Tuesday, April 15, 2014

olo pembunuh mamad ? TERBUKTI. ha...7x


Muhammad Berselisih Dengan ALLAH-nya

Mengapa Quran (Allah SWT) hanya mengijinkan seorang wanita yang ingin be-rekonsiliasi dengan suaminya dan kembali kepadanya, untuk terlebih dahulu menikahi pria lain, yang oleh orang Arab disebut muhallil? Sesudah menyerukan kekonyolan pertama, mengapa disusuli pula dengan kekonyolan kedua dimana sekarang Muhammad-lah yang justru mengutuki baik muhallil maupun suami pertama dari perempuan ini yang muhallal lah (laki-laki yang menyuruh muhallil untuk menikahi bekas istrinya agar istri tersebut dibolehkan untuk dinikahinya lagi) ???
Mari baca-baca  Quran Sura al-Baqara 2:230 yang berkata,
Kemudian jika si suami mentalaknya (sesudah talak yang kedua), maka perempuan itu tidak lagi halal baginya hingga dia kawin dengan suami yang lain. Kemudian jika suami yang lain itu menceraikannya, maka tidak ada dosa bagi keduanya (bekas suami pertama dan isteri) untuk kawin kembali jika keduanya berpendapat akan dapat menjalankan hukum-hukum Allah. Itulah hukum-hukum Allah, diterangkan-Nya kepada kaum yang (mau) mengetahui.
فَإِنْ طَلَّقَهَا فَلا تَحِلُّ لَهُ مِنْ بَعْدُ حَتَّى تَنْكِحَ زَوْجًا غَيْرَهُ فَإِنْ طَلَّقَهَا فَلا جُنَاحَ عَلَيْهِمَا أَنْ يَتَرَاجَعَا إِنْ ظَنَّا أَنْ يُقِيمَا حُدُودَ اللَّهِ وَتِلْكَ حُدُودُ اللَّهِ يُبَيِّنُهَا لِقَوْمٍ يَعْلَمُونَ
Al Baidawi mengatakan, “kalimat yang menyatakan ‘perempuan itu tidak lagi halal baginya’ artinya setelah pasangan ini bercerai. Tapi hal yang lebih menggelikan adalah bahwa Sang NABI ALLAH bahkan telah mengutuki suami dan muhallil (orang yang dipanggil untuk menikahi seorang perempuan yang telah bercerai dan kemudian menceraikannya sesegera mungkin, sehingga suaminya yang pertama dapat kembali menikahinya berdasarkan hukum Syariah)”
قال ابو المصعب مسرح هو ابن عاهان قال عقبة بن عامر : قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : ألا أخبركم بالتيس المستعار؟ قالوا بلى يا رسول الله. قال : هو المحلل, لعن الله المحلل والمحلل له”.

Nabi bersabda: “Maukah aku beritahukan “domba sewaan”? Para sahabat menjawab: “ya, kami mau”. Nabi mengatakan ia (domba sewaan) itu adalah Muhallil. Allah melaknat Muhallil dan Muhallal Lah“. (HR Ibnu Majah)
Kita Semua Bertanya:
Manakah akal sehat Muslim yang berani menyerukan supaya aturan Quranik yang paling konyol dan memalukan ini dihapuskan? Mengapa Quran (Allah SWT) hanya mengijinkan seorang wanita yang ingin be-rekonsiliasi dengan suaminya dan kembali kepadanya, untuk terlebih dahulu menikahi pria lain, yang oleh orang Arab disebut muhallil?
Sesudah menyerukan kekonyolan pertama, mengapa disusuli pula dengan kekonyolan kedua dimana sekarang Muhammad-lah yang justru mengutuki baik muhallil maupun suami pertama dari perempuan ini yang muhallal lah (laki-laki yang menyuruh muhallil untuk menikahi bekas istrinya agar istri tersebut dibolehkan untuk dinikahinya lagi) ???
Sungguh double-konyol yang saling “mengkafiri” diantara Allah dan Muhammad!

Blog / Benarkah ALLAH Mendalangi Pembunuhan NabiNya?

      Ketika orang Yahudi berusaha membunuh Yesus, Allah melakukan intervensi dengan cara mengangkat Yesus dengan selamat ke surga. Allah tak membiarkan seorang pun dari orang Yahudi itu meraih kemenangan dengan membunuh Yesus. Tapi ketika ada sekelompok orang Yahudi ingin membunuh Muhammad, apa yang terjadi? Allah hanya diam saja menyaksikan nabiNya diracuni dan akhirnya tewas oleh seorang perempuan Yahudi. Allah tidak melakukan apapun untuk menyelamatkan nabiNya dan membiarkan nabiNya itu mengalami kematian yang begitu memalukan di tangan seorang perempuan Yahudi. Tidakkah ini aneh, bahwa Allah tak melakukan apapun untuk menyelamatkan nabiNya? Mengapa Allah hanya peduli dengan keselamatan Yesus, tapi masa bodoh dengan keselamatan nabi kesayanganNya, Muhammad?
Hello...saya ingin membuat laporan...
Ya, sebuah pembunuhan...
Namanya?
Muhammad ... Muhammad bin Abdullah...
Apa?
Ya, dia diracun? Dia adalah seorang Nabi Islam...
1400 tahun lalu? Tapi, tak dapatkah kalian membuka kembali kasus ini?
Apa ... kalian tak tahu betapa pentingnya kasus ini?
Kaum Sunni mengatakan seorang perempuan Yahudi meracuninya. Muslim Syiah bilang Aisyah-lah yang meracuninya. Dan aku ingin tahu, siapa yang telah membunuh ... Hello ... Koq ditutup???!!!
Baiklah, sepertinya saya sendiri yang harus mengungkapkan kasus ini.
____________________
Lewat investigasi seksama terhadap sumber-sumber Islam.
Sebelumnya, bagi sahabat Muslim disana yang tak pernah mempelajari sungguh-sungguh sumber-sumber Islam, saya sampaikan pada anda, wah...ha...ha...
____________________
Saya sudah menginvestigasi Quran, Sira dan Hadis, dan saya telah berhasil menyingkapkan tentang kematian Muhammad yang selama ini masih simpang siur.
Teks-teks Islam sendiri sangat jujur melaporkan kisah ini, yaitu bahwa Muhammad telah diracun.
Jadi yang perlu kita ketahui sekarang adalah, mengapa Muhammad dibunuh, dan kita juga perlu bertanya pada diri kita, siapa yang telah membunuhnya dengan cara meracuninya?
Kesulitan yang harus kita hadapi adalah bahwa ada sangat banyak orang yang ingin membunuh Muhammad.
Pagan Quraish ingin membunuhnya karena ia menaklukkan wilayah kekuasaan mereka, menghancurkan berhala-berhala mereka, membunuh kaum pria, memperkosa wanita-wanita serta memperbudak anak-anak mereka.
Orang Yahudi juga ingin membunuh Muhammad karena ia merebut tanah mereka, membunuh kaum pria mereka serta memperkosa para wanita dan memperbudak anak-anak mereka.
Orang Kristen juga ingin membunuh Muhammad sebab ia mengancam akan menaklukkan wilayah mereka.
Kaum pria ingin membunuhnya, kaum wanita ingin membunuhnya, para orangtua ingin membunuhnya, anak-anak muda ingin membunuhnya ... Muhammad telah menjadikan banyak sekali orang menjadi musuhnya.
Untungnya kita bisa mempersempit para tersangka dengan mengabaikan orang-orang yang coba membunuhnya misalnya dengan cara mencekik korbannya, menggunakan pisau untuk menikam korbannya, mendorong korbannya sehingga jatuh ke jurang, dsb.
Hal yang sangat menarik untuk kita ketahui adalah bagaimana cara Allah untuk membunuh nabiNya jika nabiNya itu menyampaikan wahyu yang bukan berasal dari Allah, melainkan hanya karangan nabinya.
Hal ini bisa kita temukan dalam Quran Sura  69:44-46, dimana Allah akan membunuh nabinya dengan cara memotong urat jantungnya (aorta). Aorta adalah arteri terbesar dalam badan manusia. Bersumber dari bilik kiri jantungdan membawa darah beroksigen kepada semua bagian tubuh dalam peredaran sistemik.
“Seandainya dia (Muhammad) mengadakan sebagian perkataan atas (nama) Kami, niscaya benar-benar Kami pegang dia pada tangan kanannya, Kemudian benar-benar Kami potong urat tali jantungnya” (Qs Al Haaqqah 69:44-46)
And if Muhammad had made up about Us some [false] sayings, We would have seized him by the right hand; Then We would have cut from himthe aorta. (Noble Qur’an)
And if he (Muhammad) had forged a false saying concerning Us We surely should have seized him by his right hand (or with power and might), and then certainly should have cut off his life artery (Aorta).(Hilali-Khan)
And if he had invented false sayings concerning Us, We assuredly had taken him by the right hand and then severed his life-artery.(Pickthall)
Had he invented lies concerning Us, We would have seized him by the right hand and severed his heart’s vein(Dawood)
And if he had fabricated against Us some of the sayings, We would certainly have seized him by the right hand, then We would certainly have cut off his aorta(Shakir)

Tafsir Jalalayn on Qur’an 69:44-46—And had he, namely, the Prophet (s), fabricated any lies against Us, by communicating from Us that which We have not said, We would have assuredly seized him, We would have exacted vengeance [against him], as punishment, by the Right Hand, by [Our] strength and power; then We would have assuredly severed his life-artery, the aorta of the heart, a vein that connects with it, and which if severed results in that person’s death.
Terjemahan:
Dan jika ia, yaitu Nabi, menyampaikan kebohongan menentang Kami (Allah swt), dengan mengkomunikasikan dari Kami apa yang tidak Kami katakan, maka Kami pasti akan menghukumnya, Kami akan melakukan pembalasan [menentangnya], sebagai penghukuman, dengan Tangan Kanan, dengan kekuatan dan kekuasaan Kami, dan Kami akan memotong arteri kehidupannya, yaitu aorta jantungnya, yaitu sebuah urat nadi yang terhubung dengan jantungnya, yang akan memastikan kematian orang itu.

Jadi jika Muhammad adalah seorang nabi palsu, berbohong dan melakukan tipu daya, kita tahu bagaimana Allah akan membunuhnya. Allah akan memotong aorta (urat tali jantung)-nya.
Jadi jika ada orang yang memotong aorta-nya Muhammad, maka pertama-tama kita bisa menjadikan Allah sebagai tersangka.
Sekarang kita akan melihat ke dalam sumber-sumber Islam untuk menggabungkan profil tersangka pelaku pembunuhan terhadap Muhammad.
Menurut laporan Sahih Bukhari, Sahih Muslim dan sejumlah periwayat lainnya, dikisahkan bahwa Muhammad diracun oleh seorang perempuan Yahudi.

Sunan Darimi 68:
Telah mengabarkan kepada kami Al Hakam bin Nafi' telah mengabarkan kepada kami Syu'aib bin Abu Hamzah dari Az Zuhri ia berkata; Jabir bin Abdullah Radliyallahu'anhu menceritakan; Seorang wanita Yahudi penduduk Khaibar membubuhi racun pada daging kambing panggang dan menghadiahkannya kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. Nabi mengambil daging tulang hastanya dan memakannya, dan sebagian sahabatnya juga ikut makan bersamanya. Nabi shallallahu 'alaihi wasallam kontan berkata kepada mereka: " Angkatlah tangan kalian." Kemudian beliau mengutus seseorang untuk menangkap wanita Yahudi tadi dan menginterogasi: "Kamu melumuri kambing tadi dengan racun?" Ia menjawab; "Ya, benar. " Si wanita bertanya; "Siapa gerangan yang memberitahukan kepada baginda?" Nabi menjawab: "Yang memberitahuku adalah yang ada di tanganku ini, " – maksudnya tulang sampil – Perempuan itu berkata, "Betul, memang kububuhi racun, " beliau bertanya, " Apa maksudmu melakukan hal itu?" ia menjawab, "Aku hanya ingin membuktikan, jika seorang Nabi niscaya tidak mencelakainya dan jikalau bukan, kami terbebas darinya. " Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memaafkannya dengan tidak menghukumnya, sedang sebagian sahabat lain yang memakan daging kambing tersebut meninggal dunia. Nabi shallallahu 'alaihi wasallam berbekam pada bagian atas punggung untuk menghilangkan racun yang dimakannya dari daging kambing tersebut. Beliau dibekam oleh Abu Hind, maula Bani Bayadhah, dengan tanduk dan parang, ia dari Bani Tsumamah yaitu daerah bagian dari kaum Anshar. "

Ibnu Sa’ad, “Kitab al-Tabaqat al-Kabir” v2. p.249:
Rasul Allah dan sahabat-sahabatnya makan daging itu. Daging (kambing) itu berkata: “Aku diracuni.” Dia (Muhammad) berkata kepada para sahabatnya, “Tahan tanganmu! Karena daging ini telah mengatakan padaku bahwa dirinya diracuni!” Mereka lalu membuang daging-daging itu dari tangannya, tapi Bishr Ibn al-Bara mati. Rasulullah meminta dia (wanita Yahudi) dihadapkan kepadanya dan dia bertanya padanya,”Apa yang membuatmu melakukan hal itu?” Dia menjawab, “Aku ingin tahu apakah kau benar-benar seorang nabi, yang jika memang benar maka racun ini tidak akan mengganggumu, dan jika kau ternyata seorang nabi, maka aku akan dapat membebaskan masyarakat dari dirimu. Muhammad mengeluarkan perintah dan dia pun dihukum mati

Ibnu Sa’ad, p.251, 252:
…. Rasulullah menyuruh memanggil Zaynab dan berkata padanya, “Apa yang membuatmu melakukan apa yang kau telah lakukan?” Dia menjawab, “Kau telah lakukan pada masyarakatku apa yang telah kau lakukan. Kau telah membunuh ayahku, pamanku, suamiku, aku berkata pada diriku sendiri, ‘Jika kau adalah seorang nabi, kaki depan itu akan memberitahumu, dan yang telah berkata, ‘Jika kau seorang raja, kami akan mengenyahkanmu.’ ”...Rasul Allah hidup sampai tiga tahu setelah itu sampai racun itu menyebabkan rasa sakit sehingga ia wafat. Selama sakitnya dia biasa berkata, “Aku tidak pernah berhenti mengamati akibat dari daging (beracun) yang kumakan di Khaibar dan aku menderita beberapa kali (dari akibat racun itu) tapi sekarang kurasa tiba saatnya batang nadiku terputus.”

Sahih Bukhari 53:394;
Dikisahkan oleh Abu Huraira: …, Dia bertanya,”Apakah kau telah meracuni sup domba ini?” Mereka menjawab,”Ya.” Dia bertanya,”Mengapa kau lakukan itu?” Mereka menjawab, “Kami ingin tahu jika kau ini pembohong dan kalau kau memang pembohong, kami akan menyingkirkanmu, dan jika kau memang adalah seorang nabi, maka racun itu tidak akan mempan pada dirimu.”

Tabari v 8, p.123, 124:
Ketika Rasul Allah beristirahat dari pekerjaannya, Zaynab binti. al-Harith, istri dari Sallam bin. Mishkam, menyajikan baginya sebuah daging domba bakar. Dia telah bertanya sebelumnya bagian domba manakah yang paling disukai Rasul Allah dan diberitahu bagian kaki depannya. Lalu dia membubuhi bagian itu dengan racun, dan dia juga meracuni bagian lainnya. Setelah itu dia menghidangkan daging itu. Ketika daging itu disajikan di hadapan Rasul Allah, dia mengambil bagian kaki depannya dan mengunyah sebagian kecil, tapi tidak ditelannya. Di sebelah dia terdapat Bishr bin al-Bara bin Marur yang seperti Rasulullah juga mengambil bagian daging itu. Akan tetapi Bishr menelan daging itu ketika sang Rasul Allah memuntahkan daging dan berkata,“Tulang ini memberitahu diriku bahwa ia diracuni.” Dia bertanya,“Apa yang membuatmu melakukan ini?” Wanita itu menjawab,“Bagaimana kau telah memperlakukan masyarakatku sudah nyata di hadapanmu. Jadi aku berkata,“Jika dia memang benar2 nabi, maka dia akan diberitahu; tapi jika dia seorang raja, maka aku akan dapat menyingkirkannya.””. Sang Nabi mengampuninya. Bishr mati karena daging yang dimakannya.

Dari Ibn Sa'd halaman 251, 252: [dari penyampai kisah yang berbeda]
…. Ketika Rasul Allah mengalahkan Khaibar dan dia merasa lapar, Zaynab Bint al-Harith (Bint al-Harith adalah saudara laki Marhab), yang merupakan istri dari Sallam Ibn Mishkam bertanya, “Bagian kambing manakah yang disukai Muhammad?” Mereka berkata,”Kaki depan.” Maka dia pun memotong satu dari kambing2nya dan memasak (dagingnya). Lalu dia membubuhi racun yang sangat kuat … Rasul Allah mengambil kaki depan kambing, dia memasukkan sepotong daging ke dalam mulutnya. Bishr mengambil sepotong tulang dan memasukannya ke dalam mulutnya. Ketika Rasul Allah memakan sepotong dagin, Bishr memakan daging kambingnya dan orang2 lain pun makan daging kambing itu. Lalu Rasul Allah berkata,”Tahan tangan2 kalian! Karena kaki depan kambing ini … memberitahuku bahwa ia diracuni. Mendengar itu Bishr berkata,”Demi Dia yang membuatmu besar! Aku ketahui akan hal itu dari daging yang kumakan. Tiada yang mencegahku untuk memuntahkannya, karena aku tidak mau membuat makananmu tampak tidak enak. Ketika kau memakan daging yang tadi ada di mulutmu, aku tidak mau hidup jika kau tidak selamat, dan kukira kau tidak akan memakannya jika memang ada sesuatu yang salah.”
Bishr tidak beranjak dari tempat duduknya tapi warna kulitnya berubah jadi “taylsan” (warna kain hijau) … Rasul Allah menyuruh memanggil Zaynab dan berkata padanya, “Apa yang membuatmu melakukan apa yang kau telah lakukan?” Dia menjawab, “Kau telah lakukan pada masyarakatku apa yang telah kau lakukan. Kau telah membunuh ayahku, pamanku, suamiku, aku berkata pada diriku sendiri, ‘Jika kau adalah seorang nabi, kaki depan itu akan memberitahumu, dan yang telah berkata, ‘Jika kau seorang raja, kami akan mengenyahkanmu.’”
Rasul Allah hidup sampai tiga tahu setelah itu sampai racun itu menyebabkan rasa sakit sehingga ia wafat. Selama sakitnya dia biasa berkata, “Aku tidak pernah berhenti mengamati akibat dari daging (beracun) yang kumakan di Khaibar dan aku menderita beberapa kali (dari akibat racun itu) tapi sekarang kurasa tiba saatnya batang nadiku terputus.”

Tabaqat Ibn Sa'd, halaman 252
Rasul Allah hidup sampai tiga tahun setelah itu sampai racun itu menyebabkan rasa sakit sehingga ia wafat. Selama sakitnya dia biasa berkata, “Aku tidak pernah berhenti mengamati akibat dari daging (beracun) yang kumakan di Khaibar dan aku menderita beberapa kali (dari akibat racun itu) tapi sekarang kurasa tiba saatnya batang nadiku terputus.”
_______________________
Apa yang terjadi padamu, Muhammad?
Urat tali (aorta) jantungmu dipotong?
Saya jadi teringat ‘Ada’ yang pernah mengatakan bahwa jika engkau menyampaikan wahyu palsu, dan dengan demikian engkau adalah seorang nabi palsu; maka Aku akan memotong aorta jantungmu!
Bukankah Allah sendiri yang menyampaikan pada kita dan kepada Muhammad bahwa Ia akan membunuh Muhammad jika ia menyampaikan wahyu-wahyu yang palsu?
Perhatikan bahwa salah seorang sahabat Muhammad, yaitu Bishr Ibn al-Bara, tewas karena memakan daging yang telah diracuni itu. Bisr terus mengunyah dan menelan daging itu karena ia sebelumnya melihat Muhammad mengambil dan memasukkan daging yang sama ke mulutnya, meskipun Muhammad akhirnya memuntahkannya.
Bisr mati sebab ia percaya kepada Muhammad.
Tapi sakit yang diderita Muhammad berlangsung jauh lebih lama daripada yang dialami Bisr.
Muhammad bahkan menyampaikan kesakitan yang dialaminya kepada ibu kandung Bisr,
Dari Tabari Volume 8, halaman 124: [dari penyampai kisah yang berbeda]
Rasul Allah berkata selama sakitnya yang mengakitkan kematiannya – ibu Bishr datang menjenguknya – “Umm Bishr, pada saat ini aku merasa aorta (urat nadi) ku dirobek akibat makanan yang kumakan bersama putramu di Khaybar.

Muhammad juga menceritakan kesakitannya yang dialaminya kepada Aisha,
Hadis Sahih Bukhari Volume 5, Book 59, Number 713:
Dikisahkan oleh Aisha:
Pada waktu sakitnya sebelum dia mati, sang Nabi sering mengatakan, "Wahai Aisha! Aku masih merasa kesakitan karena daging yang kumakan di Khaybar, dan sekarang aku merasa urat nadiku dipotong oleh racun itu."

Dari Siti Aisyah RA, beliau berkata : “Aku tidak pernah melihat seseorang merasa sakit melebihi apa yang dirasakan oleh Rasulullah SAW”
(HR. al Bukhari Muslim)

Bahkan sebelum ajalnya, Muhammad bahkan tak sanggup lagi berjalan sehingga para pengikutnya harus membopongnya jika ia ingin pergi ke suatu tempat, dan ia minta kepada isteri-isterinya untuk diijinkan dirawat di rumah Aisyah.
______________________
Karena Allah mengatakan bahwa Ia akan memotong aorta Muhammad jika ia menyampaikan wahyu yang bukan berasal dari Allah, dan di banyak hadis, Muhammad mengakui bahwa aorta-nya telah dipotong; maka kita punya alasan yang cukup kuat untuk menolak kenabian Muhammad dan agama yang ia bawa.

Disini paling tidak ada 10 argumen dimana kita seharusnya menolak kenabian Muhammad
1. Muhammad mengatakan jika ia adalah seorang nabi palsu maka Allah akan memotong aortanya. Seseorang yang membuat klaim seperti ini biasanya bukanlah nabi Tuhan yang sejati. Nabi sejati tidak akan pernah berkata, “Aku ini adalah nabi Tuhan, sebab jika tidak maka Tuhan akan mengirimkan petir untuk membunuhku.” “Nah, nggak ada petir kan?, itu membuktikan bahwa aku adalah nabi Tuhan yang sejati”. Bukankah Ini argumen yang dipakai Muhammad untuk mendukung kenabiannya?
2. Sura69:44-46 adalah sura Quran yang diturunkan di Mekah, jadi lama sebelum kematian Muhammad. Apakah sebuah koinsiden bahwa apa yang Allah nyatakan kepada Muhammad  (atau kemungkinan besar ini bersumber dari Muhammad sendiri) untuk mendukung klaim kenabiannya. Kita meyakini bahwa ini adalah cara Tuhan untuk merendahkan dan menghina Muhammad, yang telah menyampaikan wahyu-wahyu palsu yang bukan berasal dari diriNya. Kami melihat ini adalah penghakiman Ilahi terhadap Muhammad.
3. Saya tidak mau mengatakan bahwa Muhammad itu bodoh. Tapi coba pikirkan sejenak hal ini, Muhammad  dan para pengikutnya menyerang Khaibar. Setelah Muhammad dan para pengikutnya membunuh kaum pria dan memperkosa kaum wanita serta menjadikan anak-anak menjadi budak (hal yang selalu dipraktekkan dalam setiap penyerangan yang dilakukan Muslim); maka seorang perempuan Yahudi datang kepada Muhammad . Orang Muslim telah membantai seluruh anggota keluarganya, dan sekarang mereka menerima hadiah makan malam dari perempuan ini, yang ia hantarkan kepada Muhammad dan para sahabatnya. Bukankah ini terdengar aneh, bagaimana Muhammad menerima hadiah ini? “Betapa baiknya engkau, menyediakan makan malam kepada kami setelah kami membantai ayah, suami dan seluruh anggota keluargamu.”
Jika Muhammad tak punya cukup akal sehat, untuk menolak daging kambing yang disediakan oleh perempuan Yahudi ini, mengapa kita harus percaya dengan apa yang dikatakan oleh Muhammad?
4. Kenyataan bahwa Muslim telah membantai seluruh anggota keluarga dan klan dari perempuan Yahudi ini, perempuan Yahudi ini (Zaynab) masih terbuka pada kemungkinan bahwa Muhammad itu adalah seorang nabi. Jadi ia membubuhi racun pada daging yang ia hidangkan, sebagai test, yaitu: “Jika engkau menolaknya maka engkau adalah nabi Tuhan yang sejati, tapi jika engkau adalah nabi palsu, maka engkau akan mati karena memakannya.”  Jadi karena Muhammad mati akibat racun yang dimakannya, maka Muhammad gagal atas test yang dilakukan oleh Zaynab.
5. Sahabat Muhammad, Bisr, tetap memakan daging itu. Mengapa ia tetap memakannya, karena ia percaya kepada Muhammad. Tambahan, bukankah Muhammad itu seorang nabi? Iman Bisr kepada Muhammad menyebabkannya terbunuh. Jadi saya ingin menyampaikan hal ini kepada anda sebagai sebuah prinsip: “Jika aku tak bisa mempercayaimu dengan makan malamku, maka tentu saja aku tak mungkin mempercayaimu untuk keselamatanku”.  Jika engkau tak tahu apa yang akan menantimu lewat makanan yang engkau makan, bagaimana engkau bisa tahu apa yang akan menantimu di kehidupan setelah kematian nanti?
6. Ketika Zaynab mengakui bahwa ia sudah meracuni Muhammad, Muhammad mengatakan bahwa Allah tidak akan mengijinkan hal itu terjadi. Tapi, ternyata Allah sendiri mengijinkan hal itu menimpa Muhammad. Jadi, jika Muhammad mengatakan hal yang salah tentang Allah dalam hal ini, mengapa saya harus percaya akan hal lain yang ia katakan tentang Allah?
7. Muhammad mengatakan bahwa daging kambing yan ia makan berbicara kepadanya bahwa ia sudah diracuni. Jadi disini Muhammad mengklaim bahwa ia telah mendapatkan wahyu khusus karena ia adalah seorang nabi. Disini ada 2 pertanyaan:
  • Mengapa daging itu tidak menyampaikan hal itu 5 menit sebelumnya kepada Muhammad, sehingga nyawa Muhammad dan Bisr bisa terselamatkan?
  • Mengapa Muhammad harus membutuhkan wahyu dulu sementara ia sendiri dapat merasakan dengan lidahnya bahwa daging itu sudah diracuni?
Bukankah hal ini sesungguhnya membuktikan bahwa Muhammad sama sekali tak menerima wahyu? Bukankah seharusnya Muhammad tidak mengatakan bahwa ia telah menerima wahyu, dan ‘aku adalah seorang nabi’; sebaliknya ia cukup berkata, “setelah mengecapnya, aku tahu bahwa daging ini sudah diracuni” ?
Bukannya berkata,”Jangan makan daging itu, sebab daging itu sudah dibubuhi racun!”, sebaliknya Muhammad berkata,”Daging ini berkata kepaku...”, “Aku adalah seorang nabi”. Sangat jelas bahwa yang dikatakan Muhammad adalah sebuah kebohongan.
8. Coba pikirkan mengenai keadilan disini. Keadilan di sini tampaknya terlalu bersifat puitis, dan mustahil bahwa ini adalah sebuah koinsiden. Muhammad, lebih dari semua orang yang pernah hidup dalam sejarah, terlalu sering memprovokasikan kebencian terhadap orang Yahudi. Lebih dari semua orang yang pernah hidup dalam sejarah, Muhammad melakukan penindasan terhadap kaum wanita. Muhammad mengatakan kepada para pengikutnya bahwa perempuan itu bodoh, tapi ternyata justru Muhammad tewas di tangan seorang perempuan Yahudi. Disini kita lihat bagaimana Allah tidak hanya membunuh Muhammad dengan memotong aortanya, tapi Allah lebih jauh lagi merendahkan dan menghina Muhammad dengan membiarkannya tewas di tangan seorang perempuan Yahudi, dengan cara memotong aortanya karena Muhammad menyebabkan kematian para kekasih dan komunitas dari perempuan Yahudi ini.
9. Berdasarkan Quran, ketika orang Yahudi berusaha membunuh Yesus, maka Allah melakukan intervensi dengan cara mengangkat Yesus dengan selamat ke surga. Allah tak membiarkan seorang pun dari orang Yahudi itu meraih kemenangan dengan membunuh Yesus. Tapi ketika ada sekelompok orang Yahudi ingin membunuh Muhammad, apa yang terjadi? Allah hanya diam saja menyaksikan nabiNya diracuni dan akhirnya tewas oleh seorang perempuan Yahudi. Allah tidak melakukan apapun untuk menyelamatkan nabiNya dan membiarkan nabiNya itu mengalami kematian yang begitu memalukan di tangan seorang perempuan Yahudi. Bukankah ini aneh, bahwa Allah tak melakukan apapun untuk menyelamatkan nabiNya? Mengapa Allah hanya peduli dengan keselamatan Yesus, tapi masa bodoh dengan keselamatan nabi kesayanganNya, Muhammad?
10. Keinginan dan harapan terbesar Muhammad adalah untuk mati di medan peperangan.
Sahih Bukhari 2797, “Nabi berkata, Oleh karena Dia yang menggenggam jiwaku dengan tangan kananNya, aku lebih suka untuk menjadi martir di jalan Allah, kemudian dibangkitkan dan menjadi martir kembali, kemudian dibangkitkan dan menjadi martir kembali, dan kemudian dibangkitkan dan menjadi martir kembali.”
Kita tahu bahwa biasanya ketika Muhammad menginginkan sesuatu, maka Allah akan memberinya wahyu yang khusus. Ketika Muhammad ingin berhubungan seks dengan Aisha, maka Allah akan memberikan wahyu kepadanya. Muhammad ingin isteri lebih dari 4, maka Allah memberinya wahyu khusus. Muhammad ingin menikahi isteri anak angkatnya (Zaynab bin Jash), maka Allah memberinya wahyu khusus. Allah selalu menjawab keinginan dan mimpi-mimpi Muhammad sehingga semuanya itu dapat menjadi kenyataan.
Keinginan terbesar Muhammad adalah untuk mati di medan peperangan. Tapi bukannya membiarkan Muhammad mati di medan peperangan saat memerangi Yahudi atau musuh-musuh Allah, sebaliknya Allah membiarkannya mati dengan cara yang begitu memalukan, yaitu mati di tangan seorang perempuan Yahudi. Mati karena makan daging kambing.
Setelah menanti selama 2 tahun, ternyata Allah tidak memberikan apa yang paling diinginkan Muhammad, yaitu mati dalam jihad.

KESIMPULAN
Ada paling tidak 10 alasan mengapa kita patut menolak Islam, hanya dengan mengobservasi kematian Muhammad. Barangkali banyak Muslim yang membaca artikel ini menjadi marah dan menganggapnya sebagai sebuah kebohongan. Tapi bukankah yang dijabarkan disini masih kurang tegas jika dibandingkan dengan pernyataan Allah sendiri dalam Quran? Jika kita menggabungkan sebagai satu kesatuan, semua yang dibuat oleh orang-orang untuk menghina Muhammad seperti Kartun Denmark, Film Fitna, Innocence of Muslim, Ayat-Ayat Satan dari Salman Rushdie dlsb., maka semuanya itu seperti tak ada artinya jika kita bandingkan dengan penghinaan yang dilakukan oleh Allah terhadap Muhammad. Kita tak bisa membandingkan antara seorang yang membuat kartun untuk menghina Muhammad dengan apa yang dilakukan oleh Allah dengan memotong aorta nabiNya sendiri, dengan tujuan untuk menghinanya.
Tuhan adalah pengkritik terbesar atas Muhammad. Kalau begitu, apa yang sekarang akan engkau lakukan para sahabat Muslim? Apakah kalian akan mencaci maki Tuhan yang telah menghina Muhammad, dan mengecamnya sebagai Islamophobia? Atau apakah engkau dengan rendah hati bersedia menerima koreksi dari YANG MAHA TINGGI itu? Islam artinya tunduk, dan orang Muslim adalah orang-orang yang tunduk kepada Tuhan. Tapi bukankah sudah sangat jelas melalui kisah kematian Muhammad, bahwa Tuhan sendiri memerintahkan anda untuk menolak Muhammad? Tapi seandainya anda berkata kepada Tuhan, “Tuhan, engkau tak bisa membuatku berhenti memercayai Muhammad!” Tapi jika anda mengatakan seperti itu kepada Tuhan, maka arti dari 'Islam' bukanlah “Tunduk kepada Tuhan”, melainkan “Tunduk kepada Muhammad”. Jika anda lebih peduli pada Muhammad dibandingkan pada Tuhan, bukankah itu artinya anda telah melakukan dosa Syirik (yang tak terampuni)?


KALO MENURUT GUE SI MAMAD MATI GARA2 KENA SAKIT AIDS. JADI MAMAD ADALAH MANUSIA PERTAMA YANG MATI KARENA AIDS YANG TERCATAT DALAM SEJARAH KEHIDUPAN MANUSIA. HA....7X

TAPI APAPUN PENYEBAB KEMATIAN MAMAD MAKA MAMAD MATI KENA KUTUK OLO. HA...7X

MAMAD NGELUNJAK MA OLO, AKIBATNYE MAMAD MATE DIBUNUH OLO. HA...7X

KARNA OLO = IBLIS MAKE MAMAD N KLUARGA JADI TUMBAL ESLAM. HA...7X http://antikrismuhammad.blogspot.com/2014/08/karna-olo-iblis-make-mamad-n-kluarga.html

YBU AMEN.


==================================
INI DAFTAR BUKU BAGUS YANG SEBAENYE LO BELI N BACA. HA...7X
1. CHRIST, MUHAMMAD AND I by Mohammad Al Ghazoli 
  by Mark A. Gabriel
by Craig Winn 
4. LEFT BEHIND by Jerry B. Jenkins 
5. LEFT BEHIND by Tim F. LaHaye 
6. ISLAMIC INVASION by Robert A. Morey 
8. Antichrist: Islam's Awaited Messiah by Joel Richardson 
11. Islam: In Light of History By Rafat Amari
14. The Torn Veil by Gulshan Esther 
15. Why I Am Not a Muslim by Ibn Warraq 
16. Why I Am Not A Moslem by Dr. Peter S. Ruckman 
20. Islam And The Jews: The unfinished battle by Mark A. Gabriel 
22. Slavery, Terrorism and Islam by Peter Hammond 
24. Islam Exposed by Floyd McElveen 
27. The Destiny of Islam in the End Times by Faisal Malick 
28. 10 Amazing Muslims Touched by God by Faisal Malick 
32. The Hidden Life of The Prophet Muhammad by Dr. A. A. Ahmed 
34. Islam in the End Times by Ellis H. Skolfield
35. Muhammad is The Antichrist by Cole Steele 
36. Islam - The Dark Night Of Humanity by G. P. Geoghegan 
38. What the Koran Really Says by ibn warraq
    43. Iran: Desperate for God by The Voice of the Martyrs 


LO CUKUP BACA BEBERAPA AJE DARE REKOMENDASI BUKU DI ATAS. MAKA LO AKAN KAGET NGELIAT BETAPA JAHATNYE ESLAM. HA...7X

YAH JELAS JAHAT LAH KARNA ALLAH SWT ADALAH IBLIS N MAMAD ADALAH ANTIKRIS. HA...7X

SEBENERNYE SIH, ALLAH SWT PIKTIP ALIAS BERHALA DEWA BULAN ARAB N DI ISRAEL NAMANYE BAAL. HA...7X

N JIBRIL ADALAH IBLIS YANG MENYAMAR SBAGE MALAIKAT TERANG.

2 KORINTUS 11:14-15

14 Hal itu tidak usah mengherankan, sebab Iblis pun menyamar sebagai malaikat Terang. 

15 Jadi bukanlah suatu hal yang ganjil, jika pelayan-pelayannya menyamar sebagai pelayan-pelayan kebenaran. Kesudahan mereka akan setimpal dengan perbuatan mereka. 


FATHER - GOD

Yesus.
 1. Jesus Christ: The Real Story by United Church of God 
6. Jesus Humanity and the Trinity by Kathryn Tanner
9. Jesus Christ, Disciplemaker by Bill Hull 
11. Life of Christ by Fulton J. Sheen 
16. The Cross of Christ by John Stott 
17. Jesus for the Non-Religious by John Shelby Spong


Trinity.
3. Trinity by Joseph F. Girzone
8. The Trinity (Guides to Theology) by Roger E. Olson
9. The Biblical Doctrine of the Trinity by B.B. Warfield 


Holy Spirit.
1. Good Morning, Holy Spirit by Benny Hinn 
3. Baptism in the Holy Spirit by Derek Prince 
4. Experiencing The Holy Spirit by MURRAY ANDREW 
7. 7 Things The Holy Spirit Will Do In You by Pastor Chris Oyakhilome PhD 




others.
1. The Purpose Driven Life by Rick Warren 
3. The World On Fire by Rick Joyner 
5. The Final Quest by Rick Joyner 
7. Epic Battles of the Last Days by Rick Joyner 
8. The Prophetic Ministry by Rick Joyner 
9. The Harvest by Rick Joyner 
11. He Came To Set The Captives Free by Rebecca Brown 
12. Becoming A Vessel Of Honor by BROWN REBECCA 
13. Prepare For War by BROWN REBECCA 
14. The Gifts of the Body by Rebecca Brown 
15. Unbroken Curses by Rebecca Brown 
16. Church of Lies by Flora Jessop 
19. When God's Purpose Becomes Personal by Matthew Omaye Ajiake 
Buy new: $14.39 / Used from: $7.95
22. Blessing or Curse: You Can Choose by Derek Prince 
23. Secrets of a Prayer Warrior by Derek Prince 
24. Does Your Tongue Need Healing? by Derek Prince 
27. Entering The Presence Of God by Derek Prince 
33. Snakes in the Lobby by Scott MacLeod 
34. Why I Am A Christian by John Stott
36. Demons in the Church by Ellis H. Skolfield


41. The Bible Code by MichaelDrosnin 
42. Bible Code II: The Countdown by Michael Drosnin 
43. Bible Code III: Saving the World by Michael Drosnin 
45. Bible Code Bombshell by R. Edwin Sherman 





KALO MO NGELIAT YANG LEBIH BANYAK MAKA KLIK DI SINI :


---------------------------------


My blogs are now at the click of a variety of countries including Indonesia, the United States, Britain, Germany, France, Russia, Canada, India, Japan, Saudi Arabia, United Arab Emirates, Syria, Egypt, Australia, New Zealand, Malaysia, Brunei Darussalam, Hongkong, Singapore, China, Taiwan, Argentina, Colombia, Serbia, Morocco, Algeria, Brazil, Moldova, Macedonia, Netherlands, Spain, South Korea, Timor Leste, Norway, Belgium, Romania, Vietnam, Bulgaria, Albania, Azerbaijan, Mexico, Venezuela, Swedish, Irish, Turkey, Italy, Cile, Austria, and others.

Here's a list of my blogs:



so help me with prayer and purchase books written by me.

Here's a list of my books: 


English Version :


BELI BUKU GUE NYOK. ha...7x
Biar gue bisa full time menyebarkan injil.
BIAR NAMA YESUS DITINGGIKAN DAN DIMULIAKAN DI SELURUH BUMI. HA...7X

Filipi 2:5-11
5 Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus,
yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan, 
7 melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia.
8 Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.
9 Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama, 
10 supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi, 
11 dan segala lidah mengaku: ''Yesus Kristus adalah Tuhan,'' bagi kemuliaan Allah, Bapa! 

TRANSFER UANG PEMBELIAN BUKU/HAK LISENSI KE :

Richard Nata
Bank Central Asia, Tbk, Indonesia
002-157-6394

SETELAH ITU KIRIM EMAIL DISERTAI BUKTI TRANSFER KE  
guerich007@gmail.com

ATAU SMS KE 62-8889910822 ( SMS ONLY, NO PHONE CALL ).

Jangan lupa, beritahukan buku apa yang anda beli dari kami.

LORD JESUS BLESS YOU


AMEN


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...