Friday, May 17, 2013

mantan imam arab bongkar kebusukan mamad. ha...7x ( 3/3 )


Here's a list of my books: 
1. Negara Israel bukti YAHWE adalah Pencipta alam semesta.
2. Bukti Yesus Kristus adalah YAHWE. 
3. Kutuk Poligami.

BELI BUKU GUE NYOK. ha...7x
Biar gue bisa full time menyebarkan injil.
BIAR NAMA YESUS DITINGGIKAN DAN DIMULIAKAN DI SELURUH BUMI. HA...7X

Filipi 2:5-11

5 Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus,
6 yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan, 
7 melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia.
8 Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.
9 Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama, 
10 supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi, 
11 dan segala lidah mengaku: ''Yesus Kristus adalah Tuhan,'' bagi kemuliaan Allah, Bapa! 

======================


Re: Imam Arab "Zaki Amin" Murtad

oleh Admin • Jumat 3 April 2009 pk 21.34
Bagian 17
Perlakuan Muhammad atas Para Budak

Muhammed memiliki 24 budak lelaki dan 11 budak perempuan.

Dlm Qur’annya, Mohammad mendiskriminasi lelaki berdasarkan warna kulit mereka. Katanya: (Q 2:178)
"Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu qishaash berkenaan dengan orang-orang yang dibunuh; orang merdeka dengan orang merdeka, hamba dengan hamba dan wanita dengan wanita." [76]
[76] Qur’an, Sura 2 (Al Baqarah – Sang Sapi), ayat 178.

Ini berarti bahwa jika seorang lelaki berkulit putih membunuh lelaki kulit putih lainnya, sang pembunuh harus dihukum dengan pembunuhan pula karena telah membunuh seorang manusia, TAPI jika seorang lelaki berkulit putih membunuh seorang lelaki berkulit hitam, si lelaki berkulit putih TIDAK boleh dihukum dengan pembunuhan karena ia dianggap TIDAK membunuh seorang manusia; si pembunuh cukup membayar ganti rugi saja.

Ibn Kathir [77], penafsir ternama Qur’an, menjelaskan ayat diatas dengan mengatakan bahwa seorang budak cuma komoditi, dan jika seorang budak tewas karena ketidaksengajaan orang lain, tidak ada kewajiban untuk membayar kompensasi bagi dirinya. Muhammad juga mengatakan hal dibawah ini dlm Qur’an:
[77] Ibn Kathir, hal. 233.

Q 4:92
"... dan barang siapa membunuh seorang mukmin karena tersalah (hendaklah) ia memerdekakan seorang hamba sahaya yang beriman ...” [78]
[78] Qur’an, Sura 4 (An-Nisa - Wanita) , ayat 92.

Hal ini berarti bahwa jika seorang lelaki membunuh lelaki lain tanpa sengaja, ia bisa menghapus dosanya dengan membebaskan budak Muslim, tapi TIDAK budak² non-Muslim! Budak² non-Muslim TIDAK AKAN PERNAH DIBEBASKAN DARI PERBUDAKAN. Jika Muhammad memang ingin membebaskan semua budak tanpa kecuali, mengapa ia tidak menyatakannya dengan jelas dlm Qur’annya ? Ingatlah wahai Yahudi2 & Kristen2 yang simpati pada Islam: Islam TIDAK AKAN PERNAH MEMBEBASKAN KALIAN DARI PERBUDAKAN!

Muhammad ingin meningkatkan jumlah tentara dan pengikutnya. Ia menganggap budak sbg komoditi dan bagian dari harta benda yang bisa diwariskan. Ini insiden yang menjelaskannya :

Seorang Muslim yang sedang sekarat ingin membebaskan 6 budaknya. Setelah kematiannya, pewaris²nya mengeluh kepada Muhammad. Muhammad mengatakan “Seandainya saya tahu bahwa ia melakukan itu, saya tidak akan berdoa bagi jenazahnya !” [79] Muhammad menyesal telah berdoa bagi seorang Muslim yang membebaskan budak²nya ! Cerita itu berlanjut …
[79] Musnad Al-Imam Ahmed, perkataan nomer 19158.

“Akhirnya Muhammad membeli keenam budak itu dan melakukan lotere, ia hanya membebaskan dua budak dan mengembalikan keempatnya kembali kepada para pewaris !"

Muhammad melegitimasi cara² untuk mengembalikan budak² ke dunia perbudakan dan MEMUKULI mereka. Katanya, majikan BOLEH MEMUKUL budaknya, kecuali wajahnya [80], karena itu akan membuat mereka cacad dan MENGURANGI HARGA MEREKA SBG KOMODITI!
[80] Sahih Al Bukhari, pernyataan Al atik, nomer 2559.

Dlm ayat lain, Muhammad mengeluarkan keputusan terhdp seorang wanita yang berzinah dan melakukan diskriminasi atas hukuman, tergantung status wanita itu sbg majikan atau budak. Ini ayatnya :

Q 4:25
dan apabila mereka telah menjaga diri dengan kawin, kemudian mereka mengerjakan perbuatan yang keji (zina), maka atas mereka separo hukuman dari hukuman wanita-wanita merdeka yang bersuami. [81]
[81] Qur’an, Sura 4 (An-Nisa – Wanita), ayat 25.

Jika dosa zinah dilakukan oleh budak wanita (menikah atau tidak) hukumannya 50 cambukan, sementara wanita merdeka harus DIRAJAM SAMPAI MATI. [82] Lagi2 Muhammad menegaskan bahwa budak adalah KOMODITI yang tidak boleh dibunuh karena ini hanya membawa kerugian finansial bagi majikan2 mereka.
[82] Ibn Kathir, hal. 463.


Bagian 18
Perlakuan Muhammad terhadap Para Wanita

Inilah yang dikatakan Muhammad akan para wanita:
[83] “Negara yang diketuai oleh seorang wanita tidak akan pernah sukses.”
[83] Sahih Al Bukhari, bab Peperangan, nomer 4425.

[84] "Dosa terburuk dan gangguan dari kesalehan yang kutinggalkan bagi pria adalah wanita."
[84] Sahih Al Bukhari, bab Zinah, nomer 5096.

[85] "Ketika aku berdiri di hadapan pintu neraka, aku melihat kebanyakan penghuninya adalah wanita."
[85] Sahih Al Bukhari, bab Zinah, nomer 5196.

[86] "Wanita itu kurang cerdas dan kurang beriman."
[86] Sahih Al Bukhari, bab Datang Bulan, nomer 304.

[87] "Jika aku diperintahkan berlutut di hadapan orang lain, maka kau akan memerintahkan wanita berlutut di hadapan suaminya."
[87] Istri² Muhammad, al Sharawy, hal. 66.

[88] "Jika pria memanggil istrinya untuk berhubungan seks dan istri itu menolaknya, maka para malaikat akan mengutukinya sampai subuh."
[88] Sahih Al Bukhari, bab Zinah, nomer 5194.

[89] "Jika pria memanggil istrinya untuk berhubungan seks, maka istri itu harus segera datang bahkan jika saat itu dia sedang berada di dapur."

"Suami berhak berhubungan seks dengan istrinya, bahkan jika istrinya sedang menunggangi unta." [89]
[89] Nikah dan Cerai dalam Islam, Ghassan Ascha, hal. 54.

"Wanita tidak boleh puasa sebelum diijinkan suaminya." [90]
[90] Sahih Al Bukhari, bab Zinah, nomer 5192.


Memukul Wanita

Dalam Qur'an dan Hadisnya, Muhammad menghalalkan pemukulan terhadap istri dalam pertikaian apapun dengan suami. Kekerasan, pemukulan, dan penindasan fisik merupakan dasar hubungan pernikahan dan tradisi masyarakat Muslim untuk memecahkan masalah apapun.

Muhammad berkata dalam Qur'annya:
Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allâh telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka. Sebab itu maka wanita yang saleh, ialah yang taat kepada Allâh lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allâh telah memelihara (mereka). Wanita-wanita yang kamu khawatirkan nusyuznya, maka nasihatilah mereka dan pisahkanlah mereka di tempat tidur mereka, dan pukullah mereka. Jika istri menerima keadaan suami, maka suami harus berhenti memukulinya, karena jika dia terus melakukan hal itu, maka itu merupakan kekejaman. Sesungguhnya Allâh Maha Tinggi lagi Maha Besar. [91]
[91] Qur'an, Sura An-Nisa, ayat 34.
[96] Sahih Al Bukhari, perkataan sang Nabi, nomer 3328; Sahih Muslim, bagian Datang Bulan, perkataan nomer 471.

Jadi, pertama-tama sang suami harus menasehati istrinya, dan jika sang istri tidak menurut, maka suami tidak usah menyetubuhinya. Jika hal ini juga tidak berhasil, maka sang suami berhak menghukum dan memukul istrinya.

Di kalimat terakhir, keadilan gaya Muhammad tampak jelas dari perkataannya:
"Jika istri menerima keadaan suami, maka suami harus berhenti memukulinya, karena jika dia terus melakukan hal itu, maka itu merupakan kekejaman." Dan katanya Muhammad ini menentang kekejaman! Muhammad senidri memukul dada Aisyah. [92] Muhammad juga berkata, "Pria harus menggantung cambuknya di tempatnya di mana seluruh keluarganya bisa melihatnya" [93] dan lalu "Pria tidak akan ditanyai alasan mengapa dia memukuli keluarganya" [94].
[92] Nikah dan Cerai dalam Islam, Ghassan Ascha, hal. 62.
[93] Nikah dan Cerai dalam Islam, Ghassan Ascha, hal. 62.
[94] Nikah dan Cerai dalam Islam, Ghassan Ascha, hal. 62.

Muhammad Memerintahkan Sunat bagi Wanita

Muhammad menganut tradisi Baduy Arab memotong klitoris wanita dengan mengatakan sunat adalah kewajiban bagi pria, dan perbuatan terhormat bagi wanita [95]. Muhammad menjelaskan alasan pemotongan klitoris ini karena: wanita bisa ejakulasi (mengeluarkan sperma) terlebih dahulu sebelum pria!! Andaikata hal ini memang benar, lalu apa masalahnya? Masalahnya adalah karena Muhamamd mengira hal ini akan membuat wanita itu melahirkan anak laki yang feminin. [96] Hal inilah yang ditakuti masyarakat Baduy Arab. Mereka lebih memilih punya anak laki yang kuat dan ganas, karena anak perempuan melambangkan kelemahan bagi mereka.
[95] Musnad Al-Imam Ahmed, perkataan nomer 19794.

Kawin Paksa

Salah satu hukum yang paling penuh dusta dan sangat tidak adil dari Muhammad terhadap wanita adalah kawin paksa. Muhammad berkata: "Jika pria berpura-pura menerima wanita untuk dinikahinya dengan membawa dua saksi palsu untuk menyaksikan pernikahan itu, dan jika imam menyatakan kebenaran pernikahan itu, meskipun pihak pengantin pria dan dua saksinya tahu bahwa pihak pengantin wanita menolak pernikahan itu, maka pernikahan itu tetap dianggap halal dan sah." [97]
[97] Sahih Al Bukhari, Al hee' al, perkataan nomer 6969, 6970, 6971.

Hal ini berarti jika seorang Muslim melamar wanita tapi wanita itu menolak menikah dengannya, maka Muslim itu bisa membawa dua saksi palsu untuk bersaksi bahwa wanita tersebut adalah istrinya, dan dengan demikian pernikahannya dianggap sah dan pria itu punya hak penuh untuk memperkosa wanita tersebut sebagai istrinya. Wanita itu tidak bisa menolak dikawini Muslim, bahwa jikalau pernikahan itu hanyalah pura² saja. Wanita itu tetap harus mau dinikahi, dan Muhammad pun menghalalkannya. Aturan ini benar² menunjukkan kebencian Muhammad terhadap wanita. Wanita manapun bisa dipaksa jadi istri dengan alasan dan methoda apapun, termasuk penipuan dan pemalsuan.

Muhammad menghalalkan perserongan melalui hubungan seks dengan pelacur dalam Qur'annya:
Maka para wanita yang telah kamu nikmati, berikanlah kepada mereka maharnya sebagai suatu kewajiban; dan setelah mahar dibayar, kalian setuju untuk berpisah, maka tiada kesalahan padamu, [98]

(Adadeh: terjemahan Qur'an Indonesia mengganti kata wanita menjadi istri).
Hal ini berarti jika seorang Muslim ingin berhubungan seks dengan wanita yang bukan istrinya, maka Muslim boleh bersetubuh dengan wanita itu, asalkan wanita itu bersedia dan Muslim membayarnya dengan harga yang disetujui wanita tersebut. Dengan kata lain, Muslim halal untuk menikmati pelacuran sesaat. [99]
[98] Qur'an, Sura 4 (An-Nisa - Wanita), ayat 24.
[99] Sahih Al Bukhari, bab Zinah, nomer 5116.


Hukum Rajam

Hukum masyarakat Baduy terhadap perzinahan adalah hukum cambuk dan pengasingan selama setahun. Karena Islam berkembang dari pemikiran dan kepercayaan Baduy, Muhammad pun mencontek hukuman ini seperti yang dinyatakannya dalam Qur'an:
Perempuan yang berzina dan laki-laki yang berzina, maka deralah tiap-tiap seorang dari keduanya seratus kali dera, dan janganlah belas kasihan kepada keduanya mencegah kamu untuk (menjalankan) agama Allâh, jika kamu beriman kepada Allâh, dan hari akhirat, dan hendaklah (pelaksanaan) hukuman mereka disaksikan oleh sekumpulan dari orang-orang yang beriman. [100]
Muhammad mengatakan bahwa malaikat pembawa wahyu yang menyampaikan hukum ini padanya.
[100] Qur'an, Sura 2 (An Nur), ayat 2.

Muhammad pertama kali menyaksikan hukuman rajam ini saat perajaman dilaksanakan terhadap wanita Yahudi yang berzinah. [101] Dia tercengang melihat hukuman rajam ini dan pergi ke sekolah Yahudi untuk menanyakan hal ini. Abdullah bin Salam, Yahudi yang lalu jadi Muslim, menemani Muhammad. Orang² Yahudi tidak mau menjelaskan hukum rajam itu padanya, karena mereka tahu tujuan Muhammad adalah mengutip semua rincian hukum ini dalam Qur'annya dan lalu mengakuinya sebagai wahyu dari malaikat. Karena itulah, para Yahudi menyatakan bahwa mereka mengikat para pezinah, menjemurnya di bawah terik matahari, dan memukuli mereka. Mereka berkata tidak ada hukum rajam dalam Taurat.
[101] Sahih Al Bukhari, tafsir Qur'an, perkataan nomer 4556.

Abdullah bin Salam menantang mereka dengan menghardik, "Pendusta!" Muhammad mulai memohon jawaban dari kaum Yahudi tentang hukum rajam, "Aku mohon kalian, demi nama Tuhan, yang memberi Taurat pada Musa, aku memohon kalian dalam namaNya yang menyelamatkan bani Israel dari hukuman Firaun dengan membelah laut, penyediakan awan sebagai penaung, dan menurunkan Manna dan burung puyuh." [102] Muhammad terus memohon sampai akhirnya salah seorang dari kaum Yahudi membacakan Taurat baginya tapi sambil menutupi keterangan hukum rajam dengan tangannya. Dia membaca bagian atas dan bawah tangannya, sambil melewati keterangan tentang hukum rajam. [103]
[102] Ibn Kathir, hal. 619-620.
[103] Sahih Al Bukhari, tafsir Qur'an, perkataan nomer 4556.

Abdullah bin Salam merenggut tangan orang Yahudi itu sambil berkata, "Apa yang kau sembunyikan?" Orang Yahudi itu menjawab, "Hukum rajam." Sejak saat itu, Muhammad tahu bahwa hukuman bagi pezinah dalam Yudaisme adalah hukum rajam, tapi dia tidak tahu aturan rincinya, sehingga Muslim harus mencontek terlebih dahulu pada Taurat untuk bisa melakukannya. Muhammad berkata dalam Qur'annya:
Sesungguhnya Kami telah menurunkan Kitab Taurat di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), yang dengan Kitab itu diputuskan perkara orang-orang Yahudi oleh nabi-nabi yang menyerah diri kepada Allâh, oleh orang-orang alim mereka dan pendeta-pendeta mereka, disebabkan mereka diperintahkan memelihara kitab-kitab Allâh dan mereka menjadi saksi terhadapnya. Karena itu janganlah kamu takut kepada manusia, (tetapi) takutlah kepada-Ku. Dan janganlah kamu menukar ayat-ayat-Ku dengan harga yang sedikit. Barang siapa yang tidak memutuskan menurut apa yang diturunkan Allâh, maka mereka itu adalah orang-orang yang kafir. [104]
[104] Qur'an, Sura 5 (Al-Maidah), ayat 44.

Lebih jauh lagi, Muhammad mengatakan: "Keputusanku dan penghakimanku berdasarkan apa yang tertulis dalam Taurat." [105] Karena penolakan dari pihak kaum Yahudi, maka Muhammad tidak mencantumkan hukum rajam itu dalam Qur'an. Tapi dia menerapkan hukum rajam yang brutal dan keji ini dan menghalalkannya dalam Islam. [106] Para ulama Islam jaman sekarang kebingungan tentang penghalalan hukum ini, karena tiada aturannya dalam Qur'an.
[105] Asbabb Al Nuzzul, Al Neassbory, hal. 197.
[106] Sahih Al Bukhari, Al Muharben, perkataan nomer 6830.

Kebencian Muhammad pada wanita dan diskriminasi yang diterapkannya pada wanita bahkan juga tampak jelas dalam aturan rajam bagi pezinah. Pezinah pria harus berdiri di tengah lapangan dikitari para Muslim yang akan merajamnya. Jika batu pertama tidak berakibat fatal, maka pria ini bisa melarikan diri. Hukumannya lalu dianggap sudah selesai dan kenyataan dia mampu menyelamatkan diri dianggap sebagai kehendak Allâh untuk menyelamatkannya. Sebaliknya, pezinah wanita harus ditanam di lubang besar di tengah lapangan dan dikubur sampai batas bahunya, sambil dikitari Muslim yang merajamnya. Dengan demikian wanita itu tidak bisa melarikan diri, dan dengan demikian Muhammad bisa yakin bahwa wanita itu pasti mati.

Muhammad mengaku bahwa malaikat pembawa wahyu sering mengunjunginya beberapa kali sehari untuk memberitahunya tentang segala sesuatu yang terjadi di sekitarnya, seperti siasat untuk membunuhnya, terutama yang direncanakan oleh kaum Yahudi, seperti suku Bani Nadir.

Jika memang benar begitu, mengapa Muhammad harus mengemis-ngemis minta jawaban dari kaum Yahudi tentang aturan hukum rajam? Mengapa kita harus baca Taurat untuk bisa menerapkan aturan rajam ini? Dan kenapa Allâh mengirim Muhammad dan Qur'annya jika kita harus mengikuti Taurat?
Admin

Tulisan: 458
Bergabung: Rabu 19 November 2008 pk 22.45
Kembali ke atas

Re: Imam Arab "Zaki Amin" Murtad

oleh Admin • Jumat 3 April 2009 pk 21.41
Bagian 19
Terorisme dan Kebrutalan Pikiran dan Tindakan Muhammad

Umm Kirfa (Fatima bint Rabia bin Bader AlFazarri) adalah wanita yang jadi pemimpin sukunya dan dia merupakan lambang kehormatan dan status sosial yang tinggi. Kita tahu akan hal ini melalui 50 pedang yang tergantung pada kudanya, yang diterimanya sebagai hadiah dari para ketua suku lainnya. Dia juga memiliki 12 anak laki. [107]
[107] Al Sira Al Nabawiya Al Halabiya, bagian 3/ hal. 180.

Sayangnya, pengikut Muhammad lalu menyerang suku Umm Kirfa dengan cara bersembunyi di siang hari dan menyerang tiba² di malam hari. [108] Umm Kirfa dan anak perempuannya yang cantik ditangkap pengikut Muhammad.
[108] Al Sira Al Nabawiya Al Halabiya, bagian 3/ hal. 174; Ibn Hisyam, bagian 4, hal. 273; Systematic Reading in Islam oleh Dr. Al Najar, hal. 58.

Muslim tidak suka pada wanita yang menjadi pemimpin, karena Muhammad berkata, "Negara yang diketuai seorang wanita tidak akan pernah berhasil." Karena itu, para pengikut Muhammad menyiksa Umm Kirfa dengan cara mengikatkan kaki²nya ke dua unta yang dilarikan ke dua arah yang berbeda, sehingga membelah dua tubuh Umm Kirfa. Mereka lalu memotong-motong tubuhnya dan mempersembahkan kepalanya bagi Muhammad di Medinah.

Muhammad lalu memerintahkan agar kepala Umm Kirfa dipertontonkan di sepanjang jalan Medinah sebagai contoh perbuatan yang baik. Muhammad lalu memberikan anak perempuan Umm Kirfa yang cantik jelita pada pamannya yakni Huzan bin Abi Wahab untuk dinikmati.

Ketika Muhammad menguasai Khaybar, dia mengira Kinanah bin Rabi memiliki harta suku Bani Nadir, sehingga dia mengancam akan membunuhnya jika dia tidak memberitahu lokasi harta itu. [109] Salah satu pengikut Muhammad mengatakan Kinanah sering mengunjungi suatu tempat di daerah itu, jadi Muslim menggali tempat itu tapi tak menemukan apapun. Muhammad lalu menyuruh pengikutnya yakni Zabir bin Awwam untuk menyiksa Kinanah sampai mengaku. Zabir membakar dada dan tubuh Kinanah sampai Kinanah tak sadar diri. Ketika Kinanah sadar dari pingsannya, Muhammad memerintahkan pengikutnya yang lain yakni Muhammad bin Mosalamh untuk menyiksa Kinanah lagi dan akhirnya memenggalnya.
[109] Ibn Hisyam, bab 3/hal. 366.

Kisah lain menyatakan seorang pengikut Muhammad yang miskin di Medinah hanya memiliki seorang budak Kristen saja. Muhammad menolongnya dengan cara melelang budak Kristen itu sendiri agar harganya lebih tinggi. [110] Naim bin Naham membeli budak itu dengan harga 800 dirham. Hal ini menunjukkan bahwa para Muslim Sudan yang menjual budak² Kristen hanya mengikuti ajaran agama Islamnya dan melakukan hal yang persis sama seperti yang dilakukan Nabi mereka.
[110] Sahih Al Bukhari, al Akrah, perkataan nomer 6947.

Perlakuan Rasis Muhammad terhadap Orang² Turki

Muhammad membenci Persia, yang merupakan kekaisaran yang terdekat dengan masyarakat Baduy. Tidak hanya itu, Muhammad juga membenci orang² Turki dengan mengatakan pada pengikutnya orang² Baduy bahwa, “Sebelum akhir jaman, kalian akan memerangi masyarakat Turki, yang matanya kecil dan hidungnya pesek dan punya wajah merah jelek, seperti perisai ringsek.” [111] Penjabarannya terhadap masyarakat Turki sangat penuh hinaan dan agresif, dan menunjukkan pandangannya terhadap negara lain. Satu² negara yang dihormati Muhammad hanyalah negaranya sendiri. Dia memandang orang dari negara lain sebagai musuh, atau sasaran untuk dijadikan budak.
[111] Sahih Al Bukhari, Jihad dan Biografi, perkataan nomer 2928 dan 2927.

Muhammad adalah Seorang Pembunuh

Tatkala Muhammad berkata bahwa dia “hidup dari ujung tombakku,” dia memang mengatakan hal ini secara harafiah, karena memang dia betul² hidup melalui penggunaan ujung tombaknya.

Muhammad membunuh Abi bin Khalaf bin Wahab dengan menusuknya pakai tombaknya. [112]
[112] Ibn Hisyam, bab 3, hal. 90 dan 143; Al Sira Al Nabawuya (Al Halabiya) Khaffaji Al Halabi, bab 2, hal. 237.

Beberapa tahun sebelumnya, Bin Wahab menampar muka Muhammad [113], dan Muhammad tidak pernah lupa akan hal ini. Muhammad membunuhnya karena alasan pribadi balas dendam. Ini pun bukan manusia pertama yang dibunuhnya.

Muhammad juga membunuh Amro bin Umer [114] dengan pedangnya; dan setelah pulang dia meminta anaknya yakni Fatimah untuk mencuci pedangnya. [115]
[113] Sirat Rasul (Ibn Ishaq), hal. 125.
[114] ibid.
[115] Ibn Hisyam, bab 3, hal. 111.

Kebenaran telah disembunyikan selama 1.400 tahun – Muhammad adalah seorang pembunuh.

TAMAT.


Silakan download seluruh terjemahan buku Zaki Amin di sini:
FILE DOKUMEN HIDUP DARI UJUNG TOMBAKKU
=================================
Admin

Tulisan: 458
Bergabung: Rabu 19 November 2008 pk 22.45
Kembali ke atas

Re: Imam Arab "Zaki Amin" Murtad

oleh Admin • Senin 18 Mei 2009 pk 0.30
Tambahan dari Adadeh:

Ulasan buku "Hidup dari Ujung Tombakku" yang kutulis ternyata dimuat di halaman muka  lhoo:


Dooohh... seneng deh gue. :supz:
Oya, sekarang sudah muncul versi e-book-nya, murah meriah $4,95:


Tentang kritik buku yang kuajukan pada Pak Zaki Amin:
My critique for his book is related to information about how Mohammed inserted some Meccan verses inside Medinan Suras and the other way around. He listed these verses in page 12, and I wish he explained step by step thouroughly the history or event that lead to this conclusion, the same way he explained the meaning of each verse in Sura 9.
terjemahan:
Kritik dariku atas bukunya berhubungan dengan keterangan bagaimana Muhammad menyelipkan sebagian ayat² Mekah ke dalam Sura² Medinah, dan begitu juga sebaliknya. Dia menulis daftar ayat² ini di halaman 12, dan aku berharap dia menjelaskan tahap demi tahap secara terperinci segala kejadian sejarah yang mengungkapkan kesimpulan ini, dengan cara sama seperti yang dia jelaskan tentang makna setiap ayat di Sura 9.

Ini jawaban Pak Zaki Amin padaku:
This is not my conclusion. If you have any tafsser in your hands, at the beginning of every chapter clearly written how many verses are Meccan verses and how many are Medinan. It is not my conclusion, but it is just a fact for Muslims. As Muslims, they should not discussed it.
Try it and check any tafsser you like. Muslim clergy men don’t discuses why they are mixed together because it is taboo, this is Allah order, and this is his Koran. I am the first writer to open this subject widely and break this taboo. Up to my knowledge no one ever discussed this point.
terjemahan:
Ini bukan kesimpulanku lhoo. Jika kau punya buku tafsir apapun, di bagian depan setiap Sura tertulis jelas berapa banyak jumlah ayat² Mekah dan berapa banyak jumlah ayat² Medinah. Jadi ini bukan kesimpulanku, tapi hanya fakta bagi Muslim. Sebagai Muslim, mereka tidak boleh memperdebatkan hal ini.
Coba periksa buku tafsir apapun. Para ulama Muslim tidak mau membahas mengapa ayat² Mekah dan Medinah ini campur aduk jadi satu karena hal ini taboo, ini perintah Allâh, dan Qur'an milik Allâh. Aku adalah penulis pertama yang membahas masalah ini terang²an dan mendobrak taboo. Sejauh pengetahuanku, tiada yang pernah membahas hal ini.

Pak Zaki Ameen juga kaget dan marah sekali atas keteranganku bahwa banyak Muslim Sunni Saudi yang ngeseks dengan para wanita Indonesia dengan kedok Islam. Berikut kutipan suratnya padaku:
Your review about my book is fascinating but I was shock and very angry when I read:
This also explains why there are so many Saudi Arabian men, which are mostly Sunnis, came to Indonesia as tourists, did contract marriages with Indonesian girls, and then divorce them after the vacations were over. Unfortunately, most of the time, the Indonesian girls and her families did not even realize that the marriage will only last as long as the vacation period.
Buggers, we don’t know this (we will write all these points in the small chapter Indonesia) I have written exactly what you said about, but in Thailand as Muslims (mainly Arabs ) considered them as sex slaves.
The word Jaryia in Arabic must be translated correctly as sex slave. Unfortunately I cant go in deep discussion with you because I have to go through 700 pages the whole book. That why I keep saying chapter six is not the most important one. But to make the picture clear to you Saudi Men as Arab Muslim are perfectly right, this is Islam. Islam is for Arabs to dominate and abuse other nations nothing more and that is simply explained my book.
terjemahan:
Ulasanmu tentang bukuku menarik, tapi aku kaget dan sangat marah ketika membaca:
Hal ini menjelaskan mengapa begitu banyak pria² Saudi Arabia, yang kebanyakan adalah Muslim Sunni, datang ke Indonesia sebagai turis, kawin kontrak dengan para wanita Indonesia, dan lalu menceraikan mereka setelah liburan berakhir. Sayangnya, kebanyakan para wanita Indonesia beserta keluarganya tidak menyadari bahwa perkawinan² itu hanya berlangsung selama liburan saja.
Bangsat mereka itu, kami tidak tahu akan hal ini (kita akan menulis segala hal ini di bab kecil tentang Indonesia di bukuku). Aku telah menulis sama persis seperti yang kau katakan tentang hal itu, tapi kejadiannya di Thailand di mana para Muslim Arab menganggap wanita² Thai ini sebagai budak seks mereka.
Kata "Jaryia" dalam bahasa Arab berarti budak² seks. Sayangnya, aku tidak bisa diskusi terlalu dalam denganmu karena aku harus lama mencari keterangan itu dalam bukuku yang tebalnya 700 halaman. Makanya sering kukatakan bahwa bab 6 dari bukuku adalah bab yang terpenting. Tapi agar lebih jelas bagimu, para pria Muslim Saudi Arabia itu sangatlah benar, dan itulah Islam. Islam itu diciptakan bagi orang² Arab untuk mendominasi dan menindas negara² lainnya, dan tidak lebih daripada itu. Hal inilah yang dengan jelas kuterangkan dalam bukuku.

Satu hal menarik lainnya yang diterangkan pada pak Zaki adalah mengenai Mariyah, budak seks Koptik Kristen milik Nabi jagoan ngeseks kita. Ini kutipannya:
In many books, they are written that Maria is Muhammad’s wife, and this is the biggest lie ever. She was not his wife.
She is not Bedouin Arab, she was only his sex slave ( Jarhyia , this my own spelling of this word in Arabic, you need to check it.) The whole details of her relation to Muhammad is very clearly written in the book (who is she, Mabour her boy friend, becoming pregnant, Ali killed her boy friend as ordered by Muhammad personally after she became pregnant, Ibraheem Muhammad’s son, how he looked like, he was white Christian boy, what did Aysha, the child wife of Muhammad, said about him, how Muhammad used the ghost Jibreel to confirm that Ibraheem is his son and not Mabour’s son and the most funny one what did Muhammad say on his death ( I have to tell you this, you would love it )
Muhammad said: if Ibraheem survived he would be a great prophet!!!!! Muhammad was planning to make his son new prophet!
terjemahan:
Dalam berbagai buku, tertulis bahwa Maria itu adalah istri Muhammad, dan ini adalah dusta yang terbesar. Maria itu bukan istrinya.
Maria bukan Arab Baduy, dan dia itu cuman budak seksnya Muhammad (istilahnya Jarhyia, ini adalah ejaanku sendiri dalam bahasa Arab, mohon periksa ejaan ini).
Seluruh detail hubungan Maria dan Muhammad dengan jelas kutulis dalam bukuku:
siapakah Maria,
pacar Maria bernama Mabour,
bagaimana kehamilan Maria,
Ali membunuh Mabour atas perintah Muhammad setelah Maria hamil,
anak laki Muhammad yakni Ibrahim,
bagaimana wujud rupa Ibrahim, Ibrahim adalah anak laki Kristen berkulit putih,
apa yang dikatakan Aisyah, istri anak²nya si Mamad, tentang Ibrahim,
bagaimana Muhammad menggunakan malaikat jejadian Jibril untuk membenarkan bahwa Ibrahim itu benar² putranya dan bukan putra Mabour,
dan yang paling loethoe adalah apa yang dikatakan Muhammad sebelum mati (aku harus mengatakan hal ini padamu, kau bakal seneng banget mendengarnya)
Muhammad berkata: Jika Ibrahim masih hidup, tentu dia akan jadi nabi besar!!!!! Muhammad ternyata ingin membuat putranya jadi nabi baru!

Pengetahuan Pak Zaki akan Islam sungguh luarbiasa, sebab dulu dia adalah imam di berbagai mesjid di Timur Tengah dan berdakwah adalah caranya cari nafkah. Tapi setelah lama mengetahui tentang Muhammad dan ajarannya yang sebenarnya, dia pun tidak sanggup lagi untuk terus memeluk Islam dan berbalik jadi melawan Islam. Pak Zaki ini sangat baik hati, karena dia bersedia menulis tentang Islam di Indonesia dalam buku aslinya (700 halaman, dalam bahasa Arab, dan sedang diterjemahkan seluruhnya dalam bahasa Inggris). Buku yang kuterjemahkan di thread ini hanyalah 1 bab saja dari keseluruhan bukunya.

======================


My blog is now at the click of a variety of countries including Indonesia, the United States, Britain, Germany, France, Russia, Canada, India, Japan, Saudi Arabia, United Arab Emirates, Syria, Egypt, Australia, New Zealand, Malaysia, Brunei Darussalam, hongkong, singapore, and others.


Here's a list of my blogs:



so help me with prayer and purchase books written by me.

Here's a list of my books: 
1. Negara Israel bukti YAHWE adalah Pencipta alam semesta.
2. Bukti Yesus Kristus adalah YAHWE. 
3. Kutuk Poligami.

BELI BUKU GUE NYOK. ha...7x
Biar gue bisa full time menyebarkan injil.
BIAR NAMA YESUS DITINGGIKAN DAN DIMULIAKAN DI SELURUH BUMI. HA...7X


Transfer money to :

Richard Nata
Bank Central Asia, Tbk, Indonesia
002-157-6394

thank you

Lord Jesus bless you

Amen
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...