Thursday, March 13, 2014

tawaran setan mamad kepada suku2 arab yang sangat menjijikkan. Ha...7x

Bagian VI Bab 1 Pengikut Pertama Muhammad di Mekah dan Jin Islam

Bagian VI – Kebangkitan Islam
1. Pengikut Pertama Muhammad di Mekah dan Jin Islam
Sebelum membahas bagaimana Islam bangkit, aku terlebih dahulu tentang klaim Muhammad bahwa para Jin (setan²) menjadi Muslim, mengetahui Qur’an, dan dongeng Muhammad tentang para jin menjadi penulis satu Sura dalam Qur’an. Hal ini penting untuk melihat pengaruh agama Jinn Arab dalam kebangkitan Islam.
Muhammad meniru dongeng Zoroastria Persia tentang meteor² yang bagaikan suluh api menimpuki para setan yang menguping saat wahyu diturunkan.
Mari kita lihat Surah al-Najm, yang berarti Surah Bintang dalam Qur’an. Dalam Surah ini, Muhammad mengatakan bahwa sebuah bintang datang padanya, memberinya wahyu. Kita akan mengerti isi Surah ini lebih baik jika kita mengetahui latar belakang keadaan pada saat itu. Ketika para nabi agama Bintang Arab melihat meteor membara di malam hari, mereka mengira meteor ini adalah bintang. Mereka mengira meteor itu datang dari langit untuk dua hal: (1) meteor² itu digunakan untuk melempar setan yang menguping di surga ketika para dewa mengirim wahyu kepada utusannya, atau (2) meteor² itu datang untuk memberikan ilham bagi para nabi untuk bersabda.
Pandangan ini juga dianut umat Zoroastria yang menyembah bintang Tistrya, sebagai dewa bintang². Menurut kepercayaan Zoroastria, Tistrya secara unik muncul pada tanggal 10 Agustus setiap tahun untuk memberi ilham pada manusia. Ketika hal ini terjadi, maka timbullah pertarungan sengit di mana lebih banyak meteor² yang ditembakkan pada para jin yang berusaha mengintip wahyu illahi. [1]
[1] Tir Yast V:8, lihat juga catatan kaki nomer 4 – komentar dari Mr. Geiger, Zend Avesta, Bab II, hal. 95
Muhammad mencontek dongeng Zoroastria. Dalam Surah al-Jinn (72), dia mengatakan bahwa meteor² bertambah banyak ketika Qur’an dibawa oleh malaikat Jibril melalui tujuh lapi surga dan menembus langit, sehingga bisa dibawa kepada Muhammad. Bertambah banyaknya jumlah meteor itu disebabkan oleh bertambah banyaknya setan yang menguping di langit sehingga mereka dilempari bintang² oleh para malaikat.
Image
Image
Image
Image
Muhammad mengatakan setan menjadi penulis Qur’an, Surah al-Jinn untuk menipu umatnya yang bodoh.
Muhammad mengaku bahwa Jin² atau setan² menemuinya di bawah pohon, lalu mereka percaya akan ucapannya dan lalu menjadi Muslim. Setelah itu, mereka menulis sebuah Surah, yang disebut Surah al-Jinn (nomer 72). Dalam ayat 8 dan 9 Surah ini, mereka menjelaskan bagaimana mereka menemukan Qur’an ketika mereka menguping di langit:
(8) dan sesungguhnya kami telah mencoba mengetahui (rahasia) langit, maka kami mendapatinya penuh dengan penjagaan yang kuat dan panah-panah api,
(9) dan sesungguhnya kami dahulu dapat menduduki beberapa tempat di langit itu untuk mendengar-dengarkan (berita-beritanya). Tetapi sekarang barang siapa yang (mencoba) mendengar-dengarkan (seperti itu) tentu akan menjumpai panah api yang mengintai (untuk membakarnya).
Keterangan Muhammad bahwa para jin atau setan tersebut menjadi Muslim dan penulis Surah al-Jinn diucapkannya untuk menipu orang² bodoh Jahiliyah di jamannya. Bertahun-tahun sebelum dia mengaku bertemu para jin di bawah pohon, Muhammad telah melafalkan Qur’an setiap hari. Mengapa tiba² sekarang para jin mendengar Qur’an untuk pertama kalinya, ketika kepala mereka dilempari dengan bintang² berapi oleh para malaikat Allah?
Hal lain yang patut direnungkan rekan² Muslim adalah tempat di mana para setan itu duduk. Menurut Qur’an, mereka itu duduk di “beberapa tempat di langit itu untuk mendengar-dengarkan (berita-beritanya).” Jika ini benar, apakah mereka tidak melihat malaikat Jibril turun ke bumi setiap hari melalui langit² surga? Apakah mereka tak bisa mengikuti dan melihatnya ketika Jibril datang ke rumah Muhammad? Apakah mereka tidak bisa langsung berkomunikasi dengan Muhammad tanpa harus dilempari kepalanya dengan bintang²?
Muhammad menyampaikan dongeng² dan aturan² yang dilakukan para dukun agama Jin Arab agar orang² menaruh perhatian pada perkataan mereka.
Membuntuti Jibril dari “langit² surga” ke rumah Muhammad tentunya lebih mudah dilakukan setan, karena menurut Qur’an, berita dan bimbingan spiritual datang dari surga dibawa para malaikat. Para setan mendengar sebagian berita ini dan mencurinya untuk menyampaikannya pada para dukun penyembah setan di bumi. Hal inilah yang dipercayai para penganut agama Jin Arab. Kathir adalah seorang dukun setan Arab sebelum Muhammad lahir. Kathir menjelaskan bahwa seorang malaikat melempar seorang jin yang mengintai “langit² surga.” Karena kepalanya kena hajar, maka informasi yang dicurinya dari para malaikat yang sedang ngobrol, jatuh ke bumi. [2] (adoeh, loethoe bangeth nih)
[2] Halabieh I, hal. 337
Para dukun penyembah setan² Arab disebut sebagai “Kuhhan.” Mereka menyebarkan dongeng tentang para Jin atau setan mengintip langit² surga dengan ancaman disambit bintang oleh para malaikat. Para dukun menyampaikan kisah ini untuk meyakinkan langganan Arab mereka untuk datang dan mencari tahu tentang informasi yang dikumpulkan para setan dengan susah payah itu. Ajaran² agama Jin Arab ini serupa dengan apa yang diyakini Muhammad. Muhammad berkata: “Kabar datang dari satu surga ke surga lain yang lebih rendah sampai mencapai langit² bumi. Para setan mengintip sampai mereka menemukan informasi, lalu mencurinya, dan memberikannya kepada para dukunnya.” [3] Muhammad juga melakukan cara yang sama seperti yang dilakukan Kuhhan agama Jin Arab. Agar Qur’an-nya tampak berbobot, dia mengatakan dalam Qur’an bahwa para jin juga mengintip malaikat Jibril turun dari surga ke bumi untuk menemui Muhammad dan memberinya ayat² Qur’an.
[3] Bukhari, 4, hal. 79; Halabieh I, hal. 339
Dongeng ini berasal dari agama Zoroastria, disebarkan oleh agama Jin Arab, dan dipakai oleh Muhammad dalam Islam.
Pengamatan Kelompok yang Mengikuti Muhammad Sebelum Dia Berhubungan dengan Suku Aws and Khazraj.
Rekan² Muslim seharusnya merenung saat penting di mana para jin dan setan bertemu dengan Muhammad. Hal ini terjadi setelah Muhammad gagal meyakinkan warga Mekah bahwa dia adalah seorang nabi. Di saat itu, pengikut Muhammad berjumlah delapan puluh orang, kebanyakan dari mereka adalah kriminal dan pengacau yang memperkosa orang² dalam kafilah yang lewat. Al-Bukhari, hadis sahih tentang perkataan dan biografi Muhammad, menyebut tentang Abu Basir, seorang kriminal dan pemimpin gang. Abu Basir lalu jadi Muslim dan berkemah di luar Mekah. Dia menyerang tiba² kafilah² Mekah setiap hari untuk mencuri barang² mereka. Di Hadis al-Bukhari tertulis:
Abu Jandal, orang yang menjadi Muslim, bergabung bersama Abu Basir, dan memaksa setiap orang yang memeluk Islam untuk bergabung dengan Abu Basir, sampai mereka akhirnya menjadi gang. Setiap kali mereka mendengar kafilah keluar dari Mekah untuk pergi ke Damaskus, mereka menyerangnya secara tiba² dan membunuh orang² dalam kafilah itu, dan mencuri uangnya. [4]
[4] Bukhari, 3, 183
Para pengikut Muhammad yang pertama berasal dari kelompok yang bernama Saalik. Mereka merasa iri dengan masyarakat Mekah yang jadi kayaraya karena berdagang dengan orang² Syria, Palestina, Iraq, dan Yaman. Orang² Saalik ini pemalas, tak mau bekerja, tapi mau enak²an menikmati kekayaan orang lain. Mereka terkenal suka merampok barang orang lain. Diantara para pemimpin mereka adalah Urwah Bin Zayd al-Uzedi yang juga adalah seorang Arraf عراف , yakni dukun atau perantara bagi Jin dan setan. [5] Kelompok Saalik yang dipimpin dukun Jin menunjukkan bahwa mereka merupakan bagian dari kepercayaan okult/mistik. Inilah sebabnya mereka bersedia ikut Muhammad, karena Muhamma sendiri mengaku sebagai nabi bagi manusia, jin dan setan, [6] dan dia malah menganggap para jin Muslim sebagai saudaranya. Dia berkata bahwa dia menyebut jin Muslim, “Saudara²mu, para jin.” [7]
[5] Al-Masudi, II, hal. 182; Al-Asbahani, Al Aghani, 3, hal. 73
[6] Halabieh 2; hal. 130
[7] Halabieh 2, hal. 65
Gang Saalik ini juga suka free sex. Itulah sebabnya mereka menyerang rumah² di Mekah dan memperkosa para wanitanya. Mereka menganggap Islam sebagai alasan untuk merampoki kafilah. Mereka mengikuti peraturan Muhammad yang mengatakan Muslim hanya boleh punya istri di waktu yang sama sebanyak empat orang saja, tapi mereka tetap boleh memiliki budak sex tanpa batasan jumlah; mereka menganggap peperangan sebagai cara yang tepat untuk mendapatkan budak² sex.
Fakta tentang para pengikut pertama Muhammad di Mekah tertulis jelas di berbagai literatur Islam yang menjelaskan tentang kehidupan Muhammad. Contohnya di buku Al-Bukhari tertulis bahwa Muhammad hijrah ke al-Medina dan didukung oleh dua suku al-Medina. Beberapa tahun kemudian ketika Muhammad dan pengikutnya ingin masuk Mekah untuk naik haji, masyarakat Mekah mengirim Urwa bin Masud, pemimpin mereka yang terhormat, untuk bernegosiasi dengan Muhammad. Urwa mengenal pengikut Muhammad dari Mekah, dan dia melihat beberapa kriminal yang berbahaya diantara mereka. Salah satunya adalah al-Magirah, dan Urwa melarang Magirah masuk Mekah karena pengkhianatan dan perbuatan jahatnya dahulu membunuh dan merampok orang² Mekah. Al-Magirah lalu bergabung bersama Muhammad, menjadi Muslim, dan ikut hijrah untuk menghindari hukuman di Mekah. [8]
[8] Bukhari 3: hal. 179, 180, 183
Salah seorang pemimpin Arab berkata pada Muhammad, “Mereka yang mengikutimu adalah para pencuri² yang mencuri harta para peziarah.” [9] Para pencuri ini mengikuti Muhammad tanpa pernah bertobat dari perbuatan² jahatnya. Sebaliknya, dengan ikut Muhammad, mereka mendapatkan “penghalalan” bagi dosa² mereka.
[9] Bukhari, 4; hal. 158
Ketika Muhammad gagal meyakinkan orang² akan Islam, maka dia merubah strategi dengan mengajukan tawaran yang menjijikan.
Ketika Muhammad melihat gang Saalik mengikutinya, dia lalu merubah strategi untuk merekrut lebih banyak pengikut dari suku² Arab. Dia mengunjungi kota² dan tempat tinggal mereka dengan tawaran yang aneh. Suku² itu harus percaya terlebih dahulu bahwa Muhammad adalah nabi Allah, dan mereka harus bersedia untuk berperang bersamanya untuk memaksakan Islam ke suku² Arab lainnya. Sebagai upahnya, Muhammad menjamin bahwa anak² dari berbagai suku yang ditaklukkan akan menjadi budak² mereka, dan para wanita dan putri²nya dari suku yang ditaklukkan akan menjadi milik mereka. Selain itu, mereka pun akan mendapat uang dan harta jarahan sebagai upah bagi pemenang perang.
Adalah menarik untuk disimak bahwasanya suku² Arab menolak tawaran Muhammad itu. Mereka menganggap menyerang suku lain untuk merampas dan memperbudak para wanita dan anak²nya sebagai hal yang memalukan. Diantara suku² yang dikunjungi Muhammad adalah suku Bakri bin Wael. Tawaran Muhammad bagi mereka ditulis oleh berbagai biografer di jamannya. Salah satu biografer menulis:
Kau mengagungkan Allah di atas dirimu sampai kau menghuni rumah² mereka, menikmati istri² mereka, dan membuat anak² mereka budak²mu. Satu²nya persyaratan adalah kau memberkati Allah tiga puluh kali dan memujinya tiga puluh kali dan berkata, “Allahuakbar” tiga puluh kali. [10]
[10] Halabieh 2, hal. 158
Inti tawaran Muhammad adalah yang menang boleh merampas para wanita dan rumah² pihak yang kalah, dan juga memperbudak anak² mereka. Muhammad tidak lagi berdakwah, tapi sekedar mengajukan tawaran menjijikan yang dibungku dengan kata² relijius. Untungnya, tawaran Muhammad itu ditolak suku Bakri.
Saat Setan² Muncul untuk Membantu Muhammad
Suatu hari Muhammad pergi ke suku Thaqif di kota Taif untuk mengajukan tawaran yang sama seperti yang disampaikannya kepada suku Bakri. Ketika masyarakat Thaqif menolak untuk mendengarnya, Muhammad kembali ke Mekah dengan rasa kecewa. Dalam perjalanan ke Mekah, dia duduk di bawah pohon di tengah gurun pasir. Penulis Sirat mengatakan bahwa para jin datang mengunjunginya di pohon itu, dan pohon itu lalu memberitahu Muhammad. Muhammad melafalkan ayat² Qur’an pada para jin. Setelah mendengarnya, para jin berkata, “Ini adalah Qur’an dan kita tidak bisa mendengarnya dulu karena disambit dengan bintang².” Mereka kemudian percaya pada Muhammad dan memeluk Islam. [11]
[11] Halabieh 2, hal. 59-61
Dalam bahasa Arab di masa Muhammad, jin juga dikenal sebagai setan. Al-Jahith, penulis Arab kuno, menerangkan tentang kepercayaan bangsa Arabia di jaman Muhammad. Dia berkata bahwa mereka menyebut para setan sebagai “jin-setan,” “setan” atau “jin” saja. [12] Penyair Arab terkenal yakni Jarir mengatakan dalam salah satu syairnya bahwa dia memiliki setan yang sanggup membuat jampi² dan setan ini adalah sejenis jin. [13] Al-Tabari juga menyampaikan keterangan yang sama bahwa sang Iblis adalah seorang jin dan ketua para jin. [14]
[12] Al-Jaheth, al- Haiwan, 6: 190; dikutip oleh Jawad Ali, al-Mufassal, vi, hal. 709
[13] Al- Shebli, Ahkam al- Jinn, hal. 114
[14] Tarikh al-Tabari I, hal. 56 and 61
Qur’an juga menyebut jin sebagai setan. Qur’an, Surah Al-Kahif (18), ayat 50 mengatakan bahwa Setan adalah salah satu dari para jin. Dalam buku riwayat hidup Muhammad, Iblis dijabarkan sebagai “bapak para jin.” [15] Kita bisa menyimpulkan bahwa Iblis adalah kepala para jin, dan bahwa jin memang adalah setan.
[15] Tarikh al-Tabari I, hal. 56 and 61
Jika Allah memang ingin membuat para jin itu jadi Muslim, mengapa dia lalu menimpuki kelapa mereka dengan meteor tatkala mereka mengintip untuk mencuri dengar Qur’an? Allah seharusnya senang karena mereka mau mendengar Qur’an ketika berada di surga. Mereka di sana bisa menjadi Muslim. Usaha melempari kepala jin dengan meteor merupakan hal yang tak masuk akal.
Apakah para setan ini tak mengenal Muhammad, padahal dia setiap hari melafalkan ayat² Qur’an di Mekah? Jika seluruh kerajaan setan bersatu, dan setan² melihat semua yang terjadi di bumi dan melaporkannya kepada raja setan, bagaimana mungkin para setan tidak tahu tentang Muhammad sebelum mereka menemuinya di bawah pohon, ketika Muhammad sedang sedih dan kecewa karena penolakkan masyarakat Thaqif? Kisah ini sebenarnya malah menunjukkan bahwa para setan sudah berhubungan dengan wahyu² Muhammad sejak awal. Para setan ini tentunya datang padanya untuk menghibur dan mendukungnya di saat² kritis.
Para jin setan ini tiba² saja jadi pengarang sebuah Surah dalam Qur’an, dengan bahasa yang serupa dengan isi Qur’an lainnya, menyerang Yesus sebagai putra Tuhan, dan menyombongkan diri dengan merasa suci. Qur’an menyuruh kita percaya bahwa setelah jin mendengarkan Qur’an, mereka tiba² saja bisa jadi penulis salah satu Surah Qur’an. Jadi saat itu jin dirubah menjadi penulis Qur’an setaraf Allah. Sura Jin adalah Sura para setan dedemit. Di dalamnya mereka menyerang Yesus Kristus sebagai Putra Tuhan. Mereka adalah pemberi wahyu dan penulis Qur’an, dan menegakkan sebuah doktrin agama. Dalam Surah tersebut, setan dan jin-lah yang dianggap sebagai pihak yang benar sedangkan ketuhanan Yesus salah.
Untuk membela ketidakmampuannya menunjukkan muzizat, Muhammad berkata bahwa bahasa Arab dalam Qur’an merupakan tanda kenabiannya. Muhammad mengatakan bahwa Qur’an diberikan padanya dalam tatabahasa Arab yang berkualitas tinggi, yang bahkan tak dapat ditiru para jin. Akan tetapi, gaya bahasa dalam Surah al-Jinn ternyata sama tuh dengan isi Qur’an lainnya.
Orang mudah tertipu karena mereka tak membaca Alkitab, di mana mereka bisa mempelajari tipu-muslihat setan.
Menurut Alkitab, Setan adalah pendusta dan tidak pernah melakukan perbuatan yang baik. Dia tersingkir dari keberadaan Tuhan untuk selamanya. Setan juga bisa muncul sebagai sosok yang suci untuk menipu manusia yang kurang berpengetahuan, tapi setan tak akan bisa jadi makhluk yang mencintai Tuhan atau berubah menjadi makhluk berbudi, seperti yang terjadi di Qur’an, Surah al-Jinn. Di kitab Wahyu, Alkitab memperingatkan kita tentang “sifat setan,” di mana dia mencoba menipu orang agar tidak belajar Alkitab. Hanya Alkitab saja yang menunjukkan tipu muslihat setan dan menunjukkan cara² untuk menanggulangi tipu muslihatnya. Semakin jauh kita mempelajari Islam, semakin tampak jelas bahwa para Muslim awal di jaman Muhammad begitu mudah tertipu.
Reputasi Muhammad sama seperti reputasi jelek pengikutnya di Mekah
Hubungan Muhammad dengan orang² yang mengikutinya, yang terkenal sebagai tukang rampok dan jarah kafilah², yang memperkosa para wanita dan gadis di Mekah, mewujudkan reputasi baginya yang sesuai dengan reputasi pengikutnya.
Al-Halabiyah, penulis riwayat hidup Muhammad, melaporkan reaksi suku² Arab terhadap tawaran Muhammad bagi mereka untuk memeluk Islam. Jika mereka bersedia, maka Muhammad menjamin pada mereka anak² para suku yang dikalahkan akan menjadi budak² mereka, dan istri² dan para anak perempuannya akan jadi budak sex mereka. Al-Halabiyah menulis:
Tak ada seorang pun diantara suku² itu yang menerimanya, dan mereka berkata, “Masyarakat seseorang jauh lebih mengenal tentang orang itu. Apakah kau pikir orang itu cocok bagi kami, padahal dia telah merusak masyarakatnya sendiri?” [16]
[16] Halabieh 2, hal. 158
Dengan kata lain, penolakan suku² Arab terhadap Muhammad berdasarkan pengakuan Muhammad sebagai pembaharu agama, tapi dia sendiri menyalahgunakan dan menyesatkan masyarakatnya. Aku pribadi yakin bahwa mereka berpendapat begitu karena faktanya Muhammad bersahabat dengan kelompok kriminal di Mekah, yang terkenal dengan perbuatan cabulnya dan kebiasaannya merampas harta orang lain. Banyak dari mereka yang setelah memeluk Islam, mulai menyerang kafilah² yang melakukan perjalanan dari Mekah ke Syria.
sumber : http://islaminlightofhistory.wordpress.com/2011/03/14/bagian-vi-bab-1-pengikut-pertama-muhammad-di-mekah-dan-jin-islam/

Bagian VI Bab 3 Bagaimanakah Kita Menilai Moral Muhammad?

Muhammad secara terang²an menawarkan sex sebagai suap bagi Aws dan Khazraj
Usaha penyerangan pertama Muhammad terjadi ketika dia mengunjungi suatu suku untuk mengajukan tawarannya dan untuk mengetahui apakah mereka bersedia menerimanya atau tidak. Ketika dia tiba di tempat tinggal mereka, dia menemukan para wanita di situ. Dia menculik para wanita itu ke Medina, dan dia memberi perintah pada umat Muslim Medina untuk menikmati free sex dengan para wanita tersebut. [37] Dia melakukan ini untuk meyakinkan kedua suku Arab Medina bahwa dia benar² akan mewujudkan apa yang dijanjikannya, yang merupakan bagian dari perjanjian antara dia dan mereka.
Di manakah semua ini terjadi? Thaniat al-Wada’a terletak di luar kota Medina. Biografer Muhamad menjelaskan bahwa daerah ini dipakai Muhammad untuk melakukan percabulan. Buku Halabiyah berkata:
Ketika para sahabat Muhammad kembali ke Thaniat al-Wada’a dari Khaybar, mereka memanggil para wanita yang telah mereka setubuhi secara bebas dulu di Khaybar. [38]
Al-Wada’a adalah tempat tersendiri untuk melakukan hubungan sex dengan para wanita yang diculik dalam usaha penyerangan yang dilakukan Muslim bersama Muhammad. Muhammad mendorong sikap amoral dalam skala besar sampai pada lingkup di mana para wanita seluruh kota diseret ke sana untuk melayani kebutuhan sexual umat Muslim. Aku tanya sekarang, “Di sepanjang sejarah, agama manakah, selain agama Muhammad, yang didirikan di atas kegemaran sexual?? Sex merupakan karakteristik unik dari agama Muhammad. Para anthropologis mengatakan bahwa perbuatan free sex dan orgy (pesta sex) seperti ini seringkali dilakukan oleh pengikut berbagai sekte/aliran sesat yang terang²an menyembah setan. Umat Muslim seharusnya menyadari bahwa Tuhan yang sejati tentu membenci dosa dan sikap amoral. Kecabulan dan kerendahan akhlak yang diterapkan Muhammad untuk membangun agamanya menempatkan Islam sebagai kepercayaan yang sama rendah dengan kepercayaan klenik yang juga mempraktekkan perbuatan cabul tersebut.
Muhammad menanamkan kebencian dalam hati Muslim untuk bersiap melakukan Jihad terhadap seluruh non-Muslim, bahkan termasuk anggota keluarga mereka sendiri.
Setelah hijrah ke Medina, Muhammad mempersiapkan umatnya untuk melakukan Jihad. Muslim tidak diperbolehkan tinggal di daerah non-Muslim. [39] Dia menyuruh Muslim Mekah untuk berhijrah ke Medina, meninggalkan anak istri mereka yang non-Muslim. Tujuan hal ini adalah untuk memisahkan umat Muslim dari masyarakat non-Muslim mereka, agar Muhammad bisa lebih mudah mengontrol umatnya. Sebagai alat di tangannya, Muhammad dengan mudah memerintahkan mereka untuk melakukan perang dan perampokan yang telah direncanakannya terhadap seluruh kota² dan suku² Arabia.
Muhammad tidak memandang sebelahmata hubungan kekeluargaan, dan dia memerintahkan umatnya untuk tidak menunjukkan kebaikan terhadap anggota keluarga non-Muslim mereka. Dia mengatakan itu di Qur’an, Sura al-Mujadilah (58), ayat 22:
Kamu tidak akan mendapati sesuatu kaum yang beriman kepada Allah dan hari akhirat, saling berkasih sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya, sekalipun orang-orang itu bapak-bapak, atau anak-anak atau saudara-saudara atau pun keluarga mereka. Mereka itulah orang-orang yang Allah telah menanamkan keimanan dalam hati mereka dan menguatkan mereka dengan pertolongan yang datang daripada-Nya. Dan dimasukkan-Nya mereka ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya. Allah rida terhadap mereka dan mereka pun merasa puas terhadap (limpahan rahmat) -Nya. Mereka itulah golongan Allah. Ketahuilah, bahwa sesungguhnya golongan Allah itulah golongan yang beruntung.
Di Qur’an, Sura at-Taubah (9), ayat 23 dan 24, Muhammad berkata:
Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu jadikan bapak-bapak dan saudara-saudaramu pemimpin-pemimpinmu, jika mereka lebih mengutamakan kekafiran atas keimanan dan siapa di antara kamu yang menjadikan mereka pemimpin-pemimpinmu, maka mereka itulah orang-orang yang lalim.
Katakanlah: “Jika bapak-bapak, anak-anak, saudara-saudara, istri-istri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan rumah-rumah tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai daripada Allah dan Rasul-Nya dan (dari) berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya.” Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang fasik.
Melalui ayat² ini Muhammad menerapkan dasar bagi umatnya untuk bersikap memusuhi anggota keluarga mereka sendiri. Hal ini dilakukannya agar umatnya siap melakukan Jihad melawan anggota² keluarga mereka yang tinggal di Mekah dan menolak menjadi Muslim. Di ayat 24, dia mengajarkan bahwa umat Muslim harus lebih mencintai Jihad daripada mencintai sanak keluarga mereka. Setelah Muhammad menanamkan kebencian di hati umatnya terhadap para bapak, saudara laki, istri, dll, dia menambahkan ayat pembunuhan dalam Qur’an, Sura at-Taubah, ayat 123:
Hai orang-orang yang beriman, perangilah orang-orang kafir yang berhubungan denganmu, dan hendaklah mereka menemui kekerasan daripadamu, dan ketahuilah, bahwasanya Allah beserta orang-orang yang bertakwa.
Kata Arab untuk kata “berhubungan denganmu” dalam ayat ini adalah “Yalunakum.” Berdasarkan penafsir Qur’an, kata Yalunakum ini berarti “mereka dalam keluargamu yang dekat hubungannya denganmu, seperti bapak, anak laki, saudara laki, dan sepupu laki.” Al-Sabuni, penafsir Qur’an modern, memberi komentar tentang ayat di atas sebagai berikut:
Mereka harus memulai peperangan dengan anggota keluarga terdekat sampai mereka mencapai orang² yang lebih jauh hubungannya dengan mereka. [40]
Setelah Muhammad melarang menunjukkan kebaikan kepada ayah dan anggota keluarga di Q 9:23-24, dia melangkah lagi ke hal yang lebih buruk. Di ayat 123 tertulis bahwa Muhammad memerintahkan pembantaian ayah dan sanak keluarga yang tidak mau menjadi Muslim.
Bapak kafir dibunuh anak lakinya yang Muslim, dan Muhammad melarangnya untuk menunjukkan sikap menyesal atau sedih.
Setelah Muhammad mempersiapkan umatnya untuk membenci dan memerangi anggota keluarga mereka yang kafir, dia lalu mempimpin umatnya untuk mengungkapkan kebencian yang paling hebat yang pernah dicatat dalam sejarah manusia. Muhammad memimpin umatnya untuk menyerang kafilah² dagang Mekah, merampok harta bendanya, dan membunuh para pemimpinnya. Ketika masyarakat Mekah mengetahui kekayaan kota mareka dirampok oleh Muhammad dan umatnya, mereka berusaha mempertahankan apa yang menjadi milik mereka. Lalu Muhammad menyuruh umatnya untuk memerangi pasukan Mekah yang mencoba mempertahankan kafilahnya.
Tapi kemudian Muhammad melihat bahwa banyak dari pasukan Mekah yang merupakan ayah dari para umatnya. Muhammad lalu memerintahkan umat Muslim untuk berperang melawan ayah mereka sendiri. Dia tahu bahwa para bapak itu tidak akan tega membunuh putra mereka, meskipun putra mereka telah menjadi pengikut Muhammad dan mengancam keamanan perdagangan kota mereka. Justru karena itulah dia memilih umat Muslim Mekah untuk memerangi bapak mereka sendiri. Akibatnya, banyak bapak kafir yang terbunuh putra Muslim mereka sendiri. Di perang Uhud, Abu Ubaidah bin al-Jarrah membunuh ayahnya sendiri, dan dia lalu menjadi salah seorang pemimpin pasukan Islam.
Muhammad tidak hanya menyuruh Muslim membunuh bapak kafir mereka sendiri, tapi juga melarang Muslim untuk menunjukkan sikap sedih dan menyesal atas kematian bapak mereka. Abi Hudaifah ابي حذيفة membunuh ayahnya dalam penyerangan. Setelah itu, Muhammad mulai membuangi mayat² kafir ke dalam sumur. Abi Hudaifah melihat mayat ayahnya yang dibunuhnya, dibuang ke dalam sumur. Ketika Muhammad melihat raut wajahnya, dia berkata pada Abi Hudaifah, “Tampaknya kamu berperasaan tertentu pada ayahmu?” [41] Abi Hudaifah mengerti bahwa jika dia menunjukkan kesedihan, maka Muhammad akan marah padanya. Maka dia berkata, “Aku tidak berdukacita atas ayahku. Tapi demi Allah aku tahu ayahku adalah orang yang baik, murah hati dan disenangi. Aku berharap dia seharusnya menjadi Muslim.” [42]. Sekarang aku bertanya pada teman Muslim, “Apakah anak laki yang membunuh bapaknya sendiri itu melakukan perbuatan yang benar?” Anak laki itu mengakui kebaikan sifat ayahnya. Bukankah sifat yang baik, murah hati, dan disenangi menunjukkan bahwa kedudukan akhlak ayah itu lebih tinggi daripada putranya yang membunuhnya dan orang yang memerintahkan putra itu untuk membunuh bapaknya? Tiada sejarah apapun yang bisa menyamai kekejaman seperti ini!
SUMBER : http://islaminlightofhistory.wordpress.com/2011/03/12/bagian-vi-bab-3-aturan-moral-muhammad/
INI SEBAGIAN ISI DARE BUKU Islam: In Light of History By Rafat Amari
---------------------------------

INI DAFTAR BUKU BAGUS YANG SEBAENYE LO BELI N BACA. HA...7X
1. CHRIST, MUHAMMAD AND I by Mohammad Al Ghazoli 
  by Mark A. Gabriel
by Craig Winn 
4. LEFT BEHIND by Jerry B. Jenkins 
5. LEFT BEHIND by Tim F. LaHaye 
6. ISLAMIC INVASION by Robert A. Morey 
8. Antichrist: Islam's Awaited Messiah by Joel Richardson 
11. Islam: In Light of History By Rafat Amari
14. The Torn Veil by Gulshan Esther 
15. Why I Am Not a Muslim by Ibn Warraq 
16. Why I Am Not A Moslem by Dr. Peter S. Ruckman 
20. Islam And The Jews: The unfinished battle by Mark A. Gabriel 
22. Slavery, Terrorism and Islam by Peter Hammond 
24. Islam Exposed by Floyd McElveen 
27. The Destiny of Islam in the End Times by Faisal Malick 
28. 10 Amazing Muslims Touched by God by Faisal Malick 
32. The Hidden Life of The Prophet Muhammad by Dr. A. A. Ahmed 
34. Islam in the End Times by Ellis H. Skolfield
35. Muhammad is The Antichrist by Cole Steele 
36. Islam - The Dark Night Of Humanity by G. P. Geoghegan 
38. What the Koran Really Says by ibn warraq
    43. Iran: Desperate for God by The Voice of the Martyrs 


LO CUKUP BACA BEBERAPA AJE DARE REKOMENDASI BUKU DI ATAS. MAKA LO AKAN KAGET NGELIAT BETAPA JAHATNYE ESLAM. HA...7X

YAH JELAS JAHAT LAH KARNA ALLAH SWT ADALAH IBLIS N MAMAD ADALAH ANTIKRIS. HA...7X

SEBENERNYE SIH, ALLAH SWT PIKTIP ALIAS BERHALA DEWA BULAN ARAB N DI ISRAEL NAMANYE BAAL. HA...7X

N JIBRIL ADALAH IBLIS YANG MENYAMAR SBAGE MALAIKAT TERANG.

2 KORINTUS 11:14-15

14 Hal itu tidak usah mengherankan, sebab Iblis pun menyamar sebagai malaikat Terang. 

15 Jadi bukanlah suatu hal yang ganjil, jika pelayan-pelayannya menyamar sebagai pelayan-pelayan kebenaran. Kesudahan mereka akan setimpal dengan perbuatan mereka. 


FATHER - GOD

Yesus.
 1. Jesus Christ: The Real Story by United Church of God 
6. Jesus Humanity and the Trinity by Kathryn Tanner
9. Jesus Christ, Disciplemaker by Bill Hull 
11. Life of Christ by Fulton J. Sheen 
16. The Cross of Christ by John Stott 
17. Jesus for the Non-Religious by John Shelby Spong


Trinity.
3. Trinity by Joseph F. Girzone
8. The Trinity (Guides to Theology) by Roger E. Olson
9. The Biblical Doctrine of the Trinity by B.B. Warfield 


Holy Spirit.
1. Good Morning, Holy Spirit by Benny Hinn 
3. Baptism in the Holy Spirit by Derek Prince 
4. Experiencing The Holy Spirit by MURRAY ANDREW 
7. 7 Things The Holy Spirit Will Do In You by Pastor Chris Oyakhilome PhD 




others.
1. The Purpose Driven Life by Rick Warren 
3. The World On Fire by Rick Joyner 
5. The Final Quest by Rick Joyner 
7. Epic Battles of the Last Days by Rick Joyner 
8. The Prophetic Ministry by Rick Joyner 
9. The Harvest by Rick Joyner 
11. He Came To Set The Captives Free by Rebecca Brown 
12. Becoming A Vessel Of Honor by BROWN REBECCA 
13. Prepare For War by BROWN REBECCA 
14. The Gifts of the Body by Rebecca Brown 
15. Unbroken Curses by Rebecca Brown 
16. Church of Lies by Flora Jessop 
19. When God's Purpose Becomes Personal by Matthew Omaye Ajiake 
Buy new: $14.39 / Used from: $7.95
22. Blessing or Curse: You Can Choose by Derek Prince 
23. Secrets of a Prayer Warrior by Derek Prince 
24. Does Your Tongue Need Healing? by Derek Prince 
27. Entering The Presence Of God by Derek Prince 
33. Snakes in the Lobby by Scott MacLeod 
34. Why I Am A Christian by John Stott
36. Demons in the Church by Ellis H. Skolfield


41. The Bible Code by MichaelDrosnin 
42. Bible Code II: The Countdown by Michael Drosnin 
43. Bible Code III: Saving the World by Michael Drosnin 
45. Bible Code Bombshell by R. Edwin Sherman 





KALO MO NGELIAT YANG LEBIH BANYAK MAKA KLIK DI SINI :


---------------------------------


My blogs are now at the click of a variety of countries including Indonesia, the United States, Britain, Germany, France, Russia, Canada, India, Japan, Saudi Arabia, United Arab Emirates, Syria, Egypt, Australia, New Zealand, Malaysia, Brunei Darussalam, Hongkong, Singapore, China, Taiwan, Argentina, Colombia, Serbia, Morocco, Algeria, Brazil, Moldova, Macedonia, Netherlands, Spain, South Korea, Timor Leste, Norway, Belgium, Romania, Vietnam, Bulgaria, Albania, Azerbaijan, Mexico, Venezuela, Swedish, Irish, Turkey, Italy, Cile, Austria, and others.

Here's a list of my blogs:



so help me with prayer and purchase books written by me.

Here's a list of my books: 

English Version :

BELI BUKU GUE NYOK. ha...7x
Biar gue bisa full time menyebarkan injil.
BIAR NAMA YESUS DITINGGIKAN DAN DIMULIAKAN DI SELURUH BUMI. HA...7X

Filipi 2:5-11
5 Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus,
yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan, 
7 melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia.
8 Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.
9 Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama, 
10 supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi, 
11 dan segala lidah mengaku: ''Yesus Kristus adalah Tuhan,'' bagi kemuliaan Allah, Bapa! 

TRANSFER UANG PEMBELIAN BUKU/HAK LISENSI KE :

Richard Nata
Bank Central Asia, Tbk, Indonesia
002-157-6394

SETELAH ITU KIRIM EMAIL DISERTAI BUKTI TRANSFER KE  
guerich007@gmail.com

ATAU SMS KE 62-8889910822 ( SMS ONLY, NO PHONE CALL ).

Jangan lupa, beritahukan buku apa yang anda beli dari kami.

LORD JESUS BLESS YOU


AMEN

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...