Monday, March 25, 2013

trik mamad nepu milyaran orang. ha...7x





tau ga seh lo.
mamad berhasil nepu milyaran orang dengan cara sebagai berikut :
1. ngibul/bulshit/membual. ha...7x
2. nakut2in. ha...7x
3. teror. ha...7x
4. jangan banyak tanya deh. ha...7x
5. iming2 harta n wanita di bumi n di sorga. ha...7x
6. bunuh semua pengkritik n yang murtad.
7. dll.

Kaleb Yosua

muhammad :
Mu = mulut manis
Ha = hati
M = munafik
M = moral
Ad = bejad


TRIBUL : 3 Cara Ngibul gaya Awloh (Tri-Bulshit)

oleh Duladi • Kamis 20 November 2008 pk 21.24
TRIBUL: 3 Cara Ngibul Muhammad untuk Membuktikan Awloh itu Tuhan

1) Ngaku-ngaku kalau DAHULU KALA (catat ya: dahulu kala, jadi bukan terjadi pada zamannya si Mamad) awloh pernah melakukan hal-hal spektakuler.

Contoh:
ngaku-ngaku kalau dulu awloh yg menciptakan dunia

QS 7:54. Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, lalu Dia bersemayam di atas 'Arsy. Dia menutupkan malam kepada siang yang mengikutinya dengan cepat, dan (diciptakan-Nya pula) matahari, bulan dan bintang-bintang (masing-masing) tunduk kepada perintah-Nya. Ingatlah, menciptakan dan memerintah hanyalah hak Allah. Maha Suci Allah, Tuhan semesta alam.


Muhammad mengklaim Awloh adalah pengutus nabi-nabi

QS 29:14. Dan sesungguhnya Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya, maka ia tinggal di antara mereka seribu tahun kurang lima puluh tahun. Maka mereka ditimpa banjir besar, dan mereka adalah orang-orang yang zalim.

QS 13:38. Dan sesungguhnya Kami telah mengutus beberapa Rasul sebelum kamu dan Kami memberikan kepada mereka isteri-isteri dan keturunan. Dan tidak ada hak bagi seorang Rasul mendatangkan sesuatu ayat (mukjizat) melainkan dengan izin Allah. Bagi tiap-tiap masa ada Kitab.

QS 11:96. Dan sesungguhnya Kami telah mengutus Musa dengan tanda-tanda (kekuasaan) Kami dan mukjizat yang nyata,

Muhammad ngaku-ngaku bahwa awlohlah yang membelah laut

QS 2:50. Dan (ingatlah), ketika Kami belah laut untukmu, lalu Kami selamatkan kamu dan Kami tenggelamkan (Fir'aun) dan pengikut-pengikutnya sedang kamu sendiri menyaksikan


2) Ngaku-ngaku kalau APA YANG SUDAH ADA itu sebagai hasil karyanya. Catat: "Apa yang sudah ada", jadi bukan apa yang belum ada menjadi ada, melainkan "apa yang sudah ada/tercipta"..

Contoh:

Air hujan yang turun dari langit adalah Awloh yg buat

QS 16:65. Dan Allah menurunkan dari langit air (hujan) dan dengan air itu dihidupkan-Nya bumi sesudah matinya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang mendengarkan (pelajaran).

Anda kini ada dan berkembang biak karena Awloh yang buat

QS 30:20. Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan kamu dari tanah, kemudian tiba-tiba kamu (menjadi) manusia yang berkembang biak.


Bumi, gunung, sungai, buah-buahan, siang dan malam, semua itu Awloh yang buat

QS 13:3. Dan Dia-lah Tuhan yang membentangkan bumi dan menjadikan gunung-gunung dan sungai-sungai padanya. Dan menjadikan padanya semua buah-buahan berpasang-pasangan, Allah menutupkan malam kepada siang. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang memikirkan.


Matahari terbit dari sebelah timur adalah Awloh yang buat

QS 2:258 Apakah kamu tidak memperhatikan orang yang mendebat Ibrahim tentang Tuhannya (Allah) karena Allah telah memberikan kepada orang itu pemerintahan (kekuasaan). Ketika Ibrahim mengatakan: "Tuhanku ialah Yang menghidupkan dan mematikan," orang itu berkata: "Saya dapat menghidupkan dan mematikan." Ibrahim berkata: "Sesungguhnya Allah menerbitkan matahari dari timur, maka terbitkanlah dia dari barat," lalu terdiamlah orang kafir itu; dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim.



3) Ngaku-ngaku kalau KELAK PADA HARI KIAMAT, dia bisa melakukan hal-hal yang spektakuler. Catat: "kelak pada hari kiamat", dan bukan saat ini juga, sebentar lagi, nanti siang, besok, atau lusa, tapi kelak pada hari kiamat ..... sehingga tidak bisa ketahuan bohongnya!

Contoh:

Muhammad ngaku-ngaku awloh bisa memasukkan orang kafir ke neraka

QS 4:56. Sesungguhnya orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Kami, kelak akan Kami masukkan mereka ke dalam neraka. Setiap kali kulit mereka hangus, Kami ganti kulit mereka dengan kulit yang lain, supaya mereka merasakan azab. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.


awloh sanggup membangkitkan orang mati pada hari kiamat

QS 22:7. dan sesungguhnya hari kiamat itu pastilah datang, tak ada keraguan padanya; dan bahwasanya Allah membangkitkan semua orang di dalam kubur.


ngaku-ngaku kalau kelak di hari kiamat, awloh sanggup menerbitkan matahari dari sebelah barat

QS. Al-An’am: 158
“Pada hari datangnya sebagian tanda-tanda Tuhanmu tidaklah bermanfaat lagi iman seseorang bagi dirinya sendiri yang belum beriman sebelumnya atau dia belum mengusahakan kebaikan dalam masa imannya.”

Jumhur ahli tafsir telah menyepakati bahwa sebagian tanda-tanda di dalam ayat itu adalah terbit matahari dari arah barat.

Adapun sunnah maka hadits riwayat Muslim nomor 2942 dan Abu Dawud nomor 4310 dari Abdulah bin Amru bin Ash berkata,

“Saya menghafal dari Rasulullah saw sebuah hadits yang tidak pernah aku lupakan, saya mendengarnya bersabda, ‘Sesungguhnya tanda Kiamat yang pertama kali muncul adalah terbitnya matahari dari barat, keluarnya binatang bumi kepada manusia di waktu dhuha. Apa pun yang muncul terlebih dahulu maka yang lain akan segera menyusul di belakangnya.”


Cobalah direnungkan. TIDAK ADA BUKTI NYATA kalau awloh itu TUHAN YG MAHA KUASA, selain cuma atas ngaku-ngakunya Muhammad saja, dengan bermodalkan TRIBUL. TRIBUL adalah 3 CARA NGIBUL gaya Awloh/Muhammad. TRIBUL adalah cara-cara yang biasa diandalkan oleh Muhammad/awloh untuk membuktikan ketuhanannya. Bila TRIBUL ini gagal, maka PEDANG yang berbicara!

Sebaliknya, YHVH bukan cuma berjanji, tapi mampu merealisasikannya. Dia bukan cuma ngaku-ngaku, tapi bahkan MENUNJUKKANNYA SAAT ITU JUGA, pada zaman di mana Dia berkenan menyatakan diri-Nya, dengan KEKUASAAN YG NYATA.
Dia bukan hanya mengklaim SESUATU YG SUDAH ADA sebagai hasil karya cipta-Nya, tapi juga membuktikan lewat TINDAKAN NYATA bahwa Dia adalah TUHAN YG MAHA KUASA.

Menguatkan kibulan dengan mengatakan dirinya maha ini dan maha itu

Selain dengan TRIBUL di atas, untuk menguatkan kibulannya bahwa awloh benar-benar tuhan, maka ditempeli-lah ia dengan gelar-gelar MAHA.

Contoh:

QS 31:28. Tidaklah Allah menciptakan dan membangkitkan kamu (dari dalam kubur) itu melainkan hanyalah seperti (menciptakan dan membangkitkan) satu jiwa saja. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.

QS 59:23. Dialah Allah Yang tiada Tuhan selain Dia, Raja, Yang Maha Suci, Yang Maha Sejahtera, Yang Mengaruniakan Keamanan, Yang Maha Memelihara, Yang Maha Perkasa, Yang Maha Kuasa, Yang Memiliki segala Keagungan, Maha Suci Allah dari apa yang mereka persekutukan.

QS 17:1. Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

Cobalah sekali lagi renungkan. Adakah gelar-gelar MAHA itu memang sesuai faktanya? Tidak. Itu semua adalah bulshit, tidak ada satu bukti pun yang menunjukkan bahwa gelar-gelar ke-MAHA-an awloh itu memang benar-benar riil dan dimiliki oleh awloh, selain daripada ngaku-ngaku dan "tong kosong nyaring bunyinya".

Semua KLAIM-KLAIM Muhammad tentang awloh-nya itu adalah NGIBUL alias BULSHIT. Itu semua adalah akal-akalan, trik licik untuk membodohi dan membohongi kita.

TRIBUL AWLOH adalah TRIK LICIK untuk membodohi dan membohongi orang-orang yang otaknya tidak cerdas.

Silakan pikir sendiri, benar atau salah apa yang saya katakan.....

Yang kita perlukan adalah MANA BUKTI KEMAHAKUASAAN AWLOH pada zaman Muhammad sendiri, dan jangan mencuri kisah-kisah nabi zaman dulu.... Itu khan Tuhannya Yahudi, bukan awloh!!!!!!

Dan juga jangan sok ngeklaim apa yang sudah ada sebagai hasil buatannya awloh, atau membual bahwa kelak di hari kiamat bla-bla-bla....... awloh baru sanggup berbuat itu............. Di manakah AKAL kita, sehingga kita begitu GOBLOK dapat diakali, dibodohi dan dibohongi dengan cara licik demikian?

Pembuktian macam apa itu?

====================================

Allah SWT adalah sosok kayal bikinan Muhammad
Allah SWT bukanlah TUHAN SANG PENCIPTA.

Modal Muhammad untuk mengorbitkan awloh cuma AKON-AKON (ngaku-ngaku), yaitu TRIBUL.

Kepada umat muslim yang tidak setuju bahwa ada TRIBUL dalam Islam, silakan bantah dengan logika.
Duladi

Tulisan: 1608
Bergabung: Kamis 20 November 2008 pk 1.04
Kembali ke atas

Re: TRIBUL : 3 Cara Ngibul gaya Awloh (Tri-Bulshit)

oleh Duladi • Minggu 23 November 2008 pk 0.50
azizgol menulis:
pencipta lagu (populer) marah-marah jika lagu ciptaanya dibajak orang lain (contoh aja)
selama ini dari jaman musa sampe sekarang,Tuhan YHVH atau Tuhan Allah, sama sekali tdk marah marah disebut Allah SWT. (itu bukti bahwa memang benar Allah=Allah SWT=YHVH)


YHVH pun tidak marah-marah, sekalipun saya menyebutnya Panjul. :*)
Beginikah logika yang benar menurutmu?

Bisa saja saya sekarang ngaku-ngaku, kalau tuhanku yang bernama Panjul ini adalah sosok tuhan yang sama dengan tuhannya nabi Musa, yang dahulu pernah membelah laut.

Dan saya juga ngaku-ngaku, kalau langit dan bumi yang ada sekarang adalah hasil ciptaannya Panjul.

Dan saya pun ngaku-ngaku lagi, kalau nanti pada hari kiamat, Panjul akan menghukum orang-orang yang tidak mau menyembahnya, dengan cara menyiksanya di neraka.

The point is: GAK ADA BUKTINYA BLASS, kalau sosok Panjul alias Awloh itu memang benar-benar sosok yang SAMA dengan Tuhannya nabi Musa.

Yang ada cuma NGAKU-NGAKU!!!

Sadarlah Aziz, Anda sudah ditipu Muhammad.

Coba Anda cari dari fakta sejarah di masa nabinya sendiri, apakah pernah awloh menyatakan keberadaan dirinya, entah itu lewat suara atau penampakan, atau lewat kuasa ilahinya yang nyata di hadapan semua orang?

siapa see orang yg punya bukti bahwa Tuhan Allah atau YHVH tidak suka disebut Allah SWT?


Logikanya bukan begitu. Kalau diamnya YHVH dianggap setuju, maka otomatis YHVH sama juga dong dengan Panjul. :*)

YHVH diam tak pernah menyatakan dirinya lagi, terhitung semenjak abad 2 hingga detik ini, itu artinya, selama ±2000 tahun ini YHVH tak pernah mengutus nabi. Muhammad adalah nabi jadi-jadian atas keinginannya sendiri. Itulah sebabnya kenapa semua ayat yang dikarangnya disesuaikan dengan sikon dan kebutuhan pribadinya.

Inilah logika yang benar, Aziz. Percayalah pada saya, bahwa Islam hanya mengandalkan TRIBUL, tipu-tipuan belaka.
Duladi

Tulisan: 1608
Bergabung: Kamis 20 November 2008 pk 1.04
Kembali ke atas

Re: TRIBUL : 3 Cara Ngibul gaya Awloh (Tri-Bulshit)

oleh azizgol • Minggu 7 Desember 2008 pk 16.48
halo dul, gue mampir kesini?
kalau nulis yang masuk akal dikit knapa ?
sang Nabi besar Muhammad jelas tidak sama dengan si Panjul, kita cek sama-sama;
1. Muhammad diakui oleh ratusan juta muslim.
 si panjul cuma diakui temen temen elu, PC, DHS, CK,gajah, kim, rebe,migr,dan copynya.

2. Muhammad selama berdakwa dilindungi Allah SWT sehingga sampe sekarang Islam berkembang pesat.
 si panjul dalam berdakwa selalu bermasalah dan kena cekal karena tidak ada yang melindunginya.

3. orang-orang yang berusaha mengcopy nabi Muhammad selalu gagal, baik dimasa lalu maupun dimasa kini contoh; LIA dan MOZADEK.
si panjul spt; LIA dan MOZADEK gagal karena Allah SWT hanya mengutus Muhammad sebagai rosul yang terahir. dan sampei sekarang masih terbukti benar.
azizgol

Tulisan: 15
Bergabung: Minggu 7 Desember 2008 pk 16.29
Kembali ke atas

Re: TRIBUL : 3 Cara Ngibul gaya Awloh (Tri-Bulshit)

oleh azizgol • Minggu 7 Desember 2008 pk 16.51
tambahan;
lebih baik cepetan bertaubat sebelum pintu taubat tertutup.
azizgol

Tulisan: 15
Bergabung: Minggu 7 Desember 2008 pk 16.29
Kembali ke atas

Re: TRIBUL : 3 Cara Ngibul gaya Awloh (Tri-Bulshit)

oleh Amrozi • Minggu 7 Desember 2008 pk 23.11
Dul kalo elo selalu mengkritik Allah...nanti Al kitab bisa direvisi Dul cah bagus...ganti aja tulisan 'Allah' dalam Al Kitab...aya-aya wae, cah Jadul iki....mau ngejelasin agama Kristen kok pake ngejelek-jelekin agama Islam...apa Injil kurang bahan untuk jelasin pencerahan...weleh-weleh Dul....gue tempeleng pipi kiri loe Dul..kasihin pipi yang kanan sekalian...wakakakak..
Amrozi

Tulisan: 11
Bergabung: Minggu 7 Desember 2008 pk 18.53
Kembali ke atas

Re: TRIBUL : 3 Cara Ngibul gaya Awloh (Tri-Bulshit)

oleh Duladi • Senin 8 Desember 2008 pk 1.07
Sdr Azizgol,

azizgol menulis:
halo dul, gue mampir kesini?
kalau nulis yang masuk akal dikit knapa ?
sang Nabi besar Muhammad jelas tidak sama dengan si Panjul, kita cek sama-sama;
1. Muhammad diakui oleh ratusan juta muslim.
 si panjul cuma diakui temen temen elu, PC, DHS, CK,gajah, kim, rebe,migr,dan copynya.


Kenapa cara berpikir sepertimu ini kau anggap MASUK AKAL? Masuk akal di mananya?
Apakah karena seseorang memiliki pengikut ratusan juta, lantas orang itu PASTI BENAR? Coba Anda pikir dulu, jangan asal menjawab, dong. Kau nanti malu.

2. Muhammad selama berdakwa dilindungi Allah SWT sehingga sampe sekarang Islam berkembang pesat.
 si panjul dalam berdakwa selalu bermasalah dan kena cekal karena tidak ada yang melindunginya.


Coba, sekali lagi Anda tidak mau membuka mata Anda terhadap fakta sejarah.
Memang siapa yang melindungi Muhammad? Tuhankah? Bukan. Muhammad sukses karena memakai cara-cara PERAMPOK. Apakah pikirmu, seorang perampok yang selalu sukses menjarah harta korban-korbannya berarti si perampok dilindungi Tuhan?

Cara-cara jahat seperti itu tidak bisa diyakini sebagai bentuk mukjizat dari Tuhan.

Muhammad sukses karena dia memakai cara kekerasan. Tanpa itu, dia tidak akan sukses mendirikan gengnya.

Allah SWT bukanlah Tuhan, tapi fiktif ciptaan Muhammad belaka, yang dijadikan tuhan dalam angan-angan melalui TRIBUL, yaitu 3 KIBULAN GAYA MUHAMMAD. Pertama, dia membohongi para pengikutnya kalau Awloh itu Tuhan yang dahulu kala pernah mengutus nabi-nabi dan menunjukkan mujizat-mujizat besar pada umat terdahulu. Coba pikir dong, siapa sih yang gak bisa ngaku-ngaku seperti itu? Yang penting itu bukti! Adakah Awloh mampu menunjukkan mujizat yang nyata atau bahkan bukti KEILAHIAN & KEBERADAAN DIRINYA secara nyata pada zaman Muhammad sendiri? Kalau cuma mengutil kisah-kisah zaman dahulu, saya pun juga bisa, Azizgol. Anda telah dibodohi oleh psikopat Arab itu.

Kedua, dia mengklaim kalau alam semesta yang telah ada sekarang ini adalah akibat kun fayakun-nya awloh. Nah, ini pun kebohongan. Siapa sih orang yang gak bisa ngaku-ngaku seperti dia? Yang penting itu bukti, Cak! Bukan cuma ngaku-ngaku tokk! Coba kamu pelajari sejarah Muhammad, pernahkah awloh menunjukkan kuasa ilahinya di hadapan orang-orang sebagai bukti kalau dia benar-benar Pencipta? GAK ADA BLASSSS!

Ketiga, dia menakut-nakuti pengikutnya bahwa kelak di hari kiamat awloh mampu menghukum manusia di dalam neraka, yang siksaannya kerap dia contohkan terhadap orang-orang kafir, mencungkil mata, memutilasi, menjemur tubuh yang sudah tidak berdaya di tengah padang pasir hingga tewas. Mana bukti KEMAHAKUASAAN si awloh? Semua itu adalah akibat KEBERINGASAN Muhammad, tidak ada bukti KUASA ILAHI-nya blass. Jadi apa yang membuatmu tetap yakin awloh itu bukan "tuhan-tuhanan" hasil TRIBUL MUHAMMAD?

Sekali lagi, camkan dan jawab:

Jadi apa yang membuatmu tetap yakin awloh itu bukan "tuhan-tuhanan" hasil TRIBUL MUHAMMAD?

Sadarlah Azizgol, kamu telah ditipu Muhammad. Kamu adalah korban pembodohan, sama seperti kami dulu sewaktu masih meyakini Islam. Kita harusnya malu karena telah ditipu mentah-mentah oleh seorang psikopat dari padang pasir.

3. orang-orang yang berusaha mengcopy nabi Muhammad selalu gagal, baik dimasa lalu maupun dimasa kini contoh; LIA dan MOZADEK.
si panjul spt; LIA dan MOZADEK gagal karena Allah SWT hanya mengutus Muhammad sebagai rosul yang terahir. dan sampei sekarang masih terbukti benar.


Mereka tidak gagal. Lia Eden punya pengikut, Mozadeq juga punya pengikut, dan bahkan Mirza Ghulam Ahmad telah mendunia. Tapi mereka tidak bisa se-sukses Muhammad, karena mereka tidak menerapkan cara-cara kekerasan sebagaimana yang telah diterapkan Muhammad.

Sadarlah Azizgol, kamu telah ditipu Muhammad.

Salam.
Duladi

Tulisan: 1608
Bergabung: Kamis 20 November 2008 pk 1.04
Kembali ke atas

Re: TRIBUL : 3 Cara Ngibul gaya Awloh (Tri-Bulshit)

oleh azizgol • Senin 8 Desember 2008 pk 10.50
rupanya kamu mau mengkaburkan fakta sejarah, yang benar adalah;
pertama waktu Muhammad diangkat menjadi Nabi, cara berdakwa dengan sembunyi-sembunyi dimulai dari orang-orang terdekat.

kedua, setelah turun perintah untuk berdakwa terang-terangan, banyak sekali pertentangan, caci maki dan cemoohan dari kaum Quraish tapi Muhammad tetap bersabar bahkan malaikat jibril yang waktu berdakwa dan melihat kejadian yang seperti itu malah menawarkan untuk membinasakan kaum Quraish dengan mengangkat Gunung tapi Nabi Muhammad menolak dan Beliau mengatakan "mereka orang yang tidak tau, jika mereka tau tentu mereka tidak berbuat demikian", lantas Nabi malah mendoakan agar kaum Quraish segera sadar akan kesalahan mereka.

ketiga, setelah segala upaya hasutan pemuka-pemuka Quraish gagal, mereka melakukan embargo dagang bagi Muslim, dan puncaknya mereka bersekongkol berencana membunuh Nabi Muhammad yang sedang tidur, tapi Allah maha tau dan Dia memerintahkan Jibril untuk melindunginya sampei ahirnya keluar dari kota Mekkah dan hijrah ke Madina.

stelah itu, Islam berkembang pesat dan ahirnya turun perintah untuk kembali ke kota Mekkah membersihkan ka'bah dari berhala-berhala. Dalam peristiwa perang badar muslim jelas kalah jumlah 1:5, tapi Nabi memberi semangat bahwa malaikat telah diutus Allah untuk membantu muslim yang berperang sehingga meskipun muslim kalah jumlah tapi bisa menang melawan kaum Quraish dan kroni-kroninya.

percaya ngak sama malaikat Jibril ?, kalau gak percaya Dul ... elu bisa tanya sendiri pada yang bersangkutan.
azizgol

Tulisan: 15
Bergabung: Minggu 7 Desember 2008 pk 16.29
Kembali ke atas

Re: TRIBUL : 3 Cara Ngibul gaya Awloh (Tri-Bulshit)

oleh Duladi • Senin 8 Desember 2008 pk 11.59
Azizgol menulis:
rupanya kamu mau mengkaburkan fakta sejarah, yang benar adalah;
pertama waktu Muhammad diangkat menjadi Nabi, cara berdakwa dengan sembunyi-sembunyi dimulai dari orang-orang terdekat.


Dari dakwa sembunyi-sembunyi itu, apa isi dakwanya?

"Hei, aku adalah Rasul..... aku adalah Rasul utusan Awloh.... Berimanlah padaku, jadilah pengikutku, bergabunglah ke dalam agama baru yang kudirikan...."

Coba Anda pelajari sejarah nabi-nabi Yahudi. Apakah ada di antara nabi-nabi Yahudi yang cara dakwanya sekonyol Muhammad?

Nabi-nabi diutus Tuhan untuk menyampaikan PERINGATAN, NASIHAT, dan NUBUAT (PEMBERITAHUAN).
Tapi nabi Arab ini gayanya beda. Tiada pesan apapun yang dibawanya, kecuali: "MINTA DIRINYA DIAKUI RASUL".

Barulah belakangan saja Dogma Tauhid dikumandangkan, untuk menutupi egosentrisnya yang ingin diakui nabi. Pesan tauhid hanya lipstik untuk memberi kesan nabi pada dirinya.

Azizgol menulis:
kedua, setelah turun perintah untuk berdakwa terang-terangan, banyak sekali pertentangan, caci maki dan cemoohan dari kaum Quraish tapi Muhammad tetap bersabar bahkan malaikat jibril yang waktu berdakwa dan melihat kejadian yang seperti itu malah menawarkan untuk membinasakan kaum Quraish dengan mengangkat Gunung tapi Nabi Muhammad menolak dan Beliau mengatakan "mereka orang yang tidak tau, jika mereka tau tentu mereka tidak berbuat demikian", lantas Nabi malah mendoakan agar kaum Quraish segera sadar akan kesalahan mereka.


Sampeyan telah begitu naifnya dibodohi oleh Muhammad. Memang apa buktinya malaikat Jibril sanggup mengangkat gunung? Dan siapa saksinya yang melihat atau mendengar malaikat Jibril berbicara kepada Muhammad? Semua itu hanya akal-akalan Muhammad saja. Dia mengarang cerita demikian, justru itu menunjukkan PIKIRAN MUHAMMAD yang sebenarnya, dia ingin membinasakan kaum Quraish itu, dia berangan-angan bisa mengangkat gunung dan lalu meruntuhkannya ke atas kaum Quraish. Tapi itu semua sebatas angan-angan saja, karena waktu itu Muhammad belum punya cukup kekuatan. Tapi DENDAM KESUMAT sudah disimpannya baik-baik dalam sanubarinya. Anda bisa lihat bagaimana sepak terjang Muhammad terhadap kaum Quraish sesudah dia memiliki cukup kekuasaan.

Dan cobalah Anda nalar. Bila terhadap urusan sepele itu saja, "malaikat Jibril" begitu antusias membela Muhammad, kenapa terhadap perang-perang besar "malaikat Jibril" tidak pernah terlibat agar jangan sampai jatuh korban dari pihak Muhammad? Kalau si jibril karangan Muhammad itu sanggup meruntuhkan gunung, kenapa tidak dia lakukan sewaktu Perang Uhud agar Muhammad & pasukannya jangan sampai kalah? Dongeng tentang malaikat Jibril itu adalah isapan jempol Muhammad belaka.

Modal Muhammad cuma TRIBUL. Sadarilah itu, kawan!

Azizgol menulis:
ketiga, setelah segala upaya hasutan pemuka-pemuka Quraish gagal, mereka melakukan embargo dagang bagi Muslim, dan puncaknya mereka bersekongkol berencana membunuh Nabi Muhammad yang sedang tidur


Itu benar-benar PERISTIWA NYATA, atau cuma hayalan Muhammad yang sedang ketakutan? Faktanya, kaum Quraish tidak ada yang benar-benar berniat MEMBUNUH MUHAMMAD, tapi Muhammad sendiri ketakutan dan lari ke Medinah untuk mencari bantuan. Apakah Anda tidak tahu, bahwa para pengikut Muhammad sebagian besar sudah hengkang ke Medinah untuk merekrut orang-orang Anshar guna memerangi Mekkah? Kemudian terakhir barulah Muhammad menyusul ke sana. Itulah sebabnya kenapa orang-orang Anshar langsung menerima Muhammad dengan baik dan mengikat perjanjian dengannya.

Faktanya, bukan Quraish yang ingin memerangi Muhammad, tapi justru Muhammad-lah yang ingin memerangi Quraish. Persiapan-persiapan sudah dilakukannya sebelum dia hijrah ke Medinah.

stelah itu, Islam berkembang pesat dan ahirnya turun perintah untuk kembali ke kota Mekkah membersihkan ka'bah dari berhala-berhala.


Bagaimana caranya Islam berkembang pesat di Medinah, Cak?
Dengan GAYA PREMAN DAN MERAMPOK. Begitukah CARA BERDAKWA nabi TUhan?

Dalam peristiwa perang badar muslim jelas kalah jumlah 1:5, tapi Nabi memberi semangat bahwa malaikat telah diutus Allah untuk membantu muslim yang berperang sehingga meskipun muslim kalah jumlah tapi bisa menang melawan kaum Quraish dan kroni-kroninya.


Kenapa hal semacam itu kau anggap mujizat? Bukankah 1 orang Perampok bisa membinasakan 7 orang sekaligus?
Bukankah hawa nafsu membunuh dan keberingasan bisa membuat lawan-lawannya tak berdaya, apalagi bila serangan itu sifatnya mendadak?

Perampokan Badar memang membuat Muhammad SUKSES BESAR. Sejak saat itulah GENG-nya menjadi kuat berkat harta jarahan yang didapat dari para kafilah dagang Quraish di lembah Badar.

Selama ini yang ada dalam pemahamanmu adalah PERANG BADAR merupakan peperangan akibat kaum Quraish hendak memerangi Muhammad. Padahal yang terjadi adalah sebaliknya. Kaum Quraish yang terdiri atas karavan dagang yang sedang membawa barang dagangannya yg besar dari Siria menuju Mekkah, diserang oleh Muhammad untuk dijarah.

Muhammad adalah seorang bajingan, Azizgol, Sadarilah ini.
Duladi

Tulisan: 1608
Bergabung: Kamis 20 November 2008 pk 1.04
Kembali ke atas

Re: TRIBUL : 3 Cara Ngibul gaya Awloh (Tri-Bulshit)

oleh azizgol • Selasa 9 Desember 2008 pk 22.17
dari pada ngeyel, lebik baik kita cari sumber lain untuk referensi biar adil;

Selama ini yang ada dalam pemahamanmu adalah PERANG BADAR merupakan peperangan akibat kaum Quraish hendak memerangi Muhammad. Padahal yang terjadi adalah sebaliknya. Kaum Quraish yang terdiri atas karavan dagang yang sedang membawa barang dagangannya yg besar dari Siria menuju Mekkah, diserang oleh Muhammad untuk dijarah.


kita bandingkan menurut sumber lain;

Setelah kejadian hijrah, ketegangan antara kelompok masyarakat di Mekkah dan Madinah semakin memuncak dan pertikaian terjadi pada tahun 623 ketika kaum Muslim memulai beberapa serangan (sering disebut ghazawāt dalam bahasa Arab) pada rombongan dagang kaum Quraisy Mekkah. Ghazawāt (jamak, bentuk tunggalnya ghazw) adalah penyerangan sekaligus pengambilan barang jarahan, yang dilakukan suku Badui terhadap suku lawan atau pedagang kaya yang melintas di sekitar daerahnya. Kaum Muslim mempunyai posisi yang bagus untuk melakukan hal ini, karena Madinah terletak di antara rute utama perdagangan Mekkah. Meskipun kebanyakan kaum Muslim berasal dari kaum Quraisy juga, mereka yakin akan haknya untuk menjarah dari para pedagang Quraisy Mekkah tersebut; karena telah mengeluarkan mereka dari suku dan kaumnya sendiri, sebuah penghinaan dalam kebudayaan Arab yang sangat menjunjung tinggi kehormatan.[3] Selain itu, di Arabia saat itu sudah menjadi suatu kebiasaan bagi suku-suku yang miskin untuk menyerang suku-suku yang kaya.


menurut sumber diatas, "ghazawat" diakibatkan penghinaan kepada kaum Quraish muslim yang dikeluarkan dari kota mekkah dan di Arab memang berlangsung perang antar suku.

Kenapa hal semacam itu kau anggap mujizat? Bukankah 1 orang Perampok bisa membinasakan 7 orang sekaligus?
Bukankah hawa nafsu membunuh dan keberingasan bisa membuat lawan-lawannya tak berdaya, apalagi bila serangan itu sifatnya mendadak?


menurut sumber lain;

Ketika pasukan Quraisy sampai di Juhfah, sedikit di arah selatan Badar, mereka menerima pesan dari Abu Sufyan bahwa kafilah dagang telah aman berada di belakang pasukan tersebut, sehingga mereka dapat kembali ke Mekkah.[19] Pada titik ini, menurut penelitian Karen Armstrong, muncul pertentangan kekuasaan di kalangan pasukan Mekkah. Amr bin Hisyam ingin melanjutkan perjalanan, tetapi beberapa suku termasuk Bani Zuhrah dan Bani 'Adi, segera kembali ke Mekkah. Armstrong memperkirakan suku-suku itu khawatir terhadap kekuasaan yang akan diraih oleh Amr bin Hisyam, dari penghancuran kaum Muslim. Sekelompok perwakilan Bani Hasyim yang juga enggan berperang melawan saudara sesukunya, turut pergi bersama kedua suku tersebut.[20] Di luar beberapa kemunduran itu, Amr bin Hisyam tetap teguh dengan keinginannya untuk bertempur, dan bersesumbar "Kita tidak akan kembali sampai kita berada di Badar". Pada masa inilah Abu Sufyan dan beberapa orang dari kafilah dagang turut bergabung dengan pasukan utama.[


menurut sumber diatas bahwa yang bertempur bukan "kafilah dagangnya" karena rombongan kafilah dagang telah menuju pulang ke mekkah sedang pasukan Quraisy bergerak ke "Badar" untuk berperang.

dan kemenagan pasukan muslim memang atas ijin Allah yang telah mengirim malaikat menurut sumber lain;

Pertempuran diawali dengan majunya pemimpin-pemimpin kedua pasukan untuk berperang tanding. Tiga orang Anshar maju dari barisan Muslim, akan tetapi diteriaki agar mundur oleh pasukan Mekkah, yang tidak ingin menciptakan dendam yang tidak perlu dan menyatakan bahwa mereka hanya ingin bertarung melawan Muslim Quraisy. Karena itu, kaum Muslim kemudian mengirimkan Ali, Ubaidah bin al-Harits, dan Hamzah. Para pemimpin Muslim berhasil menewaskan pemimpin-pemimpin Mekkah dalam pertarungan tiga lawan tiga, meskipun Ubaidah mendapat luka yang mematikan.[26]

Selanjutnya kedua pasukan mulai melepaskan anak panah ke arah lawannya. Dua orang Muslim dan beberapa orang Quraisy yang tidak jelas jumlahnya tewas. Sebelum pertempuran berlangsung, Muhammad telah memberikan perintah kepada kaum Muslim agar menyerang dengan senjata-senjata jarak jauh mereka, dan bertarung melawan kaum Quraisy dengan senjata-senjata jarak pendek hanya setelah mereka mendekat.[27] Segera setelah itu ia memberikan perintah untuk maju menyerbu, sambil melemparkan segenggam kerikil ke arah pasukan Mekkah; suatu tindakan yang mungkin merupakan suatu kebiasaan masyarakat Arab, dan berseru "Kebingungan melanda mereka!"[28][29] Pasukan Muslim berseru "Ya manshur, amit!!"[30] dan mendesak barisan-barisan pasukan Quraisy. Besarnya kekuatan serbuan kaum Muslim dapat dilihat pada beberapa ayat-ayat al-Qur'an, yang menyebutkan bahwa ribuan malaikat turun dari Surga pada Pertempuran Badar untuk membinasakan kaum Quraisy.[29][31


nah ..dul kamu bisa baca sendiri, ternyata sumber mu yang salah.
azizgol

Tulisan: 15
Bergabung: Minggu 7 Desember 2008 pk 16.29
Kembali ke atas

Re: TRIBUL : 3 Cara Ngibul gaya Awloh (Tri-Bulshit)

oleh Duladi • Selasa 9 Desember 2008 pk 23.09
Cak Azizgol, sebaiknya sampeyan baca dulu kisah PERANG BADAR <= klik

Setelah itu baru sampeyan jawab pertanyaanku:

1) Siapa saksi yang mengatakan dirinya melihat 5000 malaikat datang menolong muslim?
2) Perang di lembah Badar itu perang untuk bertahan ataukah sebuah misi penyerangan (perampokan)?
3) Apa yang didapat Muhammad setelah dia berhasil menang di penyerangan Badar?
4) Siapa saja tawanan Muhammad dan apa motivasi pembunuhan terhadap para tawanan itu?
5) Dari semua fakta di atas, masih pantaskah Muhammad diakui sebagai nabi mulia? Atau, justru sebenarnya kita telah tertipu karena Muhammad adalah seorang penjahat dan mengarang-ngarang agama & tuhan lewat TRIBUL?

Silakan tentukan sikap: Keluar dari Islam, atau tetap membodohkan diri berkubang pada agama palsu & jahat ini. Pilihan ada di tangan Anda sepenuhnya.

Salam,

DULADI

sumber : http://mengenal-islam.phpbb3now.com/viewtopic.php?f=7&t=25


Kibulan ke-4: Keberhasilan berkat jasa Awloh

oleh Duladi • Rabu 11 November 2009 pk 1.12
Kibulan Keempat: Keberhasilan berkat jasa Awloh

Dalam perang uhud, Muhammad pernah berhasil menancapkan (atau menonjokkan?) tombaknya ke salah seorang musuhnya dari bani Quraish yang berakibat patah tulang di bagian tulang selangkahnya hingga menewaskannya sewaktu dilarikan ke Mekkah.

Muhammad yang mendengar musuhnya itu tewas, dia bangga dan lalu mengarang ayat baru:

QS 8:17
Maka (yang sebenarnya) bukan kamu yang membunuh mereka, akan tetapi Allah-lah yang membunuh mereka, dan bukan kamu yang melempar ketika kamu melempar, tetapi Allah-lah yang melempar. (Allah berbuat demikian untuk membinasakan mereka) dan untuk memberi kemenangan kepada orang-orang mukmin, dengan kemenangan yang baik. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui

Demi meyakinkan pengikutnya bahwa awloh itu ADA & punya KEKUATAN ILAHI, Muhammad membual kalau yang membunuh itu bukan dia, tapi awloh. Awloh-lah yang menggerakkan tangan Muhammad sehingga Muhammad dapat menonjok tepat sasaran hingga mengakibatkan korbannya tewas.

Hal ini diceritakan oleh sejarawan Imam Suyuthi dalam bukunya "Sebab Turunnya Alquran" halaman 234-235.

"Maka (sebenarnya) bukan kamu yang membunuh mereka, melainkan Allah yang membunuh mereka, dan bukan engkau yang melempar ketika engkau melempar, tetapi Allah yang melempar. (Allah berbuat demikian untuk membinasakan mereka) dan untuk memberi kemenangan kepada orang-orang mukmin, dengan kemenangan yang baik. Sungguh, Allah Maha Mendengar, Maha Mengetahui." (al-Anfaal: 17)

Sebab turunnya ayat

Mengenai firman Allah ta'ala, "...dan bukan engkau yang melempar ketika engkau melempar,..," al-Hakim meriwayatkan dari Sa'id ibnul-Musayyab bahwa ayahnya menuturkan, "Pada Perang Uhud, Ubai bin Khalaf mendatangi Nabi saw.. Orang-orang memberikan jalan baginya, lalu Mush'ab bin 'Umair menghadapinya. Rasulullah melihat tulang selangka Ubai dari celah kecil antara baju besi dan helm besinya, kemudian Rasulullah menikamnya dengan tombak beliau hingga Ubai tersungkur dari kudanya. Tikaman itu tidak mengeluarkan darah, tapi mematahkan salah satu tulang rusuknya.

Dia dijemput kawan-kawannya, sementara dia menggereng seperti kerbau. Kawan-kawannya berkata, 'Mengapa kamu demikian ketakutan? Ini hanya luka kecil!' Maka dia menuturkan kepada mereka tentang perkataan Rasulullah,"Akulah yang akan membunuh Ubai!' Kemudian dia melanjutkan, 'Demi Tuhan, seandainya luka yang kualami ini menimpa penduduk Dzul Majazir, pasti mereka semua mati.' Akhirnya Ubai benar-benar mati sebelum dia sampai ke Mekah. Lalu Allah menurunkan firman-Nya, '... dan bukan engkau yang melempar ketika engkau melempar .... "'

Mari kita telaah dengan LOGIKA ORANG DEWASA, bukan dengan nalar anak kecil.

Kenapa ayat itu turun setelah Muhammad membunuh Ubai, dan bukan sebelum Muhammad membunuh Ubai?

Kalau cuma mengklaim sebuah kebetulan, siapa pun juga bisa, dan orang dari agama lain pun juga bisa mengklaim hal yang seperti itu.

Barulah dapat diakui sebagai HASIL KARYA AWLOH, bila sebelum kejadian, Muhammad mengucapkan ayat itu lebih dulu, bahwa nanti bukan dia yang melempar, tapi awloh yang melempar. Maka, hasil yang dicapai oleh Muhammad itu dapat diakui sebagai hasil perbuatan awloh, dan bukan klaim atas sebuah kebetulan yang telah terjadi.

Sebagai perbandingan, bacalah kisah sejarah yang tercatat dalam Kitab Yahudi, buku Yosua bab 6. Sebelum TEMBOK KOTA YERIKHO RUNTUH, Tuhan sudah mengatakannya lebih dulu bahwa Dia akan membuat tembok kota itu runtuh. Hasil yang dicapai, dengan runtuhnya tembok Yerikho itu yang benar-benar terjadi, dapat diakui sebagai HASIL KARYA NYATA Tuhannya bani Israel.

Awloh tidak mampu menunjukkan hal-hal seperti itu. Kejadian-kejadian yang lebih layak dianggap sebagai KEBETULAN atau KEBERUNTUNGAN belaka, Muhammad mengklaimnya lewat ayat bahwa itu adalah HASIL KARYA AWLOH-nya. Siapa sih yang gak bisa, kalau cuma mengklaim sebuah kebetulan sebagai hasil karya tuhannya?

Banyak kasus dalam kehidupan kita yang bisa kita tafsirkan atau kita kayalkan sebagai "bentuk pertolongan" tuhan kita, padahal secara logika hal itu belum tentu hasil kejadian adikodrati, melainkan suatu kebetulan atau karena hal yang lain yang kita sangka sebagai "keajaiban". Misalnya, kita melewati sebuah pohon durian, tiba-tiba "brokk", sebuah buah durian baru saja jatuh tepat di belakang kita. Nyarissss! Mungkin kita akan berkata, "Wah, syukur alhamdulilah, awloh telah menolongku sehingga selamat dari kejatuhan buah durian." Atau seandainya kita orang Nasrani, kita akan berkata, "Haleluya, puji Tuhan, Yesus telah menolongku sehingga selamat dari kejatuhan buah durian." Dan kalau kita pengikut Buddha, mungkin ucapannya lain lagi. Intinya, setiap umat agama manapun akan mengklaim itu sebagai hasil karya tuhan yang disembah dalam agamanya, bukan karya tuhannya agama lain.

Nah, sekarang mari kita berandai-andai dengan si awloh.
Barulah benar-benar dapat diyakini sebagai HASIL PERBUATAN KEKUATAN ADIKODRATI, bila Muhammad mengatakan: "Wahai Jibril, runtuhkan bukit di depan sana, agar orang-orang kafir yang telah mengolok-olokku binasa semua." Segera setelah Muhammad mengatakan itu, bukit tiba-tiba runtuh menimpa orang-orang kafir sehingga semuanya tewas.

Lha................. apa pernah HAL SEMACAM ITU AWLOH TUNJUKKAN sebagai bukti AWLOH MAHA KUASA............????????????????

Sepanjang sejarahnya, awloh itu tidak pernah terindikasi ada, apalagi tercatat mampu menghukum kafir dengan KEKUATAN ILAHI.
Satu-satunya cara awloh menghukum kafir adalah melalui perantaraan tangan-tangan jihad.

Kalau awloh itu benar TUHAN YANG NYATA, bukan tuhan palsu ciptaan orang gila, maka harus ada PERNYATAAN DI MUKA, dan kemudian dibuktikan lewat kejadian nyata. Bukan terjadi dulu, barulah belakangan diklaim sebagai hasil karyanya. Ini benar-benar konyol.

Saya ada sebuah analogi lagi.
Semisal saya melempar panah ke sasaran, lalu tepat menancap di tengah-tengah. Kemudian saya berkata: "Itu bukan saya yang melempar, tapi tuhan Panjul yang melempar". Semudah itulah kalau kita membual. Padahal tuhan Panjul itu tidak ada. Itu hanyalah omong kosong dan angan-angan saya saja. Nanti kalau panah saya meleset, saya tidak mengatakan itu perbuatan Panjul, tapi karena kesalahan saya sendiri. Begitulah cara para pembual yang memuja tuhan palsu. Kalau berhasil akan diklaim sebagai hasil karya tuhannya, tapi kalau gagal akan dianggap sebagai kesalahannya sendiri.

Kalau berhasil, itu awloh, tapi kalau gagal, bukan awloh.

Seperti itulah Muhammad dengan tuhan palsunya. (baca QS 8:17 bandingkan dengan QS 3:165)

QS 8:17
Maka (yang sebenarnya) bukan kamu yang membunuh mereka, akan tetapi Allah-lah yang membunuh mereka, dan bukan kamu yang melempar ketika kamu melempar, tetapi Allah-lah yang melempar. (Allah berbuat demikian untuk membinasakan mereka) dan untuk memberi kemenangan kepada orang-orang mukmin, dengan kemenangan yang baik. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui

QS 3:165
Dan mengapa ketika kamu (muslim) ditimpa musibah kamu berkata: "Dari mana datangnya (kekalahan) ini?" Katakanlah: "Itu dari (kesalahan) dirimu sendiri". Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.

Itulah yang saya katakan: Kalau berhasil, dari awloh, tapi kalau gagal, bukan dari awloh.

Renungkanlah............ kita yang bukan nabi pun juga bisa kalau caranya seperti itu. Ya atau Tidak?

Kembali ke analogi tadi.
Akan berbeda cara pandang kita, seandainya tuhan Panjul sudah mengatakan di awal, bahwa nanti saya akan dapat melempar panah tepat di tengah-tengah sasaran 3 kali berturut-turut. Kemudian saya melakukannya, dan akhirnya benar seperti yang dikatakan, 3 kali berturut-turut panah saya selalu tepat menancap di tengah-tengah, nah, inilah yang baru bisa dipercaya bahwa itu benar-benar hasil karya tuhan Panjul. Tapi tuhan bernama Panjul itu tidak akan pernah mampu mengatakan itu di awal, karena tuhan bernama Panjul itu hanyalah fiktif ciptaan saya belaka. Sama keadaannya dengan awloh, yang adalah sosok fiktif ciptaan Muhammad. Awloh tak pernah sanggup mengatakan sesuatu sebelum kejadian itu berlangsung. Melainkan Muhammad mengklaimnya untuk awloh bila berhasil, dan bukan awloh bila gagal.

Betapa banyak kebohongan-kebohongan halus yang Muhammad lakukan. Intrik-intrik penipuannya hanyalah intrik penipuan kanak-kanak.
Dan ini adalah bentuk KIBULAN yang lain, di luar TRIBUL yang sudah pernah saya ajarkan. Ini adalah GAYA NGIBUL keempat.
Duladi

Tulisan: 1608
Bergabung: Kamis 20 November 2008 pk 1.04
Kembali ke atas

Re: Kibulan ke-4: Keberhasilan berkat jasa Awloh

oleh Duladi • Kamis 12 November 2009 pk 19.19
Paijo: Mbah Dukun, saya ingin merampok tetanggaku yang kafir. Tapi saya tidak tahu, saya akan berhasil atau tidak.
Dukun: Sembahlah tuhan Panjul, mudah-mudahan dia membantumu. Lakukan saja niatmu itu.
Paijo: Bagaimana kalau gagal?
Dukun: Berarti teknik merampokmu kurang profesional.
Paijo: Dan kalau saya berhasil?
Dukun: Itulah bukti, tuhan Panjul telah menolongmu. Jangan lupa, kalau berhasil teriakkan kalimat 'PANJUL AKBAR' berulangkali. Tapi kalau gagal, diamlah.


Manakah yang lebih bisa dipercaya:
Pernyataan sebelum kejadian...atau... KLAIM SESUDAH KEJADIAN?
Duladi

Tulisan: 1608
Bergabung: Kamis 20 November 2008 pk 1.04
Kembali ke atas

Re: Kibulan ke-4: Keberhasilan berkat jasa Awloh

oleh anak baik thauk • Jumat 13 November 2009 pk 3.02
Duladi menulis:
Maka (yang sebenarnya) bukan kamu yang membunuh mereka, akan tetapi Allah-lah yang membunuh mereka, dan bukan kamu yang melempar ketika kamu melempar, tetapi Allah-lah yang melempar.

Jika si A membunuh Si B, apakah salah jika dikatakan tuhan telah mencabut nyawa si B? apakah harus dikatakan si A telah mencabut nyawa si B?
Duladi menulis:
Mari kita telaah dengan LOGIKA ORANG DEWASA, bukan dengan nalar anak kecil.
Kenapa ayat itu turun setelah Muhammad membunuh Ubai, dan bukan sebelum Muhammad membunuh Ubai?

Ayat itu turun untuk menyelesaikan masalah, atau menjawab pertanyaan ummat, kalau turun sebelum kejadian, siapa yang bertanya? dan untuk masalah apa?
Duladi menulis:
Kalau cuma mengklaim sebuah kebetulan, siapa pun juga bisa, dan orang dari agama lain pun juga bisa mengklaim hal yang seperti itu.

ahahah, ini ini terus, betul kata kau dul, siapa pun bisa, masalahnya ada ga yang bakalan percaya? seperti kasus Tuhan Panjul yang kaw agungkan  , ada ga yang bakal percaya? 1 orang saja dah, ga usah sampe berjuta2 orang dsluruh permukaan bumi.
Duladi menulis:
Sepanjang sejarahnya, awloh itu tidak pernah terindikasi ada, apalagi tercatat mampu menghukum kafir dengan KEKUATAN ILAHI.
Satu-satunya cara awloh menghukum kafir adalah melalui perantaraan tangan-tangan jihad.

Apa yang kaw maksud dengan KEKUATAN ILAHI? apakah tuhan harus turun ke bumi dan menonjoki kafir satu persatu? atau yang seperti yang kaw sebut, api yang membakar atau apalah lupa aku, seperti itu duL? keilahian yang seperti apa yang kaw mau? berapa kali tuhan yang kaw yakini mengeluarkan kekuatan ilahi? apakah tuhan kaw SAAT INI masih mampu untuk mengeluarkan ajian ilahi itu di zaman ini duL?
Duladi menulis:
 Maka (yang sebenarnya) bukan kamu yang membunuh mereka, akan tetapi Allah-lah yang membunuh mereka, dan bukan kamu yang melempar ketika kamu melempar, tetapi Allah-lah yang melempar. (Allah berbuat demikian untuk membinasakan mereka) dan untuk memberi kemenangan kepada orang-orang mukmin, dengan kemenangan yang baik. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui

 QS 3:165
 Dan mengapa ketika kamu (muslim) ditimpa musibah kamu berkata: "Dari mana datangnya (kekalahan) ini?" Katakanlah: "Itu dari (kesalahan) dirimu sendiri". Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.


Itulah yang saya katakan: Kalau berhasil, dari awloh, tapi kalau gagal, bukan dari awloh.

Apakah mungkin tuhan itu membuat kekeliruan duL? apakah orang yang terlahir cacat itu bukti kegagalan tuhan menciptakan manusia?
Duladi menulis:
Renungkanlah............ kita yang bukan nabi pun juga bisa kalau caranya seperti itu. Ya atau Tidak?

Ya memang bisa, tapi bisa ga hasil perbuatan dari kita itu dipercaya sebagai wahyu awloh? dan dicatat, dibukukan menjadi kitab suci?
Duladi menulis:
Manakah yang lebih bisa dipercaya:
Pernyataan sebelum kejadian...atau... KLAIM SESUDAH KEJADIAN?

Manakah yang lebih logis:
Jawaban sebelum pertanyaan, atau jawaban setelah pertanyaan?
Mana yang lebih dipercaya:
1.Besok akan terjadi kiamat
2.beberapa bulan yang lalu telah terjadi Gempa di Tasikmalaya.

anak baik thauk

Tulisan: 298
Bergabung: Senin 26 Oktober 2009 pk 12.59
Kembali ke atas

Re: Kibulan ke-4: Keberhasilan berkat jasa Awloh

oleh Narnia • Rabu 18 November 2009 pk 5.00
anak baik thauk menulis:
Pernyataan sebelum kejadian...atau... KLAIM SESUDAH KEJADIAN?
Manakah yang lebih logis:
Jawaban sebelum pertanyaan, atau jawaban setelah pertanyaan?
Mana yang lebih dipercaya:
1.Besok akan terjadi kiamat
2.beberapa bulan yang lalu telah terjadi Gempa di Tasikmalaya.


Ikutan nimbrung.
yang dinyatakan diatas adalah memberikan konfirmasi.
tetapi yang dinyatakan Mohmed adalah klaim.

apa bedanya Mohmed sama paranormal.
Kalau kejadian itu benar, dia bilang "seperti yang saya bilang kan, OWLOW telah bersabda bla bla bla KEMAREN"
Kalau kejadian itu salah, dia bilang "seperti yang saya bilang kan, perlu trik yang lebih jitu bla bla bla"
wew
Narnia

Tulisan: 69
Bergabung: Sabtu 17 Oktober 2009 pk 16.13
Kembali ke atas

Re: Kibulan ke-4: Keberhasilan berkat jasa Awloh

oleh anak baik thauk • Jumat 20 November 2009 pk 1.04
Tidak ada ayat Al-Quran yang serupa dengan:
narnia menulis:
Kalau kejadian itu benar, dia bilang "seperti yang saya bilang kan, OWLOW telah bersabda bla bla bla KEMAREN"
Kalau kejadian itu salah, dia bilang "seperti yang saya bilang kan, perlu trik yang lebih jitu bla bla bla"
wew


Itu bukti perbedaan muhammad dengan paranormal. Paranormal itu mengira2 terlebih dahulu sebelum kejadian.

anak baik thauk

Tulisan: 298
Bergabung: Senin 26 Oktober 2009 pk 12.59
Kembali ke atas

Re: Kibulan ke-4: Keberhasilan berkat jasa Awloh

oleh bilal • Kamis 26 November 2009 pk 13.38
semoga Tuhan mensucikan hati hamba-Nya..Amin !

saudara-saudara, saya dalam hal ini hanya ingin sedikit menjelaskan tentang ayat yang sedang di bahas ini.

dalam islam (saya yakin saudara semua pernah dengar) ada ilmu tasawuf...mengenai ayat yang menjelaskan bahwa "...bukan kamu yang melempar ketika kamu melempar melainkan Allah..."

ayat ini menjelaskan tentang kedudukan seorang yang benar-benar "fana fillah" atau segala amal perbuatannya disandarkan pada keridhoan Allah semata.
ada yang lain yang berbunyi " nahnu aqrobu ilaihi min hablil warid "...Kami lebih dekat kepadanya (manusia) dari pada urat leher(nya)...

jadi jika saudara-saudara memandang bahwa ini sebuah "kibulan" silakan saja...tetapi kami umat Islam, meyakini bahwa kami harus meraih kedudukan yang sangat mulya itu (fana fillah)...
bilal

Tulisan: 103
Bergabung: Minggu 4 Oktober 2009 pk 11.16
Kembali ke atas

Re: Kibulan ke-4: Keberhasilan berkat jasa Awloh

oleh Duladi • Sabtu 5 Desember 2009 pk 13.57
Kalau berhasil, maka "bukan kamu yang melempar, namun awloh yang melempar"
tapi
kalau gagal, maka "itu adalah lemparanmu sendiri."

sumber : http://mengenal-islam.phpbb3now.com/viewtopic.php?f=7&t=969

------------------------------


Kibulan ke-5: Manusia dibilang Malaikat

oleh Duladi • Rabu 11 November 2009 pk 1.44
Kita yang muslim tidak menyadari, bahwa makhluk bernama "Jibril" itu sesungguhnya tidak pernah ada, apalagi sampai mendatangi Muhammad dan mendiktekan ayat-ayat Alquran kepadanya. Entahlah kalau "Jibril" dalam agama lain. Tapi yang pasti, "Jibril" dalam Islam itu sebenarnya cuma HOAX dan buah kebohongan Muhammad semata.

Hal yang sudah diketahui umum, bahwa penampakan Jibril di Gua Hira itu bukan KEJADIAN NYATA, melainkan dari sebuah mimpi sewaktu Muhammad tertidur di dalam Gua tersebut. (Baca Sirah Nabawiyah Ibnu Hisyam Jilid 1 Halaman 197-198)

Nah, di dalam hadist-hadist lain ternyata ada diceritakan Jibril menemui Muhammad secara terang-terangan, bukan dengan cara sembunyi-sembunyi dan juga bukan lewat mimpi. Ini hadist-hadistnya:

Sahih Bukhari, Volumn 006, Book 060, Hadith Number 300.
Diriwayatkan Oleh Abu Huraira: Suatu hari selagi Rasul Allah sedang duduk dengan orang-orang, seorang laki-laki datang kepada beliau, berjalan dan berkata, "O Rasul Allah Apakah itu Iman ?” Nabi berkata, " Iman adalah percaya akan Allah, Para malaikat Nya, Buku Nya, Rasul Nya, dan pertemuan dengan Nya, dan percaya akan Hari Kebangkitan " Orang itu bertanya :" O Rasul Allah Apa itu Islam?" Nabi menjawab, " Islam adalah menyembah Allah dan tidak menyembah apapun selain Allah, mendirikan Sholat, membayar (kewajiban) derma yaitu. Zakat dan berpuasa pada bulan Ramadan." Orang itu bertanya lagi "O Rasul Allah Apakah Ihsan itu ? (yaitu atau kesempurnaan Kebajikan)?" Nabi berkata, " Ihsan adalah menyembah Allah seolah-olah kamu melihat Nya, dan jika kamu tidak mencapai taraf ini, kemudian (yakinilah bahwa) Allah melihat kamu." Orang itu bertanya lebih lanjut , "O Rasul Allah Kapan masa akan berakhir?"
Nabi menjawab, "Orang yang ditanya tentang hal itu tidak mengetahui lebih dari yang bertanya, tetapi aku akan menguraikan kepadamu tanda-tandanya. Ketika budak wanita memberikan kelahiran kepada tuannya, yang demikian itu akan menjadi tanda kiamat; ketika orang-orang yang bertelanjang kaki menjadi pemimpin dari orang-orang, yang demikian itu akan menjadi tanda kiamat. Kiamat adalah satu dari lima hal yang tidak ada seorang pun yang mengetahuinya kecuali Allah. Sungguh pengetahuan akan Kiamat adalah milik Allah. Ia yang menurunkan hujan, dan mengetahui apa yang ada di dalam kandungan." ( 31.34) Kemudian orang tersebut pergi . Nabi berkata, " Panggil dia kembali !." Mereka bergegas pergi untuk memanggil orang tersebut namun orang tersebut tak terlihat lagi. Nabi berkata, "Itu adalah Jibril yang datang memberi pengajaran kepada orang-orang akan agama mereka." ( Lihat Hadith No.47 Vol.1)

Di dalam hadist lain, orang yang disangka malaikat jibril itu ternyata "DIHYA".


SAHIH MUSLIM
Hadis riwayat Usamah bin Zaid ra., ia berkata:
Aku pernah diberitahukan bahwa malaikat Jibril as. suatu kali mendatangi Nabi saw. ketika Ummu Salamah sedang berada di sisi beliau. Ia berkata: Lalu mulailah ia bercakap-cakap kemudian beranjak pergi. Lalu bertanyalah Rasulullah saw kepada Ummu Salamah: Siapakah orang ini? Ummu Salamah menjawab: Ini adalah Dihyah. Ia melanjutkan: Lalu Ummu Salamah berkata: Demi Allah, aku sama sekali tidak menyangka dia kecuali sebagai dia (Jibril) sampai aku mendengar khutbah Nabi saw. yang mengabarkan berita kami

Sahih Bukhari, Volumn 004, Book 056, Hadith Number 827.
Diriwayatkan Oleh Abu Uthman: Aku mendapat kabar bahwa JIbril datang kepada Nabi selagi Ummu Salama bersamanya. Jibril memulai berbicara kepada Nabi dan kemudian pergi. Nabi berkata kepada Ummu Salama, "Apakah kamu tahu siapa dia ?" ( atau pertanyaan serupa). Dia berkata, "Tadi itu Dihya (seorang pria tampan di antara sahabat Nabi)." Kemudian Ummu Salama berkata, " Demi Allah! Aku pikir ia bukan siapa2 tapi Dihya, hingga aku mendengar Nabi membicarakan tentang Jibril di dalam khotbah nya." ( Sub-Narrator bertanya pada Abu ' Uthman, " Dari mana kamu mendengar pengisahan ini?" Ia menjawab, " Dari Usama bin Zaid.")

Hadis Sahih Bukhari, Volume 6, Book 61, Number 503:
Disampaikan oleh Abu 'Uthman:
Aku diberitahu bahwa Jibril menemui Nabi ketika Um Salama sedang bersama Nabi. Jibril mulai berbicara pada Nabi. Lalu Nabi bertanya pada Um Salama, "Siapakah dia?" Um Salama menjawab, "Dia adalah Dihya (al-Kalbi)." Ketika Jibril telah berlalu, Um Salam berkata, "Demi Allâh, aku tahu pasti dia adalah Dihya sampai aku mendengar khotbah Nabi bahwa dia diberi kabar oleh Jibril." Penyampai cerita yang lain bertanya pada Abu 'Uthman: Dari mana kau mendengar itu? Abu 'Uthman berkata: Dari Usama bin Zaid.

Ternyata orang yang diklaim sebagai "jibril" oleh Muhammad adalah Dihya, yang di kemudian hari ia menjadi pengikut Muhammad dan turut serta dalam PENYERANGAN KAYBAR. Bahkan Shafiyah (wanita Yahudi berparas cantik yg menjadi tawanan setelah keluarganya dibantai Muhammad) sempat dimilikinya sebelum direbut oleh Muhammad.

Yang dapat kita tarik kesimpulan dari pelajaran ini adalah:
Muhammad itu sangat nyata-nyata suka membual.
Pokoknya "orang yang tidak dikenal" oleh Muhammad dibilang "Jibril".
Betapa suka menipunya orang ini. Membuktikan awloh ADA saja gak bisa, pake ngarang-ngarang "jibril berwujud manusia".

Sekarang mari kita analisa dengan LOGIKA ORANG DEWASA, bukan nalar anak kecil berumur 5 tahun.

Perlu saya tekankan di sini, bahwa hadist yang diriwayatkan Abu Hurairah di atas itu bukan "JIBRIL" disaksikan orang banyak, melainkan Muhammad yang bilang bahwa orang yang datang kepadanya itu adalah "jibril".
Orang yang diklaim sebagai "jibril" itu tak pernah memperkenalkan dirinya di hadapan orang banyak bahwa dia jibril. Catat itu!

Kalau kita masih tidak yakin bahwa Muhammad itu penipu, coba kita jawab ini:

Bagaimana cara kita membedakan malaikat jibril dengan manusia biasa, kalau orang yang diklaim jibril itu tidak menampakkan tanda-tanda keilahian? Betapa bodohnya kita yang percaya saja dengan Muhammad hanya karena dia mengatakan: "Orang yang barusan itu adalah jibril". Kenapa tidak sewaktu ada orangnya dia bilang begitu? Kenapa menunggu orangnya pergi baru mengatakannya?

Bukankah Muhammad itu cuma pembual konyol, pokoknya "ORANG ASING yg tidak dikenal" dibilang "JIBRIL"?
Apakah kita pernah membaca dari catatan sejarah (dari hadist ataupun sirah), bahwa pernah ada orang Arab di zaman Muhammad yang ditemui Jibril dan si Jibril itu mengaku sendiri bahwa dia jibril, dan ia memiliki tanda-tanda keilahian?
Muhammad mengaku, wahyu-wahyu Alquran itu dia peroleh melalui perantaraan malaikat Jibril. Nah, apakah pernah orang Arab menyaksikan Jibril mendatangi Muhammad dan mendiktekan ayat-ayat Alquran kepada Muhammad? Bukankah orang yang diklaim sebagai "jibril" oleh Muhammad dalam hadist-hadist di atas, sama sekali tidak mendiktekan ayat-ayat Alquran kepada Muhammad, melainkan justru sedang belajar "agama" Islam kepada Muhammad?

Manusia dibilang Malaikat, ini adalah kekonyolan Muhammad yang kelima, setelah yang keempat (yaitu "lakukan dulu, bila berhasil klaimlah dari awloh, dan bila gagal bukan dari awloh") dan setelah TRIBUL.
Duladi

Tulisan: 1608
Bergabung: Kamis 20 November 2008 pk 1.04
Kembali ke atas

Re: Kibulan ke-5: Manusia dibilang Malaikat

oleh anak baik thauk • Jumat 13 November 2009 pk 2.03
Lho ada yang salah dengan hadits itu? Kalo Jibril menjelma menjadi manusia apakah itu tidak mungkin? Apakah Jibril tidak bisa menjelma menjadi Dihya?
Muhammad berkata demikian dan diprecaya karena kejujurannya, kalo kaw mngatakan dia berbohong, lalu kenapa dia mendapatkan gelar al-amin?

Duladi menulis:
 1. Bagaimana cara kita membedakan malaikat jibril dengan manusia biasa, kalau orang yang diklaim jibril itu tidak menampakkan tanda-tanda keilahian? Betapa bodohnya kita yang percaya saja dengan Muhammad hanya karena dia mengatakan: "Orang yang barusan itu adalah jibril". Kenapa tidak sewaktu ada orangnya dia bilang begitu? Kenapa menunggu orangnya pergi baru mengatakannya?
 Bukankah Muhammad itu cuma pembual konyol, pokoknya "ORANG ASING yg tidak dikenal" dibilang "JIBRIL"?
 2. Apakah kita pernah membaca dari catatan sejarah (dari hadist ataupun sirah), bahwa pernah ada orang Arab di zaman Muhammad yang ditemui Jibril dan si Jibril itu mengaku sendiri bahwa dia jibril, dan ia memiliki tanda-tanda keilahian?
 3. Muhammad mengaku, wahyu-wahyu Alquran itu dia peroleh melalui perantaraan malaikat Jibril. Nah, apakah pernah orang Arab menyaksikan Jibril mendatangi Muhammad dan mendiktekan ayat-ayat Alquran kepada Muhammad? Bukankah orang yang diklaim sebagai "jibril" oleh Muhammad dalam hadist-hadist di atas, sama sekali tidak mendiktekan ayat-ayat Alquran kepada Muhammad, melainkan justru sedang belajar "agama" Islam kepada Muhammad?

1. Tanda-tanda keilahian? bagh macam mana pula, Jibril itu malaikat dul, mahluk tuhan, bagaimana bisa menunjukan keilahian? bukankah illah itu artinya tuhan? dan keilahian itu ketuhanan? gmana kabar dengkul kaw ini duL?
2. Nah loh, bukankah kaw mengingkari sejarah itu?
3. Lalu peristiwa Gua Hira itu bagaimana? bukankah Jibril menuntun muhammad untuk mengucapkan wahyu tersebut? mana sirah nabawiyah (yang kaw andalkan) yang menceritakan bahwa di gua hira jibril tidak mendiktekannya? mana cerita di sirah nabawiya (yang kaw andalkan) yang menceritakan itu hanya mimpi?

Dengkul kaw sepertinya semakin pening duL, suatu saat kaw meyakini bahwa tuhan (atau lebih tepatnya menuduh Isa AS) telah menjelma menjadi manusia (dengan cara dilahirkan rahim manusia, diurus ibunya hingga dewasa, hingga meninggal dunia, dan mati di tiang gantungan -meski itu bukn Isa AS-)
Nah giliran Jibril menjelma menjadi manusia (buzzzz turun dari langit tanpa dilahirkan manusia), kaw malah protes, sebenarnya ada apa dengan dengkul kaw ini duL?

Duladi menulis:
Manusia dibilang Malaikat, ini adalah kekonyolan Muhammad yang kelima, setelah yang keempat (yaitu "lakukan dulu, bila berhasil klaimlah dari awloh, dan bila gagal bukan dari awloh") dan setelah TRIBUL.

Aku pun bisa berkata demikian duL.
Manusia dibilang Tuhan, jelas2 lahir dari perut manusia, dan mati, lalu entah kemana, adakah yang melihat rohnya setelah ia mati di tiang gantungan lalu berkata: Aku ini Tuhan, mengapa kalian wahai manusia menyiksaku sedemikian rupa? kenapa kalian tega menelanjangi tuhan mu wahai manusia?
 
Lakukan pembelaan duL, jangan menghindar!
Dan yang lebih aneh bin nyeleneh adalah, kaw percaya betul dengan sirah nabawiyah itu (sehingga dijadikan landasan) ketimbang Al-quran yang sangat diagungkan oleh penulis sirah dan hadits itu.

anak baik thauk

Tulisan: 298
Bergabung: Senin 26 Oktober 2009 pk 12.59
Kembali ke atas

Re: Kibulan ke-5: Manusia dibilang Malaikat

oleh bilal • Kamis 26 November 2009 pk 13.43
semoga Tuhan mnsucikan hati hamba-Nya...Amin !

saudara duladi, dulu saya pernah menjelaskan tentang hadits tersebut.

hal ini terjadi dalam kondisi kasyaf (pemandangan rohani). hal ini akan dapat mudah difahami oleh mereka yang pernah mengalaminya.
saudara duladi maaf, jika kita belum pernah hidup berumah tangga, bagaimana mungkin kita tahu bagaimana nikmatnya kebahagiaan rumah tangga...
bilal

Tulisan: 103
Bergabung: Minggu 4 Oktober 2009 pk 11.16
Kembali ke atas

Re: Kibulan ke-5: Manusia dibilang Malaikat

oleh Duladi • Sabtu 28 November 2009 pk 10.14
bilal menulis:
hal ini terjadi dalam kondisi kasyaf (pemandangan rohani).


Pemandangan rohani bagaimana, lha wong itu benar-benar terlihat kasat mata, kok?

Perlu saya tekankan di sini, bahwa hadist yang diriwayatkan Abu Hurairah di atas itu bukan "JIBRIL" disaksikan orang banyak, melainkan Muhammad yang bilang bahwa orang yang datang kepadanya itu adalah "jibril".
Orang yang diklaim sebagai "jibril" itu tak pernah memperkenalkan dirinya di hadapan orang banyak bahwa dia jibril. Catat itu!

Kalau kita masih tidak yakin bahwa Muhammad itu penipu, coba kita jawab ini:

Bagaimana cara kita membedakan malaikat jibril dengan manusia biasa, kalau orang yang diklaim jibril itu tidak menampakkan tanda-tanda keilahian? Betapa bodohnya kita yang percaya saja dengan Muhammad hanya karena dia mengatakan: "Orang yang barusan itu adalah jibril". Kenapa tidak sewaktu ada orangnya dia bilang begitu? Kenapa menunggu orangnya pergi baru mengatakannya?
Bukankah Muhammad itu cuma pembual konyol, pokoknya "ORANG ASING yg tidak dikenal" dibilang "JIBRIL"?
Apakah kita pernah membaca dari catatan sejarah (dari hadist ataupun sirah), bahwa pernah ada orang Arab di zaman Muhammad yang ditemui Jibril dan si Jibril itu mengaku sendiri bahwa dia jibril, dan ia memiliki tanda-tanda keilahian?
Muhammad mengaku, wahyu-wahyu Alquran itu dia peroleh melalui perantaraan malaikat Jibril. Nah, apakah pernah orang Arab menyaksikan Jibril mendatangi Muhammad dan mendiktekan ayat-ayat Alquran kepada Muhammad? Bukankah orang yang diklaim sebagai "jibril" oleh Muhammad dalam hadist-hadist di atas, sama sekali tidak mendiktekan ayat-ayat Alquran kepada Muhammad, melainkan justru sedang belajar Islam kepada Muhammad?


NB.

Kenapa sampeyan tidak berani menanggapi pertanyaan saya di RUANG DISKUSI EKSKLUSIF?
Duladi

Tulisan: 1608
Bergabung: Kamis 20 November 2008 pk 1.04
Kembali ke atas

Re: Kibulan ke-5: Manusia dibilang Malaikat

oleh bilal • Selasa 1 Desember 2009 pk 14.02
semoga Tuhan mensucikan hati hamba-Nya..Amin !

saudara duladi, sebelumnya saya mohon maaf.

dalam pembahasan sebelumnya, sudah banyak dalil yang saya tunjukan untuk menjelaskan bahwa peristiwa berkenaan dengan riwayat tersebut adalah kasyaf...saya berharap saudara sudi untuk melihatnya kembali.

dan berkenaan dengan "kolom diskusi khusus" tersebut. saya hanya berharap saudara sudi terlebih dahulu menjelaskan Tuhan yang saudara yakini dalam hati saudara.

saya harap saudara mengerti...
bilal

Tulisan: 103
Bergabung: Minggu 4 Oktober 2009 pk 11.16
Kembali ke atas

Re: Kibulan ke-5: Manusia dibilang Malaikat

oleh muhammad SAW • Senin 19 Juli 2010 pk 3.02
say pernah dengar kisahnya kalo gak salah nabi ketika menerima wahyu pertama sampai mengigil karena heran melihat makluk yang diutus ALLAh yaitu malaikat jibril dalam wujud aslinya ,, terus dia mengajarkan nabi surat al alaq ,,,,, maha suci ALLah dengan segala firmannya dengan segala keindahannya


dalam kisahnnya kan nabi sampai mengigil ketakutan melihat malaikat jibril

sumber : http://mengenal-islam.phpbb3now.com/viewtopic.php?f=7&t=970

Kibulan ke-6: Sesali perbuatannya, turunlah ayat teguran

Postoleh admin • 25.11.09, 00:15:29
Kibulan ke-6: Karena menyesali perbuatannya, turunlah ayat teguran dari Awloh

Muhammad sewaktu menyesali perbuatannya, dia mengarang ayat teguran biar nampak seolah-olah Awloh menegurnya:

Penyesalan Muhammad karena berjanji "BESOK" tapi gagal memenuhinya

    QS 18:23-24
    Dan jangan sekali-kali kamu mengatakan tentang sesuatu: "Sesungguhnya aku akan mengerjakan ini besok pagi, kecuali (dengan menyebut): "Insya Allah". Dan ingatlah kepada Tuhanmu jika kamu lupa dan katakanlah: "Mudah-mudahan Tuhanku akan memberiku petunjuk kepada yang lebih dekat kebenarannya dari pada ini."

Menurut riwayat, ada beberapa orang Quraisy bertanya kepada Muhammad tentang roh, kisah ashhabul kahfi (penghuni gua) dan kisah Dzulqarnain lalu beliau menjawab, datanglah besok pagi kepadaku agar aku ceritakan. Dan beliau tidak mengucapkan Insya Allah (artinya jika Allah menghendaki atau "tapi aku gak janji loo"). Namun sampai besok harinya Muhammad masih belum menemukan jawabannya. Maka untuk menutupi rasa malunya dan juga sebagai ekspresi penyesalannya karena terlalu ceroboh menjanjikan sesuatu hal padahal hal itu belum tentu dapat dia penuhi, dikaranglah ayat 23-24 di atas, sebagai pelajaran bagi dirinya di masa mendatang.

Penyesalan Muhammad karena mencuekkin Abdullah bin Ummi Maktum yang matanya buta

    QS 80:1-10
    Dia (Muhammad) bermuka masam dan berpaling, karena telah datang seorang buta kepadanya. Tahukah kamu barangkali ia ingin membersihkan dirinya (dari dosa), atau dia (ingin) mendapatkan pengajaran, lalu pengajaran itu memberi manfaat kepadanya? Adapun orang yang merasa dirinya serba cukup maka kamu melayaninya. Padahal tidak ada (celaan) atasmu kalau dia tidak membersihkan diri (beriman). Dan adapun orang yang datang kepadamu dengan bersegera (untuk mendapatkan pengajaran), sedang ia takut kepada (Allah), maka kamu mengabaikannya.


Dalam suatu riwayat dikemukakan bahwa ayat ini turun berkenaan dengan Abdullah Ibnu Ummi Maktum yang buta yang datang kepada Muhammad, sambil berkata: "Berilah petunjuk kepadaku ya Rasulullah." Pada waktu itu Muhammad sedang "mendakwahi" para pembesar kaum Quraisy, dan tidak memandang muka pada Abdullah ibnu Ummi Maktum karena dia pria buta. Muhammad lebih suka mendakwahi pembesar-pembesar Quraisy ketimbang 1 pria tak berarti itu. Namun, tidak ada satu pun pembesar Quraish yang didakwahinya bersedia beriman kepadanya. Lalu menyesallah Muhammad karena dia telah bersikap cuek kepada 1 pria buta yang ingin mendengarkan pengajarannya. Untuk mengekspresikan perasaan bersalahnya itu, Muhammad mengarang QS 80:1-10 sebagai ayat teguran Awloh atas perbuatannya tersebut.

Kita lihat, bahwa ayat-ayat tersebut adalah ayat teguran yang dikarang Muhammad karena suatu kesalahan yang Muhammad perbuat yang merugikan dirinya sendiri baik secara psikologis maupun secara kepentingannya.

Sewaktu Muhammad berjanji akan menjawab 3 pertanyaan Quraish BESOK, dan janjinya itu meleset, orang Quraish sama sekali tidak dirugikan dalam kasus tersebut, melainkan Muhammad-lah yang rugi sendiri dan dia layak merasa malu. Dari kejadian itu, timbullah rasa penyesalan dalam dirinya, membodoh-bodohkan dirinya sendiri, dan sebagai ungkapan penyesalannya itu, keluarlah QS 18:23-24 di atas. Dia menyesal, kenapa dia berjanji tanpa mengucapkan kata, "insya allah" yang artinya, "kalau janjiku meleset itu karena kehendak awloh, bukan kesalahanku." Seandainya dia mengucapkan itu, tentu dia tidak akan dipermalukan oleh kaum Quraish.

Begitu pula dalam kasus pencuekan pria buta. Perbuatan cuek tersebut sama sekali tidak merugikan orang lain, tapi merugikan dirinya sendiri. Muhammad yang menyadari kalau usahanya untuk menggaet para pembesar Quraish gagal, dia akhirnya memilih seorang pria buta sebagai gantinya. Dan itu membawa rasa malu dan penyesalan pada diri Muhammad. Bukankah dia ingin mendapatkan jumlah pengikut? Mending dapat tambahan 1 pengikut ketimbang tidak sama sekali. Sebagai ekspresi rasa penyesalannya karena telah bersikap sombong kepada pria buta yang sebenarnya mau dengan sukarela menjadi pengikutnya itu, maka dikaranglah QS 80:1-10.

Nah, itulah Muhammad, sang aktor pemeran Awloh. Dia menggunakan KIBULAN KE-6 ini untuk menipu orang-orang bodoh agar menyangka Muhammad benar-benar PERNAH MENDAPAT TEGURAN dari awloh rekaannya. Padahal, itu adalah sandiwaranya belaka untuk mengekspresikan rasa penyesalannya karena telah berbuat sesuatu yang merugikan dirinya sendiri.

Tapi bagaimana dengan PERBUATAN-PERBUATAN Muhammad yang lain yang jelas-jelas MERUGIKAN ORANG LAIN dan TIDAK MERUGIKAN DIRINYA SENDIRI? Sampai mati pun, Awloh tidak pernah menegur dia.

Sekalipun Muhammad merampok, Awloh tak pernah nurunin ayat teguran untuknya.
Sekalipun Muhammad menyetubuhi seorang pelayan di rumah istrinya, Awloh tak pernah nurunin ayat teguran untuknya.
Dan masih banyak lagi perbuatan-perbuatan jahat Muhammad dan tak bermoral, yang tidak pernah mendapatkan teguran dari Awloh. Alasannya: Karena dari perbuatan-perbuatan itu Muhammad merasa tak dirugikan dan dia tak pernah menyesalinya.

Bandingkan dengan Daud, yang sehabis berbuat jahat (merebut istri pegawainya), lalu datang Nabi Natan memperingatkan dosanya itu dan lalu menyesallah Daud.

Muhammad beda. Terhadap perbuatan-perbuatan jahat yang dilakukannya, Awloh tidak menegur, tapi terhadap kesalahan Muhammad yang sepele dan hanya berdampak merugikan dirinya sendiri saja, maka Awloh menegurnya.

    Daud berbuat jahat => Tuhannya menegur => Daud menyesal.
    Muhammad berbuat jahat => Muhammad tidak menyesal karena itu tidak merugikan dirinya => Tidak ada teguran Awloh.
    Muhammad berbuat ceroboh yang merugikan dirinya sendiri => Muhammad menyesal => Ada teguran Awloh atas kesalahannya itu.

Jadi, TEGURAN itu semata-mata hanyalah sebagai SANDIWARA KONYOL untuk mengekspresikan rasa penyesalan Muhammad atas kesalahannya terhadap diri sendiri.

Itulah KIBULAN KE-6, setelah TRIBUL, KIBULAN KE-4 & KIBULAN KE-5.

sumber : http://belajar-islam.phpbb3now.com/viewtopic.php?f=13&t=22


Kibulan ke-7: Kentut itu ada, bukti Awloh ada

Postoleh admin • 25.11.09, 00:16:30
Kibulan ke-7: Kentut itu ada, bukti Awloh ada

Kibulan ke-7 ini, sebenarnya bukan datang dari Muhammad, melainkan dari para penerusnya yang hendak mengkibuli kita kalau awloh itu ada.

Salah satu contoh penerapan KIBULAN KE-7:

    Bukti Adanya Allah

    Atheis: Perlihatkan bukti keberadaan Robbmu kalau memang dia ada

    Abu Hanifah ra berbisik kepada khadamnya agar mengambil tanah liat, lalu dilemparkannya tanah liat itu ke kepala pemimpin orang atheis itu . Para hadirin gelisah melihat peristiwa itu, khawatir terjadi keributan, tetapi Abu Hanifah menjelaskan bahwa hal ini dalam rangka untuk menjelaskan jawaban yang di minta kepadanya. Hal ini membuat orang atheis mengenyitkan dahi,

    Abu Hanifah: Apakah lemparan itu menimbulkan rasa sakit di kepala anda?

    Atheis: Ya, tentu saja.

    Abu Hanifah: Dimana letak sakitnya?

    Atheis: Ya, ada pada luka ini.

    Abu Hanifah: Tunjukkanlah padaku bahwa sakitnya itu memang ada, baru akan menunjukkan kepadamu dimana Robbku!

    Orang atheis itu tidak menjawab tentu saja tidak bisa menunjukkan rasa sakitnya, karena itu adalah suatu rasa dan ghaib tapi rasa sakit itu memang ada.

    Atheis: Baik dan buruk sudah ditakdirkan sejak azal, tetapi kenapa ada pahala dan siksa?

    Abu Hanifah: Kalau anda sudah mengerti bahwa baik dan buruk itu bagian takdir, mengapa anda kini menuntut aku agar di hukum karena melempar tanah liat ke dahi anda? bukankah perbuatan itu bagian dari takdir?

    Akhirnya perdebatan itu berakhir dengan masuk Islamnya para atheis tersebut di tangan Al Imam abu hanifah radhiallahu.

Bagi orang yang masih Islam, mungkin contoh pembuktian Awloh di atas dianggap SANGAT BAIK SEKALI dan tak terbantahkan.

Tapi tidak sadarkah kita, kalau orang-orang penyembah Zeus, Panjul, dsb juga bisa memakai cara di atas untuk membuktikan sosok sembahan mereka ada?

Itu adalah bentuk KIBULAN KE-7, di mana seorang muslim memakai STANDAR UMUM untuk membuktikan keberadaan awlohnya.

Memang, kalau kita ingin membuktikan Tuhan yang adikodrati dan tak terlihat itu ADA, satu-satunya cara adalah memakai analogi seperti di atas, dan bisa juga kita menggantinya dengan "PIKIRAN", "NYAWA", "BAU KENTUT", dst. yang semuanya itu TIDAK TERLIHAT namun ADA.

Tapi kalau kita ingin membuktikan "tuhan secara spesifik", contohnya Tuhan Arab bernama Awloh itu apakah BENAR ADA atau TIDAK, kita tidak bisa memakai cara seperti itu.

TUHAN ITU MEMANG ADA, tapi benarkah TUHAN itu adalah TUHANNYA ARAB yang bernama Awloh? Ini mesti kita buktikan dengan cara-cara yang khusus dan spesifik pula sehingga hal-hal yang ditunjukkan itu mengarah kepada Tuhannya Arab.

Kalau kita mengatakan: "Kau ingin tahu Awloh itu ada? Nah, coba kau buktikan dulu, apakah kau punya PIKIRAN? Kalau kau punya pikiran, coba kamu tunjukkan PIKIRAN-mu padaku supaya aku bisa melihat dan menyentuhnya."

Maka itu penipuan. PIKIRAN kita ada tidaklah menjadi bukti kalau tuhan bernama Awloh itu ada. Kalau awloh ingin diakui ada, maka pada masa ketika dia diorbitkan itulah ia harus pernah terindikasi ADA. Bagaimana Muhammad bisa teriak-teriak, "awloh itu ADA" kalau semasa hidupnya yang menjadi awloh itu DIRINYA SENDIRI & PARA JIHADIS?

sumber : http://belajar-islam.phpbb3now.com/viewtopic.php?f=13&t=23


Kibulan ke-8: "Awloh/Jibril sebenarnya sanggup, tapi....."

Postoleh admin • 09.12.09, 15:26:44
Kibulan ke-8: "Awloh/Jibril sebenarnya sanggup, tapi....."

Kita yang masih Islam kerap tidak menyadari kalau kita juga dikibuli Muhammad dengan kibulan model ke-8 ini, yaitu:

1) Sebenarnya Awloh sanggup melakukan ini-itu, tapi karena alasan ini-itu maka awloh tak mau melakukannya."
2) Sebenarnya Jibril sanggup begini-begitu, tapi karena alasan ini-itu maka Jibril mengurungkan niatnya."

Contoh:

    Ada kisah sewaktu Muhammad singgah di sebuah kota bernama Thaif.
    Apa yang beliau terima di sana? Bukan sambutan ucapan syahadat, tetapi lemparan batu sehingga beliau terluka. Malaikat Jibril menawarkan bahwa jika Muhammad menginginkan maka bisa saja kota Thaif dijungkirbalikkan. Apa yang dilakukkan oleh Muhammad? Beliau justru mendoakan orang Thaif! Muhammad melarang Jibril melakukan itu karena Muhammad SUAYANG kepada orang-orang Thaif.

Ada lagi satu kisah:

    Suatu saat Muhammad diuji oleh orang-orang Quraish dengan mujizat sesuai keinginan mereka. Mereka meminta Muhammad mengubah bukit Shafa menjadi emas. Lalu Muhammad beralasan: "Sebenarnya aku bisa meminta awloh melakukan itu untukku, tapi ada syaratnya: Kalau kalian tetap kafir setelah melihat mujizatku, maka awloh akan meng-azab kalian. Maka dari itu, demi kecintaanku kepada kalian, maka aku mohonkan kepada awloh agar tidak memenuhi permintaan kalian."


Bagi orang-orang bodoh, kibulan-kibulan semacam itu tidak terasa dalam nalar mereka sebagai kibulan, melainkan sebagai "UCAPAN yg LAYAK DIPERCAYA"."SEMUA OMONGAN MUHAMMAD, walau seperti ngibul, HARUS DIPERCAYA, karena dia nabi."

Inilah KIBULAN KE-8:
"Sebenarnya awloh sanggup, tapi ......."
"Sebenarnya Jibril mau melakukan begini...., tapi......"

Kibulan ke-8 ini adalah salah satu dari kibulan-kibulan Muhammad yang bertujuan untuk menutupi KEFIKTIFAN AWLOH rekaannya.
Seperti seorang kakak membohongi adiknya yang masih belum cukup akalnya, seperti itulah Muhammad menipu muslim.

sumber : http://belajar-islam.phpbb3now.com/viewtopic.php?f=13&t=34


Nengah Budhi Tapa BerathaKISAH BANG MAMAD
Islam Musuh Muslim Terbesar, Waktu Musuh Islam Terbesar

 Pembuatan quran dilakukan pada saat Muhammad masih hidup. Muhammad berkuasa saat itu. Muhammad memimpin pembuatan quran. allah sangat produktif mengeluarkan firman terutama untuk mengabulkan setiap keinginan Muhammad mengenai barang jarahan dan nafsu birahi Muhammad.
 Tetapi setelah Muhammad dan team pembuat quran semuanya meninggal, maka allah tiba2 menjadi bisu seribu bahasa. allah tidak bisa lagi mengeluarkan firman.

 Untuk menyesuaikan quran dengan perubahan waktu tanpa firman allah, maka penerus2 Muhammad membuat hadist. Hadist dibuat selama rentang waktu 400an tahun setelah Muhammad dan team pembuat quran meninggal. Kisah2 di hadist berbeda dgn yang di quran. Hadist adalah quran versi B.

 Karena orang2 semakin melek, maka tidak ada lagi muslim yang memberanikan diri menulis hadist sampai saat ini. Akibatnya quran dan hadist pun sekarang kedaluarsa.
 Karena tidak bisa lagi membuat hadist, maka muslim sekarang membuat fatwa. Fatwa adalah quran versi C.

 Nah akibatnya terjadilah sekarang kerancuan antara quran, hadist dan fatwa.

 Musuh muslim yang terbesar adalah islam karena islam menjebak muslim. Islam berlawanan dengan hati nurani manusia. Perlu diingatkan bahwa, pada awalnya, muslim adalah manusia. Sedangkan musuh islam yang terbesar adalah WAKTU karena waktu meningkatkan peradaban manusia. Dengan adanya revolusi informasi saat ini, islam semakin ditelanjangi.


Foto: status ini tanfa KUDETA INTERMEZZO !!!


====================

INI DAFTAR BUKU BAGUS YANG SEBAENYE LO BELI N BACA. HA...7X
1. CHRIST, MUHAMMAD AND I by Mohammad Al Ghazoli 
  by Mark A. Gabriel
by Craig Winn 
4. LEFT BEHIND by Jerry B. Jenkins 
5. LEFT BEHIND by Tim F. LaHaye 
6. ISLAMIC INVASION by Robert A. Morey 
8. Antichrist: Islam's Awaited Messiah by Joel Richardson 
11. Islam: In Light of History By Rafat Amari
14. The Torn Veil by Gulshan Esther 
15. Why I Am Not a Muslim by Ibn Warraq 
16. Why I Am Not A Moslem by Dr. Peter S. Ruckman 
20. Islam And The Jews: The unfinished battle by Mark A. Gabriel 
22. Slavery, Terrorism and Islam by Peter Hammond 
24. Islam Exposed by Floyd McElveen 
27. The Destiny of Islam in the End Times by Faisal Malick 
28. 10 Amazing Muslims Touched by God by Faisal Malick 
32. The Hidden Life of The Prophet Muhammad by Dr. A. A. Ahmed 
34. Islam in the End Times by Ellis H. Skolfield
35. Muhammad is The Antichrist by Cole Steele 
36. Islam - The Dark Night Of Humanity by G. P. Geoghegan 
38. What the Koran Really Says by ibn warraq
    43. Iran: Desperate for God by The Voice of the Martyrs 


LO CUKUP BACA BEBERAPA AJE DARE REKOMENDASI BUKU DI ATAS. MAKA LO AKAN KAGET NGELIAT BETAPA JAHATNYE ESLAM. HA...7X

YAH JELAS JAHAT LAH KARNA ALLAH SWT ADALAH IBLIS N MAMAD ADALAH ANTIKRIS. HA...7X

SEBENERNYE SIH, ALLAH SWT PIKTIP ALIAS BERHALA DEWA BULAN ARAB N DI ISRAEL NAMANYE BAAL. HA...7X

N JIBRIL ADALAH IBLIS YANG MENYAMAR SBAGE MALAIKAT TERANG.

2 KORINTUS 11:14-15

14 Hal itu tidak usah mengherankan, sebab Iblis pun menyamar sebagai malaikat Terang. 

15 Jadi bukanlah suatu hal yang ganjil, jika pelayan-pelayannya menyamar sebagai pelayan-pelayan kebenaran. Kesudahan mereka akan setimpal dengan perbuatan mereka. 


FATHER - GOD

Yesus.
 1. Jesus Christ: The Real Story by United Church of God 
6. Jesus Humanity and the Trinity by Kathryn Tanner
9. Jesus Christ, Disciplemaker by Bill Hull 
11. Life of Christ by Fulton J. Sheen 
16. The Cross of Christ by John Stott 
17. Jesus for the Non-Religious by John Shelby Spong


Trinity.
3. Trinity by Joseph F. Girzone
8. The Trinity (Guides to Theology) by Roger E. Olson
9. The Biblical Doctrine of the Trinity by B.B. Warfield 


Holy Spirit.
1. Good Morning, Holy Spirit by Benny Hinn 
3. Baptism in the Holy Spirit by Derek Prince 
4. Experiencing The Holy Spirit by MURRAY ANDREW 
7. 7 Things The Holy Spirit Will Do In You by Pastor Chris Oyakhilome PhD 




others.
1. The Purpose Driven Life by Rick Warren 
3. The World On Fire by Rick Joyner 
5. The Final Quest by Rick Joyner 
7. Epic Battles of the Last Days by Rick Joyner 
8. The Prophetic Ministry by Rick Joyner 
9. The Harvest by Rick Joyner 
11. He Came To Set The Captives Free by Rebecca Brown 
12. Becoming A Vessel Of Honor by BROWN REBECCA 
13. Prepare For War by BROWN REBECCA 
14. The Gifts of the Body by Rebecca Brown 
15. Unbroken Curses by Rebecca Brown 
16. Church of Lies by Flora Jessop 
19. When God's Purpose Becomes Personal by Matthew Omaye Ajiake 
Buy new: $14.39 / Used from: $7.95
22. Blessing or Curse: You Can Choose by Derek Prince 
23. Secrets of a Prayer Warrior by Derek Prince 
24. Does Your Tongue Need Healing? by Derek Prince 
27. Entering The Presence Of God by Derek Prince 
33. Snakes in the Lobby by Scott MacLeod 
34. Why I Am A Christian by John Stott
36. Demons in the Church by Ellis H. Skolfield


41. The Bible Code by MichaelDrosnin 
42. Bible Code II: The Countdown by Michael Drosnin 
43. Bible Code III: Saving the World by Michael Drosnin 
45. Bible Code Bombshell by R. Edwin Sherman 





KALO MO NGELIAT YANG LEBIH BANYAK MAKA KLIK DI SINI :


---------------------------------


My blogs are now at the click of a variety of countries including Indonesia, the United States, Britain, Germany, France, Russia, Canada, India, Japan, Saudi Arabia, United Arab Emirates, Syria, Egypt, Australia, New Zealand, Malaysia, Brunei Darussalam, Hongkong, Singapore, China, Taiwan, Argentina, Colombia, Serbia, Morocco, Algeria, Brazil, Moldova, Macedonia, Netherlands, Spain, South Korea, Timor Leste, Norway, Belgium, Romania, Vietnam, Bulgaria, Albania, Azerbaijan, Mexico, Venezuela, Swedish, Irish, Turkey, Italy, Cile, Austria, and others.

Here's a list of my blogs:



so help me with prayer and purchase books written by me.

Here's a list of my books: 


English Version :


BELI BUKU GUE NYOK. ha...7x
Biar gue bisa full time menyebarkan injil.
BIAR NAMA YESUS DITINGGIKAN DAN DIMULIAKAN DI SELURUH BUMI. HA...7X

Filipi 2:5-11
5 Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus,
yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan, 
7 melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia.
8 Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.
9 Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama, 
10 supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi, 
11 dan segala lidah mengaku: ''Yesus Kristus adalah Tuhan,'' bagi kemuliaan Allah, Bapa! 

TRANSFER UANG PEMBELIAN BUKU/HAK LISENSI KE :

Richard Nata
Bank Central Asia, Tbk, Indonesia
002-157-6394

SETELAH ITU KIRIM EMAIL DISERTAI BUKTI TRANSFER KE  
guerich007@gmail.com

ATAU SMS KE 62-8889910822 ( SMS ONLY, NO PHONE CALL ).

Jangan lupa, beritahukan buku apa yang anda beli dari kami.

LORD JESUS BLESS YOU


AMEN



Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...