBIH SUKA MEMBUNUH SALAH SEORANG DI ANTARA MEREKA DARIPADA TUJUH PULUH ORANG BIASA SELAINNYA, sebab Allah telah berfirman,"Maka perangilah pemimpin-pemimpin orang-orang kafir itu." Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim. (Ibnu Abi Hatim (Hatim (VI/1761)).
(Shahih Tafsir Ibnu Katsir Juz 10,Jilid 4, Surat at-Taubah, Hal.156-157)
**********
I.2 QS. At-Taubah : 65-66
"Dan jika kamu tanyakan kepada mereka (tentang apa yang mereka lakukan itu), tentulah mereka akan menjawab,"Sesungguhnya kami hanyalah bersenda gurau dan bermain-main saja." Katakanlah : "APAKAH DENGAN ALLAH, AYAT-AYAT-NYA DAN RASUL-NYA KAMU SELALU BEROLOK-OLOK?" (QS. 9 :65)
"TIDAK USAH KAMU MINTA MAAF, KARENA KAMU KAFIR sesudah beriman. Jika Kami memaafkan segolongan kamu (lantaran mereka taubat), NISCAYA KAMI AKAN MENGAZAB GOLONGAN (YANG LAIN) disebabkan mereka adalah orang-orang yang selalu berbuat dosa." (QS. 9 : 66)
Dari 'Abdullah bin 'Umar, ia berkata : "Ketika peristiwa Tabuk, seorang laki-laki berkata dalam suatu majelis : 'Aku belum pernah melihat orang yang seperti qari'-qari' (para pembaca al-Qur'an) kita itu. Mereka paling banyak makannya, lebih dusta perkataannya, paling penakut jika bertemu musuh.' Tiba-tiba seseorang yang ada di dalam masjid berkata : 'Dusta kamu, justru kamu orang munafik. Sungguh aku akan mengabarkan hal ini kepada Rasulullah.' Maka sampailah kabar tersebut kepada Rasulullah dan turunlah ayat ini." Ibnu 'Umar berkata : "Aku melihat orang munafik itu bergantung di tali pengikat unta Rasulullah, dan ia terkena bebatuan, sambil berkata : 'Wahai Rasulullah, kami hanya bercanda dan bermain-main.' Sementara Rasulullah berkata kepadanya : "Apakah dengan Allah, ayat-ayat-Nya dan Rasul-Nya kamu selalu berolok-olok?" (Ath-Thabari (VI/333).
Ibnu Ishaq berkata : "Sekelompok orang-orang munafik, di antaranya Wadi'ah bin Tsabit saudara bani Umayyah bin Zaid bin 'Amr bin 'Auf dan seseorang dari kabilah Asja', sekutu bani Salamah yang bernama Mukhasysyan bin Humayyir. Mereka ikut bersama Rasulullah ke Tabuk. Kemudian mereka satu sama lain berbincang : "Apakah kalian mengira bahwa pertempuran melawan bangsa Romawi seperti berperang sesama bangsa Arab? Demi Allah, sepertinya kalian besok sudah terikat dengan tali.' Mereka mengatakan demikian untuk menakut-nakuti kaum mukminin. Lalu Mukhasysyan bin Humair berkata : 'DEMI ALLAH, LEBIH BAIK SETIAP DARI KITA DICAMBUK SERATUS KALI, DARIPADA JIKA GARA-GARA PERKATAAN KALIAN INI, LALU DITURUNKAN AL-QUR'AN KEPADA KITA." Kemudian Rasulullah --menurut berita yang sampai kepada saya-- berkata kepada 'Ammar bin Yasir : "Susullah orang-orang tersebut, karena mereka telah terbakar, dan tanyakan kepada mereka ; masalah apa yang mereka perbincangkan. Jika mereka menyanggahnya, maka katakan : Ya, bahkan kalian berkata ini dan itu.' Lalu 'Ammar pun bertolak mendatangi mereka, dan mengatakan hal tersebut kepada mereka. Kemudian mereka mendatangi Rasulullah guna meminta maaf. Ketika Rasulullah sedang di atas tunggangannya, berkatalah Wadi'ah bin Tsabit sambil memegang tali kekang unta Rasulullah : "Wahai Rasulullah, kami hanya bercanda dan bermain-main." Lalu Mukhasysyan bin Humayyir berkata : "Wahai Rasulullah namaku dan nama bapakku telah mengendurkan semangatku." Ternyata orang yang dimaafkan dalam ayat ini Mukhasysyan bin Humayyir. Lalu ia mengganti namanya menjadi 'Abdurrahman dan memohon kepada Allah AGAR MATI SYAHID DAN TIDAK DIKETAHUI TEMPATNYA. Akhirnya ia mati syahid pada perang Yamamah dan jejaknya tidak ditemukan.
Firman-Nya : "Tidak usah kamu minta maaf, karena kamu kafir sesudah beriman." Yakni disebabkan pernyataan yang kalian berolok-olok dengannya. Firman-Nya : "Jika kami memaafkan segolongan daripada kamu (lantaran mereka taubat), niscaya Kami (tetap) akan mengazab golongan (yang lain, yang tidak bertaubat)." Maksudnya, KALIAN TIDAK DIMAAFKAN SEMUANYA, dan sebagian kalian harus diberikan SIKSAAN. "Disebabkan mereka adalah orang-orang yang selalu berbuat dosa." Yakni, disebabkan pernyataan yang keji dan salah ini.
(Shahih Tafsir Ibnu Katsir Juz 10, Jilid 4, Surat at-Taubah, Hal.250-251).
II. PENJELASAN ULAMA TENTANG ORANG YANG MENGKRITIK/MENGHINA ISLAM
Imam al-Khathaabi mengatakan, “Aku tidak mengetahui seorang pun di antara kaum muslimin yang berselisih pendapat tentang WAJIBNYA MEMBUNUH ORANG YANG MENGHINA ALLAH DAN RASUL-NYA.”
Diriwayatkan dari Husain, bahwasanya Ibnu Umar berkata, “BARANGSIAPA MENCACI NABI SHALLALLAHU 'ALAIHI WASALLAM, MAKA DIA HARUS DIBUNUH.” Sampai pada perkataan beliau, “Dengan keharusan inderawi dan penglihatan, kita mengetahui bahwa jika mereka secara terang-terangan menghina Allah Subhanahu wa Ta'ala, atau menghina Rasul Shallallahu 'Alaihi Wasallam, atau menghina sesuatu dari agama Islam, berarti mereka telah merendahkan kita, menghinakan kita dan bahkan menghina agama kita. Dengan demikian, MEREKA TELAH MERUSAK PERJANJIAN DAN MEMBATALKAN DZIMMAH (JAMINAN PERLINDUNGAN) MEREKA. Jika mereka membatalkan dzimmah mereka, maka tidak ada keraguan lagi bahwa DARAH, TAWANAN, DAN HARTA MEREKA TELAH HALAL.”
Imam Ahmad pernah mengatakan, “BARANGSIAPA MENCACI NABI SHALLALLAHU 'ALAIHI WASSALAM dan melecehkannya –baik dia seorang muslim atau kafir- MAKA DIA WAJIB DIBUNUH. Saya berpandangan bahwa dia langsung dibunuh dan tidak perlu diminta untuk bertaubat lebih dulu.”
Beliau juga mengatakan, “Setiap orang (kafir dzimmi) yang melanggar perjanjian dan membuat perkara baru di dalam Islam, maka orang seperti ini menurutku wajib dibunuh. Karena bukan untuk hal itu mereka diberi perjanjian dan jaminan perlindungan.”
Demikian juga dengan Abu Shafra' yang berkata, “Aku bertanya kepada Abu Abdillah (Imam Ahmad bin Hambal) perihal seorang lelaki ahli dzimmah yang mencaci Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam, apa yang harus dilakukan terhadapnya?” Beliau menjawab, “Jika perbuatannya itu terbukti, maka orang yang mencaci Nabi, baik dia seorang muslim ataupun kafir, dia harus dibunuh.” Dan beliau beralasan dengan hadits seorang buta yang membunuh budak wanitanya dengan beralasan, “Aku mendengar dia mencaci Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam.”

Imam Ahmad bin Hambal pernah ditanya tentang seorang Yahudi ahli dzimmah yang kebetulan melewati seorang muadzin, lantas ia berkata, “BOHONG KAMU.” Beliau menjawab, “DIA HARUS DIBUNUH, OLEH KARENA DIA TELAH MENCERCA.” (Dinukil dari Fatwa Mati Buat Penghujat, Abdul Mun'im Halimah "Abu Bashir" hal. 52-59)
III. MEMBUNUH PENGKRITIK/PENCELA ISLAM & MUHAMMAD TELAH DICONTOHKAN OLEH MUHAMMAD SENDIRI (TELAH MENJADI SUNNAH RASUL MUHAMMAD)
BEBERAPA CONTOH KISAH PEMBUNUHAN PARA PENGKRITIK MUHAMMAD :
(1). MUHAMMAD MEMBANTAI EMPAT RATUS ORANG YAHUDI YANG MENENTANG DAN MENGKRITISI AL-QUR'AN SERTA ALLAH
Ibnu Hisyam berkata : Abu Ubaidah berkata kepadaku dari Abu Amr Al-Madani yang berkata : Ketika RASULULLAH SAW berhasil mengalahkan Bani Quraizhah, BELIAU MENAWAN SEKITAR EMPAT RATUS (400) ORANG YAHUDI dari mereka. Mereka adalah sekutu orang-orang Al-Aus. Rasulullah SAW MEMERINTAHKAN ORANG-ORANG Al-KHAZRAJ M E M E N G G A L K E P A L A KE-EMPAT RATUS (400) ORANG-ORANG YAHUDI tersebut, kemudian orang-orang Al-Khazraj MEMENGGAL KEPALA mereka dan itu membuat lega mereka. Rasulullah SAW melihat orang-orang Al-Khazraj, ternyata wajah mereka berbinar cerah penuh bahagia. Rasulullah melihat pada orang-orang Al-Aus namun tidak demikian halnya dengan orang-orang mereka.
Rasulullah SAW mengira bahwa murung dan kusutnya wajah orang-orag Al-Aus itu disebabkan karena adanya persekutuan antara mereka dengan Bani Quraizhah. SISA DARI KE-EMPAT RATUS ORANG YANG MASIH HIDUP DARI BANI QURAIZAH ADALAH DELAPAN BELAS (18) ORANG, KEMUDIAN KE-DUA BELAS (12) ORANG TERSEBUT diserahkan ke Rasulullah SAW kepada orang-orang Al-Aus, dan untuk setiap dua orang Al-Aus diserahi satu roang dari Bani Quraizhah.
Rasulullah SAW bersabda : "HENDAKLAH SATU ORANG MENGHAJARNYA SEDANGKAN SATUNYA LAGI MEMBUNUHNYA."
Diantara kedua belas orang Bani Quraizhah yang diserahkan kepada orang-orang Al-Aus ialah Ka'ab bin Yahudza, salah seorang tokoh utama Bani Quraizhah. Ia diserahkan kepada Muhaiyyishah bin Mas'ud dan Abu Burdah bin Nayar. Abu Burdah inilah yang diberi keringanan oleh Rasulullah SAW untuk menyembelih anak kambing yang berusia delapan atau sembilan bulan di Hari Raya Idul Adha.
Rasulullah SAW bersabda : "HENDAKLAH MUHAIYYISAH MENGHAJAR KA'AB BIN YAHUDZA dan HENDAKLAH ABU BURDAH MEMBUNUHNYA!"
Muhaiyyishah menghajar Ka'ab bin Yahudza kemudian barulah Abu Burdah menghabisinya.
Huwaiyyishah yang saat itu masih kafir berkata kepada saudaranya : "Apakah engkau membunuh Ka'ab bin Yahudza?" Muhaiyyishah berkata : "Ya." Huwaiyyishah berkata : "Demi Allah, lemak yang ada di perutmu itu mungkin berasal dari hartanya? Engkau tercela, hai Muahiyyishah!" Muhaiyyishah berkata : "AKU DIPERINTAH MEMBUNUHNYA oleh orang yang jika menyuruhku membunuhmu, PASTI AKU MEMBUNUHMU JUGA."
Huwaiyyishah berpaling dari Muhaiyyishah dalam keadaan terkagum-kagum. Para ulama sirah menyebutkan bahwa pada malam harinya, Huwaiyyishah terbangun dari tidurnya dan dia sangat kagum pada perkataan saudaranya.
Esok harinya, Huwaiyyishah berkata : "Demi Allah, INILAH AGAMA YANG BENAR." Setelah itu, ia datang menemui Rasulullah SAW , mengucapkan salam lalu masuk Islam, dan mengucapkan syair-syair yang telah saya tuliskan sebelum ini.
(1.Sirah Nabawiyah, penulis : Ibnu Ishaq/Tahqiq & Syarah : Ibnu Hisyam,Hal. 484-485).
(2. Sirah Nabawiyah Ibnu Hisyam,Jilid II, Hal.20-21)
Kisah perintah pemenggalan kepala orang-orang Yahudi tersebut dalam The Life of Muhammad: (Oxford University Press, Oxford England) tertulis demikian :
"Ibn Ishaq di Sirat Rasul menulis begini:
"Lalu mereka (Qurayza) menyerah dan sang Rasul menahan mereka di Medinah … Lalu sang Rasul pergi ke pasar Medinah (yang masih ada sampai hari ini) dan menggali parit di situ. Lalu dia menyuruh mereka datang dan memenggal kepala mereka di atas parit2 saat para Yahudi dibawa dalam kelompok2… Mereka berjumlah sekitar 600 atau 700 orang, tapi yang lain mengatakan jumlahnya mencapai 800 atau 900 … Pemenggalan berlangsung sampai Rasul menyatakan pemenggalan selesai."
Rupanya, setelah memenggal ratusan kepala Yahudi Qurazya, Muhammad rupanya kurang puas. Tak lama setelah kejadian ini, Muhammad memenggal lagi 400 orang2 Yahudi. Di Medinah, Muhammad bersekutu dengan masyarakat suku Khazraj dan Aus.
Masyarakat Khazraj bertugas memotong kepala 400 orang Yahudi, tapi masyarakat Aus enggan melakukannya dan lebih memilih berdiri di bagian seberang saja. Ketika Muhammad melihat wajah orang2 Khazraj yang sangat gembira memenggali kepala2 Yahudi dan masyarakat Aus berdiri di seberang, dia memerintahkan orang2 Aus memenggal 12 Yahudi terakhir:
"Abu ‘Ubayda mengatakan padaku atas ijin dari Abu ‘Amir -orang Medinah itu- ketika sang Rasul (Muhammad) menangkap putra2 Qurayza, dia menangkap sekitar 400 pria Yahudi yang bersekutu dengan masyarakat Aus melawan Khazraj. Dia memerintahkan pemenggalan para Yahudi ini. Orang2 Khazraj pun mulai memenggali kepala mereka dengan rasa puas yang besar. Sang Rasul melihat wajah2 orang Khazraj yang menunjukkan kegembiraan mereka, tapi hal itu tidak tampak pada orang2 Aus, dan … ketika jumlah Yahudi hanya tinggal 12 orang saja, Muhammad memberikan mereka pada orang2 Aus, menugaskan setiap orang Yahudi untuk dibunuh oleh dua orang Aus, dan katanya, “Si anu harus menebasnya dan si itu harus menghabisinya.” "
(Ref.: The Life of Muhammad: (Oxford University Press, Oxford England), hal. 464)
(2). PEMBUNUHAN KA'AB BIN AL-ASYRAF SANG PENCELA PERBUATAN MUHAMMAD SAW
Ibnu Ishaq berkata : Ketika orang-orang Quraisy ditimpa kekalahan telak di perang Badar, Zaid bin Haritsah berangkat ke kawasan lembah sedangkan Abdullah bin Rawahah di kirim ke dataran atas sebagaiutusan yang dikirim Rasulullah SAW untuk memberi kabar gembira kepada kaum muslimin di Madinah tentang pertolongan yang Allah berikan dan terbunuhnya orang-orang Musyrikin.
[...]
Ka'ab bin Al-Asyraf berkata ketika mendengar kabar dari Zaid bin Haritsah dan Abdullah bin Rawahah : "Apakah berita ini benar? Benarkah Muhammad telah berhasil mengalahkan orang-orang yang disebutkan oleh kedua orang tersebut--yakni Abdullah bin Rawahah dan Zaid? Padahal mereka adalah orang-orang Arab yang termulia dan raja manusia? Demi Allah, bila Muhammad telah benar berhasil mengalahkan orang-orang tersebut, maka lebih baik aku mati saja."
Ibnu Ishaq berkata : Tatkala musuh Allah ini yakin tentang kebenaran berita yang dibawa kedua sahabat tersebut, ia beranjak dari Madinah menuju Makkah dan singgah dirumah Al-Muthalib bin Abu Wada'ah bin Dhubairah As-Shami yang beristrikan Atikah binti Abu Al-Ish bin Umayyah bin Abdu Syams bin Abdu Manaf yang kemudian menjamu dan menghormatinya.
Ka'ab bin Al-Asyraf MENGGELORAKAN semangat orang-orang Quraisy untuk menggempur Rasulullah SAW DENGAN MELANTUNKAN UNTAIAN-UNTAIAN SYAIR, dan menangisi penghuni sumur Badar, yaitu orang-orang Quraisy yang tewas di perang Badar.
Setelah itu, Ka'ab bin Al-Asyraf pulang ke Madinah dan menyanjung istri-istri kaum muslimin sehingga membuat mereka tidak nyaman karenanya. RASULULLAH SAW BERSABDA sebagaimana dikatakan kepadaku oleh Abdullah bin Al-Mughits bin Abu Burdah : "SIAPA YANG BERANI MEMBERI PELAJARAN KEPADA KA'AB BIN ALI-ASYRAF ATAS NAMAKU?" (95) ( (95) = Kisah tentang tentang terbunuhnya Ka'ab bin al-Asyraf terdapat dalam hadith Muttafaq "Alaihi. Diriwayatkan oleh Bukhari pada Hadith No.4037 dan Muslim pada Hadith no.1801 dari Hadith Jabir.)
Muhammad bin Maslamah, dari Bani Abdul Asyhal berkata : "WAHAI RASULULLLAH, SAYA SIAP BERTINDAK ATAS NAMAMU!! AKU AKAN HABISI DIA!!" Rasulullah SAW bersabda,"SILAKAN AMBIL TINDAKAN, bila engkau sanggup melakukannya."
(1.Sirah Nabawiyah, penulis : Ibnu Ishaq/Tahqiq & Syarah : Ibnu Hisyam/Penerjemah : H.Samson Rahman/Penyunting : Tim Akbar/Penerbit : AKBAR MEDIA EKA SARANA, 2013/xxxii+768 hlm, 19,5 x 26,5 cm, , Hal.481-482)
2. Sirah Nabawiyah Ibnu Hisyam, Penulis : Abu Muhammad Abdul Malik bin Hisyam Al-Muafiri, Penerjemah : Fadhli Bahri, Lc, Cetakan I : Darul Falah Th. 2000 M, Judul Asli : As-Sirah An-Nabawiyah li Ibni Hisyam, Penerbit : Darul Fikr, Beirut 1415 H/1994 M. Edisi Indonesia : Sirah Nabawiyah Ibnu Hisyam Jilid I, Penerjemah : fadhli Bahri, Lc., Tata Letak : Jarengkusuma, Desain Sampul : Robbani Adv., Cetakan : Kesebelas, Rabi'ul Tsani 1434 H/Pebruari 2013 M, Diterbitkan oleh PT.Darul Falah, Jl.Setia I RT 08/IV No.11!, Jatiwaringin - Pondok Gede - Bekasi 17411, Telp./Fax. 021.846.3187 , Hal.15)
Kisah perintah pembunuhan terhadap Ka'ab ini diriwayatkan dalam Hadith Bukhari dan Muslim :
Diriwayatkan Jabir bin Abdullah:
RASUL ALLAH BERKATA “SIAPAKAH YANG MAU MEMBUNUH KA`B BIN AL-ASHRAF yang telah menyakiti Allah dan RasulNya?”
Berdirilah Maslama dan berkata,”O RASUL ALLAH! MAUKAH KAMU AGAR AKU MEMBUNUHNYA?”
Sang Nabi berkata,”IYA”.
Maslama berkata, “Maka izinkan saya untuk berkata sesuatu (yang menipu Ka`b).”
Sang Nabi berkata, “Silakan katakan.”
Maslama mengunjungi Ka`b dan berkata,”Orang itu (Muhammad) menuntut Sadaqa (zakat) darim kami, dan dia telah menyusahkan kami, dan aku datang untuk meminjam sesuatu dari kamu.”
Ka`b menjawab, “Demi Allah, engkau akan merasa lelah berhubungan dengan dia!”
Maslama menjawab,”Sekarang karena kami sudah mengikuti dia, kami tidak mau meninggalkan dia kecuali dan sampai kami melihat bagaimana nasibnya akhirnya.
Sekarang kami mau engkau meminjamkan dua ekor unta dengan satu atau dua buah bekal makanan.”
Ka`b berkata, “Iya, tapi kalian harus menggadaikan sesuatu denganku.”
Maslama dan kawannya berkata,”Apa yang kau inginkan?”
Ka’ b menjawab, “Gadaikanlah istri-istrimu padaku.”
Mereka menjawab, ”Bagaimana kami dapat menggadaikan istri2 kami padamu sedangkan kamu adalah orang yang paling tampan diantara orang2 Arab?”
Ka`b berkata, "Kalau begitu gadaikan anak2 lakimu padaku.”
Mereka berkata, “Bagaimana kami dapat menggadaikan anak2 laki kami padamu? Nanti mereka akan diejek orang2 yang mengatakan ini dan itu dan mereka telah digadaikan dengan seekor unta penuh bekal makanan. Ini akan membuat kami sangat malu, tapi kami mau menggadaikan senjata2 kami padamu.”
Maslama dan kawannya berjanji pada Ka`b bahwa Maslama akan kembali padanya. Dia kembali pada Ka`b pala malam harinya bersama saudara angkat Ka`b, yakni Abu Na'ila. Ka`b mengajak mereka ke bentengnya dan dia pergi bersama mereka. Istrinya bertanya, "Hendak ke manakah kau selarut ini?"
Ka`b menjawab,"Maslama dan saudara (angkat) ku Abu Na'ila telah datang."
Istrinya menjawab, "Aku mendengar suara seperti darah mengucur dari dirinya."
Ka`b menjawab, "Mereka tidak lain adalah saudaraku Maslama dan saudara angkatku Abu Na'ila. Orang dermawan seharusnya menjawab permintaan (untuk datang) di malam hari meskipun (permintaan itu) adalah undangan untuk dibunuh."
Maslama pergi dengan dua orang dan berkata pada mereka, "Jika Ka`b datang, aku akan menyentuh rambutnya dan mengendusnya (menghirup bau rambutnya), dan jika kalian melihat aku telah mencengkeram kepalanya, tusuklah dia. Aku akan biarkan kalian mengendus kepalanya."
Ka`b bin al-Ashraf datang pada mereka, pakaiannya membungkus badannya dan menebarkan bau parfum. Maslama berkata, "Aku belum pernah mencium bau yang lebih enak daripada ini."
Ka`b menjawab, "Aku kenal wanita2 Arab yang tahu bagaimana menggunakan parfum kelas atas."
Maslama minta pada ka`b, "Maukah engkau mengizinkanku mengendus kepalamu?"
Ka`b menjawab, "Boleh."
Maslama mengendusnya dan mengajak kawannya melakukan hal yang sama. Lalu ia minta pada Ka`b lagi, "Maukah engkau mengizinkanku mengendus kepalamu?"
Ka`b berkata, "Ya".
Ketika Maslama berhasil mencengkeram kepala Ka`b erat2, dia berkata (pada kawan2nya), "Bunuh dia!"
Lalu mereka MEMBUNUHNYA dan pergi melaporkan hal itu pada sang Nabi. [Bukhari 5.59.369; Muslim 19.4436; juga di Ibn Ishaq, hal.368; Tabari, vol.7, hal.94-97].]
(3). PEMBUNUHAN TERHADAP UQBA BIN ABU MUAYT SANG PENGKRITIK MUHAMMAD :
Maret 624 M: Uqba bin Abu Muayt
Uqba mengejek Muhammad di Mekkah dan menulis bait-bait hinaan mengenai dia. Uqba ditangkap dalam Perang Badr, dan Muhammad memerintahkan agar ia dieksekusi. “Tetapi siapa yang akan mengurus anak-anak saya, wahai Muhammad?” jerit Uqba dengan pedih. “Neraka”, jawab Nabi dengan dingin. Kemudian pedang salah seorang pengikutnya menebas leher Uqba.
Dalam Sirah Nabawiyah Ibnu Hisyam dikisahkan sebagai berikut :
Ibnu Ishaq berkata,"Rasulullah SAW terus berjalan. Ketika beliau tiba di Irqi Adz-Dzabyah, BELIAU MEMERINTAHKAN PEMBUNUHAN TERHADAP UQBAH BIN MU'AITH."
[...]
Ibnu ishaq berkata,"Ketika Rasulullah SAW memerintahkan pembunuhan terhadap Uqbah bin Mu'aith, ia berkata,"HAI MUHAMMAD, ANAK KECIL MENJADI MILIK SIAPA?" Rasulullah SAW menjawab,"NERAKA". [...]
(Sirah Nabawiyah Ibnu Hisyam Jilid I Hal.620-621)
(4). PEMBUNUHAN TERHADAP ASMA BINT MARWAN SANG PENGKRITIK MUHAMMAD
Asma bint marwan, Ia seorang sastrawan (perempuan). Perempuan ini secara terbuka menyuarakan ketidaksukaannya melalui beberapa syair gurindam [Muir, vol. 3, bab 13, hal.130-132; "Muhammad at Medina",W Montgomery Watt, Oxford At The Clarendon Press, 1956, hal. 15,18, 178; Haekal, Hal 261-263] :
"Ku Pandang rendah Bani Malik dan Al Nabit
Dan auf dan bani Khazraj
Kalian patuhi si asing yang bukan dari kaummu
seorang yang bukan Murad atau Madhhij (suku asli Yaman)
Kalian berharap kebaikan darinya setelah pembunuhan para pemimpinmu
Bagai seorang lapar menantikan kaldu?.
Tak adakah yang punya harga diri menyerangnya dalam kejutan
Dan patahkan harapan mereka yang berharap sesuatu darinya?
[..]
Ketika Rasullulah mendengar apa yang Asma katakan ia berkata, "SIAPA YANG HENDAK MENYINGKIRKAN ANAK PEREMPUAN MARWAN DARIKU?"
Umayr b. Adiy al-Khatmi yang tengah bersamanya mendengarnya, dan malam itu Ia pergi ke rumah Asma dan MEMBUNUHNYA.
Paginya Ia datang ke hadapan Rasullulah dan menceritakan apa yang telah dilakukannya dan dia [Muhammad] berkata, "KAU TELAH MEMBANTU ALLAH DAN RASUL-NYA, O UMAYR!"
Ketika ia bertanya apakah ia harus menanggung konsekuensi buruk Rasul berkata, "Dua kambing tak kan saling beradu kepala tentangnya.", Kemudian Umayr kembali kekaumnya..["The Life of Muhammad". sebuah translasi dari "Sirat Rasul Allah"-nya Ishaq, hal 675, A. Guillaume, Oxford University Press, 1955]
Penyampaian lain:
"Kalian ikuti seorang asing yang menghasut kalian membunuh demi jarahan.
Kalian adalah orang-orang serakah.
Tak adakah kehormatan di diri kalian?"
'Setelah mendengar bait ini Muhammad berkata,'TAK ADA ORANGKAH YANG BERSEDIA MENYINGKIRKAN WANITA INI DARI KU?
'Umayr, seorang Muslim yang teguh, Memutuskan untuk menjalankan harapan Nabi. Malam itu ia mengendap ke rumah penyair yang tengah berbaring tidur dikelilingi oleh anak-anaknya yang masih muda. Satu sedang menyusui. Umayr pindahkan bayi yang menyusu DAN IA TUSUKKAN PISAU kepada si penyair.
Esok harinya di masjid, Muhammad, yang mengetahui menyadari adanya PEMBUNUHAN ini, berkata, "KAU TELAH MEMBANTU ALLAH DAN RASULNYA"
Kata Umayr. "Ia punya lima anak, Haruskah Saya merasa bersalah?"
"Tidak," jawab Nabi.
'Membunuhnya adalah sama tak berartinya seperti dua kambing yang saling menyeruduk kepala.'" ["The Life of Muhammad". sebuah translasi dari "Sirat Rasul Allah"-nya Ishaq, hal 676, A. Guillaume, Oxford University Press, 1955]
"Kemudian (terjadi) dalam Sariyyah [Atas perintah Nabi] dari Umayr ibn adi Ibn al-Khatmi Kharashah terhadap Asma Binti Marwan dari Bani Umayyah Ibnu Zaid,
Di lima malam menjelang akhir Ramadhan, Pada awal bulan ke-19 sejak Hijrah Rasulullah. Asma adalah istri Yazid Ibn Zaid Ibn Hisn al-Khatmi Ia biasa melecehkan Islam, menyinggung Nabi dan menghasut (orang) melawan Nabi. Ia menulis puisi.
Umayr Ibn Adi di malam hari memasuki rumah Asma. Anak-anaknya sedang tidur di sekitarnya. Satunya sedang menyusui. Ia meraba dengan tangan karena buta, dan memisahkan bayi dari Asma. IA MENGHUJAMKAN PEDANGNYA DI DADA ASMA SAMPAI TEMBUS PUNGGUNG.
Kemudian ia ditawarkan shalat subuh bersama Nabi di Medinah.
Rasullulah berkata: "APAKAH KAU MEMBUNUH ANAK PEREMPUAN MARWAN?".
Jawabnya: "Ya. Apakah ada hal lain untuk ku yang harus dilakukan?"
Dia [Muhammad] berkata:"Tidak. Dua kambing akan beradu kepala tentangnya". Ini adalah kata yang pertama yang di dengar dari Rasullullah. Rasullulah memanggil Umayr, "Basir" (yang melihat). [Ibn Sa'd' Kitab al-Tabaqat al-Kabir, Translasi oleh S. Moinul Haq, vol. 2, Hal. 31]
[Note:
Kisah perintah pembunuhan Asma bint Marwan di atas masih memiliki laporan hadis yang mempunyai sumber rantai perawi bersambung dan penguat lain yang handal, sebagaimana disampaikan pada catatan kaki "A Biography of the Prophet of Islam" In the Light of Original Sources: An Analytical Study, by Dr. Mahdi Rizqullah Ahmad, translated by Syed Iqbal Zaheer [Darussalam Publishers and Distributors, Riyadh, Jeddah, Sharjah, Lahore, London, Houston, New York; First Edition: November 2005], Volume 1, Chapter 6: Events and Expeditions between Badr and Uhud, pp. 431-432, sebagai berikut:
1. Sebagaimana dilaporkan Ibnu Ishaq - Ibn Hisham (4/379), melalui rantai yang ia tidak sebutkan secara jelas apakah dia mendengar sendiri. Ini adalah bagian dari riwayat tentang kematian 'Asma', dan juga lemah. Namun ini mendapatkan penguatan dari narasi terpecaya di Abu Dawud seperti termaktub dalam catatan berikut.
2. Ibid. Kisah ini juga terdokumentasi dalam Sunan Abu Dawud (4/528-29) kitab Hudud, aturan-aturan bagi yang menghina Nabi. Ia sampaikan rantai perawi selain dari Ibnu Ishaq melalui rantai bersambung dan dapat diandalkan sebagaimana aturan Ibnu Hajar dalam Bulugh Al-Maram (2/241). Nasa'i juga menyampaikan dalam Sunannya (7/107-108) sebagaimana juga Tabarani dalam Kabir-nya.]
(5). PEMBUNUHAN TERHADAP PENYAIR UQBA BIN ABU MUAYT (Maret 624 M)
Uqba mengejek Muhammad di Mekkah dan menulis bait-bait hinaan mengenai dia. Uqba ditangkap dalam Perang Badr, dan Muhammad memerintahkan agar ia dieksekusi. “Tetapi siapa yang akan mengurus anak-anak saya, wahai Muhammad?” jerit Uqba dengan pedih. “Neraka”, jawab Nabi dengan dingin. Kemudian pedang salah seorang pengikutnya menebas leher Uqba.
Dalam Sirah Nabawiyah Ibnu Ishaq berbahasa Indonesia dikisahkan sbb. :
"Ibnu Ishaq berkata,"Rasulullah SAW terus berjalan. Ketika beliau tiba di Irqi Adz-Dzabyah, BELIAU MEMERINTAHKAN PEMBUNUHAN TERHADAP UQBAH BIN MU'AITH."
[...]
Ibnu ishaq berkata,"Ketika Rasulullah SAW memerintahkan pembunuhan terhadap Uqbah bin Mu'aith, ia berkata,"HAI MUHAMMAD, ANAK KECIL MENJADI MILIK SIAPA?" Rasulullah SAW menjawab,"NERAKA". [...]"
(Sirah Nabawiyah Ibnu Hisyam Jilid I Hal.620-621)
Ibnu Ishaq berkata : Sahabat yang menawan Uqbah bin Mu'aith adalah Abdullah bin Salimah salah seorang yang berasal dari Bani Al-Ajlan.
Ibnu Ishaq berkata : Ketika Rasulullah SAW MEMERINTAHKAN PEMBUNUHAN terhadap Uqbah bin Mu'aith, ia berkata : "Wahai Muhammad, siapa yang akan mengasuh anak perempuanku yang masih kecil?" Rasulullah SAW menjawab : "Neraka". Uqbah bin Mu'aith dibunuh Ashim bin Tsabit bir-Abu Al-Aqlah Al-Anshari, saudara Bani Amr bin Auf- sebagaimana dituturkan kepadaku oleh Abu Ubaidah bin Muhammad bin Ammar bin Yasir.
(1.Sirah Nabawiyah, penulis : Ibnu Ishaq/Tahqiq & Syarah : Ibnu Hisyam/Penerjemah : H.Samson Rahman/Penyunting : Tim Akbar/Penerbit : AKBAR MEDIA EKA SARANA, 2013/xxxii+768 hlm, 19,5 x 26,5 cm, , hal.420
2. Sirah Nabawiyah Ibnu Hisyam, Penulis : Abu Muhammad Abdul Malik bin Hisyam Al-Muafiri, Penerjemah : Fadhli Bahri, Lc, Cetakan I : Darul Falah Th. 2000 M, Judul Asli : As-Sirah An-Nabawiyah li Ibni Hisyam, Penerbit : Darul Fikr, Beirut 1415 H/1994 M. Edisi Indonesia : Sirah Nabawiyah Ibnu Hisyam Jilid I, Penerjemah : fadhli Bahri, Lc., Tata Letak : Jarengkusuma, Desain Sampul : Robbani Adv., Cetakan : Kesebelas, Rabi'ul Tsani 1434 H/Pebruari 2013 M, Diterbitkan oleh PT.Darul Falah, Jl.Setia I RT 08/IV No.11!, Jatiwaringin - Pondok Gede - Bekasi 17411, Telp./Fax. 021.846.3187 , Hal.620-621)
(6). PEMBUNUHAN TERHADAP AN-NADHR BIN AL-HARITS :
Ibnu Ishaq berkata,"Ketika Rasulullah SAW tiba di Ash-Shafra', BELIAU MEMERINTAHKAN PEMBUNUHAN terhadap An-Nadhr bin Al-Harits. Kemudian An-Nadhr bin Al-Harits dibunuh Ali bin Abu Thalib seperti dikatakan kepadaku oleh ulama Makkah."
( Sirah Nabawiyah Ibnu Hisyam, Penulis : Abu Muhammad Abdul Malik bin Hisyam Al-Muafiri, Penerjemah : Fadhli Bahri, Lc, Cetakan I : Darul Falah Th. 2000 M, Judul Asli : As-Sirah An-Nabawiyah li Ibni Hisyam, Penerbit : Darul Fikr, Beirut 1415 H/1994 M. Edisi Indonesia : Sirah Nabawiyah Ibnu Hisyam Jilid I, Penerjemah : fadhli Bahri, Lc., Tata Letak : Jarengkusuma, Desain Sampul : Robbani Adv., Cetakan : Kesebelas, Rabi'ul Tsani 1434 H/Pebruari 2013 M, Diterbitkan oleh PT.Darul Falah, Jl.Setia I RT 08/IV No.11!, Jatiwaringin - Pondok Gede - Bekasi 17411, Telp./Fax. 021.846.3187 ,hal.620)
-------------
ISLAM TIDAK DAPAT HIDUP DI ALAM DEMOKRASI DAN KETERBUKAAN INFORMASI. ISLAM JUGA TIDAK DAPAT HIDUP DI ALAM PLURALISME. ISLAM HANYA DAPAT HIDUP DI GUA YANG DIISI SESAMA MUSLIM SAJA YANG TUNDUK PATUH TANPA MENGELUARKAN DESIS SUARA KRITIS TERHADAP PERBUATAN MUHAMMAD DAN AJARAN ISLAM YANG SURAM,KUMUH,MENGUMBAR SEX LIAR DAN BIADAB.
-----------------------------
Jawaban kami Muslim "AhluSunnah wal Jamaah" :
itu merupakan dasar kesimpulan yang salah (dari yang kurang berilmu) mengenai tafsir ini dari ayat-ayat tersebut, jika Hukum Islam benar-benar ditegakkan di muka bumi, niscaya kaum lainnya (yang kafir) akan musnah selumat-lumatnya, Mengenal Islam sejatinya agama yang berserah diri dan menyembah hanya kepada Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa Pencipta Seluruh Alam Semesta . Islam memperjuangkan Tauhid Jihad Fisabilillah .
Jihad Fisabilillah ada 2 analogi :
1. Perang Fisik (dengan senjata & jiwa raga)
2. Perang Ilmu (dengan keimanan ilmu Al-Quran, Al-Hadist, As-Sunnah) .
---------------------------
Dalil Al-Quran - Jihad Fisabilillah :
# AL-QURAN
KEUTAMAAN JIHAD DA MUJAHIDIN (PEJUANG) .
Keutamaan Jihad
Perintah Berjuang
Al-Baqarah : 218
218. Sesungguhnya orang-orang yang beriman, orang-orang yang berhijrah dan berjihad di jalan Allah, mereka itu mengharapkan rahmat Allah, dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
Ali-'Imran : 145
145. sesuatu yang bernyawa tidak akan mati melainkan dengan izin Allah, sebagai ketetapan yang telah ditentukan waktunya. barang siapa menghendaki pahala dunia, niscaya Kami berikan kepadanya pahala dunia itu, dan barang siapa menghendaki pahala akhirat, Kami berikan (pula) kepadanya pahala akhirat itu. dan Kami akan memberi Balasan kepada orang-orang yang bersyukur.
Ali-'Imran : 157
157. dan 
sungguh kalau kamu gugur di jalan Allah atau meninggal[245], tentulah ampunan Allah dan rahmat-Nya lebih baik (bagimu) dari harta rampasan yang mereka kumpulkan.
[245] Maksudnya: meninggal di jalan Allah bukan karena peperangan.
Ali-'Imran : 200
200. Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) dan bertakwalah kepada Allah, supaya kamu beruntung.
An-Nisaa’ : 74
74. karena itu 
hendaklah orang-orang yang menukar kehidupan dunia dengan kehidupan akhirat[316] berperang di jalan Allah. Barangsiapa yang berperang di jalan Allah, lalu gugur atau memperoleh kemenangan Maka kelak akan Kami berikan kepadanya pahala yang besar.
[316] Orang-orang mukmin yang mengutamakan kehidupan akhirat atas kehidupan dunia ini.
An-Nisaa’ : 76, 77, 84, 95, 104
76.
 orang-orang yang beriman berperang di jalan Allah, dan orang-orang yang kafir berperang di jalan thaghut, sebab itu perangilah kawan-kawan syaitan itu, karena Sesungguhnya tipu daya syaitan itu adalah lemah.
77. tidakkah kamu perhatikan orang-orang yang dikatakan kepada mereka[317]: “Tahanlah tanganmu (dari berperang), dirikanlah sembahyang dan tunaikanlah zakat!” setelah diwajibkan kepada mereka berperang, tiba-tiba sebahagian dari mereka (golongan munafik) takut kepada manusia (musuh), seperti takutnya kepada
Allah, bahkan lebih sangat dari itu takutnya. mereka berkata: “Ya Tuhan Kami, mengapa Engkau wajibkan berperang kepada kami? mengapa tidak Engkau tangguhkan (kewajiban berperang) kepada Kami sampai kepada beberapa waktu lagi?” Katakanlah: “Kesenangan di dunia ini hanya sebentar dan akhirat itu lebih baik untuk orang-orang yang bertakwa, dan kamu tidak akan dianiaya sedikitpun[318].
[317] Orang-orang yang Menampakkan dirinya beriman dan minta izin berperang sebelum ada perintah berperang.
[318] Artinya pahala turut berperang tidak akan dikurangi sedikitpun.
84. Maka berperanglah kamu pada jalan Allah, tidaklah kamu dibebani melainkan dengan kewajiban kamu sendiri[324]. Kobarkanlah semangat Para mukmin (untuk berperang). Mudah-mudahan Allah menolak serangan orang-orang yang kafir itu. Allah Amat besar kekuatan dan Amat keras siksaan(Nya).
[324] Perintah berperang itu harus dilakukan oleh Nabi Muhammad s.a.w karena yang dibebani adalah diri beliau sendiri. ayat ini berhubungan dengan keengganan sebagian besar orang Madinah untuk ikut berperang bersama Nabi ke Badar Shughra. Maka turunlah ayat ini yang memerintahkan supaya Nabi Muhammad S.A.W. pergi berperang walaupun sendirian saja.
95. tidaklah sama antara mukmin yang duduk (yang tidak ikut berperang) yang tidak mempunyai ‘uzur dengan orang-orang yang berjihad di jalan Allah dengan harta mereka dan jiwanya. Allah melebihkan orang-orang yang berjihad dengan harta dan jiwanya atas orang-orang yang duduk[340] satu derajat. kepada masing-masing mereka Allah menjanjikan pahala yang baik (surga) dan Allah melebihkan orang-orang yang berjihad atas orang yang duduk[341] dengan pahala yang besar,
[340] Maksudnya: yang tidak berperang karena uzur.
[341] Maksudnya: yang tidak berperang tanpa alasan. sebagian ahli tafsir mengartikan qaa’idiin di sini sama dengan arti qaa’idiin Maksudnya: yang tidak berperang karena uzur..
104. janganlah kamu berhati lemah dalam mengejar mereka (musuhmu). jika kamu menderita kesakitan, Maka Sesungguhnya merekapun menderita kesakitan (pula), sebagaimana kamu menderitanya, sedang kamu mengharap dari pada Allah apa yang tidak mereka harapkan. dan adalah Allah Maha mengetahui lagi Maha Bijaksana.
Al-Maidah : 35
35. Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan carilah jalan yang mendekatkan diri kepada-Nya, dan berjihadlah pada jalan-Nya, supaya kamu mendapat keberuntungan.
Al-Anfaal : 60, 65
60. dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi dan dari kuda-kuda yang ditambat untuk berperang (yang dengan persiapan itu) kamu menggentarkan musuh Allah dan musuhmu dan orang orang selain mereka yang kamu tidak mengetahuinya; sedang Allah mengetahuinya. apa saja yang kamu nafkahkan pada jalan Allah niscaya akan dibalasi dengan cukup kepadamu dan kamu tidak akan dianiaya (dirugikan).
65. Hai Nabi, Kobarkanlah semangat Para mukmin untuk berperang. jika ada dua puluh orang yang sabar diantaramu, niscaya mereka akan dapat mengalahkan dua ratus orang musuh. dan jika ada seratus orang yang sabar diantaramu, niscaya mereka akan dapat mengalahkan seribu dari pada orang kafir, disebabkan orang-orang kafir itu kaum yang tidak mengerti[623].
[623] Maksudnya: mereka tidak mengerti bahwa perang itu haruslah untuk membela keyakinan dan mentaati perintah Allah. mereka berperang hanya semata-mata mempertahankan tradisi Jahiliyah dan maksud-maksud duniawiyah lainnya.
At-Taubah : 111, 120
111. Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka. mereka berperang pada jalan Allah; lalu mereka membunuh atau terbunuh. (Itu telah menjadi) janji yang benar dari Allah di dalam Taurat, Injil dan Al Quran. dan siapakah yang lebih menepati janjinya (selain) daripada Allah? Maka bergembiralah dengan jual beli yang telah kamu lakukan itu, dan Itulah kemenangan yang besar.
120. tidaklah sepatutnya bagi penduduk Madinah dan orang-orang Arab Badwi yang berdiam di sekitar mereka, tidak turut menyertai Rasulullah (berperang) dan tidak patut (pula) bagi mereka lebih mencintai diri mereka daripada mencintai diri rasul. yang demikian itu ialah karena mereka tidak ditimpa kehausan, kepayahan dan kelaparan pada jalan Allah, dan tidak (pula) menginjak suatu tempat yang membangkitkan amarah orang-orang kafir, dan tidak menimpakan sesuatu bencana kepada musuh, melainkan dituliskanlah bagi mereka dengan yang demikian itu suatu amal saleh. Sesungguhnya Allah tidak menyia-nyiakan pahala orang-orang yang berbuat baik,
Al-Hujurat : 15
15. Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu hanyalah orang-orang yang percaya (beriman) kepada Allah dan Rasul-Nya, kemudian mereka tidak ragu-ragu dan mereka berjuang (berjihad) dengan harta dan jiwa mereka pada jalan Allah. mereka Itulah orang-orang yang benar.
Ash-Shaff : 4, 11
4. Sesungguhnya Allah menyukai orang yang berperang dijalan-Nya dalam barisan yang teratur seakan-akan mereka seperti suatu bangunan yang tersusun kokoh
11. (yaitu) kamu beriman kepada Allah dan RasulNya dan berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwamu. Itulah yang lebih baik bagimu, jika kamu mengetahui.
At-Tahrim : 9
Hai Nabi bersikap keraslah terhadap mereka. perangilah orang-orang kafir dan orang-orang munafik.
tempat mereka adalah Jahannam
Jihad yang paling mulia
Al-Baqarah : 258
258. Apakah kamu tidak memperhatikan orang[163] yang mendebat Ibrahim tentang Tuhannya (Allah) karena Allah telah memberikan kepada orang itu pemerintahan (kekuasaan). ketika Ibrahim mengatakan: “Tuhanku ialah yang menghidupkan dan mematikan,” orang itu berkata: “Saya dapat menghidupkan dan mematikan”.[164]Ibrahim berkata: “Sesungguhnya Allah menerbitkan matahari dari timur, Maka terbitkanlah Dia dari barat,” lalu terdiamlah orang kafir itu; dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim.
[163] Yaitu Namrudz dari Babilonia.
[164] Maksudnya raja Namrudz dengan menghidupkan ialah membiarkan hidup, dan yang dimaksudnya dengan mematikan ialah membunuh. Perkataan itu untuk mengejek Nabi Ibrahim A.S.
Al-Mukmin : 28 sd 44
28. dan seorang laki-laki yang beriman di antara Pengikut-pengikut Fir’aun yang Menyembunyikan imannya berkata: “Apakah kamu akan membunuh seorang laki-laki karena Dia menyatakan: “Tuhanku ialah Allah Padahal Dia telah datang kepadamu dengan membawa keterangan-keterangan dari Tuhanmu. dan jika ia seorang pendusta Maka Dialah yang menanggung (dosa) dustanya itu; dan jika ia seorang yang benar niscaya sebagian (bencana) yang diancamkannya kepadamu akan menimpamu”. Sesungguhnya Allah tidak menunjuki orang-orang yang melampaui batas lagi pendusta.
29. (Musa berkata): “Hai kaumku, untukmulah kerajaan pada hari ini dengan berkuasa di muka bumi. siapakah yang akan menolong kita dari azab Allah jika azab itu menimpa kita!” Fir’aun berkata: “Aku tidak mengemukakan kepadamu, melainkan apa yang aku pandang baik; dan aku tiada menunjukkan kepadamu selain jalan yang benar”.
30. dan orang yang beriman itu berkata: “Hai kaumku, Sesungguhnya aku khawatir kamu akan ditimpa (bencana) seperti Peristiwa kehancuran golongan yang bersekutu.
31. (yakni) seperti Keadaan kaum Nuh, ‘Aad, Tsamud dan orang-orang yang datang sesudah mereka. dan Allah tidak menghendaki berbuat kezaliman terhadap hamba-hamba-Nya.
32. Hai kaumku, Sesungguhnya aku khawatir terhadapmu akan siksaan hari panggil-memanggil[1321].
[1321] Hari kiamat itu dinamakan hari panggil memanggil karena orang yang berkumpul di padang mahsyar sebagian memanggil sehagian yang lain untuk meminta tolong.
33. (yaitu) hari (ketika) kamu (lari) berpaling ke belakang, tidak ada bagimu seorangpun yang menyelamatkan kamu dari (azab) Allah, dan siapa yang disesatkan Allah, niscaya tidak ada baginya seorangpun yang akan memberi petunjuk.
34. dan Sesungguhnya telah datang Yusuf kepadamu dengan membawa keterangan-keterangan, tetapi kamu Senantiasa dalam keraguan tentang apa yang dibawanya kepadamu, hingga ketika Dia meninggal, kamu berkata: “Allah tidak akan mengirim seorang (rasulpun) sesudahnya. Demikianlah Allah menyesatkan orang-orang yang melampaui batas dan ragu-ragu.
35. (yaitu) orang-orang yang memperdebatkan ayat-ayat Allah tanpa alasan yang sampai kepada mereka[1322]. Amat besar kemurkaan (bagi mereka) di sisi Allah dan di sisi orang-orang yang beriman. Demikianlah Allah mengunci mati hati orang yang sombong dan sewenang-wenang.
[1322] Maksudnya mereka menolak ayat-ayat Allah tanpa alasan yang datang kepada mereka.
38. orang yang beriman itu berkata: “Hai kaumku, ikutilah Aku, aku akan menunjukkan kepadamu jalan yang benar.
39. Hai kaumku, Sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah kesenangan (sementara) dan Sesungguhnya akhirat Itulah negeri yang kekal.
40. Barangsiapa mengerjakan perbuatan jahat, Maka Dia tidak akan dibalasi melainkan sebanding dengan kejahatan itu. dan Barangsiapa mengerjakan amal yang saleh baik laki-laki maupun perempuan sedang ia dalam Keadaan beriman, Maka mereka akan masuk surga, mereka diberi rezki di dalamnya tanpa hisab.
41. Hai kaumku, Bagaimanakah kamu, aku menyeru kamu kepada keselamatan, tetapi kamu menyeru aku ke neraka?
42. (Kenapa) kamu menyeruku supaya kafir kepada Allah dan mempersekutukan-Nya dengan apa yang tidak kuketahui Padahal aku menyeru kamu (beriman) kepada yang Maha Perkasa lagi Maha Pengampun?
43. sudah pasti bahwa apa yang kamu seru supaya aku (beriman) kepadanya tidak dapat memperkenankan seruan apapun baik di dunia maupun di akhirat[1323]. dan Sesungguhnya kita kembali kepada Allah dan Sesungguhnya orang-orang yang melampaui batas, mereka Itulah penghuni neraka.
Demikian itulah rangkaian ayat-ayat firman Allah SWT
tentang Jihad Fisabilillah Islam .

TANGGAPAN GUE.
TAU GA SEH LO.
KAPIR ESLAM SLALU NEPU.
Jihad Fisabilillah ada 2 analogi : 
1. Perang Fisik (dengan senjata & jiwa raga) 
2. Perang Ilmu (dengan keimanan ilmu Al-Quran, Al-Hadist, As-Sunnah) .
PERANG ELMU SAAT MAMAD LEMAH.
PERANG FISIK SAAT MAMAD/ESLAM KUAT.
JIHAD ITU WAJIB.
Diwajibkan atas kamu berperang, padahal berperang itu adalah sesuatu yang kamu benci. Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. (QS 2:216)
YANG GA PERANG AKAN DISIKSA OLO.
QS 9:39
Jika kamu tidak berangkat untuk berperang, niscaya Allah menyiksa kamu dengan siksa yang pedih dan digantinya (kamu) dengan kaum yang lain, dan kamu tidak akan dapat memberi kemudharatan kepada-Nya sedikitpun. Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.
karna lu n harta lu ude dibeli aullo.

Sesungguhnya Auwloh telah membeli dari orang-orang mukmin, diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka. Mereka berperang pada jalan Auwloh; lalu mereka membunuh atau terbunuh. (9.111)

alloh transaksi dagang biar lu mo jihad dengan harta n jiwa lu. 

61 : 10 - 12
10. Hai orang-orang yang beriman, sukakah kamu aku tunjukkan suatu perniagaan yang dapat menyelamatkanmu dari azab yang pedih?
11. (yaitu) kamu beriman kepada Allah dan RasulNya dan berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwamu. Itulah yang lebih baik bagimu, jika kamu mengetahui.
12. Niscaya Allah akan mengampuni dosa-dosamu dan memasukkanmu ke dalam jannah yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; dan (memasukkan kamu) ke tempat tinggal yang baik di dalam jannah 'Adn. Itulah keberuntungan yang besar.


Jihad dengan harta dan jiwa sebagai tanda kalo lo beriman ma alloh n rosul. ha...7x
Surah (49) Al-Hujuraat ayat: 15

15. Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu hanyalah orang-orang yang percaya (beriman) kepada Allah dan Rasul-Nya, kemudian mereka tidak ragu-ragu dan mereka berjuang (berjihad) dengan harta dan jiwa mereka pada jalan Allah. Mereka itulah orang-orang yang benar.
JADI INTI DARE AJARAN ESLAM ADALAH KEK GINI.
LO KAPIR ESLAM HARUS JIHAD, MEMBUNUH ATO TERBUNUH, AMPE OLO DISEMBAH SELURUH MANUSIE. HA...7X
JADE ABIS BACA INI MAKE CUMA KAPIR ESLAM YANG IDEOT YANG GA MO MURTAD DARE ESLAM. HA...7X
YBU AMEN
=======================

Malaikat Jibril dan Mikail Menangis Ketika Allah Melaknat Iblis

Malaikat Jibril dan Mikail Menangis Ketika Allah Melaknat Iblis
#Mudah-mudahan ada MANFAAT#

Bismillaahirrahmaanirrahiim. . .
(Semoga hidayah Allah bersama kita, sehingga kita selamat dari musuh Nyata kita Iblis)

Dalam sebuah kitab karangan Imam al-Ghazali menyebutkan bahwa iblis itu sesungguhnya namanya disebut sebagai al-Abid (ahli ibadah) pada langit yang pertama, pada langit yang keduanya disebut az-Zahid. Pada langit ketiga, namanya disebut al-Arif. Pada langit keempat, namanya adalah al-Wali. Pada langit kelima, namanya disebut at-Taqi. Pada langit keenam namanya disebut al-Kazin. Pada langit ketujuh namanya disebut Azazil manakala dalam Luh Mahfudz (Lauhul Mahfudz) namanya ialah iblis dan selama 1000 Tahun giat taat beribadah sujud non stop kepada Allah, bahkan pernah menjadi Sayyidul Malaikat (Penghulu atau Pemimpin Malaikat),  dan Khozinul Jannah (Bendahara Surga) Dia (iblis) lupa akibat urusannya. Maka Allah S.W.T telah memerintahkannya sujud kepada Adam. Lalu iblis berkata, "Adakah Engkau mengutamakannya daripada aku, sedangkan aku lebih baik daripadanya. Engkau jadikan aku daripada api dan Engkau jadikan Adam dari pada tanah."Lalu Allah S.W.T berfirman yang maksudnya, "Aku membuat apa yang Aku kehendaki." Oleh karena iblis memandang dirinya penuh keagungan, maka dia enggan sujud kepada Adam A.S karena bangga dan sombong.Dia berdiri tegak sampai saatnya malaikat bersujud dalam waktu yang berlalu. Ketika para malaikat mengangkat kepala mereka, mereka mendapati iblis tidak sujud sedang mereka telah selesai sujud. Maka para malaikat bersujud lagi bagi kali kedua kerana bersyukur, tetapi iblis tetap angkuh dan enggan sujud. Dia berdiri tegak dan memaling dari para malaikat yang sedang bersujud. Dia tidak ingin mengikut mereka dan tidak pula dia merasa menyesal atas keengganannya.Kemudian Allah S.W.T merubahkan mukanya pada asalnya yang sangat indah cemerlangan kepada bentuk seperti babi hutan. Allah S.W.T membentukkan kepalanya seperti kepala unta, dadanya seperti daging yang menonjol di atas punggung, wajah yang ada di antara dada dan kepala itu seperti wajah kera, kedua matanya terbelah pada sepanjang permukaan wajahnya. Lubang hidungnya terbuka seperti cerek tukang bekam, kedua bibirnya seperti bibir lembu, taringnya keluar seperti taring babi hutan dan janggut terdapat sebanyak tujuh helai. Setelah itu, lalu Allah mengusirnya dari surga, bahkan dari langit, dari bumi dan ke beberapa jazirah. Dia tidak akan masuk ke bumi melainkan dengan cara sembunyi. Allah S.W.T melaknatinya hingga hari kiamat kerana dia menjadi kafir. Walaupun iblis itu pada sebelumnya sangat indah cemerlang rupanya, mempunyai sayap empat, banyak ilmu, banyak ibadah serta menjadi kebanggan para malaikat dan pemukanya, dan dia juga pemimpin para malaikat karubiyin dan banyak lagi, tetapi semua itu tidak menjadi jaminan sama sekali baginya.Ketika Allah S.W.T membalas tipu daya iblis, maka menangislah Malaikat Jibril dan Mikail. Lalu Allah S.W.T berfirman yang bermaksud, "Apakah yang membuat kamu menangis?" Lalu mereka menjawab, "Ya Allah! Kami tidaklah aman dari tipu dayamu. "Firman Allah bagi bermaksud, "Begitulah Aku. Jadilah engkau berdua tidak aman dari tipu dayaKu."Setelah diusir, maka iblis pun berkata, "Ya Tuhanku, Engkau telah mengusir aku dari Surga disebabkan Adam, dan aku tidak menguasainya melainkan dengan penguasaan-Mu." Lalu Allah berfirman yang bermaksud, "Engkau dikuasakan atas dia, yakni atas anak cucunya, sebab para nabi adalah maksum."Berkata lagi iblis, "Tambahkanlah lagi untukku." Allah berfirman yang maksudnya, "Tidak akan dilahirkan seorang anak baginya kecuali tentu dilahirkan untukmu dua padanya."Berkata iblis lagi, "Tambahkanlah lagi untukku." Lalu Allah berfirman dengan maksud, "Dada-dada mereka adalah rumahmu, engkau berjalan di sana sejalan dengan peredaran darah."Berkata iblis lagi, "Tambahkanlah lagi untukku." Maka Allah berfirman lagi yang bermaksud, "Dan kerahkanlah terhadap mereka pasukan berkuda dan pasukan yang berjalan kaki, artinya mintalah tolong menghadapi mereka dengan pembantu-pembantumu, baik yang naik kuda maupun yang berjalan kaki. Dan berserikatlah dengan mereka pada harta, yaitu mendorong mereka mengusahakannya dan mengarahkannya ke dalam haram.""Dan pada anak-anak, yaitu dengan menganjurkan mereka dalam membuat perantara mendapat anak dengan cara yang dilarang, seperti melakukan senggama dalam masa haid, berbuat perkara-perkara syirik mengenai anak-anak itu dengan memberi nama mereka Abdul Uzza, menyesatkan mereka dengan cara mendorong ke arah agama yang batil, mata pencarian yang tercela dan perbuatan-perbuatan yang jahat dan berjanjilah mereka." (Hal ini ada disebutkan dalam surah al-Isra ayat 64 yang bermaksud : "Dan gerakkanlah siapa yang kamu sanggupi di antara mereka dengan ajakanmu, dan kerahkanlah terhadap mereka pasukan berkuda dan pasukanmu yang berjalan kaki dan berserikatlah dengan mereka pada harta dan anak-anak dan beri janjilah mereka. Dan tidak ada yang dijanjikan oleh syaitan kepada mereka melainkan tipuan belaka".Maksud ayat ini ialah bahwa Allah S.W.T. memberi kesempatan kepada iblis untuk menyesatkan manusia dengan segala kemampuan yang ada padanya. Tetapi segala tipu daya syaitan itu tidak akan mampu menghadapi orang-orang yang benar-benar beriman.



------------------->Dalam kitab Tafsir showi Hal 2 Tafsir Al-a'rof bahwa di sana disebutkan bahwa iblis itu bapak moyangnya Jin dan setan, maksudnya bahwa sebelum dikutuk oleh Allah maka Iblis itu dahulunya bernama Jin, setelah dikutuk Allah hanya gara-gara tidak mau bersujud kepada Adam maka namanya menjadi setan. Dalam suatu kitab hadits yang menjelaskan tentang Iblis, karangna Syaikh Taftazani bin Basyumi, namanya kitab "Sholawatul kabul akhbar", bahwa Allah S.W.T. memerintahkan, memberi tugas, memberi mandat yang agung sangat mulia, diantaranya sebagai berikut:
1. Iblis sebagai penjaga surga dalam kurun waktu 40.000 tahun.
2. Iblis pernah hidup bersama bergabung dengan Malaikat selama 80.000 tahun.
3. Iblis diangkat menjadi penasehat Malaikat selama 20.000 tahun.
4. Iblis menjadi pemimpin malaikat karobiyyun dalam waktu 30.000 tahun (tiga puluh ribu tahun)
5. Iblis melakukan thowaf (mengelilingi) arasy bersama para malaikat dalam waktu 14.000 (empat belas ribu tahun), jadi secara keseluruhan iblis beribadah melakukan semua perintah kepada Allah dalam kurun waktu 185.000 tahun lebih, selama dalam ibadahnya seperti kita umat Islam, melakukan sholat, puasa, thowaf dengan para malaikat (mengelilingi baitul makmur di Dan arasy), iblis tidak merasa lelah dan mengeluh menjalankan perintah Allah, tugas-tugas Allah yang termulia ini, iblis menjalankan dengan ikhlas, tidak ada niat apapun kecuali karena Allah SWT semata-mata. Pada masa itu malaikat dan lainnya, iblis diberi gelar Al A’ziz (makhluk Allah yang termulia), ada yang memberi gelar A’zazil (panglima besar malaikat). Menurut kitab tafsir Munir dan Showi, iblis beribadah pada Allah dalam masa 80.000 tahun, thowaf di baitul Makmur dan Aras 14.000 tahun.Oleh karenanya dilangit pertama sampai ketujuh, iblis dihormati para malaikat, hingga terhormatnya iblis dilangit yang pertama berkibarlah bendera bertulis Al ‘abid (iblis ahli ibadah).Langit ke 2 berkibarlah tulisan Al Zahid (iblis ahli suci) tidak melanggar larangan Allah, dan mematuhi segala perintah Allah.Langit ke 3 berkibarlah tulisan Al Ar’rif (yang mengetahui segala kekuasaan kemulyaan Allah).Langit ke 4 berkibarlah tulisan Al Waliyu (yang dibebani dan dikasihi Allah).Langit ke 5 berkibarlah tulisan Attaqiyu (yang takut/ patuh perintah Allah).Langit ke 6 berkibarlah tulisan Alkhozinu (yang mengawasi makhluk Allah yang bernyawa)Langit ke 7 berkibarlah tulisan Azroilu (yang mencabut nyawa/ memberi celaka pada makhluk lainnya). Malaikat di penjuru alam semesta, dari bumi, langit, baitul makmur, arasy, dan sebagainya, mereka semua menghormati pada iblis sebagai makhluk Allah yang terhormat dan termulia, sehingga bila iblis lewat di depan para malaikat, maka malaikat menghormati pada iblis, bagaikan penghormatan prajurit kepada komandannya, pengawal istana pada rajanya, sehingga terhormatlah nama iblis di penjuru alam semesta.Namun sayang, di lauhul mahfudz, tulisan iblis terselubung rapi tidak satupun makhluk yang tahu kecuali Allah, tertera Alkafir Almal’un (iblis inkar terkutuk).dalam sumber lainIblis pada mulanya bernama Azazil dan tinggal di bumi. Azazil adalah jin yang taat kepada Allah dan memang Iblis sebenarnya adalah dari golongan Jin seperti pada firman Allah S.W.T "Dan ingatlah ketika kami berfirman kepada para malaikat "Sujudlah kepada Adam, maka sujudlah mereka kecuali Iblis. Dia adalah dari golongan Jin, maka ia mendurhakai Tuhannya" Alkahfi [50] , Dia menyembah Allah selama 1000 tahun, lalu Allah swt mengangkatnya ke langit pertama. Di langit pertama, Azazil beribadah menyembah Allah swt selama 1000 tahun. Kemudian dia diangkat ke langit kedua. Begitu seterusnya hingga akhirnya dia diangkat menjadi imam para malaikat. Apa pun perintah Allah kepada malaikat juga adalah perintah baginya, kerana dialah imam para malaikat yang memimpin malaikat.Azazil adalah imam kepada kepada seluruh malaikat (Al-muqorrobun, imamul jami'il malaikat). Ibadahnya kepada Allah banyak. Ada riwayat yang menyatakan Azazil beribadah kepada Allah selama 80,000 tahun dan tiada tempat di dunia ini yang tidak dijadikan tempat sujudnya ke hadrat Allah.Dalam satu riwayat menceritakan, akan malaikat Israfil melihat yang tersurat di Luh Mahfuz ada tercatat satu suratan berkenaan:..."Adanya satu hamba Allah yang beribadah selama 80,000 tahun tetapi hanya kerana satu kesalahan, maka ibadah hamba itu tidak diterima Allah dan hamba itu terlaknat sehingga hari Kiamat."...Maka menangislah Israfil karena bimbang makhluk yang tersurat di Loh Mahfuz itu adalah dirinya. Maka diceritakanlah Israfil kepada segala malaikat pengalamannya melihat apa yang tersurat di Loh Mahfuz. Maka menangislah sekelian malaikat kerana takut dan bimbang nasib mereka. Lalu semua malaikat datang menemui Azazil yang menjadi imam para malaikat, agar Azazil mendoakan keselamatan dunia dan akhirat kepada seluruh malaikat. Azazil pun mendoakan keselamatan di dunia dan akhirat kepada seluruh malaikat dengan doa:..."Ya Allah, Janganlah ENGKAU murka terhadap mereka (para malaikat)."...Malangnya, Azazil lupa untuk mendoakan keselamatan untuk dirinya. Selepas mendoakan semua para malaikat, Azazil terus menuju ke surga. Di atas pintu surga, Azazil terlihat suratan yang menyatakan:..."“Ada satu hamba dari kalangan hamba-hamba Allah yang muqarrabin yang telah diperintahkan Allah untuk membuat satu tugasan, tapi hamba tersebut mengengkari perintah Allah. Lalu dia tergolong dalam golongan yang sesat dan terlaknat."...Lalu Allah Menciptakan Adam a.s., dan memerintahkan malaikat untuk sujud menghormat kepada Adam a.s. Azazil, sebagai imam para malaikat, sepatutnya lebih dahulu bersujud memimpin para malaikat. Tetapi, dia menolak, karena dia merasa bahawa dirinya lebih baik dari pada Adam. Sementara para malaikat lain terus sujud tanpa dipimpin oleh Azazil.Bukan saja enggan sujud, Azazil malah sombong dan menjawab kepada Allah:..."Dan (ingatkanlah peristiwa) ketika Kami berfirman kepada malaikat: Sujudlah kamu kepada Adam; maka mereka sujudlah melainkan iblis; dia berkata: Patutkah aku sujud kepada (makhluk) yang Engkau jadikan dari tanah (yang di adun)? Israa [61]" ...Keengganan sujud ini berpunca dari hasad dengki iblis Azazil, yang iri hati apabila Allah hendak melantik nabi Adam sebagai khalifah di bumi karena ia dijadikan dari api sedangkan manusia dijadikan dari tanah yang busuk dan melekat. Ia durhaka kepada Allah, takabur dan lupa daratan. Maka terhalaulah Azazil dari surga. Namanya diubah kepada Iblis. Apabila Iblis diturunkan ke bumi, dia berjanji akan menyesatkan manusia serta keturunannya...."Dia berkata lagi: Kabarkanlah kepadaku, inikah orangnya yang Engkau muliakan mengatasiku? Jika Engkau beri tempo kepadaku hingga hari kiamat, tentulah aku akan memancing menyesatkan zuriat keturunannya, kecuali sedikit (di antaranya) Israa [62]"......:"Allah berfirman (kepada iblis): Pergilah (lakukanlah apa yang engkau rancangkan)! Kemudian siapa yang menurutmu di antara mereka, maka sesungguhnya Neraka Jahanamlah balasan kamu semua, sebagai balasan yang cukup. Israa [6]..



HA...7X BACE  N PLOTOTIN NEH.

 menangislah Malaikat Jibril dan Mikail. Lalu Allah S.W.T berfirman yang bermaksud, "Apakah yang membuat kamu menangis?" Lalu mereka menjawab, "Ya Allah! Kami tidaklah aman dari tipu dayamu. "Firman Allah bagi bermaksud, "Begitulah Aku. Jadilah engkau berdua tidak aman dari tipu dayaKu."


MALEKAT AJE GA AMAN DARE TEPU DAYE OLO, PA LAGI MANUSIA. HA...7X

SETELAH BACA INI MAKE CUMA KAPIR ESLAM YANG IDEOT YANG GA MO MURTAD DARE ESLAM. HA...7X 

YBU AMEN
=================
INI DAFTAR BUKU BAGUS YANG SEBAENYE LO BELI N BACA. HA...7X
1. CHRIST, MUHAMMAD AND I by Mohammad Al Ghazoli 
  by Mark A. Gabriel
by Craig Winn 
4. LEFT BEHIND by Jerry B. Jenkins 
5. LEFT BEHIND by Tim F. LaHaye 
6. ISLAMIC INVASION by Robert A. Morey 
8. Antichrist: Islam's Awaited Messiah by Joel Richardson 
11. Islam: In Light of History By Rafat Amari
14. The Torn Veil by Gulshan Esther 
15. Why I Am Not a Muslim by Ibn Warraq 
16. Why I Am Not A Moslem by Dr. Peter S. Ruckman 
20. Islam And The Jews: The unfinished battle by Mark A. Gabriel 
22. Slavery, Terrorism and Islam by Peter Hammond 
24. Islam Exposed by Floyd McElveen 
27. The Destiny of Islam in the End Times by Faisal Malick 
28. 10 Amazing Muslims Touched by God by Faisal Malick 
32. The Hidden Life of The Prophet Muhammad by Dr. A. A. Ahmed 
34. Islam in the End Times by Ellis H. Skolfield
35. Muhammad is The Antichrist by Cole Steele 
36. Islam - The Dark Night Of Humanity by G. P. Geoghegan 
38. What the Koran Really Says by ibn warraq
    43. Iran: Desperate for God by The Voice of the Martyrs 


LO CUKUP BACA BEBERAPA AJE DARE REKOMENDASI BUKU DI ATAS. MAKA LO AKAN KAGET NGELIAT BETAPA JAHATNYE ESLAM. HA...7X

YAH JELAS JAHAT LAH KARNA ALLAH SWT ADALAH IBLIS N MAMAD ADALAH ANTIKRIS. HA...7X

SEBENERNYE SIH, ALLAH SWT PIKTIP ALIAS BERHALA DEWA BULAN ARAB N DI ISRAEL NAMANYE BAAL. HA...7X

N JIBRIL ADALAH IBLIS YANG MENYAMAR SBAGE MALAIKAT TERANG.

2 KORINTUS 11:14-15

14 Hal itu tidak usah mengherankan, sebab Iblis pun menyamar sebagai malaikat Terang. 

15 Jadi bukanlah suatu hal yang ganjil, jika pelayan-pelayannya menyamar sebagai pelayan-pelayan kebenaran. Kesudahan mereka akan setimpal dengan perbuatan mereka. 


FATHER - GOD

Yesus.
 1. Jesus Christ: The Real Story by United Church of God 
6. Jesus Humanity and the Trinity by Kathryn Tanner
9. Jesus Christ, Disciplemaker by Bill Hull 
11. Life of Christ by Fulton J. Sheen 
16. The Cross of Christ by John Stott 
17. Jesus for the Non-Religious by John Shelby Spong


Trinity.
3. Trinity by Joseph F. Girzone
8. The Trinity (Guides to Theology) by Roger E. Olson
9. The Biblical Doctrine of the Trinity by B.B. Warfield 


Holy Spirit.
1. Good Morning, Holy Spirit by Benny Hinn 
3. Baptism in the Holy Spirit by Derek Prince 
4. Experiencing The Holy Spirit by MURRAY ANDREW 
7. 7 Things The Holy Spirit Will Do In You by Pastor Chris Oyakhilome PhD 




others.
1. The Purpose Driven Life by Rick Warren 
3. The World On Fire by Rick Joyner 
5. The Final Quest by Rick Joyner 
7. Epic Battles of the Last Days by Rick Joyner 
8. The Prophetic Ministry by Rick Joyner 
9. The Harvest by Rick Joyner 
11. He Came To Set The Captives Free by Rebecca Brown 
12. Becoming A Vessel Of Honor by BROWN REBECCA 
13. Prepare For War by BROWN REBECCA 
14. The Gifts of the Body by Rebecca Brown 
15. Unbroken Curses by Rebecca Brown 
16. Church of Lies by Flora Jessop 
19. When God's Purpose Becomes Personal by Matthew Omaye Ajiake 
Buy new: $14.39 / Used from: $7.95
22. Blessing or Curse: You Can Choose by Derek Prince 
23. Secrets of a Prayer Warrior by Derek Prince 
24. Does Your Tongue Need Healing? by Derek Prince 
27. Entering The Presence Of God by Derek Prince 
33. Snakes in the Lobby by Scott MacLeod 
34. Why I Am A Christian by John Stott
36. Demons in the Church by Ellis H. Skolfield


41. The Bible Code by MichaelDrosnin 
42. Bible Code II: The Countdown by Michael Drosnin 
43. Bible Code III: Saving the World by Michael Drosnin 
45. Bible Code Bombshell by R. Edwin Sherman        





KALO MO NGELIAT YANG LEBIH BANYAK MAKA KLIK DI SINI :


---------------------------------


My blogs are now at the click of a variety of countries including Indonesia, the United States, Britain, Germany, France, Russia, Canada, India, Japan, Saudi Arabia, United Arab Emirates, Syria, Egypt, Australia, New Zealand, Malaysia, Brunei Darussalam, Hongkong, Singapore, China, Taiwan, Argentina, Colombia, Serbia, Morocco, Algeria, Brazil, Moldova, Macedonia, Netherlands, Spain, South Korea, Timor Leste, Norway, Belgium, Romania, Vietnam, Bulgaria, Albania, Azerbaijan, Mexico, Venezuela, Swedish, Irish, Turkey, Italy, Cile, Austria, and others.

Here's a list of my blogs:



so help me with prayer and purchase books written by me.

Here's a list of my books: 


English Version :


BELI BUKU GUE NYOK. ha...7x
Biar gue bisa full time menyebarkan injil.
BIAR NAMA YESUS DITINGGIKAN DAN DIMULIAKAN DI SELURUH BUMI. HA...7X

Filipi 2:5-11
5 Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus,
yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan, 
7 melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia.
8 Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.
9 Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama, 
10 supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi, 
11 dan segala lidah mengaku: ''Yesus Kristus adalah Tuhan,'' bagi kemuliaan Allah, Bapa! 

TRANSFER UANG PEMBELIAN BUKU/HAK LISENSI KE :

Richard Nata
Bank Central Asia, Tbk, Indonesia
002-157-6394

SETELAH ITU KIRIM EMAIL DISERTAI BUKTI TRANSFER KE  
guerich007@gmail.com

ATAU SMS KE 62-8889910822 ( SMS ONLY, NO PHONE CALL ).

Jangan lupa, beritahukan buku apa yang anda beli dari kami.

LORD JESUS BLESS YOU

AMEN








Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...