Thursday, May 3, 2012

sape sih yang bisa jaga firmannye oloh ape YAHWE?

"Barangsiapa membaca satu huruf dari Kitabullah (Al Qur'an) maka baginya satu kebaikan dan satu kebaikan itu senilai dengan sepuluh kebaikan. Aku tidak mengatakan ALIF-LAAM-MIIM itu satu huruf, akan tetapi ALIF satu huruf, LAAM satu huruf, dan MIIM satu huruf." (HR. Tirmidzi, shahih)

Yuhana Ibn Zakharia
‎Silahkan beragama apapun asal jangan islam.

 As-Suyuti (wafat 1505), salah seorang pakar Quran yang paling dihormati mengutip Ibn ‘Umar al Khattab : “Janganlah ada diantara kalian yang mengatakan bahwa ia mendapatkan seluruh Quran, karena bagamana ia tahu bahwa itu memang keseluruhannya? Banyak dari Quran telah hilang. Oleh karena itu, kalian harus mengatakan ‘Saya mendapatkan sebagian Quran yang ada’” (As-Suyuti, Itqan, bab 3, halaman 72).

 ***** Posted By : '' Yuhana Ibn Zakharia ''

Semoga tercerahkan.
Akhir kata : salam damai saudaraku sebangsa.


harga buku Rp. 30.000,- atau US4 8.00

help me with prayer and purchase books written by me.


Here's a list of my books: 

BELI BUKU GUE NYOK. ha...7x
Biar gue bisa full time menyebarkan injil.
BIAR NAMA YESUS DITINGGIKAN DAN DIMULIAKAN DI SELURUH BUMI. HA...7X

Filipi 2:5-11
5 Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus,
yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan, 
7 melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia.
8 Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.
9 Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama, 
10 supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi, 
11 dan segala lidah mengaku: ''Yesus Kristus adalah Tuhan,'' bagi kemuliaan Allah, Bapa! 



=============

=Ayat-ayat Alquran ada yang Hilang=

Bukhari: vol. 8, hadis 817, halaman 539-540; buku 82
…….. , dan diantara yang dinyatakan Allah adalah ayat-ayat tentang Rajam, dan kami telah menghafalkan dan mengerti ayat-ayat tersebut. Rasul Allah melakukan hukuman ini begitu juga kami. Saya khawatir bahwa setelah waktu lama berlalu, seseorang akan berkata, Demi Allah, kami tidak menemukan ayat-ayat Rajam dalam buku Allah”. …

Suyuthi, al Itqan fi ulum al Quran, vol 3 p 81-82
Yang dikatakan oleh Abdullah bin Umar adalah :
Sungguh seorang diantara kamu akan berkata, “Saya telah mendapatkan Al-Qur’an yang lengkap.” Dan tidak mengatahui taraf kelengkapannya. Sesungguhnya banyak bagian Al-Qur’an yang telah hilang, dan karena itu seharusnya ia berkata, “Saya telah mendapatkan yang masih ada”

Al Raghib al Isfahani, Muhadarat al Udaba, vol 4 p 434, Suyuti, al Durre Manthur, vol 5 p 180, Suyuthi, al Itqan fi ulum al Quran, vol 1 p 226
Aisyah berkata, "Surah al-Ahzab dibaca pada zaman Rasulullah SAW SEBANYAK 200 AYAT, tetapi pada masa Usman menulis mushaf surah tersebut TINGGAL 73 AYAT SAJA."

Ibn Maja, Sunan, vol 1 p 626
Aisyah berkata : ayat al-Radha'ah sebanyak 10 kali telah diturunkan oleh Allah SWT dan ditulis dalam mushaf di bawah katilku, tetapi manakala wafat Rasulullah dan kami sibuk dengan pemakamannya maka ayat-ayat tersebut HILANG.

Islam Pembual penuh Taqiyah»berdusta utk kepentingan atas nama Islam.

Terlalu sering Muslim membantah atau menyerang Injil yang dituduhnya sebagai Injil Palsu. Dilain pihak diakui ia adalah Firman yang datangnya dari Allah yang sama, dan bahwa Allah menjaga keaslian Taurat dan Injil sebagaimana Allah juga menjagai Al-Quran: Kalimat Allah tidak dapat ditukarkan oleh manusia… Tidak ada perubahan atasnya (6:34, 10:64, 48:23) sebab keseluruhan kitab-kitab adalah dalam Induk Al-Kitab yang tertulis di Lauhul Mahfuzh disisi Allah itu (Sura 43:4, 85:22), yang baka dan kekal.

Dawid Yisra'el Karena Kitab suci tdk pernah berubah, dari dulu sampai selama-lamanya....kalau Quran direvisi terus sampai pecah menjadi berapa sekte2 Islam dari NU, Akamadiyah, dlll begitu???
kalau tidak pernah direvisi kenapa? pecah dan saya punya loh, temannya ayah saya yg muslim, beliau saya anggap paman, dan beliau pernah berkata bahwa Quran hingga saat ini masih direvisi, kadang disalam kubuh Islam sendiri bercekcok, bingung karepe dhewe, beda dgn Kitab Suci. karena mereka ribut bahwa Quran itu yg benar yg bagaimana? dan hingga skr masih diributkan, krn beliau itu dekat terhadap pejabat2 dan para ulama agama tetapi kalau Hadits tetap tdk pernah diributkan yg diributkan isi dari Quran sendiri. akhrinya beliau yg mantan Muslim pindah ke Kristen dan saya sering kerumahnya utk mengadakan doa bersama, berbincang-bincang, dan membahas Kitab Suci bersama. sayapun baru tahu kalau Quran itu hingga saat ini masih direvisi.
===========================
MAKANYE MURTAD. HA...7X


Di Mekkah sesuai dengan pandangan IBNU KATSIR menafsir ada 6220 ayat

Di Syria ada 6226 ayat.

Di maroko ada 512 ayat.

Ashim ulama Basrah menafsir ada 205 ayat.

Para ulama sepakat mengatakan bahwa jumlah ayat Alqur'an lebih dari 6.200 ayat. Namun berapa ayat lebihnya, mereka masih berselisih pendapat.

Menurut Nafi” yang merupakan ulama Madinah, jumlah tepatnya adalah 6.217 ayat. Sedangkan Syaibah yang juga ulama Madinah, jumlah tepatnya 6214 ayat.

Lain lagi dengan pendapat Abu Ja'far, meski juga merupakan ulama Madinah, beliau mengatakan bahwa jumlah tepatnya 6.210 ayat.

Menurut Ibnu Katsir, ulama Makkah mengatakan jumlahnya 6.220 ayat. Lalu ”Ashim yang merupakan ulama Bashrah mengatakan bahwa jumlahnya jumlah ayat al-Quran ialah., 205 ayat.

Hamzah yang merupakan ulama Kufah sebagaimana yang diriwayatkan mengatakan bahwa jumlahnya 6.236 ayat.

Dan pendapat ulama Syria sebagaimana yang diriwayatkan oleh Yahya Ibn al-Harits mengatakan bahwa jumlahnya 6.226 ayat.

SILAHKAN BERTAQIYYA MEMBELA QURAN DAN ALLOHMU WAHAI BUDAK...

***** Posted by : Yuhana Ibn Zakharia

Semoga tercerahkan.
Akhir kata : salam damai saudaraku sebangsa
---------------------------------

INI DAFTAR BUKU BAGUS YANG SEBAENYE LO BELI N BACA. HA...7X
1. CHRIST, MUHAMMAD AND I by Mohammad Al Ghazoli 
  by Mark A. Gabriel
by Craig Winn 
4. LEFT BEHIND by Jerry B. Jenkins 
5. LEFT BEHIND by Tim F. LaHaye 
6. ISLAMIC INVASION by Robert A. Morey 
8. Antichrist: Islam's Awaited Messiah by Joel Richardson 
11. Islam: In Light of History By Rafat Amari
14. The Torn Veil by Gulshan Esther 
15. Why I Am Not a Muslim by Ibn Warraq 
16. Why I Am Not A Moslem by Dr. Peter S. Ruckman 
20. Islam And The Jews: The unfinished battle by Mark A. Gabriel 
22. Slavery, Terrorism and Islam by Peter Hammond 
24. Islam Exposed by Floyd McElveen 
27. The Destiny of Islam in the End Times by Faisal Malick 
28. 10 Amazing Muslims Touched by God by Faisal Malick 
32. The Hidden Life of The Prophet Muhammad by Dr. A. A. Ahmed 
34. Islam in the End Times by Ellis H. Skolfield
35. Muhammad is The Antichrist by Cole Steele 
36. Islam - The Dark Night Of Humanity by G. P. Geoghegan 
38. What the Koran Really Says by ibn warraq
    43. Iran: Desperate for God by The Voice of the Martyrs 


LO CUKUP BACA BEBERAPA AJE DARE REKOMENDASI BUKU DI ATAS. MAKA LO AKAN KAGET NGELIAT BETAPA JAHATNYE ESLAM. HA...7X

YAH JELAS JAHAT LAH KARNA ALLAH SWT ADALAH IBLIS N MAMAD ADALAH ANTIKRIS. HA...7X

SEBENERNYE SIH, ALLAH SWT PIKTIP ALIAS BERHALA DEWA BULAN ARAB N DI ISRAEL NAMANYE BAAL. HA...7X

N JIBRIL ADALAH IBLIS YANG MENYAMAR SBAGE MALAIKAT TERANG.

2 KORINTUS 11:14-15

14 Hal itu tidak usah mengherankan, sebab Iblis pun menyamar sebagai malaikat Terang. 

15 Jadi bukanlah suatu hal yang ganjil, jika pelayan-pelayannya menyamar sebagai pelayan-pelayan kebenaran. Kesudahan mereka akan setimpal dengan perbuatan mereka. 


FATHER - GOD

Yesus.
 1. Jesus Christ: The Real Story by United Church of God 
6. Jesus Humanity and the Trinity by Kathryn Tanner
9. Jesus Christ, Disciplemaker by Bill Hull 
11. Life of Christ by Fulton J. Sheen 
16. The Cross of Christ by John Stott 
17. Jesus for the Non-Religious by John Shelby Spong


Trinity.
3. Trinity by Joseph F. Girzone
8. The Trinity (Guides to Theology) by Roger E. Olson
9. The Biblical Doctrine of the Trinity by B.B. Warfield 


Holy Spirit.
1. Good Morning, Holy Spirit by Benny Hinn 
3. Baptism in the Holy Spirit by Derek Prince 
4. Experiencing The Holy Spirit by MURRAY ANDREW 
7. 7 Things The Holy Spirit Will Do In You by Pastor Chris Oyakhilome PhD 




others.
1. The Purpose Driven Life by Rick Warren 
3. The World On Fire by Rick Joyner 
5. The Final Quest by Rick Joyner 
7. Epic Battles of the Last Days by Rick Joyner 
8. The Prophetic Ministry by Rick Joyner 
9. The Harvest by Rick Joyner 
11. He Came To Set The Captives Free by Rebecca Brown 
12. Becoming A Vessel Of Honor by BROWN REBECCA 
13. Prepare For War by BROWN REBECCA 
14. The Gifts of the Body by Rebecca Brown 
15. Unbroken Curses by Rebecca Brown 
16. Church of Lies by Flora Jessop 
19. When God's Purpose Becomes Personal by Matthew Omaye Ajiake 
Buy new: $14.39 / Used from: $7.95
22. Blessing or Curse: You Can Choose by Derek Prince 
23. Secrets of a Prayer Warrior by Derek Prince 
24. Does Your Tongue Need Healing? by Derek Prince 
27. Entering The Presence Of God by Derek Prince 
33. Snakes in the Lobby by Scott MacLeod 
34. Why I Am A Christian by John Stott
36. Demons in the Church by Ellis H. Skolfield


41. The Bible Code by MichaelDrosnin 
42. Bible Code II: The Countdown by Michael Drosnin 
43. Bible Code III: Saving the World by Michael Drosnin 
45. Bible Code Bombshell by R. Edwin Sherman 





KALO MO NGELIAT YANG LEBIH BANYAK MAKA KLIK DI SINI :



---------------------------------

TAU GA SEH LO.

" 'Ali bin Al-Hakam, dari Hisyam bin Salim, dari Abu 'Abdillah 'Alaihis-Salam, Ia berkata, "Sesungguhnya Al-Qur'an yang diturunkan melalui perantaraan Jibril 'Alaihis-Salam kepada Muhammad Shallallaahu 'Alaihi Wa Aalihi Terdiri dari 17.000 ayat "
Diantara Surat Palsu Buatan Syi'ah : Surat Al-Wilayah
http://jaser-leonheart.blogspot.com/2012/07/diantara-surat-palsu-buatan-syiah-surat.html
YBU AMEN

Diantara Surat Palsu Buatan Syi'ah : Surat Al-Wilayah | نحن أسود السنة لكشف حقائق الشيعة
jaser-leonheart.blogspot.com
Steiner Budiman
06:44
Steiner Budiman
SEBENERNYE MO ADE QORAN SIAH N SUNI APE SAMA GA NGARUH COY. NYANG BENER ADALAH QORAN NTU KITAB KLIPING HASIL CONTEK SANA-SINI. HA...7X
26. QORAN ADALAH PUISI KARANGAN MAMAD. HA...7X
http://allahswtadalahiblis.blogspot.com/2013/02/qoran-adalah-puisi-karangan-mamad-ha7x.html
27. HOAX KEHEBATAN BUDAYA ARAB/ESLAM. HA...7Xhttp://allahswtadalahiblis.blogspot.com/2013/02/hoax-kehebatan-budaya-arabeslam-ha7x.html
28. eslam = agama gado2 hasil pencampuradukkan agama2 laen ato sinkretisme agama. ha...7x http://allahswtadalahiblis.blogspot.com/2013/02/eslam-agama-gado2-hasil.html
29. Gatot Temukan Ilmu Paling Sakti di Duniahttp://allahswtadalahiblis.blogspot.com/2013/02/gatot-temukan-ilmu-paling-sakti-di-dunia.html
YBU AMEN
Kritik teks. Ini adalah suatu disiplin ilmu untuk mengritisi tulisan-tulisan yang ada, terutama yang berhubungan dengan sejarah. Kritik teks dimaksudkan untuk menggali keabsahan suatu teks.

Semua kitab-kitab yang dikanonkan menjadi Alkitab sudah melewati proses kritik teks ini. Di sini justru terlihat keberanian orang-orang yang mengikut Yesus untuk mengritisi teks yang ada. Sementara teks-teks yang tidak lulus kritiks teks masuk ke dalam kategori Apocrypha. Tapi kitab-kitab yang tidak teruji keabsahannya itu pun bebas dipelajari. Dari sekian banyak kitab-kitab tidak jelas, Alquran sendiri bisa dibilang termasuk salah satunya karena mencoba menceritakan kisah Yesus versi Muhammad yang nota bene baru ada 600 tahun setelah kelahir Yesus.

Sementara Alquran sama sekali tidak mengalami kritisi teks oleh Muslim. Justru ini adalah haram untuk dilakukan. Muslim memang harus menerima bulat-bulat apa yang tertulis dalam Alquran tanpa boleh mempertanyakan baik isi maupun keabsahan teksnya.

Semua orang tahu kalau Alquran yang sekarang adalah Alquran gubahaan Utsman yang sempat mengumpulkan semua Alquran yang berbeda-beda yang pernah ada pada zamannya. Dia pun membakar semua Alquran itu dan membuat Alquran versinya sendiri. Tentu, umat Muslim bilang khan ada para sahabat nabi yang memastikan bla bla bla... tetapi itu khan hanya ASUMSI. Apakah ada bukti otentik bahwa Alquran yang dipegang sekarang sama dengan yang ada semasa Muhammad? Tidak ada. Jadi Muslim pun dipaksa untuk percaya buta, menelan bulat-bulat saja.

Sementara manuskrip2 Alkitab yang banyak itu masih terjaga sampai sekarang dan bisa diteliti. Kalau para pendiri gereja awal2 takut "ketahuan", harusnya dibakar saja dan bikin Alkitab sendiri seperti Utsman. Hmm... jadi jelas khan siapa yang bisa dipercaya?

harga buku Rp. 30.000,- atau US$ 8.00


Fachri Benci Islam
8 Maret pukul 7:25 ·


Benar Alquran masih asli?

 Atas ayat Alquran berikut Muslim mengklaim bahwa kitab mereka sekarang ini masih asli karena dijaga oleh Alloh (katanya);

 QS 15:9
 Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Quran, dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya.

 Namun benarkah Alquran sekarang masih asli? Ternyata tidak.

 Kebenaran tentang adanya ayat Alquran yang hilang dikonfirmasi oleh Islam sendiri.

 Umar bin Khaththab memerintah agar umat Islam berkumpul, setelah berkumpul ia naik mimbar dan berpidato, setelah memuji Allah, ia berkata:
 “Hai sekalian manusia! Jangan ada orang yang sedih atas ayat Rajam. Sesungguhnya ia adalah ayat yang diturunkan dalam Kitab Allah, kami semua membacanya, akan tetapi ia hilang bersama banyak ayat Al Qur’an yang hilang bersama (kematian) Muhammad.” (Mushannaf; ash Shan’âni,7/345, hadis no.13329)

 Hadist Sahih Bukhari 817 - Buku 82

 Allah sent Muhammad with the Truth and revealed the Holy Book to him, and among what Allah revealed, was the Verse of the rajam (the stoning of married person (male & female) who commits illegal sexual intercourse, and we did recite this Verse and understood and memorized it. Allah's Apostle did carry out the punishment of stoning and so did we after him. I am afraid that after a long time has passed, somebody will say, 'By Allah, we do not find the Verse of the rajam in Allah's Book,' and thus they will go astray by leaving an obligation which Allah has revealed.

 Sumber:
http://www.searchtruth.com/searchHadith.php?keyword=rajam&translator=1&search=1&book&start=0&records_display=10&search_word=all

 Bagaimana Muslim dahulu pada zaman Muhammad ada ayat rajam, tetapi kenapa oh kenapa Alquran sekarang ini tidak ada??

 Umar bin Khaththab, ia berkata, “Nabi Muhammad saw bersabda:
 “Al Qur’an itu adalah terdiri dari sejuta dua puluh tujuh ribu huruf, barang siapa membacanya dengan niat mengharap pahala maka baginya untuk setiap hurufnya seorang istri dari bidadari.” (Ad Durrul Mantsur,6/422.)

 Para ulama Ahlusunnah menyebutkan bahwa bilangan huruf Al Qur’an yang sekarang tersisa di kalangan umat Muslim pengikut Muhammad berkisar antara: 323015 huruf, atau 321000 huruf, atau 340740 huruf. (Al Burhân Fî ‘Ulûmil Qur’ân,1/314-315. cet. Dâr al Kotob al Ilmiah. Lebanon. Thn.1988.)

 Itu artinya jumlah ayat Al Qur’an yang hilang sebanyak lebih dari 686260 huruf.

 Jadi menurut Umar bin Khaththab, ada banyak ayat Al Qur’an yang hilang bersama kematian Muhammad.
 Maka jika demikian kenyataannya, maka mungkinkah pengikut Muhammad sekarang ini bisa menemukan Al Qur’an yang lengkap?

 Demikianlah yang diriwayatkan oleh Abu Bakar ibn Abi Daud dalam kitab al Mashahif-nya dengan sanad yang shahih bersambung kepada az Zuhri. Ia berkata, “Telah sampai berita kepada kami bahwa sesungguhnya terdapat banyak ayat Al Qur’an, lalu para penghafalnya gugur di hari peperangan Yamamah, maka tidak diketahui lagi setelah kematian mereka. Dan ketika Abu Bakar, Umar dan Utsman mengumpulkan Al Qur’an, ayat-ayat tersebut tidak ditemukan setalah itu.” (Al Mashâhif: 31 dan Muntakhab Kanz al Ummal (dicetak dipinggir Musnad Ahmad))

 Hafidz Ibnu Abdil Barr seorang ulama besar Islam menulis dalam kitab at Tamhîd-nya, “Abu Nu’aim meriwayatkan dengan sanad bersambung kepada Muhajid, ia berkata, ‘Dahulu surah Al Ahzâb itu panjangnya seperti surah Al Baqarah atau lebih panjang, dan sesungguhnya telah hilang banyak ayat Al Qur’an pada hari (peperangan) Yamamah, dan tidak hilang darinya tentang halal dan haram.” (At Tamhîd Fi Syarhi al Muwaththa’,4/275 ketika menerangkan hadis no.21.)

 Hafidz Abdurrazzâq ash Shan’ani berkata dalam kitab Mushannaf-nya: “Sufyân ats Tsauri berkata, ‘Telah sampai berita kepada kami bahwa banyak sahabat Nabi yang telah menghafal Al Qur’an gugur dalam peperangan Yamamah ketika memerangi Musailamah, maka hilanglah banyak ayat Al Qur’an.’” (Mushannaf,7/330 pada hadis no.13363.)

 Urwah-keponakan Aisyah, istri Muhammad- meriwayatkan dari Aisyah, ia berkata:
 “Dahulu surah Al Ahzâb itu dibaca di masa hidup Nabi sebanyak dua ratus ayat. Lalu setelah Utsman menulis mushaf-mushaf kita tidak bisa membacanya kecuali yang sekarang ada ini.” (Al Itqân,2/25.)

 Jumlah ayat surah Al ahzâb (surah dengan urutan 33 dalam Al Qur’an) yang ada dalam mushaf umat Muslim sekarang hanya 73 ayat. Itu artinya ada 127 ayat hilang.
 ____________________________________________________

 CKCKCK ALLOH TELAH GAGAL MENJAGA ALQURAN-NYA :D SO, ALQURAN MASIH ASLI? HEMM


harga buku Rp. 30.000,- atau US$ 8.00


Steiner Budiman berbagi status melalui Yuhana Ibn Zakharia.
ha...7x qoran eslam jumlah ayatnye mah banyak atuh. Tergantung sape yang jadi redaksinye. Ha...7x MAKANYE MURTAD. YLU AMEN
Silahkan beragama apapun asal jangan islam.

Ada berapakah jenis Quran? Pasti budak alloh serentak jawab : Quran itu 1 dan terjaga keasliannya dari jaman muhammad hingga kiamat kelak.
Berikut ini adalah Quran asli menurut versi muslim dan dari sumber muslim juga. Dan uniknya atau bahkan bisa di anggap lucu adalah ternyata tiap tiap versi quran yg beredar saat ini berbeda jumlah ayatnya. Berikut data dan sumbernya:

1. Quran dgn Jumlah ayat 6.239
sumber: islamworld.net

2. Quran dgn Jumlah ayat 6.346
sumber: usn2161.net

3. Quran dgn Jumlah ayat 6.236
sumber: mail-archive.com

4. Quran dgn Jumlah ayat 6.666
sumber: ptv.com.pk


Masihkah Quran wahyu alloh yg terjaga? Silahkan para budak alloh bertaqiyya islamiyah : bahwa Quran terjaga dan di jaga keasliannya oleh Alloh Ta'allla.

Semoga tercerahkan.
Akhir kata : salam damai saudaraku sebangsa.
AKHIRNYE GUE KETEMU BUKTI KALO QURAN DE DIREVISI. HA...7X

KATANYE OLOH BISA JAGA PIRMANNYE AMPE HARI KIAMAT.
QS 6 : 115. Telah sempurnalah kalimat Tuhanmu (Al-Quraan) sebagai kalimat yang benar dan adil. Tidak ada yang dapat merobah robah kalimat-kalimat-Nya dan Dia lah yang Maha Mendenyar lagi Maha Mengetahui.
41. Allah berfirman: "Ini adalah jalan yang lurus, kewajiban Aku-lah (menjaganya) [800].

Mariam Netayahu Allah Berfirman : "Aku (Allah) yang menurunkan al Qur’an dan Aku (Allah) lah yang akan menjaganya”.(al Hijr ayat 9)
Dan bacakanlah apa yang diwahyukan kepadamu, yaitu kitab Tuhanmu (AL 'QURAN). Tidak ada (seorangpun) yang dapat merobah kalimat-kalimat-Nya. Dan kamu tidak akan dapat menemukan tempat berlindung selain dari pada-Nya.
(QS 18:27)


  • Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Qur’an, dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya. (QS 15:9).


EH QURAN TAU2 DIBAKAR MA USMAN KALIFA KETIGA. HA...7X

JADI ESLAM SYIAH YANG BENER KALO DULU ADA 17000 AYAT QURAN N DI BAKAR USTMAN JADI SISA 6666 AYAT ALIAS BUAT GENAPIN NUBUATAN WAHYU 13 ALIAS ADA ANGKA SETAN 666. HA...7X

Sejarah Al-Qur'an hingga berbentuk mushaf
Manuskrip dari Al-Andalus abad ke-12

Al-Qur'an memberikan dorongan yang besar untuk mempelajari sejarah dengan secara adil, objektif dan tidak memihak[2]. Dengan demikian tradisi sains Islam sepenuhnya mengambil inspirasi dari Al-Qur'an, sehingga umat Muslim mampu membuat sistematika penulisan sejarah yang lebih mendekati landasan penanggalan astronomis.
Penurunan Al-Qur'an
!Artikel utama untuk bagian ini adalah: Periode penurunan Al-Qur'an

Al-Qur'an tidak turun sekaligus. Al-Qur'an turun secara berangsur-angsur selama 22 tahun 2 bulan 22 hari. Oleh para ulama membagi masa turun ini dibagi menjadi 2 periode, yaitu periode Mekkah dan periode Madinah. Periode Mekkah berlangsung selama 12 tahun masa kenabian Rasulullah SAW dan surat-surat yang turun pada waktu ini tergolong surat Makkiyyah. Sedangkan periode Madinah yang dimulai sejak peristiwa hijrah berlangsung selama 10 tahun dan surat yang turun pada kurun waktu ini disebut surat Madaniyah.
Penulisan Al-Qur'an dan perkembangannya

Penulisan (pencatatan dalam bentuk teks) Al-Qur'an sudah dimulai sejak zaman Nabi Muhammad SAW. Kemudian transformasinya menjadi teks yang dijumpai saat ini selesai dilakukan pada zaman khalifah Utsman bin Affan.
Pengumpulan Al-Qur'an pada masa Rasullulah SAW

Pada masa ketika Nabi Muhammad SAW masih hidup, terdapat beberapa orang yang ditunjuk untuk menuliskan Al Qur'an yakni Zaid bin Tsabit, Ali bin Abi Talib, Muawiyah bin Abu Sufyan dan Ubay bin Kaab. Sahabat yang lain juga kerap menuliskan wahyu tersebut walau tidak diperintahkan. Media penulisan yang digunakan saat itu berupa pelepah kurma, lempengan batu, daun lontar, kulit atau daun kayu, pelana, potongan tulang belulang binatang. Di samping itu banyak juga sahabat-sahabat langsung menghafalkan ayat-ayat Al-Qur'an setelah wahyu diturunkan.
Pengumpulan Al-Qur'an pada masa Khulafaur Rasyidin
Pada masa pemerintahan Abu Bakar

Pada masa kekhalifahan Abu Bakar, terjadi beberapa pertempuran (dalam perang yang dikenal dengan nama perang Ridda) yang mengakibatkan tewasnya beberapa penghafal Al-Qur'an dalam jumlah yang signifikan. Umar bin Khattab yang saat itu merasa sangat khawatir akan keadaan tersebut lantas meminta kepada Abu Bakar untuk mengumpulkan seluruh tulisan Al-Qur'an yang saat itu tersebar di antara para sahabat. Abu Bakar lantas memerintahkan Zaid bin Tsabit sebagai koordinator pelaksaan tugas tersebut. Setelah pekerjaan tersebut selesai dan Al-Qur'an tersusun secara rapi dalam satu mushaf, hasilnya diserahkan kepada Abu Bakar. Abu Bakar menyimpan mushaf tersebut hingga wafatnya kemudian mushaf tersebut berpindah kepada Umar sebagai khalifah penerusnya, selanjutnya mushaf dipegang oleh anaknya yakni Hafsah yang juga istri Nabi Muhammad SAW.
Pada masa pemerintahan Utsman bin Affan

Pada masa pemerintahan khalifah ke-3 yakni Utsman bin Affan, terdapat keragaman dalam cara pembacaan Al-Qur'an (qira'at) yang disebabkan oleh adanya perbedaan dialek (lahjah) antar suku yang berasal dari daerah berbeda-beda. Hal ini menimbulkan kekhawatiran Utsman sehingga ia mengambil kebijakan untuk membuat sebuah mushaf standar (menyalin mushaf yang dipegang Hafsah) yang ditulis dengan sebuah jenis penulisan yang baku. Standar tersebut, yang kemudian dikenal dengan istilah cara penulisan (rasam) Utsmani yang digunakan hingga saat ini. Bersamaan dengan standardisasi ini, seluruh mushaf yang berbeda dengan standar yang dihasilkan diperintahkan untuk dimusnahkan (dibakar). Dengan proses ini Utsman berhasil mencegah bahaya laten terjadinya perselisihan di antara umat Islam pada masa depan dalam penulisan dan pembacaan Al-Qur'an.

Mengutip hadist riwayat Ibnu Abi Dawud dalam Al-Mashahif, dengan sanad yang shahih:
“ Suwaid bin Ghaflah berkata, "Ali mengatakan: Katakanlah segala yang baik tentang Utsman. Demi Allah, apa yang telah dilakukannya mengenai mushaf-mushaf Al Qur'an sudah atas persetujuan kami. Utsman berkata, 'Bagaimana pendapatmu tentang isu qira'at ini? Saya mendapat berita bahwa sebagian mereka mengatakan bahwa qira'atnya lebih baik dari qira'at orang lain. Ini hampir menjadi suatu kekufuran'. Kami berkata, 'Bagaimana pendapatmu?' Ia menjawab, 'Aku berpendapat agar umat bersatu pada satu mushaf, sehingga tidak terjadi lagi perpecahan dan perselisihan.' Kami berkata, 'Pendapatmu sangat baik'." ”

Menurut Syaikh Manna' Al-Qaththan dalam Mahabits fi 'Ulum Al Qur'an, keterangan ini menunjukkan bahwa apa yang dilakukan Utsman telah disepakati oleh para sahabat. Demikianlah selanjutnya Utsman mengirim utusan kepada Hafsah untuk meminjam mushaf Abu Bakar yang ada padanya. Lalu Utsman memanggil Zaid bin Tsabit Al-Anshari dan tiga orang Quraish, yaitu Abdullah bin Az-Zubair, Said bin Al-Ash dan Abdurrahman bin Al-Harits bin Hisyam. Ia memerintahkan mereka agar menyalin dan memperbanyak mushaf, dan jika ada perbedaan antara Zaid dengan ketiga orang Quraish tersebut, hendaklah ditulis dalam bahasa Quraish karena Al Qur'an turun dalam dialek bahasa mereka. Setelah mengembalikan lembaran-lembaran asli kepada Hafsah, ia mengirimkan tujuh buah mushaf, yaitu ke Mekkah, Syam, Yaman, Bahrain, Bashrah, Kufah, dan sebuah ditahan di Madinah (mushaf al-Imam).


Upaya penerjemahan dan penafsiran Al Qur'an

Upaya-upaya untuk mengetahui isi dan maksud Al Qur'an telah menghasilkan proses penerjemahan (literal) dan penafsiran (lebih dalam, mengupas makna) dalam berbagai bahasa. Namun demikian hasil usaha tersebut dianggap sebatas usaha manusia dan bukan usaha untuk menduplikasi atau menggantikan teks yang asli dalam bahasa Arab. Kedudukan terjemahan dan tafsir yang dihasilkan tidak sama dengan Al-Qur'an itu sendiri.


Terjemahan

Terjemahan Al-Qur'an adalah hasil usaha penerjemahan secara literal teks Al-Qur'an yang tidak dibarengi dengan usaha interpretasi lebih jauh. Terjemahan secara literal tidak boleh dianggap sebagai arti sesungguhnya dari Al-Qur'an. Sebab Al-Qur'an menggunakan suatu lafazh dengan berbagai gaya dan untuk suatu maksud yang bervariasi; kadang-kadang untuk arti hakiki, kadang-kadang pula untuk arti majazi (kiasan) atau arti dan maksud lainnya.

Terjemahan dalam bahasa Indonesia di antaranya dilaksanakan oleh:

Al-Qur'an dan Terjemahannya, oleh Departemen Agama Republik Indonesia, ada dua edisi revisi, yaitu tahun 1989 dan 2002
===============

KORAN TERJEMAHAN INDONESIA DE 2 KALI DI REVISI PANTESAN DULU AYATNYE 6666 SKARANG SISA 6236. KARNA DE DIREVISI TOH. HA...7X

SUMBER : http://id.wikipedia.org/wiki/Al-Qur%27an

ADA ESLAM YG BRANI BANTAH? HA...7X
KESIMPULANNYE JELAS KALO OLOH GA BISA JAGA PIRMANNYE. HA...7X
SKARANG BAGAIMANA MA YAHWE, APAKAH BISA MENJAGA FIRMANNYE?
YAHWE TERNYATA BISA MENJAGA FIRMANNYE AMPE DUNIA KIAMAT. HA...7X
INI BUKTINYE.
Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titik pun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi. MATIUS 5 : 18
Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya angkatan ini tidak akan berlalu, sebelum semuanya ini terjadi (matius 24:35).
Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu (markus 13:31).
Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu.'' (lukas:33)
1 petrus 1:23-25
23 Karena kamu telah dilahirkan kembali bukan dari benih yang fana, tetapi dari benih yang tidak fana, oleh firman Allah, yang hidup dan yang kekal. 
24 Sebab: ''Semua yang hidup adalah seperti rumput dan segala kemuliaannya seperti bunga rumput, rumput menjadi kering, dan bunga gugur, 
25 tetapi firman Tuhan tetap untuk selama-lamanya.'' Inilah firman yang disampaikan Injil kepada kamu. 
Rumput menjadi kering, bunga menjadi layu, tetapi firman Allah kita tetap untuk selama-lamanya.''  (yesaya 40:8).
YEREMIA 36 : 1 - 32
Pasal 36
1 Dalam tahun yang keempat pemerintahan Yoyakim bin Yosia, raja Yehuda, datanglah firman ini dari TUHAN kepada Yeremia, bunyinya: 
2 ''Ambillah kitab gulungan dan tulislah di dalamnya segala perkataan yang telah Kufirmankan kepadamu mengenai Israel, Yehuda dan segala bangsa, dari sejak Aku berbicara kepadamu, yakni dari sejak zaman Yosia, sampai waktu ini. 
3 Mungkin apabila kaum Yehuda mendengar tentang segala malapetaka yang Aku rancangkan hendak mendatangkannya kepada mereka, maka mereka masing-masing akan bertobat dari tingkah langkahnya yang jahat itu, sehingga Aku mengampuni kesalahan dan dosa mereka.'' 
4 Jadi Yeremia memanggil Barukh bin Neria, lalu Barukh menuliskan dalam kitab gulungan itu langsung dari mulut Yeremia segala perkataan yang telah difirmankan TUHAN kepadanya. 
5 Pada suatu kali Yeremia memberi perintah kepada Barukh: ''Aku ini berhalangan, tidak dapat pergi ke rumah TUHAN. 
6 Jadi pada hari puasa engkaulah yang pergi membacakan perkataan-perkataan TUHAN kepada orang banyak di rumah TUHAN dari gulungan yang kautuliskan langsung dari mulutku itu; kepada segenap orang Yehuda yang datang dari kota-kotanya haruslah kaubacakannya juga. 
7 Mungkin permohonan mereka sampai di hadapan TUHAN dan mereka masing-masing bertobat dari tingkah langkahnya yang jahat itu, sebab besar murka dan kehangatan amarah yang diancamkan TUHAN kepada bangsa ini.'' 
8 Lalu Barukh bin Neria melakukan tepat seperti yang diperintahkan kepadanya oleh nabi Yeremia untuk membacakan perkataan-perkataan TUHAN dari kitab itu di rumah TUHAN. -- 
9 Adapun dalam tahun yang kelima pemerintahan Yoyakim bin Yosia, raja Yehuda, dalam bulan yang kesembilan, orang telah memaklumkan puasa di hadapan TUHAN bagi segenap rakyat di Yerusalem dan bagi segenap rakyat yang telah datang dari kota-kota Yehuda ke Yerusalem. -- 
10 Maka Barukh membacakan kepada segenap rakyat perkataan Yeremia dari kitab itu, di rumah TUHAN, di kamar Gemarya anak panitera Safan, di pelataran atas di muka pintu gerbang baru dari rumah TUHAN. 
11 Ketika Mikhaya bin Gemarya bin Safan mendengar segala firman TUHAN dari kitab itu, 
12 turunlah ia ke istana raja, ke kamar panitera. Di sana tampak duduk semua pemuka, yakni panitera Elisama, Delaya bin Semaya, Elnatan bin Akhbor, Gemarya bin Safan, Zedekia bin Hananya dan semua pemuka lain. 
13 Lalu Mikhaya memberitahukan kepada mereka segala firman yang telah didengarnya, ketika Barukh membacakan kitab itu kepada orang banyak. 
14 Kemudian para pemimpin itu menyuruh Yehudi bin Netanya bin Selemya bin Kusyi kepada Barukh mengatakan: ''Bawalah gulungan yang telah kaubacakan kepada orang banyak itu dan datanglah ke mari!'' Maka Barukh bin Neria membawa gulungan itu dan datang kepada mereka. 
15 Berkatalah mereka kepadanya: ''Silakan duduk dan bacakan itu kepada kami!'' Lalu Barukh membacakannya kepada mereka. 
16 Setelah mereka mendengar segala perkataan itu, maka terkejutlah mereka dan berkata seorang kepada yang lain: ''Kita harus dengan segera memberitahukan segala perkataan ini kepada raja!'' 
17 Bertanyalah mereka kepada Barukh, katanya: ''Beritahukanlah kepada kami, bagaimana caranya engkau menuliskan segala perkataan ini!'' 
18 Jawab Barukh kepada mereka: ''Segala perkataan ini langsung dari mulut Yeremia kepadaku, dan aku menuliskannya dengan tinta dalam kitab.'' 
19 Lalu berkatalah para pemuka itu kepada Barukh: ''Pergilah, sembunyikanlah dirimu bersama Yeremia! Janganlah ada orang yang mengetahui di mana tempatmu!'' 
20 Kemudian pergilah mereka menghadap raja di pelataran, sesudah mereka menyimpan gulungan itu di kamar panitera Elisama. Mereka memberitahukan segala perkataan ini kepada raja. 
21 Raja menyuruh Yehudi mengambil gulungan itu, lalu ia mengambilnya dari kamar panitera Elisama itu. Yehudi membacakannya kepada raja dan semua pemuka yang berdiri dekat raja. 
22 Waktu itu adalah bulan yang kesembilan dan raja sedang duduk di balai musim dingin, sementara di depannya api menyala di perapian. 
23 Setiap kali apabila Yehudi selesai membacakan tiga empat lajur, maka raja mengoyak-ngoyaknya dengan pisau raut, lalu dilemparkan ke dalam api yang di perapian itu, sampai seluruh gulungan itu habis dimakan api yang di perapian itu. 
24 Baik raja maupun para pegawainya, yang mendengarkan segala perkataan ini, seorang pun tidak terkejut dan tidak mengoyakkan pakaiannya. 
25 Elnatan, Delaya dan Gemarya memang mendesak kepada raja, supaya jangan membakar gulungan itu, tetapi raja tidak mendengarkan mereka. 
26 Bahkan raja memerintahkan pangeran Yerahmeel, Seraya bin Azriel dan Selemya bin Abdeel untuk menangkap juru tulis Barukh dan nabi Yeremia, tetapi TUHAN menyembunyikan mereka. 
27 Sesudah raja membakar gulungan berisi perkataan-perkataan yang dituliskan oleh Barukh langsung dari mulut Yeremia itu, maka datanglah firman TUHAN kepada Yeremia, bunyinya: 
28 ''Ambil pulalah gulungan lain, tuliskanlah di dalamnya segala perkataan yang semula ada di dalam gulungan yang pertama yang dibakar oleh Yoyakim, raja Yehuda. 
29 Mengenai Yoyakim, raja Yehuda, haruslah kaukatakan: Beginilah firman TUHAN: Engkau telah membakar gulungan ini dengan berkata: Mengapakah engkau menulis di dalamnya, bahwa raja Babel pasti akan datang untuk memusnahkan negeri ini dan untuk melenyapkan dari dalamnya manusia dan hewan? 
30 Sebab itu beginilah firman TUHAN tentang Yoyakim, raja Yehuda: Ia tidak akan mempunyai keturunan yang akan duduk di atas takhta Daud, dan mayatnya akan tercampak, sehingga kena panas di waktu siang dan kena dingin di waktu malam. 
31 Aku akan menghukum dia, keturunannya dan hamba-hambanya karena kesalahan mereka; Aku akan mendatangkan atas mereka, atas segala penduduk Yerusalem dan atas orang Yehuda segenap malapetaka yang Kuancamkan kepada mereka, yang mereka tidak mau mendengarnya.'' 
32 Maka Yeremia mengambil gulungan lain dan memberikannya kepada juru tulis Barukh bin Neria yang menuliskan di dalamnya langsung dari mulut Yeremia segala perkataan yang ada di dalam kitab yang telah dibakar Yoyakim, raja Yehuda dalam api itu. Lagipula masih ditambahi dengan banyak perkataan seperti itu.
ADANYE TEMUAN GULUNGAN KITAB SUCI DI GOA2 DI QUMRAN TAON 1947 MEMBUKTIKAN KALO KITAB SUCI DALEM BAHASA ASLINYE GA PERNAH BERUBAH SLAMA REBUAN TAON. JADI YAHWE JELAS BISA JAGA FIRMANNYE SEDANGKAN OLOH GA BISA JAGA PIRMANNYE. HA...7X
Curt Fletemier memuji otentisitas kitab Injil
dalam Alkitab (Bibel). Menurutnya, saat ini
umat Kristen memiliki lebih dari 5.300
naskah kuno Perjanjian Baru dalam bahasa
Yunani. Sebelumnya sudah ada 15.000
salinan naskah kuno lainnya yang pernah
diterjemahkan ke dalam bahasa-bahasa
lain, seperti bahasa Syria dan Koptik. Ada
268 naskah kuno dengan huruf besar, di
antaranya berasal dari abad kelima dan
abad-abad setelahnya.
Untuk lebih meyakinkan pembaca, Curlt
mengurai sejarah penulisan Alkitab berbagai
naskah: Codex Vaticanus, Codex Sinaiticus,
Codex Alexandrianus, Codex Ephraemi, dan
Codex Bezae. Setelah puas memamerkan
sejarah Alkitab, penulis menutup Bab Kedua
itu dengan kesimpulan singkat: “Dengan
memberikan bukti-bukti dari bapak-bapak
gereja, kita dapat dengan yakin mengatakan
bahwa kita memiliki bukti-bukti teks yang
lebih baik untuk kelayakan kitab-kitab
Perjanjian Baru daripada Al-Qur'an yang
dimiliki oleh orang Islam,” (hlm. 42).

 Septuagint, kitab suci versi Yunani, terjemahan Yunani dari kitab Yahudi MASIH bertahan hingga saat ini. Ini memberi bukti yg tak dapat disangkal bahwa tidak ada yg berubah. Kitab ini diterjemahkan 275 th sebelum era Kristen. Isinya cocok dg Perjanjian Lama saat ini sampai ke detil2nya. Lalu kita punya Perkamen Laut Mati (The DEAD SEA SCROLLS). Perkamen ini ditemukan oleh seorang anak pengembala Bedouin disebuah gua di Qumran. Tgl pembuatannya sekitar 250 SM hingga 70M, dan dg begitu ditulis selama periode dimana Muhamad mengatakan Bible telah dirusak. Perkamen berumur 2000 th ini membuktikan bahwa dasar dari islam adalah fiksi.

Perjanjian Baru juga menyalahkan teori islam. Pada saat Muslim bilang itu telah dirusak, sudah terdapat ratusan terjemahan dan sebanyak ratusan ribu copy disebarkan diseluruh dunia beradab. Apa anda pikir mereka semua dikumpulkan dan diubah dg cara yg sama hanya karena Muhamad? Atau lebih mungkin lagi Allah tidak mengerti apa yg dia bicarakan? Ini yg paling penting ! Jika Bible TIDAK dirusak oleh sebuah komplotan secara besar2an, maka Islam TIDAK dapat dipercaya. Mengoreksi Taurat dan Injil, kembali ke agama yg asli, ini adalah pusat dari misi Muhamad. Nah, jika kitab2 sebelumnya tidak diputarbalikan, maka Islam kehilangan pembenarannya. Jika Bible tidak dirusak secara masal ‘sedemikian sehingga tidak dikenali lagi’ landasan dari islam adalah kebohongan. DOAARRRrrrrr !!!!   

Utk percaya bahwa tim Islam benar dan tim nabi2 Yahudi salah, kita harus mengabaikan fakta bahwa kebanyakan kisah2 dan karakter Quran diambil dari tradisi yg diturunkan dari mulut kemulut pada bangsa yahudi dalam Talmud. Tambahan lagi, dalam Surat2 Medinah dikatakan bahwa Muhamad harus membayar orang Yahudi utk mendapatkan akses pada kitab mereka selama pembentukan awal agama ini. “Hai Bani Israel … dan janganlah kamu memberi harga murah dalam pertukaran ayat2Ku …[2.42] (Maksudnya : jangan menjual murah ayat2Ku, tapi berikan saja kpd Muhamad secara gratis !)

Pihak Yahudi tentu saja mengenali ketidaksesuaian antara kitab mereka dgn versi Muhammad yg berbelit2. Jelas sekali bahwa pengubahan itu terjadi karena krisis dalam kehidupannya, bukan karena ia konsisten dg karakter tokoh2 dlm Bible. Jadi mereka mengejek Muhamad, sama seperti yg akan anda atau saya lakukan jika kita menghadapi Muhamad saat itu. (Kalau mau koreksi kitab kita, yah silahkan tapi mbok yg bener gitu lho mas !  )
Keotentikan Naskah Perjanjian Baru

Pengantar

Kritikus Alkitab mempertanyakan keotentikan/keabsahan Perjanjian Baru. Ada yang bilang cerita Perjanjian Baru adalah rekayasa pribadi yang tidak historis. Ada yang bilang Injil hanya mitos atau legenda. Atau ada juga yang bilang Yesus memang ada, tetapi tidak pernah disalib maupun bangkit.
Apakah Perjanjian Baru itu otentik, berasal dari sumber yang sah? Mungkinkah ada distorsi sejarah yang mengubah peristiwa asli?

Ada 3 hal yang menentukan otoritas keotentikan naskah Perjanjian Baru
1. Penyelidikan manuskrip-manuskrip(naskah-naskah salinan kuno) Perjanjian Baru.
2. Perbandingan manuskrip-manuskrip Perjanjian Baru dengan manuskrip-manuskrip kuno yang lain.
3. Penanggalan naskah asli Perjanjian Baru.

Penyelidikan manuskrip-manuskrip yang berhubungan dengan Perjanjian Baru

Ada banyak manuskrip yang berlimpah dan akurat untuk Perjanjian Baru dibandingkan dengan naskah-naskah kuno lainnya. Ada banyak manuskrip yang disalin dengan keakuratan lebih tinggi dan penanggalan yang lebih awal daripada manuskrip naskah-naskah kuno lainnya.
Berikut kita bicarakan beberapa manuskrip penting.

The John Rylands Fragment. Papirus ini berisi 5 ayat Yohanes 18:31-33, 37-38. Penulisan ini ditulis antara tahun 117 - 138 M, sekarang disimpan di John Rylands Library di Manchester, England.

The Bodmer Papyri. Papirus-papirus ini ditulis sekitar tahun 200 M, berisi Yohanes, Lukas, Yudas, 1 Petrus, dan 2 Petrus.

Codex Vaticanus. Ditulis antara 325 - 350 M. Manuskrip yang ditulis pada kulit binatang ini berisi seluruh Perjanjian Baru dan Perjanjian Lama. Sekarang disimpan di Vatican Library.

Codex Sinaiticus. Ditulis tahun 340 M berisi seluruh Perjanjian Baru dan sebagian Perjanjian Lama. Sekarang disimpan di University Library di Leipzig, Jerman.

Codex Alexandrius. Ditulis tahun 450 M berisi seluruh Perjanjian Baru dan Perjanjian Lama. Sekarang disimpan di National Library dalam British Museum.

Codex Bezae. Ditulis tahun 450 / 550 M berisi keempat Injil, Kisah Para Rasul dan beberapa bagian dari 3 Yohanes.

Dan masih banyak lagi manuskrip-manuskrip berbahasa Yunani salinan Perjanjian Baru yang bertanggal awal. Total manuskrip berbahasa Yunani Perjanjian Baru ada sekitar 5000. Tidak ada naskah kuno lainnya yang mempunyai manuskrip sebanyak Perjanjian Baru.

Perbandingan naskah Perjanjian Baru dengan naskah kuno lainnya

Dari sisi dokumentasi, Perjanjian Baru memiliki bukti yang sangat berlimpah dibanding naskah-naskah kuno lainnya. Tabel berikut menunjukkan jumlah yang berlimpah, penanggalan yang lebih awal, dan keakuratan lebih tinggi yang dimiliki Perjanjian Baru dibandingkan buku-buku kuno lainnya.

Naskah
Waktu Penulisan
Manuskrip paling awal
Jumlah Salinan
Tingkat keakuratan salinan

Caesar
WAKTU PENULISAN
Abad 1 SM
SALINAN MANUSKRIPT PALING AWAL=900M
JUMLAH SALINAN=10

-
Livy
WAKTU PENULISAN
Abad 1 SM
SALINAN MANUSKRIPT PALING AWAL= n/A
JUMLAH SALINAN=20
-

-
Tacitus
WAKTU PENULISAN
100 M
SALINAN MANUSKRIPT PALING AWAL= 1100 M
JUMLAH SALINAN=20

-
Thucydides
WAKTU PENULISAN
Abad 5 SM
SALINAN MANUSKRIPT PALING AWAL=900 M
JUMLAH SALINAN =8

-
Herodotus
WAKTU PENULISAN
Abad 5 SM
SALINAN MANUSKRIPT PALING AWAL=900 M
JUMLAH SALINAN=8
-
Demosthenes
WAKTU PENULISAN
Abad 4 SM
SALINAN MANUSKRIPT PALING AWAL =1100 M
JUMLAH SALINAN= 200
-
Mahabharata
WAKTU PENULISAN =N/A-
SALINAN MANUSKRIPT PALING AWAL=N/A-
JUMLAH SALINAN=N/A-
TINGKAT KE AKURATAN SALINAN =90%

Homer
WAKTU PENULISAN
Abad 9 SM
SALINAN MANUSKRIPT PALING AWAL=N/A-
JUMLAH SALINAN = 643
TINGKAT KE AKURATAN = 95 %

Perjanjian Baru
WAKTU PENULISAN
30 - 100 M
SALINAN MANUSKRIPT PALING AWAL=130 M
JUMLAH SALINAN= 5.000
TINGKAT KE AKURATAN = 99 + %

Beberapa pengamatan berhubungan dengan tabel di atas:
1. Tidak ada naskah kuno yang mempunyai manuskrip/salinan lebih dekat dengan naskah asli dan jumlah lebih banyak dibanding dengan Perjanjian Baru.
2. Jarak antara penulisan pertama dengan penyalinan paling awal untuk Perjanjian Baru adalah sekitar 30 tahun untuk yang bersifat potongan dan kurang dari 250 tahun untuk keseluruhan naskah. Bandingkan dengan naskah kuno lain yang jarak antara penulisan pertama dengan penyalinan paling awal mencapai lebih dari 1000 tahun.
3. Tingkat keakuratan salinan Perjanjian Baru lebih tinggi dibanding naskah kuno lainnya yang dapat dibandingkan. Kebanyakan naskah tidak mempunyai jumlah manuskrip yang cukup supaya perbandingan dapat dilaksanakan. Penyalinan yang berjarak 1000 tahun dengan naskah aslinya membuat para sarjana tidak mempunyai cukup keyakinan untuk merekonstruksi naskah aslinya.

Bruce Metzger membuat perbandingan yang menarik antara Perjanjian Baru dengan Homer dan Mahabharata.

Perjanjian Baru mempunyai 20.000 baris. Dari 20.000 baris ini hanya ada 40 baris (400 kata) yang masih dipertanyakan. Ini berarti keakuratannya :
(20.000 - 40) / 20.000 = 99,8 %.

Homer mempunyai 15.600 baris dengan 764 baris yang dipertanyakan. Ini berarti keakuratannya :
(15.600 - 764 )/15.600 = 95 %.

Mahabharata mempunyai 26.000 baris yang 10% nya masih dipertanyakan, yang berarti keakuratannya 90%.

Dengan demikian dari sisi dokumentasi, Perjanjian Baru mempunyai dokumentasi yang jauh lebih baik dibanding dibanding naskah-naskah kuno lainnya. Perjanjian Baru mempunyai lebih banyak manuskrip, mempunyai jarak waktu terpendek antara salinan dengan naskah asli, dan mempunyai tingkat keakuratan yang lebih tinggi.

Penanggalan naskah asli Perjanjian Baru

Kematian Kristus terjadi antara tahun 29 - 33 M. Argumentasi kehandalan catatan Perjanjian Baru berhubungan dengan penanggalan naskah asli Injil.

Tulisan-tulisan Paulus

Rasul Paulus mati martir saat Nero berkuasa pada tahun 67. Tulisan-tulisan yang paling awal ditulis sebelum dipenjara di Roma antara tahun 60 - 62 (Kisah Para Rasul 28). Dalam surat-suratnya ditemukan hal-hal yang penting mengenai kehidupan, pengajaran, kematian dan kebangkitan Yesus yang ditulis oleh saksi-saksi mata yang hidup pada saat itu.

Paulus mengajarkan bahwa Yesus dilahirkan dari seorang perawan (Galatia 4:4), Dia adalah sudah ada sejak semula dan pencipta alam semesta (Kolose 1:15-16),
berada dalam rupa manusia dan rupa Allah (Filipi 2:5-8 ).
Yesus adalah keturunan Abraham dan Daud ( Roma 9:5; 1:3)
yang hidup di bawah hukum Yahudi (Galatia 4:4),
yang dikianati pada malam Dia menetapkan perjamuan roti dan anggur (1 Korintus 11:23-26),
disalibkan di bawah pemerintahan Roma (1 Korintus 1:23; Filipi 2:8)
meskipun ini tanggung jawab pemuka Yahudi (1 Tesalonika 2:15).
Yesus yang sama dengan Yesus yang ada di Injil ini dijelaskan telah dikuburkan selama 3 hari, telah bangkit dari kematian, telah dilihat lebih dari 500 saksi mata, yang sebagian besar masih hidup pada saat Paulus menulis surat ini (1 Korintus 15:4-6)

Paulus mengenal murid-murid Yesus secara personal (Galatia 1:17). Petrus, Yakobus, dan Yohanes disebut sebagai 'tiang' dari komunitas Yerusalem (Galatia 2:9). Paulus mengenal saudara laki-laki Yesus dan tahu bahwa Petrus beristri ( 1 Korintus 9:5). Paulus mengutip perkataan Yesus (1 Korintus 7:10-11; 9:14; 11:23-26). Di tempat lain Paulus menyimpulkan khotbah di bukit (Roma 12:14-21) dan mengajak mengikuti teladan Yesus Kristus (Roma 13:14).
Secara singkat disimpulkan, "Garis besar berita Injil yang bisa kita telusuri dalam tulisan Paulus sama dengan garis besar yang bisa kita temukan di tempat lain di Perjanjian Baru dan dalam keempat Injil".

Beberapa penyelidikan mempertanyakan keotentikan Paulus terhadap naskah Perjanjian Baru. Mengenai hal tersebut, ini bisa dijawab:
1. Meskipun Paulus bukan saksi mata kehidupan, kematian dan kebangkitan Yesus, tetapi Paulus hidup pada zaman Yesus hidup.
2. Paulus menulis dalam 30 tahun setelah peristiwa-peristiwa kehidupan, kematian dan kebangkitan Yesus terjadi. Waktu 30 tahun ini terlalu singkat untuk terjadinya distorsi informasi. Di samping itu Paulus menantang pembacanya untuk mengecek kebenaran apa yang ia tulis dengan saksi mata yang sebagian besar masih hidup (1 Korintus 15:4-6). Tidak ada bukti sejarah yang menentang pernyataan Paulus, sebaliknya tulisan Paulus khususnya surat Roma, Korintus dan Galatia makin menegaskan keakuratan dan keotentikannya.

Injil Yohanes

Injil Yohanes disebut ditulis oleh "murid yang dikasihi Yesus sedang mengikuti mereka, yaitu murid yang pada waktu mereka sedang makan bersama duduk dekat Yesus..." (Yohanes 21:20). Dengan proses penyisihan, murid ini pastilah Yohanes. Murid lain seperti Petrus, Filipus, Tomas dan Andreas disebut sebagai orang ketiga (Yohanes 1:41; 6:8; 14:5,8). Lebih daripada itu, penulis adalah adalah salah satu dari 'inner circle' Yesus yang terdiri dari Yakobus, Petrus dan Yohanes seperti dibuktikan "bersandar dekat kepada-Nya, di sebelah kanan-Nya" (Yohanes 13:23-25), dia adalah saksi mata dan mempunyai informasi 'dalam' (Yohanes 18:15), dan pada kematian-Nya Yesus mempercayakan ibu-Nya dalam pemeliharaan Yohanes (Yohanes 19:26,27).
Yakobus mati awal (tahun 44M), sedangkan Petrus disebut sebagai orang ketiga (Yohanes 21:21). Dengan demikian dengan metode penyisihan, penulis dari Injil keempat ini pastilah Rasul Yohanes.

Ada banyak bukti esksternal dan internal yang menunjukkan bahwa Injil ini ditulis oleh rasul Yohanes, murid Yesus. Iranius, Tertulianus, dan Clement dari Aleksandria setuju penulisnya adalah rasul Yohanes. Pentingnya pernyataan Iranius karena murid Yohanes yaitu Polycarp adalah guru Iranius.

Bukti internal kepenulisan rasul Yohanes untuk Injil keempat ini adalah :
1. Identifikasi melalui metode penyisihan seperti yang telah dijelaskan.
2. Injil ditulis oleh saksi mata pertama (Yohanes 20:2; 21:4)
3. Penulis adalah seorang Yahudi yang mengenal detil kebiasaan Yahudi dalam pembasuhan (Yohanes 2:6) dan penguburan (Yohanes 19:40), perayaan-perayaan orang Yahudi, bahkan kelakuan mereka (Yohanes 7:49)
4. Penulis adalah seorang Yahudi di Palestina yang mengenal baik geografi dan topografi daerah itu (Yohanes 2:12;5:2;19:17). Semua bukti ini menunjuk kepada satu arah yaitu Yohanes, murid Yesus Kristus.

Sarjana-sarjana sekarang menerima tradisi yang kuat mengenai kepenulisan Yohanes, yang bertanggal tahun 30 - 66 M. Dengan demikian kita memiliki kekayaan sejarah, dari tangan pertama, keterangan saksi mata mengenai kehidupan, pengajaran, kematian, dan kebangkitan Yesus Kristus.

Injil Sinoptik (Matius, Markus dan Lukas)

Kunci penanggalan dari Injil-injil sinoptik adalah Injil Lukas. Kunci penanggalan Lukas adalah buku berikutnya setelah Injil Lukas yaitu Kisah Para Rasul:
1. Kisah Para Rasul ditulis oleh rekan kerja Paulus yang ditunjukkan dalam pemakaian "kami" ditulis dalam orang pertama (Kisah Para Rasul 16:10-17; 20:5-21; 27:1-28:30).
2. Dengan proses penyisihan, satu-satunya rekan dekat Paulus yang tidak dituliskan dalam bentuk orang ketiga adalah Lukas, seorang tabib. Timotius, Silas, Markus, dan Barnabas semua namanya disebut ( Kisah Para Rasul 15:39; 16:1,25). Tingkat pemakaian bahasa Yunani yang dipakai, pemakaian istilah-istilah medis, dan pengetahuan yang melimpah semua cocok mengarah kepada karakter Lukas.
3. Narasi dari Kisah Para Rasul berakhir dengan penahanan Paulus di Roma yang terjadi dari tahun 60 - 62 M. Karena di sini dijelaskan Paulus masih hidup ketika Lukas menulis, dan karena di sini Lukas menutup narasinya, kita mengasumsikan bahwa tahun 60 - 62 M adalah penyusunan Kisah Para Rasul. Andaikata Lukas menulis sesudah tahun 67 M, maka ia akan menuliskan juga kematian Paulus yang mati martir tahun 67 M.
4. Injil Lukas adalah bagian pertama dari buku sejarah Lukas - Kisah Para Rasul. Kitab Para Rasul menunjuk kepada 'buku pertama' yang ditulis untuk orang yang sama yaitu Teofilus (Kisah Para Rasul 1:1; Lukas 1:3). Jika Lukas selesai menulis Kisah Para Rasul sekitar tahun 62 M, maka Lukas menulis Injilnya sekitar tahun 60 M. Penyelidikan para sarjana menyimpulkan bahwa Matius ditulis dalam periode yang sama sekitar tahun 60 M, sedangkan Markus ditulis lebih dahulu antara tahun 50 - 60 M. Matius, penulis Injil Matius adalah murid Yesus (Matius 9:9-13). Markus, penulis Injil Markus adalah sekretaris Petrus.

Kesimpulan

Kita mempunyai 5 sumber otentik yang berbeda mengenai kehidupan, pengajaran, kematian, dan kebangkitan Yesus Kristus:
1. Paulus, yang hidup saat saksi mata tentang kehidupan Yesus masih hidup, menulis 10 surat yang ditulis tahun 50 - 60 M berisi pengajaran penting mengenai kehidupan, pengajaran, kematian, dan kebangkitan Yesus Kristus.
2. Lukas, rekan kerja Paulus, memakai sumber yang akurat dan keterangan saksi mata, menulis kehidupan yang lengkap Yesus Kristus dan sejarah gereja mula-mula hingga tahun 60 - 62 M.
3. Injil Markus yang ditulis sebelum Injil Lukas dan Injil Matius, ditulis antara tahun 50 - 60 M. Markus adalah sekretaris Petrus, murid Yesus, saksi mata kehidupan, pengajaran, kematian dan kebangkitan Yesus Kristus.
4. Yohanes, saksi mata pertama, termasuk murid terdekat Yesus menulis antara tahun 30 - 66 M.
5. Matius, murid Yesus Kristus, saksi mata pertama, menulis Injil Matius sekitar tahun 60 M.

Dari sisi sejarah kita mendapati bahwa Perjanjian Baru
a. Mempunyai keakuratan penyalinan yang sangat tinggi
b. Ditulis oleh sumber yang dapat dipercaya, ditulis dari sumber yang otentik/asli
c. Ditulis dalam kurun waktu di mana saksi mata masih hidup, yang andaikata ada kesalahan maka akan banyak menentang. Namum ternyata semua bukti menunjuk kepada keakuratan naskah Perjanjian Baru.

Dengan demikian maka dari segi keotentikan/keasliannya, maka kita menyimpulkan bahwa kehandalan dan keakuratan naskah Perjanjian Baru dapat dipercaya.

Sumber :
Geisler, Norman L. Christian Apologetics. Baker Book House, Grand Rapids, Michigan 49516

nasikh n mansuk sebenernye lagi2 mamad yg berpirman atas nama olo neru perjanjian baru n perjanjian lama. MAMAD KIRA PERJANJIAN BARU GANTIIN PERJANJIAN LAMA PADAHAL PERJANJIAN BARU ADALAH PENGGENAPAN NUBUATAN SOAL MESIAS/YESUS DI PERJANJIAN LAMA.
Sebelum ane tidur ane pengen Kasih tahu rahasia Besar Islam nihh.....

Muslim sering Mengatakan kalo Al kitab sering di Revisi tetapi mereka tidak bisa membuktikan Ayat mana yang di revisi atau di rubah....malam ini ane akan buktikan kalo al quran lah yang sering di REVISI membuktikan kalo awlloh khayalan Muhammad ini PLIN PLAN mari kita perhatikan baik baik ayat2 berikut ini :

Contoh-contoh naskh.

As-Suyuthi menyebutkan dalam Al-Itqan sebanyak dua puluh satu ayat, diantaranya :
1. QS Al-Baqarah [2] : 144 : “Maka palingkanlah mukamu kearah Masjidil Haram”
Ayat ini menasakh arah kiblat ke Baitul Maqdis yang ditetapkan dalam sunnah.
2. QS Al-Baqarah [2] : 180 : “Diwajibkan atas kamu, apabila seseorang diantara kamu kedatangan (tanda-tanda) maut, jika ia meninggalkan harta yang banyak, berwasiat untuk ibu-bapak dan karib kerabatnya …”
Kewajiban berwasiat dalam ayat ini dinasakh oleh ayat tentang hukum waris dan diperkuat oleh hadits. “Sesungghuhnya Allah telah memberikan kepada setiap orang yang mempunyai hak akan warisnya, maka tidak ada wasiat bagi ahli waris”
3. QS Al-Baqarah [2] : 284 : “Jika kamu melahirkan apa yang ada dalam hatimu atau kamu menyembunyikannya, niscaya Allah akan membuat perhitungan dengan kamu tentang perbuatanmu itu.”.
Ayat ini meng isyaratkan Allah akan membuat perhitungan terhadap perbuatan dan lintasan hati manusia. Namun pertanggungjawaban lintasan hati ini dinasakh oleh QS Al-Baqarah [2] : 286 “Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya”.
4. QS Al-Anfal [8] : 65 : “Jika ada dua puluh orang yang sabar diantara kamu, niscaya mereka dapat mengalahkan dua ratus orang musuh…”
Ayat ini melarang kaum muslimin mundur dari peperangan bila jumlah musuh kurang dari sepuluh kali lipat, namun ayat ini di nasakh dengan QS Al-Anfal [8] : 66 :
“Sekarang Allah telah meringankan kepadamu dan Dia mengetahui bahwa padamu ada kelemahan. Maka jika ada diantara kamu seratus orang yang sabar, niscaya mereka dapat mengalahkan dua ratus orang”. Ayat ini membolehkan kaum muslimin mundur dari peperangan bila jumlah musuh lebih dari dua kali lipat.

WOOW luar biasa bukan...sebenarnya apa manfaaat Naskh ini??yukk kita baca sama sama :

1. Memelihara kepentingan kaum muslimin.
2. Perkembangan tasyri menuju tingkat kesempurnaan sesuai dengan perkembangan dakwah dan perkembangan kondisi umat manusia.
3. Cobaan dan ujian bagi mukallaf, yaitu apakah mengikuti (mempelajarinya) ataukah tidak.
4. Menghendaki kebaikan bagi umat. Jika nasakh beralih ke hal yang lebih berat maka didalamnya terdapat tambahan pahala, dan jika beralih ke yang lebih ringan maka mengandung kemudahan dan keringanan.

hahahaha.....ini baru awlloh pro Ummat...subhanallohh.......lllohhhh

Syiah Sesat: Ulama Syiah Sebut Al Qur'an Diubah Oleh Para "Keledai"

SOLO (voa-islam.com) – Peneliti INSISTS Jaenal Abidin dalam makalah berjudul “Otentisitas Al Qur’an Menurut Syi’ah” memaparkan bahwa salah satu kekafiran Syi’ah (baik yang orang umum, para aktivisnya, pejabat-pejabatnya, dan para ulamanya) adalah menyakini bahwa Al Qur’an yang ada sekarang ini tidak asli.
Para ulama Syi’ah seperti Muhammad bin Al-Hasan As-Shafar, Syeikh Al-Ayasyi, Syeikh Al-Qummi, Syeikh Al-Mufid, Thabrasyi, Kulaini, Kasyani, Nikmatullah Al-Jazairi, Al-Majlisi, Al-Hurr Al-Amili, Sayyid Al-Bahrani dan masih banyak lagi, juga menyatakan bahwa Al Qur’an sekarang ini ada penambahan dan pengurangan dari para “Khimar atau Keledai”.
Keledai yang dimaksud orang-orang Syi’ah adalah para sahabat yang menulis dan dikatakan telah mengganti Al Qur’an yang turun kepada Rasulullah saw seperti Zaid bin Tsabit, Abdullah bin Zubair, Said bin Ash, Abdurrhman bin Harits, Abu Bakar Ash Shidiq, Utsman bin Affan dan Umar bin Khaththab.
“Sebagian besar ulama Syi'ah menyatakan bahwa Al-Quran yang berada ditangan umat Islam sudah tidak asli lagi, jadi inilah yang menjadi dasar kekafiran mereka. Sedangkan ahlu sunah dan seluruh ulama sunni sepakat bahwa tidak sedikitpun Al-Quran mengalami penyelewengan baik dari segi pengurangan maupun penambahan. Mereka (ulama sunni -red) juga meyakini keotentikan Al-Quran bersifat permanen dan tidak meyakini adanya mushaf yang lebih otentik selain Al-Quran. Inilah yang membedakan Syi’ah dengan ahlu sunah,” paparnya.
Sementara itu, Agus Yasin dalam makalahnya berjudul “Kritik Atas Pandangan Syi’ah dalam Nikah Mut’ah” menjelaskan bahwa yang dimaksud nikah mut’ah adalah sebuah hubungan intim laki-laki dan wanita dalam waktu tertentu tanpa wali, saksi, tidak ada hukum waris dan tidak ada thalaq. Yang lebih berbahaya lagi dari ajaran nikah mut’ah ini, menurut Yasin, yaitu dibolehkannya mut’ah dengan wanita Yahudi, Nashrani, Majusi, PSK dan bahkan dengan wanita yang sudah bersuami.
Namun para ulama Syi’ah yang menganjurkan nikah mut’ah ini tidak konsekuen dengan apa yang diajarkannya. Sebab, anak dan saudara perempuannya tidak diperkenankan untuk di mut’ah oleh orang Syi’ah lainnya. “Jika mut’ah yang difahami oleh Syi’ah seperti itu, maka itu sama saja dengan perangkat dalam melakukan prostitusi. Yakni sama-sama ada wanitanya, dibayar atau disewa, tanpa wali dan saksi, tidak ada waris, tidak ada thalaq dan sekedar untuk mencari kenikmatan,” katanya.
Yasin menjelaskan, bahwa dahulu nikah mut’ah memang pernah diperbolehkan oleh Nabi Muhammad saw, namun hal itu kemudian dilarang oleh Allah swt sebagaimana tercantum didalam Musnad Ahmad bin Hanbal halaman No. 3.681, No. 15.051 dan didalam Shahih Muslim No. 2.517 bahwasanya Rosululloh saw bersabda, “Wahai manusia, sesungguhnya aku pernah membolehkan mut’ah kepada wanita, tahukah kalian bahwa Allah swt. telah melarangnya sampai hari Kiamat....”.
Sementara itu, Ali bin Abi Tholib ra. yang dikultuskan oleh orang-orang syi’ah juga pernah meriwayatkan hadits didalam Shahih Muslim No. 2518, 2519, 2521, dan 3588, bahwasanya “Rasulullah saw telah melarang mut’ah pada perang Khaibar dan daging keledai peliaraan”.  “Meski sebelumnya pernah diperbolehkan, namun hukum keharaman nikah mut’ah (setelah pernah dibolehkan -red) adalah  sudah menjadi IJMA’ Ulama’ Ahli Sunnah yang bersandarkan kepada Al-Qur’an dan Al-Hadits,” jelasnya. [Bekti]

SUMBER : 
http://www.voa-islam.com/news/indonesiana/2013/03/15/23597/syiah-sesat-ulama-sebut-al-quran-diubah-oleh-para-keledai/
Raja Hujat berbagi foto Nabi Mubangsad.
dead sea scrolls sangat menghancurkan reputasi al qur'an


setelah ditemukannya dead sea scrolls, pada tahun 1955, oleh seorang gembala palestina, yang merupakan kitab perjanjian lama dari alitab, dimana di dalamnya terdapat 5 kitab taurat musa, maka makin hancurlah reputasi al qur'an.

al qur'an menyebutkan bahwa taurat yang ada sekarang (dalam perjanjian lama alkitab) telah dipalsukan, tapi ternyata dead sea sroll berisi perjanjian lama dalam bahasa ibrani yang isinya sama persis dengan apa yang tertulis dalam alkitab perjanjian lama bahasa ibrani sampai hari ini, bahkan sama persis sampai pada titik dan komanya, tak ada perbedaan sama sekali, betapa hebatnya tuhan, telah menyimpan taurat di goa qumran selama lebih dari 2000 tahun, bahkan sebagian dari kitab2 tersebut usianya mencapai lebih dari 3000 tahun.

apalagi yang masih tersisa dari al qur'an setelah terbukti bahwa klaim al qur'an terhadap pemalsuan taurat tidak terbukti?

yang ada hanyalah kebodohan orang2 yang percaya bahwa al qur'an adalah firman tuhan.

karena tuhan tak mungkin salah, sedangkan bukti arkeologi menunjukkan bahwa al qur'an salah tulis, maka jelas al qur'an bukan firman tuhan.
dead sea scrolls sangat menghancurkan reputasi al qur'an


setelah ditemukannya dead sea scrolls, pada tahun 1955, oleh seorang gembala palestina, yang merupakan kitab perjanjian lama dari alitab, dimana di dalamnya terdapat 5 kitab taurat musa, maka makin hancurlah reputasi al qur'an.

al qur'an menyebutkan bahwa taurat yang ada sekarang (dalam perjanjian lama alkitab) telah dipalsukan, tapi ternyata dead sea sroll berisi perjanjian lama dalam bahasa ibrani yang isinya sama persis dengan apa yang tertulis dalam alkitab perjanjian lama bahasa ibrani sampai hari ini, bahkan sama persis sampai pada titik dan komanya, tak ada perbedaan sama sekali, betapa hebatnya tuhan, telah menyimpan taurat di goa qumran selama lebih dari 2000 tahun, bahkan sebagian dari kitab2 tersebut usianya mencapai lebih dari 3000 tahun.

apalagi yang masih tersisa dari al qur'an setelah terbukti bahwa klaim al qur'an terhadap pemalsuan taurat tidak terbukti?

yang ada hanyalah kebodohan orang2 yang percaya bahwa al qur'an adalah firman tuhan.

karena tuhan tak mungkin salah, sedangkan bukti arkeologi menunjukkan bahwa al qur'an salah tulis, maka jelas al qur'an bukan firman tuhan


------------------------------


Penemuan naskah teks kitab di LautMati yang semakin memperkuatkeakuratan Alkitab


by Yosafat wahab on 11:53 AM, 02-Apr-13

Category: Islamologi


Penemuan naskah teks kitab di Laut Mati yang semakin memperkuat keakuratan Alkitab Pihak non Nasrani sering kali mengejek bahwa Alkitab yang sekarang telah korup, dipalsukan dan banyak dirubah. Namun tuduhan ini agaknya sangat konyol dan terkesan hanya untuk menjatuhkan Kekristenan saja. Kami akan menuliskan betapa akuratnya Alkitab sekarang dengan Alkitab masa lampau lewat sebuah penemuan besar abad 20, yakni Naskah gulungan di sekitar Laut Mati. Tentunya ini akan membungkam para pengkritik barbar yang mengira Alkitab tidak sama dengan Alkitab dahulu. Naskah Laut Mati terdiri dari lebih kurang 900 dokumen, termasuk teks-teks dari Kitab Suci Ibrani, yang ditemukan antara tahun 1947 dan 1956 dalam 11 gua di Wadi Qumran dan sekitarnya (dekat reruntuhan pemukiman kuno Khirbet Qumran, di sebelah barat daya pantai Laut Mati). Teks-teks ini mempunyai makna keagamaan dan sejarah yang penting, karena mereka praktis merupakan satu-satunya dokumen- dokumen Alkitab yang berumur antara tahun 150 SM dan 70 M. Menurut perhitungan tanggal karbon dan analisis teks, dokumen- dokumen ini ditulis pada berbagai masa sejak pertengahan abad ke-2 SM hingga abad pertama M. Sekurang-kurangnya satu dokumen, berdasarkan perhitungan tanggal karbon berasal dari tahun 21 SM–61 M. Papirus Nash dari Mesir, yang mengandung salinan Dasa Titah, adalah satu-satunya dokumen berbahasa Ibrani lainnya yang sangat kuno. Bahan-bahan tertulis serupa lainnya telah ditemukan dari situs-situs di dekatnya, termasuk benteng Masada. Sebagian dari naskah ini ditulis di atas papirus, namun cukup banyak pula yang ditulis di kulit binatang yang berwarna kecoklatan, yang tampaknya gevil. Potongan-potongan ini terdiri dari sekurang-kurangnya 800 teks yang mewakili pandangan-pandangan yang berbeda-beda, dari keyakinan orang-orang Esene hingga sekte- sekte yang lain. Sekitar 30%nya adalah potongan-potongan dari Kitab Suci Ibrani, dari semua kitab kecuali Kitab Ester. Sekitar 25% merupakan teks-teks keagamaan israel tradisional yang tidak ada di dalam Kitab Suci Ibrani yang kanonik, seperti misalnya Kitab Henokh, Kitab Yobel, dan Perjanjian Lewi. Sekitar 30% lagi mengandung tafsiran-tafsiran Alkitab dan teks-teks lainnya seperti misalnya "Manual Disiplin" (1QS, yang dikenal pula sebagai "Naskah Disiplin" atau "Aturan Komunitas") dan Aturan Peperangan (1QM, juga dikenal sebagai "Naskah Peperangan") yang terkait dengan kepercayaan, peraturan, dan tuntutan keanggotaan dari sebuah sekte kecil Yahudi, yang dipercaya banyak peneliti hidup di wilayah Qumran. Sisanya (sekitar 15%) dari potongan- potongan ini belum dapat diidentifikasikan. Kebanyakan dari mereka ditulis dalam bahasa Ibrani, namun sebagian juga ditulis dalam bahasa Aram dan beberapa dalam bahasa Yunani. Teks-teks penting mencakup Gulungan Yesaya (yang ditemukan pada 1947), sebuah tafsiran Habakuk (1947); Peraturan Komunitas (1QS), yang memberikan banyak informasi mengenai struktur dan teologi sekte ini; dan versi yang paling awal dari Dokumen Damsyik. Apa yang disebut Gulungan Tembaga (1952), yang mendaftarkan tempat-tempat penyimpanan emas, naskah, dan senjata yang tersembunyi barangkali adalah yang paling terkenal. Menurut sebuah pandangan yang hampir secara universal diterima hingga tahun 1990-an, dokumen- dokumen ini ditulis dan disembunyikan oleh sebuah komunitas orang Eseni yang hidup di daerah Qumran. Ini dikenal sebagai Hipotesis Esene. Orang- orang Yahudi memberontak melawan orang-orang Romawi pada 66 M. Sebelum mereka dibantai oleh para tentara Romawi, orang-orang Eseni menyembunyikan kitab-kitab suci mereka di gua-gua dan baru ditemukan kembali pada 1947. Potongan-potongan dari 38 kitab di Perjanjian Lama atau Alkitab Ibrani telah ditemukan. Hanya kitab Ester yang tidak ditemukan. Ada sejumlah potongan kecil bahasa Yunani dari gua 7 dilaporkan berisi sejumlah ayat-ayat dalam Injil Markus (4 fragmen), Kisah Para Rasul, Surat Roma, 1 Timotius, dan Yakobus, masing-masing 1 fragmen. Kitab-kitab disusun menurut jumlah manuskrip yang ditemukan (11 kitab terbanyak) Nama kitab Jumlah ditemukan Mazmur 39 Ulangan 33 1 Henokh 25 Kejadian 24 Yesaya 22 Yobel 21 Keluaran 18 Imamat 17 Bilangan 11 Nabi-nabi kecil 10 Daniel 8 Yeremia 6 Yehezkiel 6 Ayub 6 1&2 Samuel 4

sumber : http://luken.mywapblog.com/penemuan-naskah-teks-kitab-di-lautmati-y.xhtml

Kontra Versi
 BENARKAH QURAN TIDAK PERNAH DIREVISI?

 Banyak muslim menganggap, Al Quran yang dipegangnya sekarang tetap terjaga alias tidak pernah direvisi. Nah dalam kesempatan ini, ane cuma mau ngasih satu hadits aja kepada sahabat muslim buat pencerahan.

 Proses Revisi Quran Bahasa Asli untuk pertama kali:

 Sahih al-Bukhary, Vol 6 Book 61 The Book of Sacrifice on Occasion of Birth, Hadith Number:510,

 كتاب فضائل القرآن

 حَدَّثَنَا مُوسَى حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ حَدَّثَنَا ابْنُ شِهَابٍ أَنَّ أَنَسَ بْنَ مَالِكٍ حَدَّثَهُ أَنَّ حُذَيْفَةَ بْنَ الْيَمَانِ قَدِمَ عَلَى عُثْمَانَ وَكَانَ يُغَازِى أَهْلَ الشَّأْمِ فِى فَتْحِ إِرْمِينِيَةَ وَأَذْرَبِيجَانَ مَعَ أَهْلِ الْعِرَاقِ فَأَفْزَعَ حُذَيْفَةَ اخْتِلاَفُهُمْ فِى الْقِرَاءَةِ فَقَالَ حُذَيْفَةُ لِعُثْمَانَ يَا أَمِيرَ الْمُؤْمِنِينَ أَدْرِكْ هَذِهِ الأُمَّةَ قَبْلَ أَنْ يَخْتَلِفُوا فِى الْكِتَابِ اخْتِلاَفَ الْيَهُودِ وَالنَّصَارَى فَأَرْسَلَ عُثْمَانُ إِلَى حَفْصَةَ أَنْ أَرْسِلِى إِلَيْنَا بِالصُّحُفِ نَنْسَخُهَا فِى الْمَصَاحِفِ ثُمَّ نَرُدُّهَا إِلَيْكِ فَأَرْسَلَتْبِهَا حَفْصَةُ إِلَى عُثْمَانَ فَأَمَرَ زَيْدَ بْنَ ثَابِتٍ وَعَبْدَ اللَّهِ بْنَ الزُّبَيْرِ وَسَعِيدَ بْنَ الْعَاصِ وَعَبْدَ الرَّحْمَنِ بْنَ الْحَارِثِ بْنِ هِشَامٍ فَنَسَخُوهَا فِى الْمَصَاحِفِ وَقَالَ عُثْمَانُ لِلرَّهْطِ الْقُرَشِيِّينَ الثَّلاَثَةِ إِذَا اخْتَلَفْتُمْ أَنْتُمْ وَزَيْدُ بْنُ ثَابِتٍ فِى شَىْءٍ مِنَ الْقُرْآنِ فَاكْتُبُوهُ بِلِسَانِ قُرَيْشٍ فَإِنَّمَا نَزَلَ بِلِسَانِهِمْ فَفَعَلُوا حَتَّى إِذَا نَسَخُوا الصُّحُفَ فِى الْمَصَاحِفِ رَدَّ عُثْمَانُ الصُّحُفَ إِلَى حَفْصَةَ وَأَرْسَلَ إِلَى كُلِّ أُفُقٍ بِمُصْحَفٍ مِمَّا نَسَخُوا وَأَمَرَ بِمَا سِوَاهُ مِنَ الْقُرْآنِ فِى كُلِّ صَحِيفَةٍ أَوْ مُصْحَفٍ أَنْ يُحْرَقَ

 Dikisahkan oleh Anas bin Malik: Hudhaifa bin Al-Yaman datang kepada Utsman pada saat orang-orang Syam dan orang-orang Irak yang mengobarkan perang untuk menaklukkan Arminya dan Adharbijan. Hudhaifa takut (orang-orang Syam dan Irak) PERBEDAAN MEREKA DALAM BACAAN AL-QUR'AN, sehingga ia berkata kepada 'Utsman, "Wahai pemimpin orang mukmin Selamatkan negara ini sebelum mereka bertentangan tentang Buku ini (Quran)! sebagaimana Yahudi dan Kristen sebelumnya. " Jadi 'Utsman mengirim pesan kepada Hafsa mengatakan, "Kirimkan naskah Quran sehingga kami bisa mengumpulkan bahan-bahan Al-Qur'an dalam salinan sempurna dan mengembalikan naskah kepada kamu." Hafsa mengirimkannya ke 'Utsman. 'Utsman kemudian memerintahkan Zaid bin Tsabit, Abdullah bin AzZubair, Said bin Al-As dan' Abdurrahman bin Harits bin Hisyam untuk menulis ulang naskah dalam salinan sempurna. 'Utsman berkata kepada tiga orang Quraisy, "Dalam kasus kalian tidak setuju dengan Zaid bin Tsabit pada SETIAP HAL DALAM AL QUR'AN, kemudian TULISLAH DALAM DIALEK QURAISY, Al Qur'an diturunkan dalam bahasa mereka." Mereka melakukannya, dan ketika mereka telah menulis banyak salinan, 'Utsman mengembalikan naskah asli kepada Hafsa. 'Utsman mengirim ke setiap propinsi Muslim salah satu salinan dari apa yang telah mereka salin, dan memerintahkan BAHWA SEMUA BAHAN QURAN LAIN, BAIK YANG DITULIS DI BEBERAPA NASKAH ATAU SELURUH BUKU, DIBAKAR.

 >>> PERHATIKAN BAGIAN:
 اخْتِلاَفُهُمْ فِى الْقِرَاءَةِ

 PERBEDAAN MEREKA DALAM QIRA'AT

 Sekarang PERHATIKAN sikap Utsman:

 ..... ..... .....dan memerintahkan BAHWA SEMUA BAHAN QURAN LAIN, BAIK YANG DITULIS DI BEBERAPA NASKAH ATAU SELURUH BUKU, DIBAKAR.

 Pembakaran Quran lain membuktikan isi Al Qurannya yang berbeda-beda.

 Logikanya, kalau yang berbeda adalah cara baca/Qiraat tapi lucunya mengapa yang dimusnahkan adalah Qurannya? Ibarat GURU GILA yang menghukum si BUKU karena muridnya yang SALAH BACA.

 Lanjut,

 >>> PERHATIKAN : "Dalam kasus kalian tidak setuju dengan Zaid bin Tsabit pada SETIAP HAL DALAM AL QUR'AN, kemudian TULISLAH DALAM DIALEK QURAISY,..... ..... .....

 Katanya hanya menyalin Quran yang sudah ada. Tapi kuq pake acara setuju tidak setuju dengan hal/isi Al-Quran? Ini menyalin atau merevisi?

 Yang namanya menyalin/penggandaan naskah Quran, dialek apapun yang terdapat dalam naskah Hafsah harus disalin. Ngapain Utsman intervensi soal isinya? Apalagi pake acara revisi dialek?

 Kecuali Utsman merasa memang naskah Hafsah ga valid dan perlu direvisi. Jika begitu, lantas naskah mana yang valid?

Steiner Budiman berbagi status melalui Kristen Menjawab.

Bab 6, Keaslian, kesempurnaan akan karya YHWH terpelihara sempurna.
Sang Putera dan Sang Bulan (06/16)

Curt Fletemier
Yusuf Lifire

6. Kitab-Kitab Pertama Dari Tuhan

Kita telah membuktikan bahwa Perjanjian Baru sekarang ini memiliki isi yang
sama seperti pada zaman Rasul Petrus dan Rasul Paulus. Menurut hemat saya,
bila anda bersikap skeptis, atau mungkin Anda menganggap pembukuan kami itu
palsu atau dibuat-buat, maka kami persilakan Anda mendapatkan fotokopi naskah-naskah itu. Untuk itu datangi saja sumber-sumber penyimpanannya, maka Anda
akan sadar bahwa apa yang kami kemukakan memang mengandung kebenaran,
dan kami telah bersikap jujur terhadap Anda.

Lalu bagaimana dengan Perjanjian Lama? Apakah kita dapat membuktikan
juga bahwa Perjanjian Lama itu tidak mengalami perubahan? Ya Bukti-bukti
berbicara dengan jelas bahwa Perjanjian Lama pun tidak mengalami perubahan.

Tulisan-tulisan kuno Ibrani pada zaman Nabi Musa belum menggunakan
alfabet yang lengkap. Di dalamnya tidak terdapat tanda-tanda bagi vokal. Dengan
demikian, misalnya nama YUNUS mereka tulis dengan huruf mati YNS. Menurut
kenyataannya memang bahasa Ibrani tidak mengenal vokal sampai pada abad ke-
10 M. Sekelompok ahli kitab Yahudi yang disebut kelompok Massaret pada
akhirnya memberikan tanda-tanda vokal kepada abjad Ibrani.

Naskah Ibrani paling tua yang kita miliki berisi seluruh Perjanjian Lama
adalah Teks Masorretik, sebuah teks yang sudah menggunakan tanda-tanda
vokal. Naskah ini disebut Kodeks Leningrad, yang aslinya dihasilkan pada tahun
1005 M. Sekarang naskah ini tersimpan di Perpustakaan Negara di Kota Saint
Petersburg, Russia. Naskah ini merupakan landasan terjemahan Perjanjian Lama
sekarang dalam versi modern.

Pada mulanya kita memang tidak mempunyai gambaran yang jelas dan
cermat mengenai kumpulan naskah ini sampai pada tahun 1947. ketika gulungan
Naskah laut Mati ditemukan di Qumran, Komunitas masyarakat Qumran sudah
dihancurkan oleh kekaisaran Romawi setelah memenangkan pertempuran
melawan Yahudi dari tahun 66-70 M. Dalam gua itu ditemukan 40.000 kitab dan
fragmen. 500 kitab di antaranya telah berhasil diidentifikasi. Sekitar 100 di
antaranya adalah salinan dari kitab Perjanjian Lama.

Banyak kitab yang membentuk Perjanjian Lama dapat ditemukan secara
lengkap dalam gulungan naskah ini. misalnya kitab Nabi Yesaya, kitab Imamat dan
kitab Mazmur. Hampir seluruh naskah Perjanjian Lama telah ditemukan, paling
sedikit dalam bentuk kepingan-kepingannya. Hanya kitab Ester yang tidak
ditemukan dalam gua itu.

Naskah-naskah kuno itu ditulis dengan tanpa disalin dengan tulisan tangan
pula, kurang lebih pada seratus tahun sebelum Yesus dilahirkan. Sekarang kita
dapat memperbandingkan Alkitab kita dengan naskah-naskah yang berasal dari
2.100 hingga 1.100 tahun lampau sebelum kehadiran Kodeks Leningrad. Apakah
naskah-naskah itu sama jika diteliti satu kata demi satu kata? Tidak! Ada
perbedaan-perbedaan kecil, seperti yang telah kita lihat dalam kitab-kitab
Perjanjian Baru, yang kita bahas dalam pasal terdahulu buku ini. Menurut fakta
ada lagi perbedaan lainnya. Naskah kitab Mazmur memuat nyanyian mazmur
tambahan, yang tidak ada dalam Alkitab yang kita miliki sekarang ini.

Perbedaan semacam ini bukanlah masalah bagi saya. Hal yang lebih
mengagumkan adalah justru betapa kecilnya teks itu mengalami perubahan.
Hershel Shanks bukanlah seorang Kristen dan juga bukan seorang Yahudi
ortodoks. Bahkan dia seringkali bersikap sangat kristis terhadap golongan Kristen
yang injili. Namun, pada tahun 1991 dialah orang pertama yang telah menerbitkan
ikhtisar dan gulungan naskah itu. Pada halaman 142-143 dalam bukunya yang
berjudul "The Mistery and Meaning of The Dead Sea Scrolls" ia menulis sebagai
berikut:

"Meskipun teks-teks Alkitab yang ditemukan pada Gulungan Naskah laut
Mati berusia seribu tahun lebih tua daripada Alkitab Ibrani yang paling tua,
teks-teks itu terbukti sama cermatnya dalam segala hal dengan salinan
modern Alkitab kita. Secara relatif hanya terdapat sedikit kekurangan
antara teks-teks Alkitab Qumran dengan teks-teks Alkitab yang dihasilkan
belakangan. Namun, sejumlah perubahan kecil – bahkan hampir tak
banyak bedanya – dimasukkan ke dalam Alkitab terjemahan baru sebagai
hasil perbandingan dengan teks-teks yang ditemukan dalam Alkitab
Gulungan Naskah Laut Mati”

Gleason Archer, salah seorang pakar arkeologi terkenal di dunia merangkap
ahli bahasa Semitik. menulis:

“Kedua buah salinan naskah dari kitab Nabi Yesaya yang ditemukan di
dalam Gua Qumran …. 95% teks ini terbukti sama (kata demi kata)
dengan Alkitab standar berbahasa Ibrani yang kita pakai saat ini. 5%
perbedaan variasi disebabkan kesalahan dalam penyalinan dan
perubahan ejaan.”

Ada tiga alasan mengapa Perjanjian Lama disatukan dengan Perjanjian Baru
yang kita miliki sekarang ini : Pertama Kedua Perjanjian ini {Lama dan Baru)
adalah Firman Allah. Kedua: Yesus adalah seorang Yahudi, dan sebagian besar
orang Kristen mula-mula adalah juga orang Yahudi. Adat atau budaya yang
terdapat di dalam Perjanjian Baru adalah adat atau budaya Yahudi. Perjanjian
Lama ibarat segelas kopi, sedangkan Perjanjian Baru ibarat krim susu atau gula
yang kita tambahkan ke dalamnya Keduanya saling melengkapi. Alasan ketiga
ialah bahwa Perjanjian Lama menubuatkan kedatangan Yesus, dan sesungguhnya
Perjanjian Baru adalah penggenapan dari nubuat itu.

Perhatikanlah Yesaya 53, yang berisi nubuatan tentang Tuhan yang akan
menderita untuk dosa kita. Dalam naskah-naskah Qumran ada 17 huruf yang
berbeda dengan teks Masoretik yang telah ada sebelumnya. Sepuluh perbedaan
di antaranya adalah perbedaan pengucapan, seperti baroe dengan baru dalam
ejaan bahasa Indonesia.

Empat perbedaan lainnya menyangkut perbedaan gaya penulisan - seperti
pemilihan untuk memakai kata sambung atau menggunakan 2 kalimat saja. Tiga
perbedaan terakhir mengenai penambahan kata "terang" setelah kalimat "mereka
akan melihat" dalam ayat 11. Dari 166 kata dalam pasal ini, hanya kata ini yang
menjadi pertanyaan. Meskipun begitu, hal ini sama sekali tidak mengubah
maknanya. Ini sesuatu yang biasa terjadi. Berdasarkan informasi yang ditemukan
dalam Naskah-naskah Laut Mati. Revised Standard Version (RVS. AIkitab versi
bahasa Inggris) hanya membuat 13 perubahan kecil dari seluruh isi kitab Yesaya.

Yesus, bersama para murid-Nya sering mengutip Perjanjian Lama, namun
pada umumnya mereka mengutip ayat-ayat kitab Suci itu dari LXX (terjemahan
Perjanjian Lama dalam bahasa Yunani, yang disebut Septuaginta) Dalam hal ini
yang menarik ialah bahwa Septuaginta justru memuat tambahan nyanyian mazmur
yang di temukan pada Gulungan Naskah Laut Mati juga, pada beberapa tempat di
mana terdapat perbedaan kecil antara teks modern dengan teks Gulungan Naskah
Laut Mati, seringkali Septuaginta memiliki teks yang sama dengan teks Gulungan
Naskah Laut Mati. Nampaknya Septuaginta merupakan terjemahan dari sumber
yang jauh lebih tua usianya danpada sumber naskah Ibrani yang kita miliki
sekarang ini. Walaupun demikian, perbedaannya tidak seberapa besar.

Pada hakikatnya, kita dapat memperlihatkan buku-buku yang lebih tua lagi
bahwa Perjanjian Lama tidak mengalami perubahan Sebuah hiasan kecil terbuat
dari perak ditemukan dalam sebuah kuburan di dekat Bait Allah oleh seorang ahli
ilmu purbakala bernama Gabriel Barkay pada tahun 1979. Ucapan berkat yang
ada dalam kitab Bilangan 6:24-26 terukir pada bagian belakang hiasan itu.

Kata-katanya sama seperti yang tertera dalam Alkitab modern kita. Hiasa n itu berasal dari sekitar tahun 600 sebelum Masehi. Jadi, meskipun buku-buku tidak membawa kita kembali ke zaman Nabi Musa, kita sudah dibawa cukup jauh ke belakang sehingga kita bisa yakin bahwa pada dasarnya Alkitab kita masih mengandung kata-kata yang sama seperti apa yang ditulis oleh Musa.

Bukti-bukti Sejarah dan Arkeologi

Beberapa buku untuk mendukung kebenaran isi kitab Perjanjian Lama
berasal dari ilmu pengetahuan yang menyelidiki asal mula alam semesta atau
secara khusus bumi. Kami akan membahas secara mendetail hal ini dalam pasal
berikutnya. Untuk sementara kami akan memberikan penjelasan singkat tentang
beberapa kisah Alkitab yang biasa kita dengar saat kita masih di Sekolah Minggu.
Anda akan menyadari bahwa kisah-kisah itu bukan legenda belaka, melainkan
kisah nyata Buku-buku membenarkan hal ini.

Air Bah

Ada yang berpendapat bahwa peristiwa air bah dalam Perjanjian Lama tidak
Pernah terjadi. Tetapi itu memang terjadi. Di bawah ini beberapa hal dari sudut
Ilmu Pengetahuan yang dapat mendukung kebenarannya.

Renghitungan DNA Nenek Moyang Manusia

Telah disebutkan sebelumnya bahwa berdasarkan tes DNA dan kromosom
Y, umur manula dapat ditentukan. Usia nenek moyang laki-laki yang paling
kemudian menurut metode ini adalah berkisar antara 35.000 hingga 47.000 tahun
yang lalu, Walaupun demikian, para ilmuwan agak bingung, sebab usia
perempuan terkemudian seharusnya sama dengan laki-laki, karena dari
keduanyalah kehidupan umat manusia dimulai. Akan tetapi sebaliknya, nenek
moyang wanita yang paling kemudian berkisar antara 3.000 sampai 30.000 tahun
lebih tua dari laki-laki. Bagaimana ini bisa terjadi?
Metode analisis DNA dan kromosom Y selalu memberikan hasil yang sama
dalam bidang-bidang penelitian yang lain. Suatu penelitian di Finlandia
menunjukkan bahwa dua metode ini, laki-laki dan perempuan, memberikan hasil
yang persis sama. Lalu mengapa studi atas perempuan dan lelaki memberikan
hasil yang berbeda? Apa yang terjadi?

Jawabannya Dapat Ditemukan dalam Kejadian 7:13
Sebagal orang Kristen, kita tahu bahwa semua manusia adalah keturunan
Nuh, istrinya dan ketiga anaknya beserta istri mereka (Kejadian 7:13). Maka umur
nenek moyang yang paling kemudian adalah Nuh, tetapi perempuan-perempuan
dalam bahtera itu tidak ada hubungan darah secara langsung. Jadi. untuk
mendapatkan umur nenek moyang perempuan-perempuan itu, kita harus menarik
kembali garis keturunan mereka maimg-masing. Artinya kita harus kembali ke
belakang sebelum terjadinya air bah, dan sudah tentu akan membuat umur nenek
moyang perempuan lebih besar jumlahnya dari nenek moyang pria. Sedangkan
untuk menentukan nenek moyang pria, kita hanya perlu mengambil dari garis
keturunan Nuh, karena mereka mempunyai kromosom yang sama dengannya.
Inilah sebabnya mengapa usia nenek moyang perempuan berbeda 3.000-30 000
tahun lebih tua dari laki-laki. Karena itu penelitian ini tidak hanya menentukan
umur manusia, tetapi umur air bah juga.

Tempat Terjadinya Air Bah

Pada kenyataannya, kebenaran bukti secara ilmu pengetahuan bertentangan
dengan pandangan bahwa dulu air bah melanda hingga menutupi puncak gunung
yang paling tinggi di seluruh belahan dunia. Mungkin karena selama ini mereka
memiliki pandangan bahwa "seluruh bumi" adalah keseluruhan bumi seperti pada
masa sekarang ini. Pada masa itu manusia belum terlalu banyak di bumi, sehingga
jika Tuhan mau membinasakan seluruh manusia. Tuhan tidak perlu menutupi
seluruh burni, melainkan cukup "bumi" di tempat mereka berada, yaitu daerah
sekitar mereka tinggal. Hal ini menunjukkan bahwa pada masa kuno ada air bah
yang melanda suatu regional, bukan keseluruhan bumi (seperti sekarang).
Buku tentang kebenaran sejarah air bah juga dapat ditemukan dalam literatur
masyarakat kuno. Ada kira-kira lebih dari 800 cerita tentang air bah dalam tujuh
puluh bahasa yang berbeda. Semuanya menceritakan tentang air bah yang
dahsyat, dan kira-kira 85% dari mereka mengatakan bahwa ada satu kapal besar
yang orang-orangnya yang selamat dari air bah itu.

Akan tetapi, kebanyakan cerita itu tidak realistis. Misalnya. cerita air bah versi
Gilgames yang menyatakan ada salu bahtera kecil yang sebenarnya tidak layak
berlayar. Padahal bahtera yang disebutkan dalam kitab Kejadian berukuran sangat
besar: 300 hasta panjangnya, 50 hasta lebarnya dan 30 hasta tingginya — sangat
layak untuk terapung dengan baik di atas permukaan air. Seorang insinyur
perkapalan modern sekalipun tidak mungkin dapat memperbaiki desain ini.
Bagaimana mungkin seorang tukang kapal yang kuno, yang tidak memiliki
pengetahuan sedikit pun tentang ilmu mekanika zat cair dan gas. membuat
sebuah kapal yang demikian besar dengan keseimbangan yang begitu
proporsional.

Buku yang lain berasal dari bahasa China. Karakter atau huruf untuk kata
"kapal' atau perahu' pada zaman dulu merupakan penggabungan atau kombinasi
antara bejana+delapan+rnulut. Mengapa delapan? Sebab ada delapan orang
dalam kapal pertama yang besar, yaitu bahtera, dan delapan mulut untuk diberi
makan. Karakter atau huruf China kuno untuk air bah merupakan kombinasi dan
delapan+bersatu+bumi+air. Agama orang China mula-mula percaya adanya satu
Allah yang tungal, yakni Kaisar di atas, yang memerintah dari surga — Shang-Ti.

Babel

Para ahli bahasa (philologist) telah menemukan bahwa sesungguhnya
penduduk bumi ini dalam satu kurun waktu tertentu pada zaman dahulu berbicara
dalam satu bahasa. Max Mueller dan Otto Jesperson menyetujui hasil penemuan
ini Alfredo Trombetti mengatakan bahwa ia dapat meyelidiki dan membuktikan the
common origin dari semua bahasa.

Para ahli arkeologi juga telah menemukan potongan fragmen yang berisikan
cerita yang mirip dengan catatan Alkitab tentang negeri Ur pada zaman kuno,
suatu tempat yang terkenal karena memilki menara-menara dan bangsanan-bangsanan yang besar. Fondasi-fondasi dari banyak menara itu masih ada. Saya
sedikit meragukan apakah fondasi-fondasi ini merupakan fondasi asli dari menara
Babel, tetapi setidaknya ini menunjukkan bahwa inilah kebudayaan yang ada
ketika mereka membangsan menara-menara ini. Kisah Alkitab menjadi cocok
dengan penemuan arkeologi.

Abraham

Dalam Kejadian 10:24-25 dan 11:16-17 disebutkan bahwa Eber adalah
leluhur Abraham. Menurut tulisan dalam salah satu lembaran tanah liat kuno. Eber
adalah raja Ebla. Latar belakang keluarga ini membuat kita bisa mengerti
mengapa Abraham mempunyai kuasa dan kekayaan, ia adalah anak dari seorang
raja. Lempengan tanah liat yang sudah berumur 4000 tahun itu ditemukan di Tel-
Mardikh, di dalamnya terdapat nama-nama seperti Abromu, Esaum., Ismael, Israel
dan Yerusaluum. Fakta sejarah memang menunjukkan bahwa dalam
perjalanannya ke Kanaan, Abraham nampaknya Pernah melewati Tel-Mardikh,
pusat perdagangan pada zamannya itu. Bahasa yang dipakai Abraham adalah
bahasa Ebla, yang sangat minp dengan bahasa Ibrani. Banyak kata dalam bahasa
Ebla yang sama dengan kata-kata dalam bahasa Ibrani Lempengan ttnah hat ini
berisikan daftar kata-kata tertua di dunia.

Sebagai tambahan.bahwa dalam surat-surat di'Mari* terdapat nama-nama
seperti Joccb-ci dan Senyamtet Surat-surat ini juga menceritakan masa
peperangan antara lima raja melawan empat raja yang sama, dan perang yang
sama seperti dalam Kejadian 14.

Lebih daripada itu, dalam suatu lempengan tanah liat yang ditemukan di
daerah timur laut Irak, didapati bahwa kebiasaan-kebiasaan dalam kitab Kejadian
(misalnya mengambil budak perempuan sebagai istri dan hak atas warisan)
sesungguhnya berasal dan zaman dan wilayah Abraham.

Selama bertahun-tahun para ahli teologi telah dipusingkan oleh pertanyaan
mengapa Laban demikian cemas dan berusaha untuk mengambil kembali dewadewa
keluarganya (Terafim) dari Rahel sebagaimana tercatat dalam Kejadian
31:19-23. la dapat saja meminta seorang ahli patung di daerahnya untuk membuat
lagi yang baru. Dalam lempengan-lempengan di “Nuzi” diceritakan bahwa seorang
menantu laki-laki dapat menuntut hak waris dari mertuanya jika dia memiliki dewa-dewa keluarga. Jadi, tidaklah mengherankan jika Laban merasa cemas, Ini
membuktikan bahwa penulis Kejadian 31 sungguh-sungguh memahami
kebudayaan saat itu dan berasal dari kebudayaan saat itu.

Para arkeolog juga telah menemukan Kota Sodom dan Gomora. Keadaan
kedua kota ini dan daerah-daerah di sekitarnya betul-betul menunjukkan bahwa
mereka memang pernah dibumi hanguskan oleh hujan belerang dan api, seperti
tercatat dalam Kejadian 19 24-25. Apalagi daerah ini penuh dengan batu bara
yang mudah terbakar.

Yusuf

Sistem penanggalan — kronologi — yang digunakan oleh para arkeolog
Timur Tengah saat ini didasarkan pada suatu daftar dari raja-raja Mesir yang
ditulis oleh seorang sejarawan Mesir kuno bernama Manetho. Disebutkan bahwa
daftar ini adalah daftar urutan raja-raja Firaun, tetapi ini tidak benar. Courville dan
Velikovsky telah menemukan seorang pejabat tinggi di antara raja-raja Mesir yang
bernama Yufni, suatu nama yang untuk sementara diidentifikasikan dengan Yusuf
dalam Alkitab. Dalam daftar itu ada juga nama Chenephers, nama bapak adopsi
Musa. Jika para pejabat tinggi, misalnya Yusuf, juga dimasukkan ke dalam daftar
ini bersama-sama dengan para Firaun yang mereka layani, maka kronologi yang
lama itu salah. Kronologi baru yang belum diterima oleh seorang pun, sangat
cocok dengan cerita Alkitab,

Geisler membantah kronologi di atas karena kronologi ini mendekati 300
tahun masa gap sesuai dengan pengetahuan kna tentang sejarah Yunari Seperu
kebanyakan para arkeolog. C.F. Aling percaya bahwa penanggalan Alkitab untuk
kitab Keluaran, yaitu sekitar tahun 1450 SM, adalah benar rada kenyataannya, ia
telah menemukan suatu perkampungan orang Ibrani di Kota Ramses dan merasa
yakin bahwa barangkali ia bisa menemukan kuburan Yusuf, walaupun tentunya
tubuhnya sudah tidak ada. Dalam Yosua 24.32. kita diberitahukan bahwa setelah
dikuburkan di Mesir, mayat Yusuf dibawa dari Mesir dan dikuburkan di Sikhem,
Palestina. Di Sikhem ada satu kuburan yang telah berabad-abad lamanya, dan
oleh penduduk asli Sikhem kuburan ini diakui sebagal kuburan Yusuf. Beberapa
tahun lalu kuburan itu dibuka, dan di dalamnya ditemukan sebuah rangka manusia
yang sudah sangat tua dengan rempah-rempah ala Mesir. Di dalam kuburan itu
ditemukan juga banyak barang, dan salah satu di antaranya adalah pedang
kebesaran yang biasanya dibawa oleh para pejabat tinggi Mesir.

Keluar dari Mesir

Alkitab mencatat tanggal keluarnya bangsa Israel dan Mesir dalam tiga
tempat, yaitu dalam 1 Raja-raja 6:1, Hakim-hakim 11:26 dan Kitab Para Rasul
13:19-20. Hasil penelitian baru-baru ini, seperti yang dilakukan oleh Bimson dan
Livingston pada tahun 1987, mendukung penanggalan ini.

Satu papirus tertua, yang ditulis oleh salah satu imam orang Mesir bernama
Ipuwer, menceritakan dua peristiwa besar: serangkaian wabah penyakit besar, dan
suatu invasi oleh kekuatan dari luar. Cerita ini sesuai dengan Keluaran 7-12.
Dalam papirus ini disebutkan mengenai air sungai berubah menjadi darah,
habisnya hasil panen, api dan kegelapan. Bahkan cerita tenang kematian anak
sulung pun terdapat di dalamnya.

Beberapa buku didapat dari penemuan arkeologi menyangkut letak Gunung
Sinai dan lokasi penyeberangan Laut Merah oleh bangsa Israel. Buku-bukunya
sebagai berikut:

Gunung Sinai

Selama bertahun-tahun peta Alkitab menunjukkan bahwa Gunung Sinai
dekat dengan ujung selatan Semenanjung Sinai di Mesir. Namun, Galatia 4:25
mengatakan dengan sangat jelas bahwa Gunung Smai itu terdapat di Arabia, di
Jabalal Lawz.. Pemerintah Saudi Arabia tidak akan mengizinkan arkeolog mana
pun mendekati daerah itu. Pada tahun 1988. dua orang petualang berkebangsaan
Amerika, Cornuke dan Williams mengadakan suatu perjalanan rahasia tanpa izin
dan berhasil menemukan bukti dari kitab Keluaran itu.

Di area dekat gunung itu. mereka menemukan satu dataran yang besar
(Keluaran 17:1-8), dengan bukit yang menaunginya (ayat 10). Ada kemungkinan
ini adalah Rephidim, tempat bangsa Israel menyerang suku Amalek.
Kemudian mereka menjelajahi Jabalal Lawz dan daerah sekelilingnya.
Mereka menemukan setiap ciri yang disebutkan dalam Alkitab Perjanjian Lama
(khususnya menyangkut keluarnya bangsa Israel). Beberapa hal di antaranya,
adalah sebagai berikut:

No Keterangan Ayat
1 Padang gurun, tempat menggembalakan domba (tempat Musa
menggembalakan domba). Keluaran 3:1
2 Tempat berlindung yang terdiri dari 2 batu besar yang saling
berhadapan membentuk lekuk gunung (mungkin tempat Musa
berlindung saat Allah menampakkan diri-Nya) Keluaran 33:20-22
3 Gua (mungkin tempat Elia bersembunyi) 1 Raja-raja 19:10
4 Sungai yang sudah mengering (tempat bangsa Israel menyeberang) Ulangan 9:10
5 Tiang-tiang batu, tingginya 4 kaki dan lebarnya 8 kaki, masing-masing
memiliki jarak yang sama. Letaknya mengelilingi kaki gunung itu
(mungkin pembatas yang dibuat Musa). Keluaran 19:12
6 Altar tua, ada di dalam lingkaran pembatas di sekeliling kaki gunung
(mezbah/altar untuk Tuhan). Keluaran 20:24-26
7 Mezbah tua dari batu, didalamnya ada goresan gambar anak lembu
yang jelas (mezbah anak lembu) (Lampiran II). Keluaran 32:19
8 Abu diatas puncak gunung, yang hitamnya nampak sama seperti
Obsidian, bentuknya seperti bungkahan batubara (mungkin abu yang
disebabkan oleh api Tuhan). Keluaran 19:18

Saya baru mengetahui bahwa seorang bernama Ron Wyatt juga telah
berhasil sampai ke puncak gunung itu. Dia melaporkan bahwa batu itu bukan
hanya nampak seperti obsidian, tetapi itu memang benar-benar obsidian (obsidian
adalah batu dan pasir yang terbakar, yang berubah menjadi kaca. kadang-kadang
disebut "kaca vulkanik").

Penyeberangan Laut Merah

Kembali ke masa Keluaran, sebelum mereka sampai ke gunung. Pada saat
mereka melintasi 'luasnya Laut Merah" (Keluaran 13:18), sementara orang Mesir
mengejar di belakangnya.Tuhan memerintahkan Musa untuk menuju ke selatan.
Musa menuruti perintah Tuhan, dan masuk ke ngarai (a wad). Jika dinilai dari
pertimbangan manusia. itu bukanlah tindakan yang bijaksana. Karena itulah orang
Israel putus asa, sebab mereka didesak dari dua sisi tanpa ada jalan keluar.
Firaun mengetahui hal ini. tertulis dalam Keluaran 14:3.

Wadi Watir menggambarkan hal ini secara sempurna. Ada jalan di antara
dua tebing besar, yang akhirnya menuju ke pantai (Nuweiba. Mesir), jalan itu
cukup besar untuk memuat banyak orang, seperti banyaknya orang Israel yang
mengikuti Musa. Kemudian ada reruntuhan benteng Mesir di sebelah utara sisi
pantai itu. Mungkin benteng itulah (Pihahiroth) yang disebut sebagai Migdal dalam
Keluaran 14:2.

Dari bukti-bukti yang ada.nampaknya mereka menuju E.S.E melewati
Peninsula dan kemudian berbelok ke arah selatan menuju ke Wadi. Ini berbeda
dengan pendapat Cornuke dan Williams yang saya sebutkan dalam edisi pertama.
Benkut ini adalah peta perjalanan mereka:

Cornuke dan Williams membuat penemuan yang sangat menarik. Akan
tetapi, menyangkut tempat penyeberangan bangsa Israel, mereka kecewa karena
tidak menemukan bukti apa pun. Alasannya adalah karena mereka ada di tempat
yang salah. Jika penemuan Ron Wyatt dapat dipercaya, maka menurut pendapat
saya, dia telah menemukan tempat penyeberangan bangsa Israel yang benar.
Bukti-buktinya sebagai berikut:

1. Ron Wyatt menemukan dua prasasti yang sudah sangat tua. Satu prasasti di
setiap sisi penyeberangan, menandai secara persis tempat orang Israel
menyeberangi Laut Merah. Satu prasasti berada di bagian permukaan air.
Sehingga tulisannya menjadi pudar karena lapuk. Tetapi pada prasasti lain,
yang ditemukan di seberang sisi penyeberangan, masih tersisa beberapa
tulisan Ibrani Tulisan-tulisan yang masih bisa dibaca adalah "Mesir, mati, air.
Firaun,Yahweh dan Salomo" Wyatt berpendapat bahwa Salomo meletakkan
prasasti ini 400 tahun setelah Tuhan memimpin Israel keluar dari Mesir.

2. Tempat penyeberangan itu cukup dalam sehingga akan nampak seperti
tembok-tembok yang besar saat airnya dibelah, sesuai dengan yang tertulis
dalam Keluaran. Permukaan tempat mereka menyebrang kira-kira berukuran
setengah mil lebarnya. Di sisi permukaan itu dalamnya sendiri mencapai 3000
dan 5000 kaki, sehingga tidak mungkin untuk dilewati.

3. Ketika mereka menyelam di daerah penyeberangan tersebut, mereka
menemukan bentuk-bentuk terumbu karang yang sangat menakjubkan.
Terumbu karang tidak dapat tumbuh jika tidak melekat pada sesuatu. Garisgaris
luar dari terumbu karang yang melekat itu seringkali dapat terlihat.
Benda-benda seperti as roda dan roda di dasar laut, hilang tertutup oleh
terumbu karang yang tumbuh di atasnya. Setelah meneliti, mereka dapat
menentukan bentuk pola roda dan as roda yang ada di dasar laut itu. Rodaroda
yang ditemukan adalah bentuk roda yang sama yang ada pada masa
Musa, dinasti 18 (masa Mesir).

Ada satu foto dan bagian roda yang mudah dilihat dan dikenali karena tidak
terialu tertutup oleh terumbu karang, tersedia sebagai bukti autentik. Telah
dinyatakan bahwa ada tulang manusia dan tulang kuda di dalam dasar laut itu. dan
nampaknya hal int telah diverifikasi di laboratorium forensik (Lahat gambar 2.3.
dan 4 pada bagian belakang buku).

Sekitar setengah jalan dari penyebrangan itu. semua terumbu karang yang
berbentuk itu seperti hilang. Terumbu karang, tulang-tulang - hilang semua. Ini
adalah hal yang ganjil, karena terumbu karang itu hanya ada di sebagian tempat
dari daerah itu, tetapi hal ini sesuai dengan apa yang dituliskan dalam Keluaran,
bahwa pasukan Mesir hanya mengejar setengah jalan, karena setelah itu Tuhan
menenggelamkan mereka. Ada kemungkinan bahwa itu adalah pasukan Firaun
yang mengejar bangsa Israel. tetapi saya harus jujur mengatakan bahwa saya
sendiri tidak melihat langsung bukti-bukti itu.

Pengetahuan Kemajuan Medis

Sebelum menjadi pemimpin bangsa Israel Kuno. Musa adalah seorang
pangeran Mesir. Pada masa itu. Mesir memiliki teknologi medis tertinggi di seluruh
dunia. Contohnya. Papyrus Ebers (sebuah buku panduan medis) menasihati
dokter-dokter untuk menyembuhkan luka yang telah terinfeksi dengan pembersih
yang terbuat dan darah ulat dan kotoran keledai. Kuman-kuman tetanus sendiri
pasti membunuh ribuan orang, tetapi itulah teknologi tertinggi yang ada pada
waktu itu.

Arkeologi telah membuktikan bahwa kitab Musa benar-benar ditulis pada
masa-masa awal. Penulis sangat mengenal geografi Mesir. Lebih jauh lagi dia
menggunakan beberapa kata Mesir, tetapi tidak satu pun praktek medis Mesir
yang kotor dan menyebabkan sakit itu ditemukan dalam kitab-kitab Musa
Sebenarnya, cara Musa menyembuhkan penyakit sejajar dengan
pengetahuan modern mengenai kuman-kuman, bagaimana mereka menular,
sebuah pengetahuan yang sebenarnya tidak mungkin dmiliki oleh Musa.

Dari 613 hukum-hukum dalam kitab-kitab Musa, 213 di antaranya adalah
peraturan mengenai kesehatan masyarakat. Beberapa di antaranya adalah:
· Imamat 7:24. melarang orang Israel untuk memakan binatang apa saja yang
sudah mati dengan sendirinya atau yang terbunuh oleh binatang lain.
· Imamat 11:35. melarang mereka untuk menyentuh apa saja yang telah
bersentuhan dengan mayat.
· Bilangan 19:14-19. memerintahkan agar setiap orang yang telah menyentuh
mayat dikarantina, dipisahkan dari orang lain selama tujuh hari, kemudian
dibersihkan dalam air yang mengalir dan pakaian mereka juga "diberi hisop"
sebelum dinyatakan tahir (Minyak hisop, kita ketahui sekarang, mengandung
50% karvakrol, sebuah sarana antifugal dan antibakteri yang masih digunakan
masa kini).
· Imamat 13:43-46. menguraikan tentang kulit yang putih kemerah-merahan dan
membengkak di bagian depan atau belakang seseorang. Ini adalah sebuah
penyakit kulit yang bersifat menular, dan menurut hukum orang itu harus
dikarantina. Orang yang tertular diperintahkan untuk tinggal diluar perkemahan.
hingga penyakit itu sembuh.
· Imamat 14:8 dan 15:13, ketika luka seseorang sembuh, ia harus menunggu
tujuh hari lagi, kemudian mencukur rambutnya, mandi di air yang mengalir dan
juga mencuci pakaiannya sebelum diperiksa dan dinyatakan tahir oleh imam.
· Ulangan 23:12-13, memerintahkan orang Israel untuk pergi keluar perkemahan
untuk buang air besar. Mereka harus membawa sekop untuk mengubur
kotoran mereka
· Bilangan 31:19-24. mengatakan kepada mereka untuk memurnikan segala
sesuatu yang ditawan dari musuh, serta memurnikan benda-benda dan logam
dari batu dengan api. Benda-benda lain, misalnya dan kulit atau kayu, harus
dibersihkan dengan air.
· Kejadian 17:12. memerintahkan orang Israel untuk menyunat bayi mereka yang
baru lahir pada hari kedelapan. Mengapa pada hari kedelapan? Beberapa
tahun lalu, para peneliti menemukan bahwa tingkat vitamin K dan protombin,
yaitu dua zat penting untuk "blood clotting", dalam sepanjang hidup manusia
ada pada level maksimum — 110% normal — hanya pada hari kedelapan
kehidupannya.

Pada abad keempat, Eropa mengalami wabah dahsyat, diperkirakan lebih
dari 30% seluruh penduduk Eropa mau karena wabah itu. Akhirnya masalah ini
ditangani oleh orang-orang dan gereja di Vienna. Mereka membuka Alkitab untuk
mendanai jawaban dan menemukan dalam hukum-hukum Musa. Berita tersebar,
dan tidak lama kemudian seluruh Eropa mengikuti teladan mereka, tetapi bahkan
pada tahun 1845, orang-orang baik di dunia baru maupun lama masih tidak sering
mandi, Di rumah-rumah sakit, para dokter secara rutin memeriksa sesosok mayat,
dan kemudian berpindah menangani orang yang masih hidup tanpa mencuci
tangan mereka terlebih dahulu. Akibatnya, dunia menderita lebih banyak wabah
penyakit dan angka kematian di rumah sakit sangat tinggi. Seorang dokter
Hungana bernama Ignaz Semmelweis mencoba untuk mengubah masalah-masalah
ini, tetapi ia ditertawakan. Baru pada awal abad kedua puluh kita
mengerti hubungan antara kebersihan (ketahiran) dengan kesehatan.

Jadi, jika pengetahuan tentang Israel kuno tidak berasal dari Allah, maka dari
mana?

Jatuhnya Kota Yerikho, "Hari terpanjang", dan Simson

Jatuhnya Kota Yerikho

Kota tua Yerikho runtuh kira-kira 40 tahun setelah peristrwa eksodus
(keluarnya bangsa Israel dari Mesir), ketika bangsa Israel memasuki tanah
perjanjian, John Garstang mengadakan penggalian tempat Kota Yerikho itu pada
tahun 1930-an, dan ditemukanlah bahwa tembok Kota Yerikho itu runtuh tepat
seperti yang ditulis oleh Yosua. Hal yang mengagumkan adalah bahwa tembok itu
tidak runtuh seluruhnya. Para tentara Israel masuk ke dalam kota melalui lubang-lubang tertentu, namun hanya tembok sebelah utara yang tetap berdiri
berhadapan dengan sebuah rumah. Mungkinkah ini rumah Rahab? Selanjutnya
menurut Garstang, tembok itu jatuh ke luar, bukan ke dalam. Cara runtuhnya
tembok seperti ini tidak biasa

Beberapa tahun kemudian. Kathleen Kenyon mengadakan penggalian yang
lain dan mengatakan bahwa tembok itu nampaknya terlalu tua untuk masa Yosua.
Namun, kita bisa tahu saat ini bahwa ada orang yang tinggal di dalam tembok
yang dibangun ratusan tahun sebelum mereka lahir.

"Hari Terpanjang"
Dalam Yosua 10:l2-l5. Alkitab menceritakan tentang satu hari yang paniang,
saat Tuhan menambahkan mungkin dua belas jam ekstra untuk menolong Yosua.
Ada bukti-bukti dari luar yang mendukung hal ini. Sejarawan Yunani Herodotus
menuliskan bahwa imam Mesir menunjukkan catatan sejarah tentang "han yang
sangat panjang" itu.

Simson

Cerita tentang Simson (Hakim-Haktm 13-16). kelihatannya seperti cerita
rekaan, tetapi dua buah kuil Palestina yang paling tua telah ditemukan. Satu di Tel-
Oasile dan yang satu lagi di Tel Moine. Kedua bangsanan tua ini memiliki dua pilar
atau tiang dari kayu di tengah-tengahnya, dengan jarak masing-masing kira-kira
satu setengah meter. Kedua tiang inilah yang menopang berat seluruh bangunan
atas termasuk atapnya. Tiang-tiang ini berdiri di antara batu-batu penyangga yang
besar dan berat sebagai dasarnya. Dalam kondisi seperti ini. hanya seseorang
yang sangat kuatlah yang mampu mendorong pilar-pilar itu sehingga bergeser dari
batu-batu penyangganya, seperti yang dilaporkan oleh Alkitab. Seperti yang kita
ketahui bahwa Kekuatan Simson berasal dan Allah.

Penghitungan Para Prajurit

Teks Perjanjian Lama dipersiapkan dengan baik. dan ketepatannya sangat
mengagumkan. Namun, sebagai orang Kristen kita tidak perlu takut untuk melihat
Alkitab kita dengan mata terbuka, Kaum Islamis menunjukkan perbedaan-perbedaan
angka dalam beberapa kisah Perjanjian Baru dan membuktikan bahwa
Alkitab Itu cacat. Apakah mereka benar-benar berpikir bahwa usaha yang rapuh ini
akan membuahkan hasil?

Sistem penulisan Ibrani kuno, seperti bahasa Arab kuno, tidak mempunyai
huruf nol dan vokal. Akibatnya masalah angka terkadang membingungkan.
Naskah-naskah dalam semua bahasa kuno mempunyai masalah ini. Itulah
sebabnya mengapa 2 Samuel 10:18 menyebut 700 ekor kuda kereta,. sementara
1 Tawarikh 19:18 menyebut 7.000. Faktor angka '10’ sering menjadi penyebab
kesalahan dalam menghitung.

Bukti bahwa para juru tulis Ibrani tidak memperbaiki kesalahan ini (tidak tahu
jumlah mana yang tepat), tetapi tetap dengan setia mencatatnya, menunjukkan
betapa mereka menghormati kitab Suci.

Ada dua kata yang telah menimbulkan masalah - eleph dan alluph. Tanpa
tanda vokal, dua kata ini tampaknya sama eleph artinya seribu, sedangkan alluph
berarti umum, kapten, atau prajurit yang jago. Hakim-hakim 20:2 misalnya, harus
menghitung 400 prajurit yang gagah perkasa, namun dalam Alkitab kita (bahasa
Indonesia) tertaut 400.000 tentara.

Dalam pasal pertama kitab Bilangan, diceritakan bahwa keluarga Yusuf, yang
pada masa Yusuf belumlah sekitar 70 orang, ternyata telah berkembang menjadi 2
atau 3 juta orang ketika mereka keluar dan Mesir (eksodus), ini juga bisa menjadi
contoh, yang lain dan masalah angka, namun jika jumlah-jumlah dibetulkan
berdasarkan penyelidikan kedua kata ini. eluph dan elluph, maka Anda akan
mendapati jumlah tentara Israel sebanyak 18.000 orang, dan jumlah orang Israel
secara keseluruhan kira-kira berjumlah 72.000 orang.

Sekali lagi, dalam Hakim-hakim 15:15, Alkitab mengatakan kepada kita
bahwa Simson membunuh 1000 lelaki hanya dengan sebuah tulang rahang
keledai sebagai senjata. Kaum islamis menertawakan kisah ini juga. Jumlah
semula yang ada dalam pikiran penulis lebih mungkin 100 orang, bukan 1000
(kalaupun bukan, tidak masalah karena hal menunjukkan mukjizat pertolongan
Tuhan, lebih dari kekuasan Simson).
Pada bagian Ini saya hanya memberikan beberapa contoh. Saya yakin ada
banyak contoh yang lain.

Kerajaan Israel dan Penawanan

Seorang Imam Mesir kuno bernama Ipuwer yang mencatat wabah yang
melanda Mesir, juga melaporkan bahwa ada satu suku bangsa asing yang datang
dan padang gurun dan menaklukkan Mesir. Suku yang dimaksud adalah Hyksos.
Menurut Velikovskv, suku Hyksos yang diceritakan dalam sejarah sekuler dikenal
sebagai suku Amalek dalam Alkitab. Mereka menguasai Mesir hingga saat mereka
dikalahkan oleh Raja Saul. Inilah latar belakang terjalinnya hubungan baik antara
orang Israel dengan bangsa Mesir pada masa pemerintahan Daud dan Salomo,
anaknya. Sayangnya hubungan yang baik ini tidak berumur panjang.

Di kemudian hari, ketika bangsa itu pecah dan lemah, musuh-musuh Israel
mengalahkannya. Laporan sejarah mengenai musuh-musuh itu menjadi bukti yang
paling baik untuk menunjukkan kebenaran Alkitab. Lihatlah, bagaimana Tuhan
membuat segala sesuatu berjalan sesuai tujuan-Nya.
· 1 Raja-raja 14:25-26 - penyerangan raja Sisak ke Yerusalem pada masa
pemerintahan Yerobeam tercatat dalam Kuil Amun di Tebet, Mesir.
· 2 Raja-raja 1:1, 3:4-27 — pemberontakan Moab melawan Israel ada di dalam
prasasti Mesha
· 2 Raja-raja 17 & 18 — Sargon II dan Asyur yang menaklukan Samaria juga
tercatat pada tembok-tembok istananya
· 2 Raja-raja 18:13-16 — Raja Sanherib mencatat peperangannya melawan
Yehuda pada Prisma Taylor (la menyebutnya suatu kemenangan, namun ia
juga mengakui bahwa ia tidak pernah merebut Yerusalem)
· 2 Raja-raja 19:37 — Esarhadon. putra raja Sanherib mencatat pembunuh
ayahnya
· 2 Raja-raja 24:10-14 — Nebukadnezar juga mencatat keruntuhan Yerusalem
dalam sejarah Babel
· Ezra 1:1-4; 6:3-4 — Silinder Tirus menceritakan tentang keputusan Raja
Koresh untuk mengizinkan bangsa Israel kembali ke Yerusalem.

Ada pula sejumlah surat berseri yang ditemukan, yakni "surat-surat El-
Amarna", yang dikirim oleh raja Palestina kepada raja Mesir untuk meminta
bantuannya dalam melawan serangan satu bangsa yang bernama Habiru. Pada
umumnya orang berpikir bahwa Habiru adalah bangsa Israel namun nama-nama
yang ada, baik tempat maupun pemimpinnya tidak cocok dengan nama tempat
dan pemimpin pada masa Keluaran. Di sisj lain, nampaknya ini adalah cerita
tentang perang pada masa Raja Ahab, ketika orang-orang Moab dan sekutunya
(Hittites) mengancam dia, bahkan nama-nama pemimpin perangnya sama.

Dalam Daniel 5 drsebutkan bahwa raja Babel pada masa Daniel bernama
Belsazar. Banyak kritik yang mengatakan bahwa ini salah, karena tidak pernah
ada seorang raja dengan nama itu. Kemudian muncul catatan sejarah bahwa
Nabonidus, raja Babel yang terakhir, pernah tinggal di Arab pada beberapa tahun
terakhir masa pemerintahannya. Dari catatan sejarah itu disebutkan bahwa ia
meninggalkan anaknya yang laki-laki, Belsazar, di Babel untuk memerintah atas
namanya.

Kitab-Kitab Pertama dari Tuhan atau Perjanjian Baru penting bagi kita.
setidaknya karena tiga alasan, yaitu:
· Kitab-kitab itu mengajarkan kepada kita tentang karakter Tuhan. (Kita tahu
bahwa Tuhan akan menjaga kita sebagaimana Tuhan menjaga umat-Nya
dalam Perjanjian Lama).
· Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru adalah Suatu kesatuan yang tidak dapat
dipisahkan. Kita tidak akan mengerti Perjanjian Baru tanpa Perjanjian Lama.
demikian juga sebaiknya.
· Perjanjian Lama berisikan nubuatan mengenai kelahiran Yesus dan datangnya
Yesus sebagai Mesias. Perjanjian Lama adalah cerita lengkap tentang
bagaimana Tuhan mempersiapkan seluruh dunia untuk kelahiran Tuhan Yesus.
==============================
My blog is now at the click of a variety of countries including Indonesia, the United States, Britain, Germany, France, Russia, Canada, India, Japan, Saudi Arabia, United Arab Emirates, Syria, Egypt, Australia, New Zealand, Malaysia, Brunei Darussalam, Hongkong, Singapore, China, Taiwan, Argentina, Colombia, Serbia, Morocco, Algeria, Brazil, Moldova, Macedonia, Netherlands, Spain, South Korea, Timor Leste, Norway, Belgium, Romania, Vietnam, Bulgaria, Albania, Azerbaijan, Mexico, Venezuela, Swedish, Irish, Turkey, Italy, Cile, Austria, and others.

Here's a list of my blogs:



so help me with prayer and purchase books written by me.

Here's a list of my books: 

BELI BUKU GUE NYOK. ha...7x
Biar gue bisa full time menyebarkan injil.
BIAR NAMA YESUS DITINGGIKAN DAN DIMULIAKAN DI SELURUH BUMI. HA...7X

Filipi 2:5-11
5 Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus,
yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan, 
7 melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia.
8 Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.
9 Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama, 
10 supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi, 
11 dan segala lidah mengaku: ''Yesus Kristus adalah Tuhan,'' bagi kemuliaan Allah, Bapa! 

TRANSFER UANG PEMBELIAN BUKU/HAK LISENSI KE :

Richard Nata
Bank Central Asia, Tbk, Indonesia
002-157-6394

SETELAH ITU KIRIM EMAIL DISERTAI BUKTI TRANSFER KE  
guerich007@gmail.com

ATAU SMS KE 62-8889910822 ( SMS ONLY, NO PHONE CALL ).

Jangan lupa, beritahukan buku apa yang anda beli dari kami.

LORD JESUS BLESS YOU


AMEN
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...