purchase books written by me.

purchase books written by me.
harga buku Rp. 21.000,- atau US$ 7.00

Saturday, June 3, 2017

mamad sebenernye disirem tai onta ape tai kambing sih?


Hasil gambar untuk gambar muhammad

Hasil gambar untuk gambar muhammad


Hasil gambar untuk gambar muhammad


Inilah rahasia kemuliaan tuntunan sayyidina Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam , dan tentunya kita tidak lupa pada belahan jiwa sayyidina Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam , sayyidatuna Fathimah Az Zahra’ . Dimana saat-saat terakhir setelah Rasulullah berkhutbah dan masuk ke rumahnya lalu memanggil sayyidah Fathimah Ra (Shahih Bukhari) seraya berkata : ” Wahai anakku Fathimah , aku mohon izin untuk wafat ” maka menangislah sayyidatuna Fathimah dan setalah itu dia tersenyum , maka sayyidatuna Aisyah yang melihat dari kejauhan heran dan bertanya-tanya .
Setelah sayyidatuna Fathimah keluar maka sayyidah Aisyah bertanya : ” Apa yang telah dikatakan nabi sehingga kau menangis kemudian tersenyum ? ” maka sayyidah Fathimah berkata : ” Aku tidak diizinkan bicara sampai nabi telah wafat ” . Maka setelah nabi wafat , Sayyidah Aisyah bertanya kepada sayyidah Fathimah apa yang telah dikatakan Rasul ketika itu kepadamu wahai Fathimah , maka sayyidah Fathimah berkata : ” Waktu itu Rasul meminta izin kepadaku bahwa beliau akan wafat dan meninggalkanku , maka aku menangis , lalu Rasul berkata : ” kau adalah orang pertama yang akan menyusulku , wahai Fathimah kau adalah pemimpin seluruh wanita di sorga ” , maka sayyidatuna Fathimah tersenyum . Sayyidatuna Fathimah menangis lalu tersenyum , bukan senyum karena bahagia menjadi wanita yang paling mulia , tetapi karena menjadi kebanggaan ayahnya . Ayahnya bangga sebab ia menjadi pemimpin wanita di surga , maka gembira sayyidatuna Fathimah dan gembira karena akan cepat menyusul ayahnya dan tidak akan lama berpisah , demikian sang ayah nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam yang bersabda :
فاَطِمَة بِضْعَةٌ مِنِّيْ فمَنْ أَغْضَبَهَا أَغْضَبَنِيْ
” Fathimah adalah belahan jiwaku , maka siapa yang membuatnya murka maka ia telah membuat aku murka ” (shahih Bukhari)
Hadirin hadirat yang dimuliakan Allah
Tentunya kita memahami 
satu riwayat tsiqah dalam Shahih Al Bukhari ketika Rasul shallallahu ‘alaihi wasallam bersujud di Ka’bah sebelum Fath Makkah , ketika itu para kuffar qurays menumpahkan kotoran onta di pundak beliau dan ketika itu beliau tidak bergerak dari sujudnya , maka sayyidatuna Fathimah keluar dari rumah ketika melihat ayahnya dilempari kotoran onta , kemudian ia mendudukkan ayahnya dan membersihkan kotoran itu dari tubuh ayahnya sambil menangis , maka berkatalah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam : ” Ishbirii ya fathimah / sabarlah wahai fathimah ” .
Kita melihat betapa lemahnya keadaan putri Rasulullah di saat itu yang menangisi ayahnya , namun kelak di hari kiamat Rasul telah bersabda ketika semua orang kebingungan dalam desakan mahsyar dan semua orang diperintahkan untuk melintasi shirat ( jembatan ) , yang jembatan itu sangatlah kecil dan berjatuhan orang-orang ke dalam neraka , kait-kait dari neraka langsung mengambil para pendosa dan menjatuhkannya dari jembatan itu , disaat itu diperintahkan untuk melintasi shirat maka semua orang mundur tidak berani untuk melintasi shirat , maka disaat itu terdengar suara :
ياَ أَهْلَ الْجَمْعِ نَكسُوْا رُؤُوْسَكُمْ وَغُضُّوْا أَبْصَارَكُمْ حَتَّى تَمُرَّ فاَطِمَةُ بِنْتُ مُحَمَّدٍ عَلَى الصِّرَاطِ
” Wahai yang berkumpul di mahsyar tundukkan kepala kalian , dan tundukkan pandangan kalian sampai Fathimah putri Muhammad melintas di shirat “
Semua orang menundukkan kepala sebagai penghormatan untuk melintasnya putri Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam , sayyidatuna Fathimah Az Zahra’ Ra . Demikian mulianya putri Rasul shallallahu ‘alaihi wasallam walaupun di dunia sepertinya tiada berdaya yang membersihkan kotoran onta sambil menangis , dan di waktu yang lain dalam riwayat yang shahih bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam datang kepada salah satu penduduk Anshar karena tiga hari tidak makan , maka ia makan sedikit dan beliau berkata : ” tolong bungkus untuk Fathimah , karena fathimah dua hari juga belum makan ” .


Penderitaan Nabi SAW (4)




Bazzar dan Thabarani telah memberitakan dari Abdullah bin Mas'ud r. a. katanya: Satu peristiwa, ketika Rasulullah SAW bersembahyang di Masjidil Haram, dan ketika itu pula Abu jahal bin Hisyam, Syaibah dan Utbah keduanya putera dari Rabi'ah, Uqbah bin Abu Mu'aith, Umaiyah bin Khalaf dan dua orang yang lain, semua mereka tujuh orang, mereka sekalian sedang duduk di Hijir, dan Rasuluilah SAW pula sedang asyik bersembahyang, dan apabila beliau bersujud, selalunya beliau memanjangkan sujudnya. Maka berkatalah Abu Jahal: 'Siapa berani pergi ke kandang unta suku Bani fulan, dan mengambil taiknya untuk mencurahkan ke atas kedua bahunya, bila dia sedang sujud nanti?' 'Aku!' jawab Uqbah bin Abu Mu'aith, orang yang paling jahat di antara yang tujuh di situ. Lalu Uqbah pergi mengambil taik unta itu, dan diperhatikannya dari jauh, apabila Rasulullah SAW bersujud dicurahkan taik unta itu ke atas kedua bahunya.

Berkata penyampai cerita ini, Abdullah bin Mas'ud ra.: Aku melihat perkara itu, tetapi aku tidak berdaya untuk menghalangi atau melawan kaum Quraisy itu. Aku pun bangun dan meninggalkan tempat itu dengan perasaan kesal dan sedih sekali. Kemudian aku mendengar, bahwa Fathimah, puteri Rasulullah SAW datang dan membuangkan kotoran itu dari bahu dan tengkuk beliau. Kemudian dia mendatangi mereka yang melakukan perbuatan buruk itu, sambil memaki mereka, tetapi mereka diam saja, tidak menjawab apa pun. Ketika itu Rasulullah SAW pun mengangkat kepalanya, sebagaimana beliau mengangkat kepala sesudah sempurna sujud. Apabila sudah selesai dari sembahyangnya, beliau lalu berdoa: Ya Allah! Ya Tuhanku! Balaslah kaum Quraisy itu atas penganiayaannya kepadaku! Balaslah atas Utbah, Uqbah, Abu Jahal dan Syaibah! Sekembalinya dari masjid, beliau telah ditemui di jalanan oleh Abul Bukhturi yang di tangannya memegang cambuknya.
Bila Abul Bukhturi melihat wajah Nabi SAW dia merasa tidak senang, karena dia tahu ada sesuatu yang tidak baik terjadi terhadap dirinya: 'Hai Muhammad! Mengapa engkau begini?' tegur Abul Bukhturi. 'Biarkanlah aku!' jawab Nabi SAW ' Tuhan tahu, bahwa aku tidak akan melepaskanmu sehingga engkau memberitahuku, apa yang terjadi pada dirimu terlebih dulu?!' Abul Bukhturi mendesak Nabi SAW untuk memberitahunya apa yang telah terjadi. Apabilla dilihatnya beliau masih mendiamkan diri, dia berkata lagi: 'Aku tahu ada sesuatu yang terjadi pada dirimu, sekarang beritahu!' pinta Abul Bukhturi lagi Apabila Nabi SAW melihat bahwa Abul Bukhturi tidak mau melepaskannya, melainkan sesudah beliau memberitahunya apa yang terjadi, maka beliau memberitahunya apa yang terjadi: 'Abu jahal membuat angkara!' beritahu Nabi SAW 'Abu jahal lagi? Memang sudah aku kira, apa yang dibuat kepadamu kali ini?!' tanya Abul Bukhturi lagi. 'Dia menyuruh orang meletakkan kotoran unta ke atas badanku ketika aku sedang bersujud dalam sembahyangku,' jelas Nabi SAW 'Mari ikut aku ke Ka'bah,' bujuk Abul Bukhturi.

Abul Bukhturi dan Nabi SAW pun pergi ke Ka'bah dan terus menuju ke arah tempat duduk Abu jahal. Abul Bukhturi kelihatan marah sekali. 'Hai Bapaknya si Hakam!' teriak Abul Bukhturi. 'Engkau yang menyuruh orang meletakkan kotoran unta ke atas badan Muhammad ini?' katanya dengan keras. 'Ya,' jawab Abu Jahal. 'Apa yang engkau mau?' Abul Bukhturi tidak banyak bicara, melainkan ditariknya cambuknya lalu dipukulnya kepala Abu jahal berkali-kali. Orang ramai di situ lari berhamburan, dan teman-teman Abu jahal hiruk-pikuk menyalahkan Abul Bukhturi. 'Celaka kamu!' jerit Abu Jahal memprotes, dan badannya terlihat kesakitan karena pukulan cambuk Abul Bukhturi itu.' Dia layak diperlakukan begitu, karena dia menimbulkan permusuhan di antara kita sekalian, agar terselamat pula dia dan kawan-kawannya... !' tambah Abu jahal lagi. (Majma'uz Zawa'id 6:18)

Menurut Ahmad yang meriwayatkan dari Abdullah bin Mas'ud ra. katanya: Aku lihat semua orang yang dijanjikan Nabi SAW akan mati itu, semuanya terbunuh di medan Badar, tiada seorang pun yang terselamat. (Al-Bidayah Wan-Nihayah 3:44)

sumber: http://azharjaafar.blogspot.co.id/2008/08/penderitaan-nabi-saw-4.html

Rasulullah adalah orang yang paling rendah hati, meskipun dia memiliki segala kebajikan dan keutamaan orang-orang dahulu kala dan orang-orang sekarang, dia seperti sebuah pohon yang berbuah. Menurut sebuah riwayat, beliau bersabda, “Aku diperintahkan untuk menunjukkan perhatian kepada semua manusia, untuk bersikap baik hati kepada mereka. Tidak ada Nabi yang sedemikian diperlakukan dengan sewenang-wenang oleh manusia selain aku.”
Kita tahu bahwa beliau dilukai kepalanya, ditanggalkan giginya, lututnya berdarah karena lemparan batu, tubuhnya dilumuri kotoran, rumahnya dilempari kotoran ternak. Beliau di hina, dan di siksa dengan keji.




Kisah Rasulullah Dicekik dan Dilempari Kotoran Binatang


Muhammad
Rasulullah bukan sosok pemarah. Banyak yang mencoba mengejek, menyakiti dan melukai, tapi Rasulullah tidak menanggapi dengan api amarah. Rasulullah kadang malah membalas dengan kasih berlebih. Begitu pun ketika si Badui kurang ajar itu mengasarinya. <>Rasulullah tengah berjalan bersama Anas bin Malik, ketika tiba-tiba Arab Badui itu menarik selendang Najran di kalungan lehernya.
Begitu kerasnya tarikan si Badui, Nabi pun tercekik. Anas, seperti tercatat dalam Shahih al-Bukhari, sempat melihat bekas guratan di leher Nabi.
“Hai Muhammad, beri aku sebagian harta yang kau miliki!” teriak si Badui, masih dengan posisi selendang mencekik Rasul.
Apakah Nabi marah dengan sikap si Badui yang mirip preman Tanah Abang ini: berbuat kasar untuk minta ‘jatah’? Hati Nabi terlalu sejuk untuk sekadar diampiri letikan rasa gusar.
Tidak, Nabi justru tersenyum, dan bilang ke Anas, “Berikanlah sesuatu.”
Itu masih belum seberapa. Nabi bahkan pernah ‘dihadiahi’ kotoran hewan, pada punggung, di saat Nabi sedang sujud dalam shalat. Abdullah bin Mas’ud jadi saksi, yang kemudian direkam pula dalam Shahih al-Bukhari.
Ibnu Mas’ud melihat Nabi tengah bersembahyang di dekat Ka’bah, dan pada saat yang sama Abu Jahl dan gerombolannya duduk-duduk tak jauh dari situ.
“Siapa mau membawa kotoran-kotoran kambing, yang disembelih kemarin, untuk ditaruh di atas punggung Muhammad, begitu dia sujud?”
Abu Jahl berseru pada punakawannya. Satu dari mereka, yang tak lain adalah Utbah bin Rabi’ah, Syaibah bin Rabi’ah, al-Walid bin Utbah, Umayyah bin Khalaf, serta Uqbah bin Abi Mu’ith, itu bergerak mengambil kotoran. Mereka tunggu hingga Nabi sampai pada sujud.
Dan benar, sampai ketika Nabi sujud, ditaruhlah kotoran itu di antara dua bahu Nabi. Abu Jahl, punggawa Quraisy yang selalu berupaya menghancurkan Nabi itu, dan gerombolannya menyaksikan dengan tawa keras. Nabi tetap dalam sujud hingga Fatimah az-Zahra membersihkan sembari meneteskan air mata. Tapi Nabi bukan sosok pemarah, bukan pendendam.
Nabi tidak memerintahkan Sahabat-Sahabat untuk membalas balik perlakuan Abu Jahl Cs. Beliau hanya berdoa,  “Allahumma alaika bi Quraisy, alaika bi Quraisy, alaika bi Quraisy.” Ya Allah, binasakan mereka, bangsa Quraisy yang pongah itu.
Ya, nabi yang pemarah cuma ada di kepala mereka. Muhammad bin Abdullah bin Abdul Muthalib yang bermuka sangar hanyalah gambar yang lalu lalang di dalam pikiran mereka sendiri. Tapi, siapa sebenarnya yang berperan membangun gambar itu di otak mereka? Bukankah kita? Kita sendiri, ya, kita. Sadar tak sadar, kita diam-diam telah, sedang, dan masih saja berniat melukis Rasulullah dengan sketsa raut wajah garang.
Kita tahu, dan percaya seutuhnya.

Sumber: Majalah Syir’ah edisi 52, ditulis oleh Mutjaba’ Hamdi

KASEAN YEH SI MAMAD.

para kuffar qurays menumpahkan kotoran onta di pundak beliau
HA...7X

dari smua pendiri agama maka cuma mamad yang nasibnye tragis. disirem tai onta coy.ha...7x 

tapi versi laen bilang tai kambing.

JADI YANG BENER YANG MANE NIH? tai onta ape tai kambing?? ha...7x
APE DUA2NYE BENER. HA...7X

mane rumah mamad juga dilempari tai ternak lagi. ha...7x

MANE PAS UDE MATI MASUK NRAKA LAGI.HA...7X

YBU AMEN. 

Friday, April 14, 2017

hoax mamad soal kisah Yosua




Di antara sejarah yang sudah dilupakan oleh kalangan
sejarawan dunia, kisah seorang nabi yang sholih, yaitu Nabi Yusya’ bin Nun -Shallallahu alaihi wa sallam-.

Disebutkan sejarahnya oleh Nabi Muhammad -Shallallahu alaihi wa sallam- sebagaimana dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhoriy dalam kitab Shohih-nya dan Imam Muslim juga dalam kitab Shohih-nya bahwa ketika Nabi Yusya’ hendak melakukan jihad melawan kaum kafir yang menguasai Baitul Maqdis, maka ia memberikan nasihat kepada semua pasukannya. Kemudian beliau pun melakukan perjalanan dalam memerangi kaum kafir. Ketika beliau melihat perang belum usai, sedang matahari hampir tenggelam, maka ia pun memohon kepada Allah agar matahari ditahan. Akhirnya, Allah -Azza wa Jalla- menahan matahari sampai Nabi Yusya’ menyelesaikan perang dan mengalahkan kaum kafir. 


Rasulullah -Shallallahu alaihi wa sallam- bersabda,



إِنَّ الشَّمْسَ لَمْ تُحْبَسْ لِبَشَرٍ إِلَّا لِيُوشَعَ لَيَالِيَ سَارَ إِلَى بَيْتِ الْمَقْدِسِ
“Sesungguhnya matahari tak pernah ditahan untuk seorang manusia pun, selain untuk Nabi Yusya’ di hari beliau melakukan perjalanan menuju Baitul Maqdis”. [HR. Ahmad dalam Al-Musnad (2/325) dari Abu Hurairah. Hadits ini di-shohih-kan oleh Syaikh Al-Albaniy dalam Ash-Shohihah (no. 202)]

Ahli Hadits Negeri Yordania, Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albaniy -rahimahullah- berkata, “Di dalam hadits ini terdapat keterangan bahwa matahari tak pernah ditahan (oleh Allah), selain untuk Yusya’ –alaihis salam-. Di dalam hadits ini terdapat isyarat tentang lemahnya sesuatu yang diriwayatkan bahwa hal itu juga (terjadi) bagi selain beliau”. [Lihat As-Silsilah Ash-Shohihah (no. 202)]

Kisah Nabi Yusya’ bin Nun ini merupakan bukti kuat bahwa banyak di antara sejarah dunia yang berserakan dan sudah dilupakan oleh manusia. Kisah-kisah yang menjelaskan kekuasaan Allah sebagai satu-satunya sembahan manusia yang haq. Akan tetapi karena kebanyakan sejarawan dunia dari kalangan orang jahil dan atheis, maka merekapun tidak atau enggan menyebutkan kisah-kisah seperti ini.

Sejarah yang luar biasa, matahari ditahan oleh Allah Sang Maha Pencipta segala sesuatu. Makhluk yang demikian besar tunduk kepada ketentuan Allah.

Merupakan sunnatullah bahwa seluruh makhluk yang ada di dunia ini, wajib tunduk dan menghambakan diri secara kauni kepada Rabbul ‘alamin. Sebesar apapun makhluk tersebut dalam pandangan manusia, tetap saja makhluk yang wajib tunduk kepada kebesaran dan keagungan Allah Subhanahu

wa Ta’ala.

Matahari adalah salah satu makhluk Allah Subhanahu wa Ta’ala yang jamad (benda mati) dan yang sangat besar baik materinya maupun manfaatnya bagi manusia. Sekalipun demikian, dia tidaklah congkak dan kufur terhadap perintah Allah. Jjika demikian keadaannya, maka bagaimana dengan manusia yang kecil. Layak manusia baginya untuk kufur dan membangkang terhadap perintah Allah Subhanahu wa Ta’ala?! Kita simak kisah berikut dan beberapa mutiara kisah yang telah banyak digali oleh para ulama kita. Semoga bisa menjadi ibrah (pelajaran) bagi orang-prang yang memiliki akal dan mau memikirkan kekuasaan dan keagungan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Allahul Muwaffiq.

Kisah Matahari Berhenti Beredar Taat Kepada Allah

Sahabat Abu Hurairah radhiallahu’anhu berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Ada seorang nabi dari nabi-nabi terdahulu pergi berperang, dia berkata kepada kaumnya, ‘Janganlah ikut bersamaku untuk berperang seseorang yang telah menikahi wanita (beristri), bercita-cita membangun mahligai indahnya rumah tangga namun mereka belum merangkul tujuan mulia tersebut. Demikian pula seorang yang telah menancapkan tiang pondasi rumah, sedang dia belum menaikkan atapnya. Serta seorang yang telah membeli kambing atau unta yang bunting, sedang dia tengah menunggu kelahiran anak untanya.’ Maka nabi tersebut pun berangkat berperang. Tatkala telah mendekat ke sebuah qoryah, desa yang dituju, waktu ashar pun menjelang. 

kemudian nabi tersebut berkata kepada matahari. ‘Wahai matahari, sesungguhnya engkau diperintah dan aku pun diperintah. Ya Allah, tahankanlah dia untuk perjuangan kami.’ Sesuatu yang keajaiban pun terjadi, matahari tertahan, sampai Allah memenangkan peperangan tersebut atasnya. Ini bukanlah sebuah siklus yang runut, seperti yang dialami halley, encke, west, atau komet-komet, rasi bintang dan benda langit lainnya yang memiliki siklus rutinan. Setelah itu sang nabi mengumpulkan harta ghanimah-nya, agar datang api dari langit untuk membakar tumpukan harta tersebut. Suatu ketetapan dari Allah bagi umat terdahulu, rampasan perang bukanlah sesuatu yang layak dibagikan dan dimanfaatkan. 

Terjadi lagi keajaiban lainnya, api tidak menjalankan tugasnya sebagaimana biasa, ia tidak mau membakarnya. Sontak sang nabi berujar, “Sesungguhnya (pasti) di antara kalian ada yang berbuat ghulul (korupsi dengan menyembunyikan harta rampasan), maka hendaklah berbaiat kepadaku dari setiap kabilah yang diwakilkan oleh satu orang.’ Maka terekatlah tangan seorang laki-laki pada tangannya, kemudian dia mengatakan, ‘Pasti kalianlah yang telah berbuat ghulul, maka hendaklah kabilahmu berbaiat kepadaku.’ Pada saat baiat dilakukan, tangan-tangan mereka bertautan. Hingga tangan dua orang atau tiga orang laki-laki dari kabilah yang diminta ini merekat pada tangannya. Seseorang yang diberi wahyu ini mengatakan, ‘Kalianlah yang telah berbuat ghulul.’ Kemudian mereka datang membawa emas sebesar kepala lembu dan meletakkannya pada ghonimah yang lainnya. Setelah itu datanglah api dari langit membakar harta-harta ghonimah tersebut, dan tidaklah halal ghonimah itu pada umat-umat sebelum kita, kemudian tatkala Allah melihat kekurangan dan kelemahan kita, maka Allah menghalalkannya untuk kita.” Kisah ini diriwayatkan oleh Imam Bukhari dalam Kitabu Fardhi Khumus, no.3124, dan Imam Muslim dalam Kitabul Jihad Wassair, no.1747. Namun bahasa kisah diadaptasi oleh tim kisah muslim.

Sumber : tausiah-islamiah.blogspot.co.id

kisah Yosua di Alkitab

Yosua 7:1-26
1 Tetapi orang Israel berubah setia dengan mengambil barang-barang yang dikhususkan itu, karena Akhan bin Karmi bin Zabdi bin Zerah, dari suku Yehuda, mengambil sesuatu dari barang-barang yang dikhususkan itu. Lalu bangkitlah murka TUHAN terhadap orang Israel. 
2 Yosua menyuruh orang dari Yerikho ke Ai, yang letaknya dekat Bet-Awen, di sebelah timur Betel, dan berkata kepada mereka, demikian: ''Pergilah ke sana dan intailah negeri itu.'' Maka pergilah orang-orang itu ke sana dan mengintai kota Ai. 
3 Kemudian kembalilah mereka kepada Yosua dan berkata kepadanya: ''Tidak usah seluruh bangsa itu pergi, biarlah hanya kira-kira dua atau tiga ribu orang pergi untuk menggempur Ai itu; janganlah kaususahkan seluruh bangsa itu dengan berjalan ke sana, sebab orang-orang di sana sedikit saja.'' 
4 Maka berangkatlah kira-kira tiga ribu orang dari bangsa itu ke sana; tetapi mereka melarikan diri di depan orang-orang Ai. 
5 Sebab orang-orang Ai menewaskan kira-kira tiga puluh enam orang dari mereka; orang-orang Israel itu dikejar dari depan pintu gerbang kota itu sampai ke Syebarim dan dipukul kalah di lereng. Lalu tawarlah hati bangsa itu amat sangat. 
6 Yosua pun mengoyakkan jubahnya dan sujudlah ia dengan mukanya sampai ke tanah di depan tabut TUHAN hingga petang, bersama dengan para tua-tua orang Israel, sambil menaburkan debu di atas kepalanya. 
7 Dan berkatalah Yosua: ''Ah, Tuhanku ALLAH, mengapa Engkau menyuruh bangsa ini menyeberangi sungai Yordan? supaya kami diserahkan kepada orang Amori untuk dibinasakan? Lebih baik kalau kami putuskan tadinya untuk tinggal di seberang sungai Yordan itu! 
8 O Tuhan, apakah yang akan kukatakan, setelah orang Israel lari membelakangi musuhnya? 
9 Apabila hal itu terdengar oleh orang Kanaan dan seluruh penduduk negeri ini, maka mereka akan mengepung kami dan melenyapkan nama kami dari bumi ini. Dan apakah yang akan Kaulakukan untuk memulihkan nama-Mu yang besar itu?'' 
10 Lalu berfirmanlah TUHAN kepada Yosua: ''Bangunlah! Mengapa engkau sujud demikian? 
11 Orang Israel telah berbuat dosa, mereka melanggar perjanjian-Ku yang Kuperintahkan kepada mereka, mereka mengambil sesuatu dari barang-barang yang dikhususkan itu, mereka mencurinya, mereka menyembunyikannya, dan mereka menaruhnya di antara barang-barangnya. 
12 Sebab itu orang Israel tidak dapat bertahan menghadapi musuhnya. Mereka membelakangi musuhnya, sebab mereka itu pun dikhususkan untuk ditumpas. Aku tidak akan menyertai kamu lagi jika barang-barang yang dikhususkan itu tidak kamu punahkan dari tengah-tengahmu. 
13 Bangunlah, kuduskanlah bangsa itu dan katakan: Kuduskanlah dirimu untuk esok hari, sebab, demikianlah firman TUHAN, Allah Israel: Hai, orang Israel ada barang-barang yang dikhususkan di tengah-tengahmu; kamu tidak akan dapat bertahan menghadapi musuhmu, sebelum barang-barang yang dikhususkan itu kamu jauhkan dari tengah-tengah kamu. 
14 Besok pagi kamu harus tampil ke muka suku demi suku dan suku yang ditunjuk oleh TUHAN harus tampil ke muka kaum demi kaum, dan kaum yang ditunjuk oleh TUHAN harus tampil ke muka keluarga demi keluarga dan keluarga yang ditunjuk oleh TUHAN harus tampil ke muka seorang demi seorang. 
15 Dan siapa yang didapati menyimpan barang-barang yang dikhususkan itu, akan dibakar dengan api, ia dan segala sesuatu yang ada padanya, sebab ia telah melanggar perjanjian TUHAN dan berbuat noda di antara orang Israel.'' 
16 Keesokan harinya bangunlah Yosua pagi-pagi, lalu menyuruh orang Israel tampil ke muka suku demi suku, maka didapatilah suku Yehuda. 
17 Ketika disuruhnya tampil ke muka kaum-kaum Yehuda, maka didapatinya kaum Zerah. Ketika disuruhnya tampil ke muka kaum Zerah, seorang demi seorang, maka didapatilah Zabdi. 
18 Ketika disuruhnya keluarga orang itu tampil ke muka, seorang demi seorang, maka didapatilah Akhan bin Karmi bin Zabdi bin Zerah, dari suku Yehuda. 
19 Berkatalah Yosua kepada Akhan: ''Anakku, hormatilah TUHAN, Allah Israel, dan mengakulah di hadapan-Nya; katakanlah kepadaku apa yang kauperbuat, jangan sembunyikan kepadaku.'' 
20 Lalu Akhan menjawab Yosua, katanya: ''Benar, akulah yang berbuat dosa terhadap TUHAN, Allah Israel, sebab beginilah perbuatanku: 
21 aku melihat di antara barang-barang jarahan itu jubah yang indah, buatan Sinear, dan dua ratus syikal perak dan sebatang emas yang lima puluh syikal beratnya; aku mengingininya, maka kuambil; semuanya itu disembunyikan di dalam kemahku dalam tanah, dan perak itu di bawah sekali.'' 
22 Lalu Yosua menyuruh orang segera pergi ke kemah itu, dan sesungguhnya, semuanya itu disembunyikan dalam kemah Akhan, dan perak itu ada di bawah sekali. 
23 Maka mereka mengambil semuanya itu dari dalam kemah, lalu membawanya kepada Yosua dan kepada semua orang Israel, dan mencurahkannya di hadapan TUHAN. 
24 Kemudian Yosua, beserta seluruh Israel mengambil Akhan bin Zerah, dan perak, jubah dan emas sebatang itu, anak-anaknya yang laki-laki dan perempuan, lembunya, keledainya dan kambing dombanya, kemahnya dan segala kepunyaannya, lalu semuanya itu dibawa ke lembah Akhor. 
25 Berkatalah Yosua: ''Seperti engkau mencelakakan kami, maka TUHAN pun mencelakakan engkau pada hari ini.'' Lalu seluruh Israel melontari dia dengan batu, semuanya itu dibakar dengan api dan dilempari dengan batu. 
26 Sesudah itu didirikanlah di atasnya suatu timbunan batu yang besar, yang masih ada sampai sekarang. Lalu surutlah murka TUHAN yang bernyala-nyala itu. Oleh sebab itu nama tempat itu sampai sekarang disebutkan lembah Akhor. 

Yosua 10:1-43
1 Setelah terdengar oleh Adoni-Zedek, raja Yerusalem, bahwa Yosua telah merebut Ai dan telah menumpasnya -- seperti yang dilakukannya terhadap Yerikho dan terhadap rajanya, demikianlah juga dilakukannya terhadap Ai dan terhadap rajanya -- dan bahwa penduduk kota Gibeon telah mengadakan ikatan persahabatan dengan orang Israel dan diam di tengah-tengah mereka, 
2 maka sangat takutlah orang, sebab Gibeon itu kota yang besar, seperti salah satu kota kerajaan, bahkan lebih besar dari Ai, dan semua orangnya adalah pahlawan. 
3 Sebab itu Adoni-Zedek, raja Yerusalem, menyuruh orang kepada Hoham, raja Hebron, kepada Piream, raja Yarmut, kepada Yafia, raja Lakhis, dan kepada Debir, raja Eglon, mengatakan: 
4 ''Datanglah kepadaku dan bantulah aku, supaya kita menggempur Gibeon, karena telah mengadakan ikatan persahabatan dengan Yosua dan orang Israel.'' 
5 Lalu kelima raja orang Amori itu berkumpul dan bergerak maju: raja Yerusalem, raja Hebron, raja Yarmut, raja Lakhis dan raja Eglon, mereka beserta seluruh tentara mereka. Mereka berkemah mengepung Gibeon dan berperang melawannya. 
6 Lalu orang-orang Gibeon itu menyuruh orang kepada Yosua, ke tempat perkemahan di Gilgal, mengatakan: ''Jangan menarik tanganmu dari pada hamba-hambamu ini. Datanglah dengan segera kepada kami, lepaskanlah kami dan bantulah kami, sebab semua raja orang Amori, yang diam di pegunungan, telah bergabung melawan kami.'' 
7 Lalu Yosua bergerak maju dari Gilgal, dia dan seluruh tentara yang bersama-sama dengan dia, semuanya pahlawan yang gagah perkasa. 
8 Berfirmanlah TUHAN kepada Yosua: ''Janganlah takut kepada mereka, sebab Aku menyerahkan mereka kepadamu. Tidak seorang pun dari mereka yang akan dapat bertahan menghadapi engkau.'' 
9 Lalu Yosua menyerang mereka dengan tiba-tiba, setelah semalam-malaman bergerak maju dari Gilgal. 
10 Dan TUHAN mengacaukan mereka di depan orang Israel, sehingga Yosua menimbulkan kekalahan yang besar di antara mereka dekat Gibeon, mengejar mereka ke arah pendakian Bet-Horon dan memukul mereka mundur sampai dekat Azeka dan Makeda. 
11 Sedang mereka melarikan diri di depan orang Israel dan baru di lereng Bet-Horon, maka TUHAN melempari mereka dengan batu-batu besar dari langit, sampai ke Azeka, sehingga mereka mati. Yang mati kena hujan batu itu ada lebih banyak dari yang dibunuh oleh orang Israel dengan pedang. 
12 Lalu Yosua berbicara kepada TUHAN pada hari TUHAN menyerahkan orang Amori itu kepada orang Israel; ia berkata di hadapan orang Israel: ''Matahari, berhentilah di atas Gibeon dan engkau, bulan, di atas lembah Ayalon!'' 
13 Maka berhentilah matahari dan bulan pun tidak bergerak, sampai bangsa itu membalaskan dendamnya kepada musuhnya. Bukankah hal itu telah tertulis dalam Kitab Orang Jujur? Matahari tidak bergerak di tengah langit dan lambat-lambat terbenam kira-kira sehari penuh. 
14 Belum pernah ada hari seperti itu, baik dahulu maupun kemudian, bahwa TUHAN mendengarkan permohonan seorang manusia secara demikian, sebab yang berperang untuk orang Israel ialah TUHAN. 
15 Kemudian Yosua dan seluruh orang Israel yang menyertainya pulang kembali ke tempat perkemahan di Gilgal. 
16 Kelima raja itu melarikan diri dan bersembunyi di dalam gua di Makeda. 
17 Kepada Yosua dikabarkan, demikian: ''Kelima raja itu telah ditemukan bersembunyi di dalam gua di Makeda.'' 
18 Lalu berkatalah Yosua: ''Gulingkanlah batu-batu yang besar ke mulut gua itu dan tempatkanlah di sana orang untuk menjaga mereka. 
19 Tetapi kamu, janganlah kamu berhenti, kejarlah musuhmu dan hantamlah barisan belakangnya; janganlah biarkan mereka masuk ke dalam kota-kota mereka, sebab TUHAN, Allahmu, menyerahkan mereka kepadamu!'' 
20 Setelah Yosua dan orang Israel selesai menimbulkan kekalahan yang besar sekali di antara mereka, sampai mereka dihancurkan sama sekali -- beberapa orang dari mereka dapat lolos dan masuk ke kota-kota yang diperkuat -- 
21 pulanglah seluruh bangsa itu dengan selamat kepada Yosua ke tempat perkemahan, di Makeda. Tidak ada seorang pun yang berani melemparkan kata-kata ancaman terhadap orang Israel. 
22 Kemudian berkatalah Yosua: ''Bukalah mulut gua dan keluarkanlah kelima raja itu dari dalam dan bawa kepadaku.'' 
23 Dilakukan oranglah demikian, kelima raja itu dikeluarkan dari gua itu dan dibawa kepadanya: raja Yerusalem, raja Hebron, raja Yarmut, raja Lakhis dan raja Eglon. 
24 Setelah raja-raja itu dikeluarkan dan dibawa kepada Yosua, maka Yosua pun memanggil semua orang Israel berkumpul dan berkata kepada para panglima tentara, yang ikut berperang bersama-sama dengan dia: ''Marilah dekat, taruhlah kakimu ke atas tengkuk raja-raja ini.'' Maka datanglah mereka dekat dan menaruh kakinya ke atas tengkuk raja-raja itu. 
25 Lalu berkatalah Yosua kepada mereka: ''Janganlah takut dan janganlah tawar hati, kuatkan dan teguhkanlah hatimu, sebab secara itulah akan dilakukan TUHAN kepada semua musuhmu, yang kamu perangi.'' 
26 Sesudah itu Yosua membunuh raja-raja itu, dan menggantung mereka pada lima tiang, dan mereka tinggal tergantung pada tiang-tiang itu sampai matahari terbenam. 
27 Tetapi menjelang matahari terbenam, atas perintah Yosua mayat mereka diturunkan dari tiang-tiang itu, dan dilemparkan ke dalam gua, tempat mereka bersembunyi. Lalu mulut gua itu ditutupi orang dengan batu-batu besar, yang masih ada sampai sekarang. 
28 Pada hari itu Yosua merebut Makeda dan kota itu dipukulnya dengan mata pedang, juga rajanya; kota itu dan semua makhluk yang ada di dalamnya ditumpasnya, tidak ada seorang pun yang dibiarkannya lolos, dan raja Makeda, diperlakukannya seperti telah diperlakukannya raja Yerikho. 
29 Kemudian Yosua dengan seluruh Israel berjalan terus dari Makeda ke Libna, lalu memerangi Libna. 
30 Dan TUHAN menyerahkan kota itu juga kepada orang Israel, beserta rajanya. Yosua memukul kota itu dan semua makhluk yang ada di dalamnya dengan mata pedang, tidak ada seorang pun di dalamnya yang dibiarkannya lolos, dan rajanya itu, diperlakukannya seperti telah diperlakukannya raja Yerikho. 
31 Kemudian Yosua dengan seluruh Israel berjalan terus dari Libna ke Lakhis, lalu berkemah mengepung kota itu dan berperang melawannya. 
32 Dan TUHAN menyerahkan Lakhis kepada orang Israel. Yosua merebut kota itu pada hari yang kedua. Kota itu dan semua makhluk yang ada di dalamnya dipukulnya dengan mata pedang, tepat seperti yang dilakukannya terhadap Libna. 
33 Lalu Horam, raja Gezer, maju untuk membantu Lakhis, tetapi Yosua menewaskan dia dan rakyatnya, sehingga tidak ada seorang pun padanya yang dibiarkannya lolos. 
34 Kemudian Yosua dengan seluruh Israel berjalan terus dari Lakhis ke Eglon, lalu mereka berkemah mengepung kota itu dan berperang melawannya. 
35 Kota itu direbut mereka pada hari itu juga dan dipukul dengan mata pedang. Semua makhluk yang ada di dalamnya ditumpasnya pada hari itu, tepat seperti yang dilakukan terhadap Lakhis. 
36 Kemudian Yosua dengan seluruh Israel bergerak maju dari Eglon ke Hebron, lalu berperang melawannya. 
37 Negeri itu direbut mereka dan dipukul dengan mata pedang, juga rajanya dan segala kotanya dan semua makhluk yang ada di dalamnya, tidak seorang pun yang dibiarkannya lolos, tepat seperti yang dilakukannya terhadap Eglon. Kota itu dan semua makhluk yang ada di dalamnya ditumpasnya. 
38 Kemudian Yosua dengan seluruh Israel kembali ke Debir, lalu berperang melawannya. 
39 Negeri itu beserta rajanya dan segala kotanya direbutnya, dan dipukul dengan mata pedang. Semua makhluk yang ada di dalamnya ditumpas mereka, tidak seorang pun yang dibiarkannya lolos; seperti yang dilakukannya terhadap Hebron, demikianlah dilakukan terhadap Debir beserta rajanya, sama seperti yang dilakukannya terhadap Libna beserta rajanya. 
40 Demikianlah Yosua mengalahkan seluruh negeri itu, Pegunungan, Tanah Negeb, Daerah Bukit dan Lereng Gunung, beserta semua raja mereka. Tidak seorang pun yang dibiarkannya lolos, tetapi ditumpasnya semua yang bernafas, seperti yang diperintahkan TUHAN, Allah Israel. 
41 Yosua menewaskan mereka dari Kadesh-Barnea sampai Gaza, juga seluruh tanah Gosyen sampai Gibeon. 
42 Semua raja ini dan negeri mereka telah dikalahkan Yosua sekaligus, sebab yang berperang untuk orang Israel ialah TUHAN, Allah Israel. 
43 Kemudian Yosua dengan seluruh Israel pulang kembali ke tempat perkemahan di Gilgal. 

Liatin mamad seenak jidatnye ngerubah crita di Alkitab.

MAKANYE JANGAN HERAN KALO MAMAD JUGA SEENAK JIDATNYE NGERUBAH CRITA DI QORAN SAAT KISAH YANG SAMA DICRITAKAN LAGI. HA...7X

KESALAHAN SAAT CRETA ULANG INI YANG BIKIN ADA RATUSAN KONTRADIKSI DALAM QORAN.

AMPE SINI JELAS? HA...7X

YBU AMEN.

Thursday, April 13, 2017

cuma orang yang males mikir yang gampang ditepu mamad si rosul palsu

Baca n pelajarin artikel2 di bawah.
terus mikir.
maka lo akan nyadar kalo lo slama ini de ditepu mamad. ha...7x
Rabu , 12 April 2017, 19:13 WIB

Tiap Manusia Ditempeli Jin atau Setan, Benarkah?

Red: Nasih Nasrullah
sunset
sunset
REPUBLIKA.CO.ID, Jawaban atas pertanyaan ini, bisa dengan mudah dilacak di berbagai referensi primer. Baik teks-teks Alquran dan hadis atau karya-karya ulama.
Sejatinya setiap manusia itu ditempeli setan dari bangsa jin. Setan inilah yang menurut Badruddin bin Abdullah as-Syibli dalam kitabnya Gharaib wa ‘Ajaib al-Jin membisikkan hawa jahat dan kemaksiatan kepada yang bersangkutan dan kerap disebut dengan qarin.   
Ibnu Katsir menjelaskan, maksud kata qarin dalam surah Qaaf ayat 27 adalah setan yang didelegasikan untuk menggangunya. Pendapat ini juga diutarakan Ibnu Abbas, Mujahid, dan Qatadah. 
Keberadaan qarin yang mengganggu manusia tersebut dengan pengecualian Rasulullah SAW. Tak ada satupun setan yang mampu mengganggu Rasul. Bahkan, dalam banyak riwayat disebutkan qarin yang mengikuti Rasul tersebut memeluk Islam.  
Riwayat Abdullah bin Mas’ud yang dinukilkan Imam Muslim menyatakan bahwa setiap orang mempunyai qarin dari bangsa jin. Sahabat menanyakan, "Termasuk engkau wahai Rasulullah? “ 
Rasul menjawab, "Iya hanya saja Allah SWT melindungiku kemudian dia berislam dan tidak memengaruhiku kecuali kebaikan.” 
Riwayat lain dari Muslim juga menyebutkan qarin yang menempel ke manusia itu bukan saja dari bangsa jin tetapi juga ada yang berasal dari bangsa malaikat. 
Imam Nawawi dalam Syarh Muslim membeberkan persoalan ini dalam bab khusus, yaitu bab "Godaan Setan dan Pengutusan Pasukan untuk Menggoda Manusia dan di Tiap Manusia Ada Qarin.” 
Imam Nawawi pun menjelaskan, dalam hadis ini terdapat isyarat tegas agar kita, mewaspadai godaan-godaan jahat dari jin tersebut.   

Selasa , 04 April 2017, 09:42 WIB

Kesurupan Jin, Bagaimana Mungkin? Ini Penjelasannya

Red: Nasih Nasrullah
Antara
Siswa kesurupan (ilustrasi)
Siswa kesurupan (ilustrasi)
REPUBLIKA.CO.ID, Kasus kesurupan atau kerasukan jin kerap terjadi karena satu dan lain hal. Tetapi, bagaimana mungkin jin bisa memasuki badan manusia? 
Qadi Badruddin bin Abdullah as-Syibli dalam kitabnya Gharaib wa ‘Ajaib al-Jin menjelaskan fenomena tersebut.  
Sebagian tokoh dari Mu’tazilah, seperti al-Jubba’i dan Abu Bakar ar-Razi Ibn Zakariya yang terkenal sebagai dokter, menampik fakta kesurupan. 
Meski percaya adanya jin, tetapi mereka berpendapat mustahil dua fisik (fisik manusia dan fisik jin) bersatu dalam satu tubuh manusia (korban kerasukan). 
Mereka juga berdalih, tidak ditemukan satu riwayat pun dari Rasulullah SAW yang menguatkan fakta kesurupan itu. 
Akan tetapi, pandangan pentolan Mu’tazilah itu dibantah oleh kalangan Ahlussunnah waljamaah (Aswaja). 
Dalam kitab Maqalat, Abu Hasan al-Asy’ari menegaskan bangsa jin itu bisa merasuk ke tubuh manusia. Ini sebagaimana digambarkan firman Allah SWT: 
”Orang-orang yang makan (mengambil) riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan setan lantaran (tekanan) penyakit gila.” (QS al-Baqarah [2]: 275).
Ketika Abdullah bertanya kepada sang ayah, Ahmad Ibn Hanbal, ihwal mereka yang ingkar adanya jin yang masuk badan manusia, ayahnya tersebut berkata, ”Wahai anakku, mereka berdusta, Rasulullah sendiri yang menegaska fakta itu (kerasukan jin.”
Dalam hadis riwayat Ibnu Abbas dikisahkan, seorang perempuan yang membawa serta anaknya, mendatangi Rasulullah SAW. Si perempuan mengadu anaknya yang tiba-tiba terserang gila serupa diganggu jin pada siang dan malam hari. 
Rasulullah pun mengusap dada anak laki-laki itu dan berdoa. Lalu si anak muntah dan seketika itu keluarlah bayangan hitam dari tubuhnya. 
Qadi Abdul Jabbar menjelaskan, hakikat jin yang masuk pada tubuh manusia itu seperti udara. Tubuh mereka lembut dan sangat mungkin masuk ke tubuh kita. Kedua fisik tersebut bersatu, tanpa menghilangkan fisik yang lain. Meski dua-duanya tetap dalam eksistensi masing-masing.  

SEKARANG GUE AJAK LO MIKIR.
setiap orang mempunyai qarin dari bangsa jin. Sahabat menanyakan, "Termasuk engkau wahai Rasulullah ? “ 
Rasul menjawab, "Iya hanya saja Allah SWT melindungiku kemudian dia berislam dan tidak memengaruhiku kecuali kebaikan.” 
TAPI MAMAD KOK BISA KENA SIHIR YAHUDI WALAU DE DILINDUNGI OLO?
Sihir merupakan barang dagangan orang-orang yahudi. Oleh karena itu, Allah Ta’ala berfirman:
{وَاتَّبَعُوا مَا تَتْلُو الشَّيَاطِينُ عَلَى مُلْكِ سُلَيْمَانَ وَمَا كَفَرَ سُلَيْمَانُ وَلَكِنَّ الشَّيَاطِينَ كَفَرُوا يُعَلِّمُونَ النَّاسَ السِّحْرَ}
“Dan mereka mengikuti apa yang dibaca oleh syaitan-syaitan pada masa kerajaan Sulaiman (dan mereka mengatakan bahwa Sulaiman itu mengerjakan sihir), padahal Sulaiman tidak kafir (tidak mengerjakan sihir), hanya syaitan-syaitan lah yang kafir (mengerjakan sihir). Mereka mengajarkan sihir kepada manusia …” (QS. Al-Baqarah : 102)
Orang-orang Yahudi telah berusaha menyihir Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Maka seorang laki-laki Yahudi pun menyihir beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam. Bersamaan dengan itu, beliau sabar sampai-sampai beliau merasa telah melakukan sesuatu, padahal beliau belum melakukannya.

‘Aisyah radhiyallahu ‘anha mengatakan :
سَحَرَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَجُلٌ مِنْ بَنِي زُرَيْقٍ يُقَالُ لَهُ لَبِيدُ بْنُ الْأَعْصَمِ حَتَّى كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُخَيَّلُ إِلَيْهِ أَنَّهُ كَانَ يَفْعَلُ الشَّيْءَ وَمَا فَعَلَهُ حَتَّى إِذَا كَانَ ذَاتَ يَوْمٍ أَوْ ذَاتَ لَيْلَةٍ وَهُوَ عِنْدِي لَكِنَّهُ دَعَا وَدَعَا ثُمَّ قَالَ يَا عَائِشَةُ أَشَعَرْتِ أَنَّ اللَّهَ أَفْتَانِي فِيمَا اسْتَفْتَيْتُهُ فِيهِ أَتَانِي رَجُلَانِ فَقَعَدَ أَحَدُهُمَا عِنْدَ رَأْسِي وَالْآخَرُ عِنْدَ رِجْلَيَّ فَقَالَ أَحَدُهُمَا لِصَاحِبِهِ مَا وَجَعُ الرَّجُلِ فَقَالَ مَطْبُوبٌ قَالَ مَنْ طَبَّهُ قَالَ لَبِيدُ بْنُ الْأَعْصَمِ قَالَ فِي أَيِّ شَيْءٍ قَالَ فِي مُشْطٍ وَمُشَاطَةٍ وَجُفِّ طَلْعِ نَخْلَةٍ ذَكَرٍ قَالَ وَأَيْنَ هُوَ قَالَ فِي بِئْرِ ذَرْوَانَ فَأَتَاهَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي نَاسٍ مِنْ أَصْحَابِهِ فَجَاءَ فَقَالَ يَا عَائِشَةُ كَأَنَّ مَاءَهَا نُقَاعَةُ الْحِنَّاءِ أَوْ كَأَنَّ رُءُوسَ نَخْلِهَا رُءُوسُ الشَّيَاطِينِ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَفَلَا اسْتَخْرَجْتَهُ قَالَ قَدْ عَافَانِي اللَّهُ فَكَرِهْتُ أَنْ أُثَوِّرَ عَلَى النَّاسِ فِيهِ شَرًّا فَأَمَرَ بِهَا فَدُفِنَتْ.
“Seseorang dari Bani Zuraiq, yang bernama Labid bin Al-A’sham, menyihir Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, sehingga beliau merasa melakukan sesuatu yang tidak dilakukannya. Sampai pada suatu hari atau pada suatu malam ketika beliau berada di sisiku, beliau terus berdo’a dan berdo’a. Kemudian beliau bersabda,
“Wahai ‘Aisyah, apakah kamu tahu bahwa Allah telah memperkenankan do’aku tentang apa yang aku tanyakan kepada-Nya? Ada dua orang yang mendatangiku, satu diantaranya duduk di dekat kepalaku dan yang satunya lagi berada di dekat kakiku.
Lalu salah seorang diantara keduanya berkata kepada temannya,”Sakit apa orang ini?”
“Terkena sihir,” sahut temannya.
“Siapa yang telah menyihirnya?” tanya temannya lagi.
Temannya menjawab, “Labid bin al-A’sham.”
“Dengan apa?”
Dia menjawab, “Dengan sisir dan rontokan rambut ketika disisir, dan mayang kurma jantan.”
“Lalu dimana semuanya itu berada?” tanya temannya.
Dia menjawab, “Disumur Dzarwan”.
Kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mendatangi sumur itu bersama beberapa orang sahabat beliau. Setelah kembali, beliau berkata, “Wahai ‘Aisyah, seakan-akan airnya berwarna merah seperti perasan daun pacar, dan ujung dahan pohon kurma (yang berada di dekatnya) seakan-akan seperti kepala syaitan”.
Lalu ‘Aisyah bertanya, “Wahai Rasulullah, tidakkah engkau meminta dikeluarkan?” Beliau menjawab, “Allah telah menyembuhkanku, sehingga aku tidak ingin memberi pengaruh buruk kepada umat manusia dalam hal itu”. Kemudian beliau memerintahkan untuk menimbunnya, maka semuanya pun ditimbun dengan segera (HR. Bukhari dan Muslim).
Sumber: https://muslim.or.id/17272-fatwa-ulama-rasullullah-shallallahualaihi-wasallam-pernah-disihir-dan-apakah-beliau-diracuni.html

masih banyak orang yang beranggapan, setan hanya menyuruh kita berbuat kejahatan atau setan tidak pernah menyuruh beribadah. Mereka tidak tahu bahwa sahabat Abu Hurairah pernah disuruh setan untuk membaca ayat kursi setiap malam. Ibadah yang dimotivasi rayuan setan bukan lagi ibadah, melainkan maksiat.

Jam terbang iblis dalam menggoda manusia sudah sangat lama. Ia tahu betul apa kesukaan manusia. Iblis tidak akan menyuruh orang yang suka beribadah untuk minum khamr. Tapi Iblis menyuruhnya, antara lain, beribadah haji berkali-kali. Ketika manusia beribadah haji karena mengikuti rayuan iblis melalui bisikan hawa nafsunya, maka saat itu tipologi haji pengabdi setan telah melekat padanya. Wa Allah a’lam.
SEKARANG GUE AJAK LO MIKIR.
KATENYE OLO LINDUNGIN MAMAD. TRUS KOK MAMAD BISA KENA SIHIR YAHUDI SEH? HA...7X
ARTINYE APE?
TUHAN ESLAM BERNAMA OLO KALAH MA SETAN MAKANYE MAMAD BISA KENA SIHIR. HA...7X
JADI NGAPAIN LO IKUT OLO, TUHAN YANG KALAH MA SETAN. HA...7X
SEKARANG GUE AJAK LO MIKIR SKALI LAGE LEWAT QORAN N HADIS.
QORAN
QS 6:123 Dan demikianlah Kami adakan pada tiap-tiap negeri penjahat-penjahat yang terbesar agar mereka melakukan tipu daya dalam negeri itu. Dan mereka tidak memperdayakan melainkan dirinya sendiri, sedang mereka tidak menyadarinya.
QS 19:83 Tidakkah kamu lihat, bahwasanya Kami telah mengirim syaitan- syaitan itu kepada orang-orang kafir untuk menghasung mereka berbuat ma’siat dengan sungguh-sungguh?
QS 21:82 Dan Kami telah tundukkan (pula kepada Sulaiman), segolongan syaitan-syaitan yang menyelam (ke dalam laut) untuknya, dan mengerjakan pekerjaan selain daripada itu; dan adalah Kami memelihara mereka itu,

HADIS
Dari Shofiyah binti Huyay, ia berkata, “Pernah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sedang beri’tikaf, lalu aku mendatangi beliau. Aku mengunjunginya di malam hari. Aku pun bercakap-cakap dengannya. Kemudian aku ingin pulang dan beliau berdiri lalu mengantarku. Kala itu rumah Shofiyah di tempat Usamah bin Zaid. Tiba-tiba ada dua orang Anshar lewat. Ketika keduanya melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, mereka mempercepat langkah kakinya. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lantas mengatakan, “Pelan-pelanlah, sesungguhnya wanita itu adalah Shofiyah binti Huyay.” Keduanya berkata, “Subhanallah, wahai Rasulullah.” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya setan menyusup dalam diri manusia melalui aliran darah. Aku khawatir sekiranya setan itu menyusupkan kejelekan dalam hati kalian berdua.” (Muttafaqun ‘alaih. HR. Bukhari no. 3281 dan Muslim no. 2175).

Sumber : https://rumaysho.com/3485-setan-menyusup-melalui-aliran-darah.html



Dari Abu Hurairah berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda,


“Jika di antara kamu sekalian bangun dari tidur, hendaklah berwudhu dan memasukkan air ke hidung lalu dikeluarkan sebanyak tiga kali, sesungguhnya setan bermalam d lubang hidungnya.” (Muttafaq alaih).

Nabi SAW bersabda,

“Menguap dalam shalat adalah dari setan, jika di antara kamu sekalian menguap hendaklah ditahan sebisa mungkin.”


Rasulullah shalallahu’alaihi wa sallam bersabda:

“Apabila salah seorang dari kalian bangun dari tidur, maka ber-istintsâr-lah tiga kali, karena sesungguhnya Syaithan bermalam dalam rongga hidungnya.” (Dikeluarkan oleh Al-Bukhâriy[15], Muslim[16] dan An-Nasâ-iy[17]). Ini lafaz dari Muslim.

NAH LO. 
Sesungguhnya setan menyusup dalam diri manusia melalui aliran darah.

OLO PIARA SETAN.
OLO KIRIM/UTUS SETAN untuk menghasut.
OLO MEMPERKERJAKAN SETAN.
OLO ADAKAN PENJAHAT TERBESAR.
MAKANYE MIKIR YEH.
OLO YANG PIARA, KIRIM/UTUS untuk menghasut N MEMPERKERJAKAN SETAN N MENGADAKAN PENJAHAT TERBESAR, JELAS BUKAN TUHAN LAH, TAPI RAJANYE SETAN ALIAS IBLIS. HA...7X ABIS MIKIR, MURTAD AJE DEH DARE ESLAM.
ABIS MURTAD MAKA KASIH TAU KELUARGA LO, TEMEN LO, SUDARE2 LO. BIAR SMUENYE RAME2 MURTAD DARE ESLAM. HA...7X
YBU AMEN.











Sunday, April 9, 2017

sori coy, mamad ga pernah menyempurnakan akhlak karena MAMAD N ESLAM MERUSAK MORAL MANUSIA. HA...7X


Nabi
Sumber gambar: http://www.dennysiregar.com/2017/03/secangkir-kopi-untuk-pembela-islam.html

setiap gue debat ma muslem maka mreka bangga saat mengatakan kalo mamad menyempurnakan akhlak manusia.

Sori coy. si mamad itu merusak moral manusia bukannye menyempurnakan akhlak manusia.

ga percaya?

langsung aja ke tkp (tempat kejadian perkara).

1. mamad menghalalkan poligami. LUCUNYE ADALAH SAAT ALI, SEPUPU SEKALIGUS MANTU MAMAD MO POLIGAMI MAKA MAMAD NGAMUK N TREAK2 DI MIMBAR MESJID BILANG KALO ADE YANG MO POLIGAMIIN FATIMA, ANAKNYE. N DIE JADI SAKIT HATI. HA...7X

PADAHAL MAMAD GA PERNAH MIKIR KETIKA DIE POLIGAMI MAKA DIE BIKIN  SAKIT HATI PARA BININYE. HA...7X

AKIBATNYE ADALAH SELAMA MAMAD MASIH IDUP MAKA ALI GA BRANI POLIGAMI. HA...7X

UNTUNG AJE FATIMA MATI 6 BULAN SETELAH MAMAD MATI KARNA STRES. ABIS ABU BAKAR, BAPAK AISA AMBIL ALIH KEPEMIMPINAN ESLAM N HARTA MAMAD. JADI FATIMA GA DAPET WARISAN DARI HARTA MAMAD. HA...7X

KALO FATIMA GA MATI CEPET MAKA FATIMA PASTI NGERASAIN DIPOLIGAMI ALI. HA...7X

2. mamad nikahin aisa umur 6 taon n ngesex umur 9 taon. INI MELEGALKAN PEDOPIL TAUK. HA...7X
PASTI LO PROTES DEH? BETUL APE BENER?
SORI COY. OLO N MAMAD SURUH LO IKUTIN TELADAN MAMAD. MAKANYE JANGAN HERAN KALO BANYAK MOSLIM IKUT2AN PEDOPIL N POLIGAMI. HA...7X

3. MAMAD N OLO HALALIN DARAH KAPIR. AKIBATNYE ADALAH MUSLEM GA MRASA BERSALAH SAAT BUNUH KAPIR. BAHKAN SESAMA MOSLIM JUGA SEBELOM DIBUNUH DIBILANG KAPIR DULU. BIAR SAAT NGEBUNUH ORANG MREKA GA MRASA BERSALAH. HA...7X

JADI MOSLIM GA MRASA BERSALAH SAAT MREKA BUNUH UMAR, KALIFAH KEDUA, MERTUA MAMAD.
JADI MOSLIM GA MRASA BERSALAH SAAT MREKA BUNUH USMAN, KALIFAH KETIGA, MANTU MAMAD.
JADI MOSLIM GA MRASA BERSALAH SAAT MREKA BUNUH ALI, KALIFAH KEEMPAT, MANTU MAMAD.
JADI MOSLIM GA MRASA BERSALAH SAAT MREKA BUNUH HASAN  N HUSEN, ANAK ALI, CUCU MAMAD.

4. MAMAD N OLO MENGHALALKAN NGERAMPOK LEWAT QS 48:18-20. AKIBATNYE ADALAH MUSLEM GA MRASA BERSALAH SAAT NGERAMPOK KALO DUIT HASIL RAMPOKAN DIPAKE BUAT MEMBELA ESLAM. HA...7X

"Sesungguhnya Allah telah redha terhadap orang-orang Mukmin, ketika mereka berjanji setia kepadamu di bawah pohon, maka Allah mengetahui apa yang ada di dalam hati mereka, lalu menurunkan (memberikan) ketenangan atas mereka, dan memberi balasan kepada mereka, dengan kemenangan yang dekat (waktunya)." – (QS.48:18)
"Serta harta rampasan yang banyak, yang dapat mereka ambil. Dan adalah Allah Maha Perkasa, lagi Maha Bijaksana." – (QS.48:19)
"Allah menjanjikan kepada kamu, harta rampasan yang banyak(, yang) dapat kamu ambil, maka disegerakan-Nya harta rampasan ini untukmu, dan Dia menahan tangan manusia dari (membinasakan)mu (agar kamu mensyukuri-Nya), dan agar itu menjadi bukti bagi orang-orang Mukmin, dan agar Dia menunjuki kamu kepada jalan yang lurus." – (QS.48:20)

5. MAMAD N OLO MENGHALALKAN NEPU. AKIBATNYE ADALAH MUSLEM GA MRASA BERSALAH SAAT NEPU.

6. ALI, KEPONAKAN MAMAD DIANGKAT JADI ANAK MAMAD. NIKAH SAMA FATIMA, ANAK MAMAD.
JADI ANAK ANGKAT BOLEH NIKAH MA ANAK KANDUNG.
JADI SAUDARA SEPUPU BOLEH NIKAH.

7. mamad angkat zaid, jadi anak. tapi bini zaid, yaitu zainab dijadiin bini ma mamad. BUAT MENGHALALKAN NAFSU BIRAHINYE, MAMAD TURUNIN AYAT QORAN. HA...7X
MIKIR GA SEH LO. MASA OLO URUSIN NAPSU BIRAHI MAMAD. HA...7X

LO HARUS MIKIR OLO INI TUHAN MAMAD APE BUDAK MAMAD? KOK OLO MO2NYE URUSIN NAPSU BIRAHI MAMAD. HA...7X

KALO LO SELIDIKIN QORAN MAKA OLO JELAS BUDAK MAMAD KARNA OLO SELALU KLUARIN AYAT2 QORAN BUAT KEPENTINGAN MAMAD. HA...7X

JADI OLO ITU SEBENERNYE MAMAD.
MAMAD BERPIRMAN PAKEK NAME OLO, BERHALA QURAISH. HA...7X

SEBENERNYE ADA 2 YANG BERPIRMAN DI QORAN.
A. MAMAD. SEMUA AYAT YANG TURUN BUAT KEPENTINGAN MAMAD YAH BERASAL DARE MAMAD LAH. HA...7X
BUKTINYE ADALAH QS 69:40.
"Sesungguhnya Al-Qur'an itu adalah benar-benar wahyu (Allah, yang diturunkan kepada) Rasul yang mulia," – (QS.69:40)
kalimat dalam kurung harus diilangin karna itu kalimat tambahan dari penerjemah qoran.
Sesungguhnya Al-Qur'an itu adalah benar-benar wahyu Rasul yang mulia,

B. SETAN. SAAT MAMAD TREMA WAHYU SAMBIL KESURUPAN MAKA ITULAH AYAT2 SETAN. HA...7X
BUKTINYE ADALAH QS 81:19.
"sesungguhnya Al-Qur'an itu benar-benar firman (Allah, yang dibawa oleh) utusan yang mulia (Jibril)," – (QS.81:19)
kalimat dalam kurung harus diilangin karna itu kalimat tambahan dari penerjemah qoran.
sesungguhnya Al-Qur'an itu benar-benar firman utusan yang mulia 

8. SEJAK MAMAD MENGOBARKAN JIHAD BUAT NGERAMPOK KARAVAN SAUDAGAR ALIAS PARA PEDAGANG QURAISH. MAKA DUNIA JADI BERUBAH.

9. MAMAD N OLO MENGOBARKAN SEMANGAT JIHAD AMPE NAME OLO DITEGAKKAN, AMPE ESLAM JADI SATU2NYE AGAMA DI DUNIE.

AKIBATNYE ADALAH ESLAM MENGINVASI DUNIA. SAAT MOSLIM LEMAH MAKA MREKA AKAN DAMAI. SAAT MUSLEM KUAT MAKA MREKA AKAN MEREBUT KEKUASAAN DAN MENJAJAH DAERAH2 LAEN SERTA MEMAKSAKAN NON MUSLEM AGAR MASUK ESLAM ATO MATI. KHUSUS BUAT YAHUDI N NASRANI ADA KEKHUSUSAN YAITU MREKA HARUS BAYAR PAJAK PREMAN YANG TINGGI. HA...7X

10. MAMAD N OLO MENGAMPANGKAN MASUK SORGA LEWAT IBADAH HAJI. KARNA SOLAT/DOA DI KABAH PAHALANYE 100 RIBU KALI DIBANDINGKAN SOLAT/DOA DI TEMPAT LAEN.

AKIBATNYE APE? MUSLEM YANG JAHAT GA PERNAH TAKUT BIKIN DOSA KARNA DOSA MREKA AKAN DIAMPUNIN KALO MREKA NAEK HAJI. HA...7X

MAKANYE LO LIAT PARA KORUPTOR MUSLEM DI SLURUH DUNIA BERBONDONG2 NAEK HAJI BIAR BISA MASUK SORGA WALAU MREKA KORUPSI. HA...7X

MAKANYE MURTAD DARE ESLAM DE SKARANG JUGA KARNA ESLAM ITU JELAS AJARAN SETAN. HA...7X

YBU AMEN.


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...