Wednesday, March 13, 2013

ESLAM ENTU CUMA ALAT MAMAD N ARAB MEMPERKAYA DIRI. HA...7X


 Duladi Samarinda
=ISLAM alat Imperialisme Arab, Muslim alat Militernya=

 Muhamad bukan satu-satunya orang di Arab yang mengaku sebagai utusan Tuhan. Ada Taliha, kepala suku Bani Asad, yang mengaku punya kekuatan ilahi. Dia dikalahkan oleh Khalid dalam beberapa pertempuran hebat. Museilima juga salah seorang 'nabi' penantangnya. Dia melakukan mukjijat2 dan mengaku dikirim oleh Allah utk saling membagi martabat kenabian bersama Muhamad. Dia bahkan berani mengatakan bahwa Muhamad juga mengakui pengakuannya ini. Pada akhirnya, dia terbunuh dalam pertempuran di Al-Yemama, yang hampir jadi bencana bagi kelanjutan Islam. Al-Aswad, yg dikenal sebagai “Nabi Bercadar” dari Yaman, juga mengaku sbg nabi. Dia pejuang berani dan tangguh, namun juga arogan dan dengan demikian kurang menarik dan kurang populer. Dia tewas akibat tipu daya pengikut Islam.

------------------

help me with prayer and purchase books written by me.


Here's a list of my books: 

    English version


    BELI BUKU GUE NYOK. ha...7x
Biar gue bisa full time menyebarkan injil.
BIAR NAMA YESUS DITINGGIKAN DAN DIMULIAKAN DI SELURUH BUMI. HA...7X

Filipi 2:5-11
5 Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus,
yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan, 
7 melnkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia.
8 Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.
9 Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama, 
10 supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi, 
11 dan segala lidah mengaku: ''Yesus Kristus adalah Tuhan,'' bagi kemuliaan Allah, Bapa! 


---------------------------------
 Keberadaan beberapa nabi dalam waktu yang sama dinegara yang sama menunjukkan bahwa urusan kenabian ini tidak ada hubungannnya dengan TUHAN; ini hanyalah sebuah alat utk menghipnotis orang melalui penipuan2 supernatural. Tuhan tidak akan mengirim begitu banyak nabi2 ke Arab diwaktu bersamaan. Orang2 ini, jelas, adalah “self-designated prophets” (jadi nabi atas pengakuan sendiri). Muhamad menang karena dia memakai pendekatan nasional, yang menarik bagi orang2 berjiwa patriot seperti Abu Bakar dan Umar. Para kontestan nabi lainnya gagal karena mereka terlalu menganggap rendah orang lain. Sebaliknya Muhamad menjanjikan martabat tinggi bagi bangsa Arab, yang tidak tahu apa-apa kecuali kemiskinan, penderitaan dan turunnya harkat. Kejayaan ini adalah sebuah mimpi yang mereka anggap bisa diwujudkan lewat seorang Muhamad. Kesuksesannya membuktikan pepatah evolusi: Siapa yg Kuat, Dialah yang bertahan. Semua ini sama sekali tidak ada hubungannya dgn Allah, yg sendirinya tergantung pada Muhamad utk disembah-sembah. Mari kita lihat rencananya bagi Imperialisme Arab:

 Dia mengaku bahwa dia adalah utusan Allah dan tidak ada yang tidak biasa dalam pengakuannya karena :

 “Tiap-tiap umat mempunyai rasul; maka apabila telah datang rasul mereka, diberikanlah keputusan antara mereka dengan adil dan mereka (sedikit pun) tidak dianiaya.” (QS 10:48)

 Tema ini juga diulang dalam QS 2:148. Jelaslah, seorang nabi datang kepada bangsanya utk menyelesaikan masalah2 dengan adil utk tujuan menyatukan mereka menjadi sebuah bangsa yang hebat. Tapi, menurut Quran, cara paling efektif utk mengamankan kesatuan sebuah bangsa adalah dengan menunjuk satu Kiblat, satu arah utk memuja tuhan: semua orang beriman yang memuja tuhan yg sama menghadap kearah yang sama dan menunjukkan satu kesatuan. Inilah alasan bahwa hadits Bukhari Vol 6, no. 20 mengatakan bahwa setiap bangsa punya kiblatnya sendiri. Ini juga dibenarkan oleh Quran.

 Nabi telah menyatakan Yerusalem, kota Yahudi paling sakral, sebagai Kiblat bagi para muslim arab. Tapi setelah sekitar 16 bulan, dia mengubahnya ke Ka'bah, sebuah tempat perlindungan di Mekah, kampung halamannya sang nabi. Perubahan ini didiktekan oleh keinginan/dorongan sang nabi utk melayani tujuan2 nasionalnya. Quran menyatakan:

 “Orang-orang yang kurang akalnya di antara manusia akan berkata: "Apakah yang memalingkan mereka (umat Islam) dari kiblatnya (Baitulmakdis) yang dahulu mereka telah berkiblat kepadanya?" Katakanlah: "Kepunyaan Allah-lah timur dan barat; Dia memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendaki-Nya ke jalan yang lurus. ” (QS2:142)

 “Sungguh Kami (sering) melihat mukamu menengadah ke langit, maka sungguh Kami akan memalingkan kamu ke kiblat yang kamu sukai. Palingkanlah mukamu ke arah Masjidilharam. Dan di mana saja kamu berada, palingkanlah mukamu ke arahnya.” (QS 2:144)

 Dari ayat2 ini, jelas bahwa perubahan kiblat dari Yerusalem ke Ka'bah dipengaruhi BUKAN karena kehendak Allah tapi atas permohonan Muhamad. Hadits Muslim no. 5903 menunjukkan bahwa perubahan kiblat ini disarankan oleh Umar, Kalif kedua, yang dibunuh oleh seorang budak Persia karena ia (Umar) dituduh sbg seorang rasis.

 Kalau begitu omong kosong saja pepatah Allah : “Timur dan Barat adalah Milik Allah.” Jika Timur dan Barat punya arti yang sama, lalu kenapa Dia paksa orang utk mengubah arah sholat dari Yerusalem ke Kabah? Kenapa mereka tidak bisa menghadap kearah yang mereka suka?

 Jadi, langkah ini diambil oleh nabi yg menyamar sebagai Allah utk melayani kepentingan imperialisme Arab. Malah, pengubahan Kiblat telah
 menghancurkan nasib Yahudi, membawa maut bagi sejarah umat manusia dan hanya menguntungkan bagi imperialisme Arab.

 Muhamad memang lihai. Ia mengatakan bahwa tiap bangsa punya nabinya sendiri, TAPI dirinya berbeda. Katany, hanya dia yg bukan hanya nabi bagi bangsa Arab tapi juga bagi SEMUA bangsa:

 "Tiap Nabi ditunjuk bagi bangsanya sendiri tapi aku ditunjuk menjadi nabi bagi semua bangsa." (Mishkat, 5500, Vol.3)

 Julukan 'nabi internasional' ini beserta dgn perubahan arah kiblat dari Yerusalem ke Ka'bah menunjukkan apa sebenarnya maksud Muhamad: muslim2 non Arab tidak boleh punya kiblat yg menunjukkan sifat khas mereka sbg sebuah bangsa tersendiri. Mereka harus menganggap Kiblat Arab sebagai kiblat mereka dan dengan demikian menerima hukum2 serta kebudayaan Arab dan menanggalkan tradisi2 nenek moyang asal mereka. Tahukah anda apa artinya ini dalam praktek ?

 Tindakan ini mengangkat derajad Mekah menjadi tempat penghormatan spiritual tertinggi. Muslim dari berbagai bangsa menyembah kearahnya, tidak hanya lima kali sehari namun setiap saat sesuai dgn zona waktu berbeda2 mereka diplanet ini. Tindakan kebiasaan menyembah ini memperbudak jiwa mereka, membuat mereka secara tidak sadar patuh ke Mekah, menyembah tempat kelahiran Muhamad & mengurangi kekuatan mereka memakai akal.

 Biasanya satu bangsa harus menundukkan bangsa lain dengan kekuatan senjata; yang ditundukkan membenci yang menaklukkan dan ingin bebas, tapi dalam hal ini, semua Muslim non arab mengucurkan air mata memohon agar diterima sebagai budak2 budaya Arab ! Bukankah ini contoh klasik seekor domba yang memohon pada penjagalnya agar segera dituntun kerumah jagal ? Inilah kebijakan dari Muhamad – may piss be upon him.

 Sadar akan kerapuhan manusia, sang nabi memaksakan tekanan psikologis pada para pengikut non arab dgn mewajibkan mereka utk melepaskan budaya asal usul mereka dan sbg gantinya memakai budaya arab. Dia mencapai tujuan ini dengan mengangkat martabat spiritual dari institusi2 Arab. Berikut ini beberapa diantaranya:

 1. Kabah adalah rumah Tuhan karena Yang Maha Kuasa telah memerintahkan Adam membangun rumah itu baginya, dan ini juga dibangun kembali oleh Abraham.

 2. Kuburan orang muslim harus digali sedemikian sehingga bila mayatnya dikubur, wajahnya menghadap kearah Mekah.

 3. Begitu keramatnya Mekah hingga tak seorangpun boleh BAB (buang air besar) menghadap kota ini, dimanapun dia berada di planet ini. Jika melakukan ini dianggap kafir.

 4. Allah bicara dengan bahasa Arab, dan Quran juga dalam bahasa Arab, yang merupakan bahasa yang sulit; semua muslim harus mempelajarinya agar diberi karunia. Betapa berat sebelahnya Allah terhadap Arab.

 5. Hadits Mishkat Vol. 3, no. 5751 melaporkan bahwa rasul berkata:
 “Cintailah Arab karena tiga alasan karena (1) Aku orang Arab (2) Quran dalam Bahasa Arab dan (3) lidah para penghuni surga akan juga berbahasa Arab.”

 6. Kabah adalah pusat dari berkat Allah karena disinilah 120 Doa Ilahi turun tiap hari, dan lalu disebarkan keseluruh dunia!

 7. Ibn Majah melaporkan dalam Hadis no. 1463, bahwa seorang Namaz (sholat didalam mesjid) di Medinah membawa berkah 100 kali lebih banyak dari sholat dimesjid lain, dan sholat dalam Kabah membawa rahmat 100.000 kali lebih banyak dibanding sholat di mesjid lain!

 8. Bahkan kuburan orang Arab yang dikenal sebagai Jannat-ul-Mualla dan Jannat-ul-Baquee adalah tempat keramat. Menurut sebuah hadis, kuburan2 itu terlihat bersinar dimata para penghuni angkasa, sama seperti matahari dan bulan terlihat oleh para penghuni bumi. Mereka yang dikuburkan disana akan masuk surga tanpa segala kesulitan dan masing2 diberi hak utk intersesi (menjadi perantara) utk 70.000 orang lainnya!

 9. Baca ayat berikut ini:
 “(O Rasul) Katakanlah: "Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu." Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (Ali Imran, 3:31)

 Bacalah ayat diatas dgn Hadits pd nomor 5 dan kau akan melihat bahwa non Arab harus hidup seperti orang Arab agar masuk kualifikasi utk mendapatkan cinta dan pengampunan Allah !

 10. Sudah menjadi bagian dari iman Islam bahwa setiap muslim, dimanapun dia tinggal, harus datang ke Mekah sedikitnya satu kali seumur hidupnya, asal dia mampu.

 Lebih dari dua juta muslim seluruh dunia datang ke Mekah tiap tahun utk “naik” haji. Mungkin, jumlah yang sama juga melakukan Umroh per tahun. Upacara2 ini menghasilkan begitu banyak kekayaan bagi orang Arab sampai mereka bisa hidup lebih dari gaya hidup orang2 Eropa.

 Padahal, upacara ‘naik’ haji sudah menjadi bagian dari kebudayaan Arab sejak jaman dulu kala yg dikembangkan dari prinsip2 penyembahan ala India seperti Trimurti, Sabeanisme, takhyul2 lokal dan pengaruh2 Yunani. Tidak ada bukti2 sejarah bahwa kuil Kabah pernah dibangun kembali oleh Abraham. Bahkan ketika awal kebangkitan Muhamad, Kabah menjadi pusat penyembahan berhala. Begitu pula dgn kebiasaan kuno mencium Hajar-E-Aswad yang disarankan oleh nabi karena hubungannya yang erat dengan budaya nasional Arab. Praktek berhala yang menarik hati orang Arab ini, jelas menolong sang nabi utk mendapatkan umat baru bagi kepercayaannya.

 Upacara haji memang sudah ada di jaman sebelum Islam dan dari dulu sampai sekarang tidak lain dari tindakan penyembahan berhala. Orang2 melakukan ritual mencium Batu Hitam termasuk mengelilingi Kabah tujuh kali, yang dianggap melambangkan revolusi bintang2 yang dihubungkan dengan tradisi kaum berhala di Yaman.

 'Allah' Sendiri adalah nama dari Patung Kepala (pemimpin patung) dalam Kabah milik suku Quraish, sukunya Muhamad. Ayah Muhamad (sebelum lahirnya Islam) bernama 'Abdi Allah' (Abdullah) yg berarti 'budak/pelayan Allah.' Dia (Muhamad) mempertahankan nama ini karena memang menarik bagi orang2 Quraish. Lagipula, Allah adalah tuhan Arab, dan tiap orang bersumpah demi namaNya terlepas dari agamanya.

 Dengan demikian sang Nabi telah melimpahkan kesucian yg lebih besar kpd Mekah dibandingkan dgn orang Yahudi dengan Bait Allahnya di Yerusalem. Ke'suci'an Mekah ini mencipratkan kesucian kpd orang2 Arab yang dijelaskan secara gamblang dalam hadis bahwa semua muslim harus mencintai Arab, dan mereka yang membenci/iri akan ditolak, tidak akan diakui oleh sang Nabi saat dia menjadi intersesor (perantara) nanti, dan alhasilnya, ia akan membusuk dineraka.

 Dalam Rencana Besar Arabisasi ini, sang nabi mempertahankan dirinya utk tetap berada paling atas: meski dia katakan cuma orang biasa dan pelayan Allah, tapi Allah-lah, bersama dengan para malaikatnya yang bershalawat bagi Muhamad, dg kata lain memuja dia. Dg demikian, cinta dan kepatuhan pada Muhamad adalah Islam yang sebenarnya dan Allah hanya menjadi sekedar alasan bagi Muhamad; kepercayaan pada Allah tidak ada artinya tanpa mengakui Muhamad sebagai utusanNya!

 Cara terbaik utk mempraktekkan Islam adalah dengan mengambil Muhamad sebagai model, suri tauladan:

 “Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.” (Al Ahzab, 33:20)

 Artinya, meniru sang nabi, dalam hal2 kecilpun spt cara berpikir & bertingkah laku seperti sang nabi; bahkan makan, minum, bicara, melangkah, tidur, berpakaian dan penampilan harus meniru nabi.

 Akhirnya kita menyadari bahwa doktrin 'nabi sebagai contoh suri tauladan' ini adalah alat yang membuat Islam menjadi alat Imperialisme Arab. Dibawah ini adalah gambaran singkat dari prinsip dan praktek si Nabi:

 Prinsip dasar dari Islam adalah divide et impera, atau “Pecah-Belah dan Jajah,” yang membelah bangsa2 secara sosial dan politik, antara mereka yg mukmin dari mereka yg kafir. Quran ayat 58:19 menyatakan fakta ini dgn sangat jelas : non muslim di-cap sebagai “golongan setan” dan para pengikut Allah dan Muhamad disebut sebagai “golongan Tuhan.”

 Lebih jauh lagi, Quran menyebut anggota2 dari “golongan setan” sebagai “orang-orang yang sangat hina” dan menyatakan bahwa “mereka sesungguhnya golongan pecundang.” Tapi tentang “golongan Tuhan,” ditambahkannya:

 “Kamu tidak akan mendapati sesuatu kaum yang beriman kepada Allah dan hari akhirat, saling berkasih sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya, sekalipun orang-orang itu bapak-bapak, atau anak-anak atau saudara-saudara atau pun keluarga mereka. …… Dan dimasukkan-Nya mereka ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya. Allah rida terhadap mereka dan mereka pun merasa puas terhadap (limpahan rahmat) -Nya. Mereka itulah golongan Allah. Ketahuilah, bahwa sesungguhnya golongan Allah itulah golongan yang beruntung.” (QS 58:22)

 Untuk pengertian yang lebih jelas dari ayat ini, fakta berikut mungkin bisa ditelaah dengan baik:

 1. Anggota “golongan setan” ditakdirkan jadi pecundang. Mereka makhluk paling hina karena mereka tidak mengakui Allah dan Muhamad.

 2. Anggota “golongan tuhan” adalah orang yang tidak mencintai musuh Allah dan Muhamad, meskipun mereka itu adalah ayah, anak, saudara atau bangsa mereka sendiri. Ini adalah orang2 yang akan makmur kehidupannya dan akan dijadikah penghuni surga didunia yang berikutnya.

 Disini perpisahan abadi muslim dan non muslim didasarkan pada konflik sosial dan politik yang tak berkesudahan dan mencoba meyakinkan para muslim akan kemenangan akhir mereka. Betapapun, seseorang tidak dapat jadi bagian dari “golongan tuhan’ sampai dia memutuskan hubungan dengan orang tua, anak, saudara, orang2 sebangsa mereka, jika mereka semua itu tidak menerima Islam. Inilah nasib bagi semua negara non-Arab dimanapun Islam masuk lewat pedang, migrasi atau propaganda. Diwilayah2 itu, Muslim berkewajiban memberlakukan dominasi kebudayaan ARAB, dgn cara menempatkan semua tradisi budaya setempat mereka dibawah Arab, mengadopsi hukum Islam, mempelajari bahasa dan gaya arab; mencintai Mekah dan Arab, mengakui Muhamad sebagai suri tauladan karena sebagai orang Arab, dia (Muhamad) mencintai dan memberlakukan apapun yang berbau Arab.

 Lebih parah lagi, mereka harus membenci budaya dan tanah air mereka sendiri sedemikian sehingga tanah airnya menjadi Dar-ul-Harb, yakni Medan Perang. Ini berarti bahwa mereka harus mendirikan tenda musuh ditanah air mereka sendiri dan memerangi bangsa mereka sendiri sampai bangsa mereka semua menyerah pada imperialisme budaya arab dengan cara memeluk Islam. Hanya jika demikian sajalah maka negara tersebut akan menjadi Dar-ul-Islam, yakni Medan Damai. Jika tidak maka tanah air tersebut akan terus menjadi Medan Perang (Dar-ul-Harb) dimana pembunuhan dan pemerkosaan non muslim dianggap sbg perbuatan baik; penipuan dianggap perlu dan malah dijadikan bagian dari moralitas Muslim pribumi.

 Tanah Air ! Apa itu Tanah Air? Tanah dimana seseorang lahir, dibesarkan, tinggal dan menghabiskan hidupnya, itu semua dianggap sebagai lelucon besar di mata mereka yg kena Arabisasi. Para muslim non arab ini mengembangkan perasaan benci kesumat kepada budaya dan tanah air mereka sendiri.

 Contoh, lihatlah Mesir, tanah dari para Firaun yang perkasa, dimana keunggulan kekaisaran mereka menjangkau masa 3000 tahun. Tanah indah penuh sains, seni, budaya dan tingkah laku para dewa ini berubah dan menukik tajam hingga hampir menyentuh titik nadirnya ketika Islam mengambil alih. Tidak ada orang Mesir asli lagi. Mereka semua berubah menjadi orang Arab!

 Atau simaklah halaman2 bersejarah dari orang Persia. Kerajaan megah mereka berlangsung berpuluh2 abad lamanya. Begitu besar kerajaan mereka hingga tidak ada yang menyamainya dalam ukuran sampai Inggris muncul dalam kancah internasional 3000 tahun kemudian. Sumbangan mereka bagi perkembangan hukum di Romawi, kebudayaan Yunani dan tradisi2 di Asia tidak dapat dihitung. Mereka menghasilkan pemimpin2 spiritual seperti Zaratushtra yang kebijakannya sampai mempengaruhi agama2 seperti Yudaisme dan Kristen.

 Tapi begitu Islam menjajah Persia, orang Arab menyita semua kekayaan2nya melalui sistem yang telah terbukti keefektifannya, yaitu melalui penjarahan, termasuk menjarah wanita2 cantik molek dan merebut karya penyair2 ternama Iran yang telah banyak menyumbang keindahan bagi tradisi2 Asia maupun Eropa.

 Setelah itu, budaya Persia LENYAP total dari muka bumi. Semua kejayaan budaya dan politiknya dimusnahkan oleh orang2 Iran sendiri yang di-Arabisasi dan akhirnya membenci kebudayaan mereka sendiri. Mereka lebih suka menjadi muslim dengan janji2 72 perawan abadi, anak2 lelaki cantik dan arak2 lezat yang disebut2 dalam Quran. Mereka menghujat nabi2 mereka sendiri, Zaratushtra dan Mani. Mereka membangun mitologi mereka sendiri yang dikenal sebagai Shi’ah, yang secara total berdasar pada lambang, cinta dan tradisi para pahlawan Arab, khususnya anggota keluarga langsung sang Nabi Muhamad. Sejak itu, orang2 Iran kehilangan jiwa Persia mereka. Mereka telah dicerabut dari kebesaran Persia, mereka bukan lagi orang2 Iran yang hebat seperti sebelumnya. Tidak ada lagi yang bisa jadi sumber inspirasi mereka kecuali jika hal itu didasarkan pada penjilatan terhadap orang Arab. Revolusi Islam dari Imam Khomeini adalah contohnya.

 India adalah korban lain Islam. Saat Muhamad bin Qasim menginvasi wilayah Sindh adalah saat yg paling buruk, paling menjijikan dan paling tidak menyenangkan dalam sejarah India. India, obor peradaban dunia yang punya tradisi hebat yg sebelumnya menikmati kehangatan 'ahimsa' kemudian disengat oleh penjajah Arab yang doyan merampok dan memperkosa.

 Ironisnya adalah, semua yang mereka lakukan itu diatasnamakan pada Allah yang mereka sebut ‘maha adil dan penyayang,’ yang menganggap orang2 golongan tuhan ini sebagai orang2 yang bertindak adil dengan menyiksa orang2 kafir. Lalu, tanah ini tidak lagi seperti semula.

 Patut dicatat bahwa kerusakan yang ditimbulkan para pembunuh, penjarah dan pemerkosa ini mungkin bisa dilupakan. Tapi luka yang telah mereka timbulkan dengan ideologi mereka, yakni Islam, tidak bisa dihilangkan dari ingatan karena luka itu telah berubah menjadi penyakit yang lebih parah lagi. Meski 95% Muslim berasal dari populasi pribumi dan sisa 5%nya bisa dianggap sebagai orang asing yang tinggal di India selama berabad-abad, mereka semua ingin memisahkan diri membentuk negara muslim tersendiri, mendedikasikan kepercayaan mereka pada tanah air sebagai Dar-ul-Harb. Filosofi amoral inilah yang menyebabkan terpisahnya India. Upaya divide et impera yang gagal dilakukan oleh orang Arab justru sukses ditangan orang2 India sendiri. Itu sebabnya Islam adalah alat abadi penyebaran Imperialisme Arab; tidak lagi diperlukan pedang, tidak lagi diperlukan senjata: cukup dgn daya tarik hipnotis, yang secara mental dan emosional merendahkan manusia ketingkat monyet.

 Orang harus ingat bahwa Islam adalah duta permanen dari agama, sosial dan politik; Islam menyatakan:

 “Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan tidak (pula) kepada hari kemudian … sampai mereka membayar jizyah dengan patuh sedang mereka dalam keadaan tunduk.” (QS 9:29)

 Kesiapan perang terhdp non muslim ini memang telah menjadi motivasi Islam, tapi hal ini akan musnah dgn datangnya nabi lain. Tapi inipun sudah dipikirkan Muhamad. Dia menutup lubang kelemahan ini dengan kelicikan yang lazim. Dia umumkan dirinya sebagai nabi Terakhir, yakni tidak akan ada nabi2 lain lagi setelah dia dan dengan demikian tak seorangpun dapat mengubah hukum2 kebenciannya sesuai dgn masing2 tanah air mereka bangsa2 terjajah itu sampai tanah itu berubah menjadi Dar-ul-Salaam. Disinilah inti masalahnya: sebuah bangsa bisa dibenci, disakiti dan dipermalukan jika tidak memeluk Islam, tapi begitu mereka memeluk Islam mereka menjadi budak budaya Arab karena didalamnya terdapat rumus2 penolakan terhdp tradisi tanah airnya sendiri . Benar-benar sebuah strategi imperialisme yang sulit dikalahkan!

 Tapi, saya harus menunjukkan bahwa doktrin “nabi terakhir” ini bertentangan dengan prinsip dasar dari Quran, yang mengatakan bahwa Allah mengirim nabi2 utk membimbing umat manusia (baca : tidak ada kata2 'nabi terakhir'). Lihatlah sendiri:

 “Kemudian jika datang petunjuk-Ku kepadamu” (QS 2:38)

 Inilah yg dikatakan Allah pada Adam. Jika sebelum adanya Muhamad, ada nabi2 yang berbeda dijaman yang berbeda, kenapa setelah kedatangannya, pesan2 yg mereka bawakan kemudian dirusak ? Lagipula, kenapa Allah tidak mengutus satu nabi saja bagi segala jaman sejak permulaan jaman utk menghindarkan prasangka dan perang yang bisa diciptakan karena perbedaan ideologi masing2 nabi? Tuhan tidak mungkin bisa menciptakan kekacauan dan kehancuran bagi makhluknya. Utk dihormati, TuhanPUN harus menghormati mahluk2nya.

 Karena tiap budaya punya tradisi masing2, kenabian, sebagai bagian dari budaya Timur Tengah, punya keabsahan bagi masyarakatnya. Tapi memaksakannya pada bangsa lain, seperti yang dilakukan Islam, untuk mendirikan hegemoni Arab, adalah sebuah tindakan agresif dan tidak diinginkan. Bandingkan dgn nabi2 Yahudi yg tidak mencari umatnya lewat perang, hukuman dan janji2 surgawi.

 Lebih parah lagi adalah sikap Islam yang menjadikan kehancuran Yahudi sebagai jalan keselamatan iman Muslimin. Hal ini telah menyebabkan permusuhan panjang dan tidak manusiawi antara muslim dan Yahudi, yg juga tidak mau berpangku tangan saja menghadapi ancaman Muslim.

---------------------------------

INI DAFTAR BUKU BAGUS YANG SEBAENYE LO BELI N BACA. HA...7X
1. CHRIST, MUHAMMAD AND I by Mohammad Al Ghazoli 
  by Mark A. Gabriel
by Craig Winn 
4. LEFT BEHIND by Jerry B. Jenkins 
5. LEFT BEHIND by Tim F. LaHaye 
6. ISLAMIC INVASION by Robert A. Morey 
8. Antichrist: Islam's Awaited Messiah by Joel Richardson 
11. Islam: In Light of History By Rafat Amari
14. The Torn Veil by Gulshan Esther 
15. Why I Am Not a Muslim by Ibn Warraq 
16. Why I Am Not A Moslem by Dr. Peter S. Ruckman 
20. Islam And The Jews: The unfinished battle by Mark A. Gabriel 
22. Slavery, Terrorism and Islam by Peter Hammond 
24. Islam Exposed by Floyd McElveen 
27. The Destiny of Islam in the End Times by Faisal Malick 
28. 10 Amazing Muslims Touched by God by Faisal Malick 
32. The Hidden Life of The Prophet Muhammad by Dr. A. A. Ahmed 
34. Islam in the End Times by Ellis H. Skolfield
35. Muhammad is The Antichrist by Cole Steele 
36. Islam - The Dark Night Of Humanity by G. P. Geoghegan 
38. What the Koran Really Says by ibn warraq
    43. Iran: Desperate for God by The Voice of the Martyrs 


LO CUKUP BACA BEBERAPA AJE DARE REKOMENDASI BUKU DI ATAS. MAKA LO AKAN KAGET NGELIAT BETAPA JAHATNYE ESLAM. HA...7X

YAH JELAS JAHAT LAH KARNA ALLAH SWT ADALAH IBLIS N MAMAD ADALAH ANTIKRIS. HA...7X

SEBENERNYE SIH, ALLAH SWT PIKTIP ALIAS BERHALA DEWA BULAN ARAB N DI ISRAEL NAMANYE BAAL. HA...7X

N JIBRIL ADALAH IBLIS YANG MENYAMAR SBAGE MALAIKAT TERANG.

2 KORINTUS 11:14-15

14 Hal itu tidak usah mengherankan, sebab Iblis pun menyamar sebagai malaikat Terang. 

15 Jadi bukanlah suatu hal yang ganjil, jika pelayan-pelayannya menyamar sebagai pelayan-pelayan kebenaran. Kesudahan mereka akan setimpal dengan perbuatan mereka. 


FATHER - GOD

Yesus.
 1. Jesus Christ: The Real Story by United Church of God 
6. Jesus Humanity and the Trinity by Kathryn Tanner
9. Jesus Christ, Disciplemaker by Bill Hull 
11. Life of Christ by Fulton J. Sheen 
16. The Cross of Christ by John Stott 
17. Jesus for the Non-Religious by John Shelby Spong


Trinity.
3. Trinity by Joseph F. Girzone
8. The Trinity (Guides to Theology) by Roger E. Olson
9. The Biblical Doctrine of the Trinity by B.B. Warfield 


Holy Spirit.
1. Good Morning, Holy Spirit by Benny Hinn 
3. Baptism in the Holy Spirit by Derek Prince 
4. Experiencing The Holy Spirit by MURRAY ANDREW 
7. 7 Things The Holy Spirit Will Do In You by Pastor Chris Oyakhilome PhD 




others.
1. The Purpose Driven Life by Rick Warren 
3. The World On Fire by Rick Joyner 
5. The Final Quest by Rick Joyner 
7. Epic Battles of the Last Days by Rick Joyner 
8. The Prophetic Ministry by Rick Joyner 
9. The Harvest by Rick Joyner 
11. He Came To Set The Captives Free by Rebecca Brown 
12. Becoming A Vessel Of Honor by BROWN REBECCA 
13. Prepare For War by BROWN REBECCA 
14. The Gifts of the Body by Rebecca Brown 
15. Unbroken Curses by Rebecca Brown 
16. Church of Lies by Flora Jessop 
19. When God's Purpose Becomes Personal by Matthew Omaye Ajiake 
Buy new: $14.39 / Used from: $7.95
22. Blessing or Curse: You Can Choose by Derek Prince 
23. Secrets of a Prayer Warrior by Derek Prince 
24. Does Your Tongue Need Healing? by Derek Prince 
27. Entering The Presence Of God by Derek Prince 
33. Snakes in the Lobby by Scott MacLeod 
34. Why I Am A Christian by John Stott
36. Demons in the Church by Ellis H. Skolfield


41. The Bible Code by MichaelDrosnin 
42. Bible Code II: The Countdown by Michael Drosnin 
43. Bible Code III: Saving the World by Michael Drosnin 
45. Bible Code Bombshell by R. Edwin Sherman 





KALO MO NGELIAT YANG LEBIH BANYAK MAKA KLIK DI SINI :


---------------------------------


Duladi Samarinda
=Muhammad Tidak Berjasa Apa-apa=

Penanya: Pak Duladi, dalam ceramah-ceramah biasanya ustadz mengatakan bahwa junjungan mereka nabi besar Muhammad telah berjasa besar bagi dunia, yaitu dalam membawa agama Islam. Bagaimana tanggapan Bapak?

Duladi: Itulah kalau orang bodoh dibodohi lagi dengan agama tipu-tipu, makin bertambah besar bodohnya. Mana bisa Muhammad dibilang berjasa bagi dunia, lha wong dia tidak membawa suatu manfaat yg positif kok? Islam itu untuk dirinya sendiri, untuk Arab dan untuk pengikutnya.

Kata siapa dengan membawa agama baru bernama Islam ini lantas Muhammad layak dikatakan berjasa besar?

Barulah dapat dikatakan berjasa besar kalau Muhammad berkorban untuk kebaikan umat manusia. Lha wong bukan dia yg berkorban, tapi malah dia yg minta pengikutnya berkorban untuk menolongnya. Muhammad ingin pengikutnyalah yg mati, sementara dia sendiri selamat. Dia tidak berjasa apapun, malah dia-lah yg memanfaatin pengikut-pengikutnya yang bodoh. Muhammad jadi JURAGAN, dan muslim itu kacungnya.

Mari kita baca dua contoh riwayat berikut:

Contoh Pertama:
Sewaktu Muhammad tahu orang-orang Quraish berniat membunuhnya saat tidur, dia memanfaatkan Ali yg masih ingusan itu supaya gantikan dirinya di tempat tidur.

Sirah Nabawiyah Ibnu Hisyam Jilid 1 Halaman 436

Abdullah bin Abbas berkata, "Malaikat Jibril datang kepada Rasulullah SAW dan berkata kepada beliau, 'Pada malam ini engkau jangan tidur diranjang yang biasa engkau pakai tidur.' Pada pertengahan malam, para pemuda pilihan Quraish berkumpul di pintu rumah Rasulullah SAW untuk mengintip kapan beliau tidur. Jika beliau tidur, mereka akan menyerang beliau dengan tiba-tiba.

Ketika Rasulullah SAW mengetahui tempat mereka, beliau berkata kepada Ali bin Abu thalib, 'Tidurlah di ranjangku dan kenakan selimutku dari Al-Hadhrami yang berwarna hijau ini, karena sesungguhnya tindakan mereka yang engkau benci tidak akan menimpamu.' Biasanya Rasulullah SAW mengenakan selimut tersebut jika beliau tidur."

Contoh Kedua:
Muslim disuruh menjadi tameng hidup untuk melindungi Muhammad

Sirah Nabawiyah Ibnu Hisyam Jilid 2 Halaman 43-44

Ibnu Ishaq berkata, "Ketika Rasulullah SAW dikepung orang-orang Quraisy, beliau berkata, 'Siapa orang yang siap mengorbankan nyawa untukku?' Ziyad bin As-Sakan berdiri bersama lima orang dari kaum Anshar -seperti dikatakan kepadaku oleh Al-Hushain bin Abdurrahman bin Amr bin Sa'ad bin Muadz berkata kepadaku dari Mahmud bin Amr-. Sebagian orang berkata bahwa orang yang siap mengorbankan nyawa untuk Rasulullah SAW adalah Umarah bin Yazid bin As-Sakkan. Mereka bertempur habis-habisan melindungi Rasulullah SAW hingga satu per-satu dari mereka gugur sebagai syuhada' dan orang yang terakhir gugur dari kelima orang tersebut ialah Ziyad atau Umarah yang bertempur hingga luka parah. Dalam kondisi seperti itu, datanglah salah satu kelompok dari kaum Muslimin yang akhirnya berhasil menyingkirkan orang¬-orang musyrik dari sekitar Rasulullah SAW. Beliau bersabda, 'Dekatkan dia kepadaku.' Mereka pun mendekatkannya kepada Rasulullah SAW kemudian beliau menjadikan kaki beliau sebagai bantalnya dan Ziyad bin As-Sakan meninggal sedang pipinya berada di atas kaki Rasulullah SAW."

Nah, kalau kita masih beranggapan Muhammad ciptakan Islam itu untuk kita, itu adalah TIPUAN PIKIRAN BELAKA.

Karena sebenarnya ISLAM itu ya untuk Muhammad sendiri. Untuk kepentingan pribadinya dan untuk kepentingan bangsa Arabnya.

Kita umat muslim cuma dimanfaatin aja oleh beliau. Kita ini dibego-begoin ma dia.

Kita rela menjadi jongos-jongosnya hanya karena kita diimingi-imingi "NIKMAT OWO".

Padahal itu adalah Jebakan. Di dunia kita dijadiin PENJAHAT ma Muhammad, dan di akhirat kita dijadiin pelayan Iblis di neraka.


Steiner Budiman berbagi tautan via Abdul Rahman.
2 menit yang lalu


eslam arab saudi pinter. die terapin ayat olo, yaitu tawan n minta tebusan. ha...7x
 eslam indo bodoh, mo aje diperes abis2an ma arab saudi. termasuk diperes lewat ibadah haji n umroh. ha...7x

 JADE KALO INDO MO CEPET JADE NEGARA MAKMUR ADALAH BIKIN MURTAD ESLAM2. N DUIT PULUHAN TRILIUNAN TIAP TAON YANG DI HAMBUR2IN BUAT NAIK HAJI N UMROH BISA DI HEMAT. HA...7X

 LAGEAN ESLAM INDO HARUS BRANI ANCEM ARAB SAUDI, YAITU GUE BOIKOT IBADAH HAJI N UMROH. MAKA SAUDI AKAN TAKUT KEHILANGAN DUIT PULUHAN TRILIUN JEMAAH HAJI INDO. KARNA JEMAAH HAJI INDO TERBESAR TIAP TAONNYE TAUK. SEKITAR 200 REBU JEMAAH COY. HA...7X

 ATO TIRU IRAN. BIKIN TEMPAT IBADAH HAJI BARU DI NEGARANYE SENDIRI.

 PA LAGI INDO PUNYA OBYEK WISATA KARANG BOLONG DI BANTEN. KALO CUMA NYEMBAH BATU ITEM KAN BATU DI KARANG BOLONG JAUH LEBIH GEDE. HA...7X N KALO NYARI LOBANG DI BATU ITEM MAKA LOBANG DI KARANG BOLONG JUGA JAUH LEBIH GEDE TAUK. HA...7X

 IDEOTNYE ESLAM2 INDO, MO AJE DIKIBULIN MA MAMAD N ARAB QURAISH, YANG SKARANG MENGEXPLOITASI ESLAM BUAT MEMPERKAYA DIRI MREKA. HA...7X

 MANGKENYE MURTAD DARE ESLAM TAUK. HA...7X

 YLU AMEN


Abdul Rahman
Cara arab saudi membuat kaya rakyatnya , dengan menghukum mati TKW, agar membayar uang diyat ! Spt contoh di atas , harus bayar 10 Milyard ! Padahal TKW membela diri dari majikannya yg memarahi, menyiksanya ! Bajingan tuh orang arab !!

Benar benar keterlaluan orang arab saudi ! Ada makelar uang diyat ! Pemerintah RI di peras nih ceritanya ! Membuat kaya warga arab saja pakai uang diyat, !

Kamis, 14/03/2013 09:04 WIB
 Kemlu Bahas Nasib Satinah yang Terancam Mati Juni Nanti di Saudi
Ramdhan Muhaimin - detikNews

Jakarta - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) menggelar rapat soal penanganan TKI yang terancam hukuman mati. Salah satu yang dijadikan topik bahasan mengenai nasib Satinah, yang terancam hukuman mati di Arab Saudi pada Juni mendatang.

"Ada pembahasan di Kemlu. Banyak tokoh hadir," kata Direktur Perlindungan WNI Tatang Razak saat dikonfirmasi, Kamis (14/3/2013).

Nasib Satinah, TKW yang bekerja di Riyadh, Saudi ini memang genting. Bila tak membayar diyat atau denda kepada keluarga mantan majikannya Rp 10 miliar dia terancam dieksekusi mati.

Vonis mati ini karena tindakan Satinah membunuh majikan perempuannya pada 2008 lalu. Koordinator Migrant Care, Anis Hidayah menyebut Satinah membela diri.

"Majikannya kerap marah-marah," jelas Anis.

Satinah memiliki satu putra yang duduk di bangku SMA di Semarang. Satinah kini berharap uluran tangan pemerintah. "Sebenarnya bukan soal membayar diyat, tapi bagaimana diberikan pembelaan. TKI kita ini semua membela diri. Saya yakin pemerintah mampu memberikan bantuan," jelas Anis.

Rapat digelar di Jl Sisingamangaraja, Jaksel pagi ini. Hadir sejumlah pejabat antara lain Wamenlu RI Wardana, Direktur Perlindungan WNI Tatang Razak, Ketua MK Mahfud MD, Koordinator Migrant Care Anis Hidayah, Dubes RI di Saudi Gatot Abdullah Mansyur, mantan Ketua Satgas Maftuh Basyuni. Juga sejumlah akademisi dari berbagai kampus.

 (ndr/aan)

SUMBER : http://m.detik.com/news/read/2013/03/14/090401/2193501/10/kemlu-bahas-nasib-satinah-yang-terancam-mati-juni-nanti-di-saudi


JAKARTA - Direktur Perlindungan WNI Kemlu RI Tatang Budie Utama Razak mengatakan, dalam proses pembebasan WNI dari hukuman mati, ada pula campur tangan makelar Diyat (uang darah) di Arab Saudi.

Proses penyelamatan WNI dari hukuman mati di Arab Saudi tidak luput dari permaafan keluarga korban maupun pembayaran uang darah. Kemlu pun mendapat indikasi, ada makelar uang Diyat yang cukup menyulitkan pemerintah dalam menyelamatkan para WNI itu.

Makelar-makelar itu bisa saja mempermainkan jumlah harga pembayaran uang diyat. Pada dasarnya, uang diyat bukanlah kewajiban pemerintah, namun dalam proses pembebasan WNI, justru pemerintahlah yang umumnya membayarkan uang itu. Diyat juga tidak menjamin seseorang bebas dari hukuman lain.

"Enam orang sudah bebas dari vonis mati lewat pembayaran uang diyat. Persoalannya, ada fakta hukum di lapangan, kami mendapat indikasi bahwa ada makelar diyat," ujar Tatang dalam Rapat Koordinasi Penanganan WNI di Arab Saudi, di Gedung Caraka Loka Kemlu, Jakarta, Kamis (14/3/2013).

Tatang menyinggung kasus WNI, Darsem, yang bebas lewat pembayaran uang diyat sebesar 2 juta real. Dengan adanya makelar-makelar diyat, jumlah dana pembayaran diyat diprediksi bisa melonjak, karena makelar itu tahu bahwa pembayaran diyat dilakukan pemerintah.

Tatang mengakui, di satu sisi Kemlu memang tidak ingin menyaksikan ada satu nyawa WNI yang melayang. Namun ada pula permasalahan lain seperti halnya kasus pembunuhan yang benar-benar dilakukan WNI, para WNI yang bekerja di Saudi umumnya tidak mengerti hukum-hukum yang ada di Saudi. Apakah Pemerintah RI harus membayar diyat untuk membebaskan mereka?

Tatang pun menambahkan, Pembayaran diyat bagi Darsem saja sudah memunculkan pro-kontra. Sementara itu, ada beberapa pihak yang mencoba mencari keuntungan dari pembayaran itu.

Dalam kesempatan yang sama Profesor dari UIN Amin Suma juga menyebut uang diyat sebagai uang penghibur atau uang ganti rugi korban. Amin berpendapat, hal itu jelas menjadi indikasi, pada dasarnya manusia memang suka akan hal-hal yang berbau materi, oleh karena itulah ada uang diyat.

(faj)


SUMBER : http://international.okezone.com/read/2013/03/14/411/775663/makelar-uang-darah-persulit-upaya-bebaskan-tki

--------------------

HA...7X ESLAM BIKIN UMAT MANUSIA JADE BODOH. CONTOHNYE GA USAH JAUH2, RAKYAT INDO.

KARNA PADA BODOH MAKA RAKYAT INDO CUMA JADE MANGSA PEMERASAN MUKMEN DARE MALINGSIA N ARAB SAUDI. HA...7X

MAKANYE MURTAD DARE ESLAM BIAR LO PADA JADE PINTER N GA BISA DIPERMAINKAN SEENAK JIDATNYE MA MALINGSIA N ARAB SAUDI LAGI. HA...7X

YLU AMEN


http://www.facebook.com/photo.php?fbid=276028902531278&set=a.276028835864618.1073741848.100003725120584&type=1&relevant_count=1&ref=nf


DEBAT ISLAM KRISTEN BUDHA HINDU · 118.304 menyukai ini
20 jam yang lalu · 
  • =Kumpulan PROPAGANDA ARAB yg Sering Tidak Disadari=

    Bangsa Arab adalah bangsa keturunan gundik, yang stress berat dan ingin membalaskan sakit hatinya kepada semua bangsa, terutama kepada bangsa Yahudi, dan juga kepada umat Kristen, karena kedua umat itu memegang buku sejarah (Bibel) yang di dalamnya mengandung kisah memalukan mengenai asal-usul bangsa Arab.

    Berikut ini adalah kumpulan PROPAGANDA ARAB untuk membalas sakit hati mereka dan untuk memaksakan SUPERIORITAS mereka atas bangsa-bangsa lain di bumi.

    Tiada Tuhan selain OWO

    Kalimat ini berarti: Tuhan-tuhan lain harus dimusnahkan, dan hanya tuhannya Arab saja yang mesti disembah di muka bumi. Selain itu, kalimat tersebut juga merupakan bentuk penistaan terhadap Tuhan Pencipta, sebab Arab mengingkari keberadaan Tuhan dan malah mengunggulkan batu berhala sembahan mereka sendiri sebagai pengganti Tuhan.

    Muhammad adalah Nabi Terbesar di antara 25 Nabi-nabi besar

    Dengan menyatakan Muhammad sebagai nabi paling besar di antara daftar nabi-nabi yang mereka rinci menurut versi mereka sendiri, berarti turut menambah prestise bangsa itu di mata bangsa-bangsa lain. Muslim yang tidak menganggap ini sebuah propaganda, berarti otaknya sudah O-ON.

    Muhammad adalah RASUL TERAKHIR, PENUTUP PINTU KENABIAN

    Karena Muhammad diklaim sebagai Rasul/Nabi yang paling akhir, dan juga penutup pintu nabi-nabi, itu artinya, hanya Muhammad-lah yang harus dijadikan panutan bagi umat manusia di seluruh dunia sampai akhir zaman. Karena mereka punya dogma: yang muncul belakangan berarti membatalkan yang terdahulu. Dengan demikian Arab membatalkan ajaran nabi-nabi sebelumnya, dan membuat ajaran nabi mereka sendiri berlaku untuk selama-lamanya hingga kiamat. Mengamalkan ajaran Muhammad, berarti mengamalkan semua kehendak Arab. Karena semua yang diperintahkan Islam pada hakekatnya adalah untuk keagungan dan kepentingan Arab semata, bukan untuk bangsa lain di luar Arab.

    Muhammad adalah MAKHLUK PALING SEMPURNA & PALING MULIA di muka bumi

    Apakah Anda tidak pernah mendengar orang muslim mengatakan demikian? Bila muslim Arab yang mengucapkannya, itu biasa dan wajar-wajar saja. Karena itu nabi Arab. Tapi bagi muslim-muslim non-Arab, bila mereka tidak bisa menangkap ini sebagai sebuah PROPAGANDA ARAB, berarti lagi-lagi otaknya sudah O-ON. Lagi pula, dipandang dari sudut manakah Muhammad itu layak disebut SUPER SEMPURNA & SUPER MULIA? Muslim itu ibarat kerbau yang dicucuk hidungnya, meneruskan bualan-bualan propaganda dari Arab tanpa mereka sendiri mau membuktikan dan menelitinya sendiri, ketika diminta menjelaskan, langsung kaget dan ngacir.

    Alquran adalah kitab suci yang terakhir yang diturunkan Tuhan

    Ini serupa dengan proclaim atas nabinya, sebagai yang terakhir, berarti itu yang paling benar dan harus dijadikan pedoman sepanjang zaman hingga kiamat tiba. Untuk mendapatkan pembenaran atas kitab Arab itu sebagai kitab suci yang terakhir, mereka mengarang bualan kalau Owo dahulu menurunkan kitab Taurat kepada nabi Musa, kemudian kitab Zabur kepada Daud, dan kitab Injil kepada nabi Yesus. Padahal, yang namanya Owo itu baru abad ke-7 itu nongol dan ngarang kitab. Sementara kitab-kitab suci sebelumnya bukanlah kitab yang turun dari surga, melainkan buku sejarah biasa yang kemudian dianggap suci oleh umat Yahudi dan Nasrani, karena di dalamnya banyak menceritakan hal-hal yang relijius dan disusun oleh si penulisnya dari sudut pandang Tuhan. Taurat, Zabur dan Injil bukanlah kitab dewa, sehingga mesti dikultuskan secara berlebihan sampai menyerupai benda jimat sebagaimana Quran. Kitab-kitab kuno yang dianggap suci itu memang lebih tepat masuk kitab sejarah. Dengan demikian, keotentikan isinya bisa dipertanggungjawabkan dan tidak dianggap mitos belaka. Taurat adalah buku yang ditulis oleh Musa dan orang-orang yang hidup sesudahnya, sementara Zabur adalah buku kumpulan syair dan nyanyian, yang disusun jauh setelah Daud sang Raja Israel itu wafat hingga sampai masa pembuangan ke Babel. Jadi sama sekali salah kaprah, pemahaman bangsa Arab yang menyatakan Zabur itu kitab suci yang diturunkan Tuhan kepada nabi Daud. Karena Zabur bukan kitab suci, melainkan kitab kumpulan syair dan nyanyian yang disusun oleh orang-orang terkemudian setelah wafatnya Raja Daud. Isinya pun bukan cuma nyanyian-nyanyian Daud saja, tapi syair-syair para sahabat Daud, bahkan nyanyian Musa pun ada di dalamnya. Kesalahan yang lebih fatal lagi, adalah tentang Injil. Injil bukanlah kitab yang dikarang oleh Yesus, tetapi buku yang mencatat kisah hidup Yesus dan pengajaran-pengajaranNya. Dan tentu saja, si penulisnya adalah orang-orang yang sesudahnya.

    Arab sama sekali buta terhadap hal ini, dan dengan tidak tahu malunya mengatakan semua kitab-kitab suci umat Yahudi dan Nasrani itu sebagai kitab keramat yang jatuh dari langit. Kenapa mereka seolah mengakui Taurat, Zabur dan Injil dan memuliakan kitab-kitab kuno itu sebagai kitab keramat dari surga? Tentu saja tujuannya adalah agar kitab mereka sendiri diakui sebagai kitab keramat dari surga. Ini adalah pembentukan pola berpikir, yang sengaja mereka ciptakan, ini trik psikologis, sebagai cara agar supaya kitab suci mereka diakui. Orang Arab itu memang lihai dalam memainkan pola pikiran. Jangan lupa. Ilmu-ilmu hipnotis, gendam dan sejenisnya itu datangnya dari negara-negara Timur Tengah dan India. Jadi kalau Anda bertemu dengan orang Timur Tengah, hati-hati, mereka sangat pandai sekali mempengaruhi jalan berpikirmu lewat permainan kata-kata dan mimik wajah.

    Nah, dengan mengklaim Alquran juga sama seperti kitab-kitab sebelumnya yang adalah kitab keramat dari Tuhan, maka secara otomatis Alquran sah-sah saja dianggap sebagai kitab suci yang terakhir. Dan karena Alquran yang terakhir, maka semua umat manusia harus beralih dari kitab lama kepada kitab yang lebih baru. Dengan demikian tujuan mereka tercapai. Arab lagi-lagi yang diuntungkan.

    Alquran diturunkan karena kitab-kitab sebelumnya sudah tidak asli lagi isinya

    Ini adalah PROPAGANDA ARAB yang bikin gemes dan bikin umat lain merasa sakit hati. Betapa mudahnya mengatakan kitab orang lain telah dirubah, telah dipalsukan, agar supaya kitabnya sendiri dianggap yang paling benar. Tentu Arab sering mendapatkan pertanyaan-pertanyaan dari pihak lain: Bila Alquran mengakui kitab-kitab sebelumnya, berarti manusia bebas dong mau pilih kitab yang mana. Maka dari itu, Arab merasa perlu mendiskreditkan kitab-kitab yang lain itu. Arab lupa, justru dengan mengarang logika semacam ini, justru malah menunjukkan betapa gobloknya OWO. Bila Owo itu yang dahulu menurunkan kitab Taurat, Zabur dan Injil, namun kemudian kitab-kitab itu bisa diubah dan dipalsukan oleh ciptaannya, hal itu menandakan sang Owo tidak maha kuasa dan tidak memiliki kemampuan menjagai firmannya. Akhirnya, kita yg semula dibikin gemes dan ingin rasanya menabok jidatnya Arab, menjadi merasa geli sendiri dengan kegoblokan logika mereka. Kita memang tidak perlu emosi menghadapi PROPAGANDA ARAB yang konyol ini. Tujuannya untuk mengunggulkan kitab suci Arab, malah justru hal itu menjatuhkan kewibawaan tuhan Arab.

    Agama Islam adalah FITRAH

    Arab mengklaim, bahwa manusia sejak lahir adalah Islam. Tapi orang tuanyalah yang kelak menjadikan dia Yahudi atau Kristen. Dengan mengklaim Islam adalah fitrah, agama asasi sejak lahir, agama yang mestinya dianut oleh manusia, maka orang tua yang menjadikan sang anak itu beragama selain Islam dianggap telah berdosa kepada sang anak tersebut. Itulah yang kemudian menimbulkan perasaan benci dan permusuhan antara anak dengan orang tua. Menganggap orang tua sebagai kafir dan menjerumuskan sang anak pada "dosa". Muslim tidak ada yang menganggap ini sebagai salah satu PROPAGANDA ARAB yang paling gendeng, padahal sangat besar sekali dampak yang ditimbulkannya. Ini salah satu propaganda yang bisa menimbulkan perpecahan dalam keluarga dan masyarakat. Muslim tidak menyadari bahwa ini adalah bagian dari AROGANSI ARAB dan PERASAAN SUPER yang dipaksakan. Tentu saja, bila nalar para muslim itu bekerja, secara logika, seharusnya mereka sadar kalau Arab mengklaim demikian karena Islam adalah agama bikinan mereka. Sungguh tidak mungkin Arab mengatakan bahwa agama fitrah adalah agama Yahudi, atau mengatakan agama fitrah adalah agama Nasrani. Tentu saja Arab akan mengatakan agamanyalah yang paling benar dan sebagai fitrah dari Tuhan.

    Agama Islam sudah ada sejak zaman Adam

    Ini satu lagi PROPAGANDA ARAB yang paling konyol. Tidak ada satupun bukti sejarah, yang dapat mendukung klaim Arab tersebut bahwa agama Islam sudah ada sejak masa Adam.

    Nabi Ibrahim beragama Islam

    Ini propaganda Arab yang menjijikkan, sebagaimana klaim sebelumnya kalau Adam beragama Islam. Di Quran dikatakan bahwa Ibrahim menyuruh anak-anaknya agar tetap menganut agama Islam. Sungguh tak masuk akal dan gobloknya amit-amit. Bila benar Islam adalah agamanya Ibrahim dan diwariskan secara turun-temurun kepada anak-anaknya, kenapa menghasilkan Ishak - Yakub - Musa - Daud dan seterusnya hingga Yesus yang notabene orang-orang itu berkitabkan TAURAT dan bertuhankan YAHWEH, bukan bertuhankan BATU HITAM/DEWA BULAN? Bila Islam ini diklaim diwariskan kepada Ismail saja, lalu kenapa Islam baru ada dalam sejarah pada abad ke-7? Bila Ismail saja yang dianggap pewaris Ibrahim yang sejati, lalu kenapa TUHAN berpihak pada Ishak, dan bukan pada Ismail? Tentu saja akan banyak pertanyaan-pertanyaan yang tidak akan sanggup dijelaskan secara logis dan fakta oleh para cecunguk Arab. Membual tinggal membual. Bikin PROPAGANDA SAK ENAK UDEL demi keuntungan mereka sendiri, tanpa berpikir panjang apakah itu tidak bakal membikin agama palsunya tersudut.

    Ismail adalah ANAK KESAYANGAN Ibrahim

    Kenapa muslim tidak berpikir kalau ini adalah PROPAGANDA ARAB? Tentu saja Arab perlu membual mengatakan Ismail adalah anak yang paling disayang oleh Ibrahim, dan Ismail juga yang menjadi tokoh kunci dalam prosesi pencobaan iman Ibrahim, sebab Ismail diklaim sebagai BAPA LELUHUR bangsa Arab. Banyak hal yang di dalam Bibel dikisahkan secara jujur, oleh Arab tidak diakui dan dianggap itu sudah diubah oleh orang Yahudi untuk keuntungan Yahudi sendiri. Sungguh bodoh mereka. Untuk apa orang Yahudi mengubah kitabnya sendiri, sedangkan banyak juga kisah-kisah memalukan dan memilukan yang tercatat dalam kitab yang sama. Yahudi tidak menghapus kisah perbudakan mereka di tanah Mesir. Yahudi tidak menghapus kisah pembangkangan mereka di padang gurun pada masa kepemimpinan Musa. Yahudi tidak menghapus kisah pembangkangan mereka di masa raja-raja Israel, sehingga menyebabkan mereka hancur dan terserak ke segala bangsa. Banyak sekali kisah-kisah memalukan di dalam Bibel, yang bila seandainya mereka berjiwa Arab, tentu kisah-kisah itu akan dihapus dari Bibel agar bangsa-bangsa lain tidak membaca dan mengetahuinya. Jadi ini kejujuran Yahudi di satu pihak, dan kelicikan Arab di pihak lain.

    Ibrahim pernah datang ke Mekkah dan membangun Ka'bah di sana

    Ini lagi-lagi PROPAGANDA ARAB untuk meyakinkan orang-orang bodoh kalau Ka'bah itu bukan kuil berhala, melainkan rumah Tuhan yang didirikan oleh seorang nabi. Kalau Arab tidak membuat bualan spektakuler seperti ini, maka penghasilan mereka dari HAJI akan ludes lenyap begitu saja. Orang-orang dari bangsa lain takkan mau datang lagi ke sana untuk menyembah batu hitam. Sungguh tidak bisa dinalar blas, bagaimana Arab bisa mengatakan Ibrahim membangun sebuah kuil berhala untuk menyembah DEWA BULAN, padahal Ibrahim bukanlah seorang penyembah DEWA BULAN. Sungguh sangat konyol, bila Ibrahim pernah muter-muter Ka'bah sambil telanjang dan bertepuk tangan, menciumi batu hitam sambil sesekali meneriakinya "YAHWEH AKBAR". Lalu mengadakan perjalanan bolak-balik antara Safa dan Marwa. Sungguh konyol itu semua.... Ibrahim tidak akan dijuluki "BAPA ORANG BERIMAN" seandainya Ibrahim pernah melakukan ritual-ritual memalukan seperti yang dilakukan oleh orang-orang Hindu-Arab. Akan banyak sekali kekonyolan-kekonyolan seandainya kita mau membahasnya secara rinci atas klaim Ibrahim pernah ke Mekkah, membangun Ka'bah dan mengadakan ritual Haji di sana.

    Bahasa Arab adalah Bahasa Tingkat Tinggi

    Adalah bodoh, orang yang tidak bisa menangkap ini sebagai suatu maksud terselubung dari bangsa Arab. Ini adalah propaganda, dan muslim yang tidak merasa ini propaganda, adalah goblok. Sudah jelas pernyataan itu untuk mengunggulkan identitas kebangsaan mereka, dan kita mengamini saja serta turut terjebak pada sikap membela bualan-bualan tersebut. Propaganda di atas selain dimaksudkan untuk menyatakan superioritas bahasa Arab di antara bahasa-bahasa lain di dunia, juga untuk alasan menutupi kebodohan-kebodohan bahasa Alquran, karena di dalamnya penuh kesalahan tata bahasa, kesalahan logika, kesalahan iptek dan keburukan dari segi bahasa sastra. Banyaknya kekurangan dalam bahasa Quran itu, menyebabkan Arab merasa perlu menutupinya dengan bualan menjijikkan: Bahasa Arab adalah bahasa tingkat tinggi, tidak sembarang orang bisa memahaminya. Apakah layak bahasa Arab diklaim sebagai bahasa tingkat tinggi, di mana ia sebagai sumber asal-muasal segala bahasa di dunia? NGIBUL 10.000%. Karena bahasa Alquran justru menjiplak dari bahasa-bahasa lain, terutama dari bahasa Aram dan Ibrani (Yahudi). Seperti kata Torah (Taurat), Jahanam (Gehinom), Rabbani, yang semuanya berasal dari bahasa Yahudi, dan bukan asli bahasa Arab. Apakah nanti kemudian, ada seorang antek Arab yang mengatakan bahasa Arab ada lebih dulu ketimbang bahasa Ibrani? Jadi bukan Muhammad yang mencontek bahasa keagamaan Yahudi, tapi justru orang Yahudi yang mencontek bahasa Arab? Bila benar ada antek Arab yang membual demikian, berarti pengetahuannya akan sejarah perlu dipertanyakan kembali. Sebelum orang Arab mengadopsi istilah-istilah Ibrani, seperti Taurat, Rabbani, Sabt, Maun, dll orang-orang Yahudi sudah memiliki istilah-istilah itu. Ketika orang Yahudi sudah menjadi bangsa terpelajar karena memiliki kitab sejarah, sebaliknya Arab adalah sebuah bangsa yang ummi, tidak punya kitab sejarah (atau kitab suci). Jadi bagaimana bisa bahasa yang mengadopsi bahasa lain malah diklaim sebagai SUMBER segala bahasa? Ibaratnya bahasa Indonesia, yang mengadopsi istilah FITUR dari kata asing "feature", kemudian mengklaim bahasa Indonesia adalah bahasa asal dan orang Inggris menjiplak dari bahasa Indonesia itu sehingga mengubah kata FITUR (Indonesia) menjadi FEATURE. Bukankah ini memutarbalikkan fakta dan maling teriak maling?

    Sebelum bahasa Arab ada, bahasa Ibrani sudah ada. Ingat! Abraham adalah orang Ibrani. Kenapa dia dikatakan orang Ibrani? Karena dia berbahasa Ibrani. Abraham tidak disebut orang Arab, karena ketika itu bahasa Arab belum ada. Arab baru nongol sekitar ratusan tahun kemudian setelah mangkatnya Abraham. Arab adalah sebuah bangsa yang menyimpang dari bangsa leluhurnya, yaitu Ibrani. Lihat gambar.

    Tuhan itu MAHA BERSEMBUNYI, tidak pernah bisa dilihat oleh manusia

    Arab dengan cerdiknya mengarang sifat tuhan seperti ini, karena mereka menyadari bahwa mereka (termasuk Muhammad) tidak pernah bisa menghadirkan "Owo". Owo adalah tuhan ciptaan orang gila bernama Muhammad. Untuk menutupi hal itu, maka dikaranglah sifat "Owo" yang nyeleneh "MAHA BERSEMBUNYI" atau dengan kata lain "Mustahil Owo SANGGUP menampakkan dirinya".




=========================

My blogs are now at the click of a variety of countries including Indonesia, the United States, Britain, Germany, France, Russia, Canada, India, Japan, Saudi Arabia, United Arab Emirates, Syria, Egypt, Australia, New Zealand, Malaysia, Brunei Darussalam, Hongkong, Singapore, China, Taiwan, Argentina, Colombia, Serbia, Morocco, Algeria, Brazil, Moldova, Macedonia, Netherlands, Spain, South Korea, Timor Leste, Norway, Belgium, Romania, Vietnam, Bulgaria, Albania, Azerbaijan, Mexico, Venezuela, Swedish, Irish, Turkey, Italy, Cile, Austria, and others.

Here's a list of my blogs:



so help me with prayer and purchase books written by me.

Here's a list of my books: 

    English version

BELI BUKU GUE NYOK. ha...7x
Biar gue bisa full time menyebarkan injil.
BIAR NAMA YESUS DITINGGIKAN DAN DIMULIAKAN DI SELURUH BUMI. HA...7X

Filipi 2:5-11
5 Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus,
yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan, 
7 melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia.
8 Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.
9 Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama, 
10 supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi, 
11 dan segala lidah mengaku: ''Yesus Kristus adalah Tuhan,'' bagi kemuliaan Allah, Bapa! 

TRANSFER UANG PEMBELIAN BUKU/HAK LISENSI KE :

Richard Nata
Bank Central Asia, Tbk, Indonesia
002-157-6394

SETELAH ITU KIRIM EMAIL DISERTAI BUKTI TRANSFER KE  
guerich007@gmail.com

ATAU SMS KE 62-8889910822 ( SMS ONLY, NO PHONE CALL ).

Jangan lupa, beritahukan buku apa yang anda beli dari kami.

LORD JESUS BLESS YOU


AMEN



Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...