TAU
GA SEH LO. saat ini si iblis olo swt lagi giat2nye bekerja karna die
tau kalo waktunye sebentar lagi. gimane cara kerjanye? BEGINI. DIE SUKA
BISIKKIN KE KUPING ORANG, APE KIRIM PESEN KE PIKIRAN ORANG, SUPAYA MASUK
ESLAM. HA...7X
KNAPE GUE TAUK? KARNA UDE ADA BANYAK ( LEBIH DARE 5 ORANG ) YANG LAPORAN KE GUE. N GUE SEMPET MENCEGAH MREKA MUALAP.
JADE KALO LO KRESTEN MAKA LO ATI2 AJE KARNA SERANGAN OLO KE UMAT TUHAN LEBIH GENCAR DIBANDINGKAN KE UMAT LAEN. HA...7X
JADE
LO BACA2 AJE BLOG GUE, LIAT ARTIKEL-ARTIKEL BLOG GUE. BIAR LO GA
BISA KENA TEPU DAYA N PENYESATAN IBLIS OLO WTS. HA...7X KALO PERLU KE
GREJA N BACA ALKITAB N SERING2 DENGER LAGU ROHANI N BERDOA MA TUHAN
YESUS.
TOLONG SEBARLUASKAN INFO INI, BIAR GA ADA LAGI KRESTEN YANG KENA TEPU DAYA N PENYESATAN IBLIS OLO WTS. HA...7X
YLU AMEN
eslam2 pade bangga n bilang kek gini. banyak kapir (KRESTEN, KATOLIK, BUDHA, HINDU, ATEIS, DLL) masuk eslam setelah kalah debat ma zakir naek, mokoginta, yahya waloni, dll.
bener ga seh?
sebagian bener n sebagian nepu. yah harap maklum karna para pendebat eslam seringkali nepu. ha...7x
para pendebat eslam kek zakir naek cuma berani debat ma kresten yang ga ngerti alkitab. ha...7x
mane
berkali2 zakir ketauan nepu dengan cara bikin video debat ato video kotbah die. TAPI DIE BAYAR ORANG SUPAYA NGAKU MASUK ESLAM JADE MUALAP. BIAR DIE KELIATAN HEBAT GITU. HA...7X
yah kita harus maklum karna tuhan mreka itu tuhan para penepu alias setan/iblis. ha...7x
yohanes 8:44 Iblislah yang menjadi bapamu dan kamu ingin melakukan
keinginan-keinginan bapamu. Ia adalah pembunuh manusia sejak semula dan
tidak hidup dalam kebenaran, sebab di dalam dia tidak ada kebenaran.
Apabila ia berkata dusta, ia berkata atas kehendaknya sendiri, sebab ia
adalah pendusta dan bapa segala dusta.
pertanyaannye skarang adalah apa buktinya kalo olo itu pendusta, bapa segala dusta?
3 kali olo janjiin kirim pasukan malekat tapi ga PERNAH jadi KIRIM MALEKAT. ha...7x
Surat Al-Anfaal : 9-10
(Ingatlah), ketika kamu memohon pertolongan kepada Tuhanmu, lalu
diperkenankan-Nya bagimu:”Sesungguhnya
Aku akan mendatangkan bala
bantuan kepadamu dengan seribu malaikat yang datang berturut-turut”,
Dan
Allah tidak menjadikannya (mengirim bala bantuan itu), melainkan
sebagai kabar gembira dan agar hatimu menjadi tenteram karenanya. Dan
kemenangan itu hanyalah dari sisi Allah. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa
lagi Maha Bijaksana.
qs 3:124-126
"(Ingatlah), ketika kamu mengatakan kepada orang
Mukmin: 'Apakah tidak cukup bagi kamu
Allah membantu kamu dengan tiga
ribu malaikat yang diturunkan (dari langit)'." – (QS.3:124)
"ya (cukup), jika kamu bersabar dan bertaqwa dan mereka datang menyerang
kamu dengan seketika itu juga, niscaya
Allah menolong kamu dengan lima
ribu malaikat yang memakai tanda." – (QS.3:125)
"
Dan Allah tidak menjadikan pemberian bala-bantuan itu, melainkan
sebagai khabar gembira bagi (kemenangan)mu, dan agar tenteram hatimu
karenanya. Dan kemenanganmu itu hanyalah dari Allah Yang Maha Perkasa,
lagi Maha Bijaksana." – (QS.3:126)
pertanyaannye skarang adalah knape olo ga bisa kirim malekat? karna olo entu tuhan piktip karangan mamad atas ilham setan. ha...7x
pertanyaannye skarang adalah knape orang yg berdebat n ketawain keideotan olo n mamad, kok akhirnye bisa masuk eslam?
Jawabannye ada di sini:
Manusia terdiri atas tubuh, jiwa n roh.
1Tesalonika 5:23 Semoga Allah damai sejahtera
menguduskan kamu seluruhnya dan semoga roh, jiwa dan tubuhmu ter
pelihara sempurna dengan tak bercacat pada kedatangan Yesus Kristus,
Tuhan kita.
I. PEMBAGIAN MANUSIA
Alkitab membagi manusia dalam 2 cara yaitu:
A. DIBAGI 3 yaitu: Roh, Tubuh, Jiwa.
1Tesalonika 5:23 Semoga Allah damai sejahtera
menguduskan kamu seluruhnya dan semoga roh, jiwa dan tubuhmu ter
pelihara sempurna dengan tak bercacat pada kedatangan Yesus Kristus,
Tuhan kita.
B. DIBAGI 2, yaitu:
- Manusia lahiriah = The outward man.
- Manusia batiniah = The inward man, The inner man.
2Korintus 4:16 Sebab itu kami tidak
tawar hati, tetapi meskipun manusia lahiriah kami semakin merosot,
namun manusia batiniah kami dibaharui dari sehari ke sehari.

Dengan mata jasmani kita hanya dapat melihat tubuh atau manusia
lahiriah saja, kita tidak dapat melihat roh atau jiwanya. Tetapi kalau
kita mulai bergaul, dari kata-kata, sikap dan perbuatannya, kita dapat
merasakan dan mengetahui banyak tentang jiwa dan rohnya.
Epesus 3:16 Aku berdoa supaya Ia,
menurut kekayaan kemuliaan- Nya, menguatkan dan meneguhkan kamu oleh
RohNya di dalam batinmu, (the inner man KJV).
1Petrus 3:4 Tetapi perhiasanmu ialah
manusia batiniah yang tersembunyi dengan perhiasan yang tidak binasa
yang berasal dari roh yang lemah lembut dan tenteram, yang sangat
berharga di mata Allah.
Kita melihat kadang-kadang Alkitab memakai cara pertama (misalnya
Ibr 4:12) kadang-kadang cara kedua (misalnya
Ep 4:30; Rum 8:23). Keduanya benar, masing-masing digunakan dan diperlukan pada tempatnya.
II. PENGERTIAN YANG UMUM DALAM DUNIA
Apakah roh, jiwa dan tubuh ini?
Jangan pengertian Alkitabiah ini dicampur dengan pengertian duniawi
yang umum atau menurut ilmu jiwa dunia. Beberapa orang mencoba untuk
mengerti tentang perkara-perkara rohani ini dengan memakai pengertian-
pengertian dari ilmu jiwa.
Ini salah, dan
menyesatkan sebab:
1. Orang-orang dunia, sekalipun mereka ahli, mereka
hanya ahli tentang orang lama; mereka tidak dapat mengerti tentang orang
baru dan bagian-bagiannya.
1Korintus 2:14-15 Tetapi manusia
duniawi tidak menerima apa yang berasal dari Roh Allah, karena hal itu
baginya adalah suatu kebodohan; dan ia tidak dapat memahaminya, sebab
hal itu hanya dapat dinilai secara rohani.. Tetapi manusia rohani
menilai (TL: menyelidiki) segala sesuatu, tetapi ia sendiri tidak
dinilai (TL: diselidiki) oleh orang lain.
Mereka tidak dapat menangkap pengertian-pengertian tentang orang
baru. Itu menjadi kebodohan bagi mereka, sebab mereka tidak dapat
membuktikannya secara ilmiah. Hal ini harus ditelan mentah-mentah dengan
iman saja, mereka tidak bisa menerima (
Yoh 20:25b,29).
Perkara-perkara rohani itu hanya dapat dimengerti dengan peri rohani.
“Dimensinya” lain. Misalnya gelombang-gelombang radio di udara, itu
ada, tetapi dengan mata dan telinga biasa kita tidak dapat menangkapnya,
harus dengan alat khusus yaitu radio.
Begitu kalau seorang tidak lahir baru, ia tidak dapat mengerti perkara-perkara Allah yang dalam-dalam/ rohani.
2. Istilah jiwa dan roh di dalam dunia itu dicampur
atau dianggap sama. Dalam Alkitab, istilah “jiwa” mempunyai banyak arti
dan banyak diantara- nya yang tidak dapat dimengerti dengan pikiran
duniawi. Mereka tidak dapat membedakannya sebab untuk memisahkan antara
roh dan jiwa, diperlukan Firman Tuhan yang cukup tajam (
Ibr 4:12). Misalnya di dunia hanya ada dokter jiwa, tidak ada dokter roh, sebab bagi mereka itu sama.
3. Roh orang dunia (orang dosa) itu mati, artinya putus hubungan dengan Allah (
Ep 2:1).
Oleh karena itu peranan yang sesungguhnya hampir-hampir tidak kelihatan
di dalam orang-orang dunia, sehingga mereka hampir- hampir tidak
mengerti apa-apa tentang roh.
Sebab itu jangan kita orang-orang yang rohani, anak-anak Allah,
memakai pengertian yang salah dari orang-orang dosa ini; sekalipun
mereka pintar dalam dunia, tetapi kepintarannya itu lebih bodoh dari
“kebodohan” Allah
1Kor 1:25.
Untuk orang-orang dunia (yang tidak dapat membedakan jiwa dan roh),
jiwa dan roh itu disamakan dengan batin. Juga karena roh orang-orang
berdosa itu “mati”, tidak berfungsi sebagaimana seharusnya, sebab itu
orang-orang dunia itu hanya diwarnai oleh jiwanya (lihat: judul
memisahkan jiwa dan roh).
Firman Tuhan membagi manusia menjadi orang dalam dan orang luar,
terutama supaya kita mahir membedakan daging atau jiwa dengan roh (
Gal 5:16), sehingga orang-orang beriman dapat memelihara rohnya baik-baik dan menekan daging atau jiwanya habis-habisan (
1Kor 9:27).
Jadi dalam setiap pembicaraan kita harus mengingat-ingat macam-macam
perbedaan, baik dari definisi dunia, juga macam-macam definisi dari
Firman Tuhan (lihat istilah jiwa pada akhir tulisan ini). Karena
perbedaan ini tidak dapat dicampurkan, kita harus mengerti definisi mana
yang berlaku untuk istilah jiwa dalam setiap ayat berdasar konteksnya.
Roh Kudus akan menolong kita untuk menyingkapkan artinya.
III. APAKAH ROH, JIWA, TUBUH ITU?
Kita akan melihat lebih dahulu tentang tubuh, jiwa dan roh secara singkat, baru sesudah itu secara terperinci.
TUBUH

Tubuh adalah materi yang nampak dari manusia. Ini tidak berbeda
dengan zat-zat lain dalam alam. Tubuh kita mengandung misalnya: air,
kapur, besi dan lain-lain, sama seperti yang ada di alam. Memang
tubuh ini pada mulanya dibuat dari tanah oleh Allah. Pada waktu seorang
mati, maka tubuh ini menajdi rusak dan menjadi sama seperti zat-zat
lain, namun bekas tubuh manusia ini tetap
mempunyai nilai khusus, sebab pada hari kebangkitan orang mati, bekas-bekas tubuh ini akan diubahkan menjadi tubuh kebangkitan yang kekal.
JIWA
Kejadian 9:4 Tetapi daging dengan jiwanya (= life = hidup KJV), yaitu dengan darahnya janganlah kamu makan dia.
Jiwa atau hidup itu ada di dalam darah. Sesudah manusia jatuh dalam
dosa, manusia dikuasi oleh hukum dosa dan hukum maut, rohnya mati,
(putus hubungan dengan Allah) dan jiwanya rusak oleh dosa, menjadi sama
seperti jiwa binatang. Jiwa seperti ini selalu menuruti naluri-naluri
manusiawi, bahkan dikuasai oleh naluri-naluri ini (naluri makan, naluri
sex, naluri mem-pertahankan diri/ kehidupan, naluri keinginan mata dan
naluri-naluri lain-nya). Dalam bahasa Alkitab tubuh dan jiwa itu dapat
diidentifisier/ dianggap sebagai daging. Kalau jiwa terus menerus
berkuasa atas manusia, rohnya mati, maka pada waktu mati dan hari
kebangkitan, sekalipun jiwanya sudah tiada, rohanya tetap “mati”,
tercerai dari Allah untuk kekal.
ROH

Allah itu roh adanya. Begitu juga manusia itu roh adanya, sebab itu
manusia adalah makhluk yang kekal. Tetapi di dalam rencana Allah,
selama hidup di dunia manusia itu diletakan dalam kurungan tubuh jiwa
atau tubuh dosa ini, supaya roh kita dapat diolah, dilatih dan tumbuh
menjadi sempurna.
IV. JIWA MANUSIA
A. PADA WAKTU MATI
Pengkhotbah 12:7 dan debu kembali menjadi tanah seperti semula dan roh kembali kepada Allah yang mengaruniakannya.
Pada waktu mati, 3 bagian tubuh ini tercerai-berai satu sama lain.
1. Roh, kembali kepada Tuhan. (Tetapi roh orang berdosa kembali kepada bapanya, bapa setan.
Yohanes 8:44a Kamu ini daripada bapamu iblis dan segala hawa nafsu bapamu itulah yang kamu turut.
2. Tubuh kembali menjadi tanah sesuai dengan apa yang dikatakan Tuhan dalam (
Kej 3:19).
3. Jiwa manusia ke mana? Tidak disebutkan! Jiwa ini adalah hidup. Pada waktu mati, hidup ini berakhir, jadi
jiwa ini hilang,
lenyap!
B. PADA WAKTU MEMBANGKITKAN ORANG MATI.
Lukas 8:55 Maka kembalilah roh anak itu dan seketika itu juga ia bangkit berdiri. Lalu Yesus menyuruh mereka memberi anak itu makan.
Bagaimana proses kebangkitan ini terjadi?
a. Tubuhnya masih ada di situ.
b. Rohnya kembali karena dipanggil Anak Manusia dengan iman.
c. Di mana jiwanya? Mengapa Anak manusia tidak
memanggil jiwanya? Apakah untuk membentuk seorang manusia yang utuh
tidak diperlukan 3 unsur seperti yang ada pada semua orang yang hidup?
Ternyata tidak! Hanya dengan 2 unsur, yaitu tubuh dan roh maka anak itu
dibangkitkan kembali. Sesudah bangkit, anak itu hidup dan jiwanyapun ada
di dalamnya. Pada waktu roh itu masuk ke dalam materi tubuh, maka
materi itu menjadi hidup dan hidup di dalam materi tubuh itu dinamakan
jiwa. Jadi waktu roh masuk dalam tubuh yang mati timbul kehidupan yaitu
jiwa.
Jiwa yang hilang pada waktu mati, itu terbentuk atau timbul kembali
dengan sendirinya pada waktu roh itu masuk dalam tubuh yang mati itu.
C. PADA WAKTU PENCIPTAAN MANUSIA.
Kejadian 2:7 ketika itulah TUHAN Allah
membentuk manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup ke
dalam hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi makhluk yang hidup.
Pada waktu Allah menciptakan manusia,
hanya dipakai 2 unsur saja, yaitu:
1. Patung tanah liat =
tubuh
2. Nafas Allah yaitu
roh.
Sesudah patung tanah liat itu hidup menjadi manusia yang bernafas, barulah terjadi 3 unsur, yaitu roh
jiwa tubuh. Ini prinsipnya sama seperti kebangkitan anak Yairus yang dibangkitkan Tuhan Yesus.
D. KEBENARAN YANG DISIMPULKAN.
Jelas sekali di dalam ayat-ayat tersebut di atas, bahwa pada
waktu mati, jiwa itu
lenyap, hilang dan pada waktu kebangkitan atau penciptaan,
jiwa itu muncul dengan sendirinya, sesudah roh dan tubuh itu bersatu.
Jadi jiwa manusia itulah “kehidupan” dan ada pada waktu manusia
hidup dan kalau kehidupan itu berakhir, maka jiwa itu juga lenyap.
V. PRIBADI MANUSIA
Jadi
Pribadi kita yang sebenarnya itu ada di dalam roh. Ini nampak dengan jelas:
1. Pada waktu mati, roh kembali kepada Bapa di Sorga
Pkh 12:7,
inilah pribadi kita yang sebenarnya. Tubuh kembali menjadi tanah di
dalam kubur, di sini tidak ada pribadi, hanya materi yang mati.
Jadi pribadi kita itu ada di dalam roh, sebab memang Tuhan
menciptakan manusia itu sebagai roh yang hidup, hidup di dalam patung
tubuh ini.
2. Binatang bukan suatu oknum atau pribadi. Binatang
hanya terdiri dari tubuh dan jiwa tidak ada roh. Pada waktu mati,
jiwanya hilang dan binatang itu lenyap seluruhnya, tidak ada
sambungannya lagi, tubuhnya menjadi benda, seperti zat-zat lainnya.
Binatang-binatang tidak mempunyai kelanjutan dalam kekekalan, baik dalam
Surga maupun di dalam neraka. Binatang tidak mempunyai kepribadian yang
kekal.
3. Di dalam transfusi darah, yang diberikan hanya sebagian dari tubuh dan jiwa, bukan rohnya. Di dalam darah itu ada hidup, yaitu jiwa.
Kejadian 9:4 Tetapi daging dengan jiwanya, yaitu dengan darahnya, janganlah kamu makan dia. (TL)
1 kantong darah adalah sebagian dari orang luar, bukan dari pribadinya (=rohnya). Pribadi tidak terletak dalam tubuh, jiwa.
Pada beberapa orang seluruh darahnya habis, diganti darah donor dari
beberapa orang. Orang ini pribadinya tetap, tidak berubah, sebab darah
yang diterimanya itu hanyalah sebagian dari tubuh-jiwa orang lain,
sebagian dari orang luar, bukan sebagian dari pribadi orang lain.
Jadi pribadi kita itu terletak pada roh kita, yang hidup di dalam kurungan tubuh jiwa ini.
VI. SATU PRIBADI, BUKAN DUA.
Manusia itu terdiri dari roh jiwa tubuh yang tidak dapat dipisah-pisahkan kecuali:
1. Mati.
2. Diangkat rohnya oleh Roh Kudus. Misalnya: Wah 4:2.
Jadi roh jiwa tubuh itu lekat menjadi satu. Meskipun demikian nampak
jelas ada 2 bagian yang saling bertentangan satu sama lain, yaitu antara
daging dan roh.
Galatia 5:17 Sebab keinginan daging
berlawanan dengan keinginan Roh dan keinginan Roh berlawanan dengan
keinginan daging karena keduanya bertentangan sehingga kamu setiap kali
tidak melakukan apa yang kamu kehendaki.
Roma 7:20-21 Jadi jika aku berbuat apa
yang tidak aku kehendaki, maka bukan lagi aku yang memperbuatnya, tetapi
dosa yang diam di dalam aku.
Demikianlah aku dapati hukum ini: jika aku menghendaki berbuat apa yang baik, yang jahat itu ada padaku
Tetapi ini tidak berarti kita mempunyai 2 kepribadian, melainkan hanya 1 pribadi.
Pribadi kita itu di dalam roh kita. Tetapi tubuh jiwa ini juga milik
kita, menjadi satu dalam kepribadian kita sekalipun kehendaknya
bertentangan dengan roh.
Beberapa orang menafsirkan bahwa
jiwa itu mempunyai Pikiran, Kehendak dan Emosi sendiri. Begitu juga
roh mempunyai pikiran, kehendak dan emosi sendiri. Dengan demikian di dalam manusia seolah-olah ada 2 (dua) pribadi.

Dalam ilmu penyakit jiwa, kalau seseorang mempunyai 2 pikiran, 2
pribadi, itu adalah gejala yang jelas menunjukkan bahwa orang itu sakit
jiwa. Sebab itu kalau jiwa mempunyai fungsi-fungsi pribadi sendiri,
dan roh juga mempunyai fungsi-fungsi tersebut, maka itu berarti ada dua
pribadi atau ada
perpecahan pribadi menjadi dua! Ini
tidak betul. Ini gejala-gejala penyakit jiwa. Allah yang maha pintar
dan baik itu tidak menci
ptakan manusia yang gila (berpenyakit
jiwa!).
Jiwa itulah kehidupan (life) di dalam tubuh. Atau, tubuh yang hidup itu yang berfungsi sebagai jiwa. Manusia itu
roh
yang ditaruh Allah di dalam patung tubuh, sehingga patung itu hidup,
berjiwa. Jadi pribadi kita atau oknum diri kita itu berada di dalam roh.
Memang pribadi kita itu dapat berpikir, berkehendak, punya emosi, punya
perasaan, kesukaan dan sebagainya.
Lalu bagaimana dengan “kehendak daging” (
Gal 5:16) atau “pikiran daging” (
Rom 8:6)?
Sudah diterangkan di atas, bahwa “tubuh-jiwa” itu,
seperti binatang yang mempunyai dorongan atau naluri-naluri. Misalnya bila tubuh
lapar.
lalu ada dorongan kuat untuk makan bahkan untuk mencurinya. Juga
demikian kalau kadar CO2 dalam darah meningkat tinggi, maka akan terasa
perasaan
lelah dan dorongan yang kuat untuk malas, untuk tidur dan menolak bekerja. Juga naluri
sex,
lebih-lebih kalau dirangsang dengan tontonan atau bacaan, akan ada
dorongan untuk berbuat perkara-perkara yang cabul atau dosa-dosa sex.
Ini semua
dorongan-dorongan nafsu.
Kalau dorongan ini bertentangan dengan kehendak yang baik dari roh, maka itu yang dirasakan (disebut) sebagai
kehendak daging.
Kalau dorongan ini bertentangan dengan pikiran yang rohani, maka dorongan ini dirasa atau adalah
pikiran daging/ jiwa.
Kalau dorongan ini bertentangan atau melawan emosi dari roh kita, maka dorongan inilah yang disebut
emosi daging.
Jadi fungsi-fungsi jiwa itu sebetulnya dorongan-dorongan dari
tubuh-jiwa, seperti yang ada pada binatang, tetapi ini bukan pribadi
tersendiri.
Roh itulah tempat pribadi kita, oknum kita dan dorongan-dorongan dari
tubuh-jiwa itu yang disebut dan dirasakan seperti fungsi-fungsi dari
jiwa. Padahal hanya dorongan, bukan suatu pribadi tersendiri.
Jadi hanya ada satu pribadi yaitu roh kita dan proses-proses yang ada
dalam tubuh yang hidup ini (tubuh-jiwa) itu yang dirasakan sebagai
dorongan yang seringkali melawan pribadi/roh kita. Ada 1 pribadi roh
dan ada tantangan dari naluri-naluri atau kehendak/kemauan daging.
Jadi di dalam kepribadian kita yang satu itu ada dua dorongan atau tarikan, yaitu dari roh dan dari daging, yaitu tubuh jiwa.
Pikiran, emosi, kehendak (mind, emotion,will), itu bukan jiwa, juga
sifat, sikap dan kelakuan. Semua ini adalah reaksi pribadi kita. Reaksi
pribadi kita ini dipengaruhi roh, jiwa atau dari luar kita (dari orang
lan, buku-buku, keadaan dan sebagainya). Pikiran, emosi, kehendak,
sifat, sikap dan kelakuan kita itu tergantung dari yang mana yang
menguasai kita, roh atau jiwa, dipimpin roh (Roh) atau dipimpin daging
(tubuh-jiwa).
VII. PERTENTANGAN DI DALAM MANUSIA.
Binatang itu hanya terdiri dari tubuh jiwa.
Binatang-binatang ini ada karena diciptakan Allah dengan FirmanNya,
dari tiada apa-apa lalu timbul mahluk yang hidup, tubuh yang hidup yaitu
tubuh dan jiwa (
Ibr 11:3).
Binatang atau tubuh-jiwa ini
sebelum kena kutuk dosa
(waktu masih ada di dalam Firdaus atau nanti dalam Kerajaan 1000 th)
punya sifat dan keadaan yang baik dan sempurna. Tidak ada sifat yang
jahat, buas, garang, kejam, pembunuh dsb. Semua makan rumput atau
daun-daunan.

Tetapi
sesudah kena kutuk dosa (Adam & Hawa)
maka tubuh-jiwa ini keadaannya berubah sama sekali menjadi jahat, kejam,
egois, buas, tamak dll sifat yang jelek. Binatang-binatang atau
tubuh-jiwa ini hanya hidup menuruti hawa nafsunya.
Jadi tubuh dan jiwa itu sudah merupakan suatu kehidupan, mahluk hidup
lengkap dengan segala sifat, tabiat, pikiran, emosi dan kemauannya. Ini
sangat dipengaruhi oleh ada atau tidak adanya kutuk dosa.
Begitu juga di dalam manusia, tubuh dan jiwa itu
lekat menjadi satu seperti pada binatang dan ini membuat segala macam
sifat dan tabiat daging yang seperti ada pada binatang.
Jadi jiwa itu lekat pada tubuh, merupakan suatu tubuh yang hidup.
Karena tubuh masih belum ditebus (
Roma 8:23), maka sifat/tabiat tubuh jiwa ini condong pada dosa (
Yoh 3:18-19) dan biasanya disebut sebagai sifat tabiat binatang atau daging.
Jadi jiwa itu lekat pada tubuh, bukan pada roh. Jiwa tidak dapat lekat pada roh, sebab sifatnya bertentangan satu sama lain (
Gal 5:17).
Jadi jelas nampak adanya pertentangan antara tubuh jiwa melawan roh.
Tubuh jiwa atau daging inilah yang ingin selalu menyeret dan memaksa
manusia untuk hidup di dalam dosa, keluar dari Gereja dan persekutuan
orang suci masuk ke dalam dunia serta mendorong manusia memenuhi
keinginan-keinginan daging tanpa malu.
Nampak jelas sekali pertentangan dalam pribadi kita, tetapi pribadi kita tetap satu.

Roh atau manusia batiniah kita sudah ditebus oleh darah Tuhan Yesus (
1Pet 1:18-19). Tetapi tubuh kita sekarang ini belum ditebus (
Rom 8:23).
Sesudah kita mengalami tebus tubuh, tubuh juga ditebus dari dosa,
maka tubuh-jiwa ini menjadi begitu taat dan dengar-dengaran pada
Firman Tuhan. Ini juga sama seperti tubuh jiwa atau binatang-binatang
yang tidak lagi kena akibat kutuk dosa. Binatang-binatang ini menjadi
begitu manis dan baik (seperti dalam Eden atau Kerajaan 1000 tahun)
sehingga tidak ada pertentangan satu sama lain atau dengan manusia.
Begitu juga kalau tubuh jiwa ini sudah ditebus, maka tidak lagi ada
sifat-sifat tabiat binatang itu. Tubuh jiwa kita menjadi penurut hukum-
hukum Tuhan dan tidak lagi bertentangan dengan keinginan roh! Dalam
keadaan ini roh dan tubuh jiwanya tidak lagi berkelahi atau bertentangan
satu sama lain.
Di dalam hal ini sama sekali tidak nampak sifat-sifat atau tabiat
tubuh- jiwa yaitu tabiat binatang, atau sifat-sifat tabiat daging. Tidak
ada pertentangan antara roh (yang dipimpin Roh Kudus) dan tubuh-jiwa.
Jadi tabiat atau sifat tubuh-jiwa itu sangat bergantung dari
penebusan, ada tidak-nya kutuk dosa. Ini juga yang menentukan ada
tidaknya pertentangan antara roh dan tubuh-jiwa.
Pada orang-orang berdosa, rohnya itu mati sehingga
tubuh-jiwa menjadi dominan (menonjol, menguasai). Sebab itu di dalam
orang-orang seperti ini nampak sekali tabiat yang seperti binatang yang
jelek.
Justru peperangan daging dan roh didalam orang berdosa tidak berat,
bahkan ringan, sebab memang rohnya mati dan tubuh-jiwa = daging yang
menonjol. Pada orang2 beriman peperangan ini cukup seru, sebab roh
kita hidup dan tubuh-daging juga tidak mau dimatikan.
Kesimpulan:
Selama tubuh belum ditebus akan selalu ada pertentangan antara roh
dan daging = tubuh jiwa. Ini merupakan salib bagi kita dan ini justru
mengolah roh kita bertumbuh menjadi taat, setia, teruji dan terhias.
VIII. ROH YANG MATI
A. Bagaimana roh yang mati
Di dalam orang berdosa, rohnya “mati”, maksudnya putus hubungan
dengan Allah sehingga tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya.
Efesus 2:1. Maka kamupun dahulu sudah mati oleh sebab segala kesalahan dan dosamu.
Yang mati itu bukan tubuhnya, tetapi rohnya! Istilah “mati” disini artinya tercerai dari Allah, bukan mati seperti tubuh ini.
Kejadian 2:7 tetapi buah pohon
pengetahuan akan hal baik dan jahat itu janganlah engkau makan, karena
pada hari engkau makan daripadanya engkau akan mati.
Juga disini dikatakan bahwa kalau manusia berdosa, maka ia akan “mati” yaitu mati rohani, mati rohnya bukan tubuhnya.
Roh tidak dapat mati seperti tubuh, tetapi roh yang “mati” itu
berarti hubungan dengan Allah putus, tidak dapat berhubungan dan
bersekutu lagi dengan Allah. Allah itu sumber kehidupan (
Yoh 1:4).
Roh manusia itu dikuatkan dan dihidupkan oleh persekutuan dengan Roh
Allah. Kalau hubungan ini putus, roh manusia “mati”, artinya rohnya
tidak berdaya, tidak dapat berfungsi sebagaimana seharusnya. Sebab itu
yang menonjol, yang dominant = unggul dan yang berfungsi dapat
dikatakan hanya jiwanya saja. Rohnya tetap ada tetapi “mati” (
Yes 59:2).
B. Akibatnya
Kalau roh manusia “mati”
, maka sekalipun ia ingin
berbuat baik, ingin mentaati hukum-hukum Allah, ia selalu gagal, tidak
mampu, tidak sanggup, tidak berdaya. Terhadap tarikan dosa, ajakan
setan, meskipun mula-mula rohnya menolak, tetapi ia tidak berdaya,
lemah, “mati”, sehingga selalu jatuh dalam dosa, hidup dalam hawa nafsu
daging. Kalau manusia hidup dengan roh yang mati, maka jiwa akan sangat
menonjol, unggul, nyata. Orang yang rohnya “mati” (= orang berdosa ),
itu seluruh hidupnya diatur dan ditentukan oleh tubuh-jiwa (= daging).
Kita tahu bahwa orang dosa itu orang daging, hidup menurut daging.
Kejadian 6:3 Maka Firman Tuhan: Bahwa Rohku tiada ada
akan berbantah-bantah selama-lamanya dengan manusia, karena hawa nafsu
jua (=flesh = daging KJV) adanya, melainkan tinggal lagi panjang
umurnya seratus dua puluh tahun.
Mazmur 78:39. Karena ingatlah Ia akan
mereka itu hawa nafsu jua (=flesh = daging KJV mereka itu hanya daging
juga) dan hanya senafas yang pergi dan yang tiada kembali pula adanya.
Jadi jelaslah di sini bahwa hidup dipimpin jiwa itu hidup dipimpin
daging. Jiwa itu identik dengan daging = tabiat tubuh, tabiat dosa.
Binatang hanya terdiri dari tubuh dan jiwa, yaitu daging. Sebab itu
orang berdosa yang “mati”rohnya itu hidupnya oleh jiwa yaitu daging,
mirip dengan binatang yang hidup hanya menuruti nafsu-nafsunya.
Binatang itu ada macam-macam, ada yang
liar, ada yang buas/ganas dan ada yang
jinak.
Begitu juga manusia yang dikendalikan oleh daging, oleh jiwanya (sebab
rohnya “mati”), ada yang liar, buas/ganas dan ada yang jinak.
Kalau jiwanya kuat sekali (kalau dagingnya kuat sekali), maka orang
itu nampak sangat buas dalam hawa nafsunya, ganas, sukar dikendalikan.
Hidupnya menurut hawa nafsu belaka (membenci, membunuh, berzinah, mencuri, jemawa, suka makan dan sebagainya).
Dengan pendidikan budi pekerti yang “baik” dapat diperoleh “binatang
yang jinak, yang tidak menggigit”, tetapi tetap “binatang” dihadapan
Allah, tetap hidup dalam dosa.
Begitulah manusia tanpa Allah, itu hidupnya seperti binatang, hanya
saja lebih intelek, lebih “tinggi perkembang- annya” kata teori Darwin
(evolusi).
2Petrus 2:12 Tetapi orang-orang ini
seumpama mahluk yang tiada berakal, bertabiat binatang yang diburu dan
dibunuh, mencela segala perkara yang mereka itu sendiri jahil; maka tak
dapat tiada mereka itu akan binasa oleh sebab perbuatannya sendiri yang
binasa (TL).
Mazmur 49:21 Adapun orang yang
kehormatan, tetapi tiada ia berbudi, ia itu disamakan dengan binatang
yang akan binasa adanya binatang sekarat)
Ini semua karena rohnya “mati”, sehingga jiwa yang menonjol. Sebab
itu Firman Tuhan berkata bahwa orang yang rohnya “mati”, pikirannya
daging, duniawi semata-mata, tetapi orang yang rohnya hidup, pikirannya
rohani, suci dan sejahtera (Rum 8:6), karena pikiran tabiat duniawi
(daging, fana) itulah maut; tetapi pikiran rohani itulah hidup lagi
sentosa.
IX. APAKAH ROH ITU SEBETULNYA?
A. ITU BERASAL DARI ALLAH (
Kej 2:7).
Sebab itu roh manusia itu kekal, dan dengan rohlah kita berhubungan
dengan Allah. Tubuh dan jiwa ini tidak dapat berhubungan dengan Allah.
Semua manusia itu
orang berdosa, turunan Adam, lahir dari Adam, lahir dalam dosa (
Rum 7:14)
artinya semua manusia rohnya “mati” tak berdaya, dicengkram oleh hukum
dosa dan maut. (Tentang hukum dosa dan maut lihat TE no 10 hal 14-20).
Tetapi pada
waktu seseorang lahir baru, Allah
menjamah rohnya sehingga mendapat kekuataan dari Allah, kuat kembali,
hidup kembali. Sekarang rohnya unggul, berkuasa, sehingga hidupnya
berubah, tidak lagi hidup menurut daging, tetapi menurut roh. Inilah
hidup baru didalam Kristus.
Tetapi sampai disini saja belum cukup, rohnya harus tumbuh lebih
lanjut, supaya dapat berfungsi maximum, dapat menguasai sepenuhnya
seluruh tubuh dan jiwa yaitu seluruh hidup ini menjadi seperti Kristus.
B. ROH LAWAN JIWA.
Kalau roh kita hidup, kuat, unggul dan memerintah, maka kita menjadi rohani, hidup dengan sifat-sifat Ilahi (
2Pet 1:4; Ibr 1:9). Seluruh pikiran, kata-kata, sikap dan perbuatan kita berlangsung secara rohani sebab diperintah oleh roh.
Kalau roh kita kuat dan memerintah, akan nampak
tanda-tanda yang khas dari pemerintahan roh, yaitu:
1. Daging dikalahkan (Gal 5:16).
2. Hati dan hidup ini penuh sejahtera!
Kolose 3:15 Hendaklah damai sejahtera
Kristus memerintah dalam hatimu, karena untuk itulah kamu telah
dipanggil menjadi satu tubuh. Dan bersyukurlah.
Roh selalu memerintah dengan sejahtera, sebab sesuai degnan pimpinan
Roh Kudus. Jadi kalau roh memerintah, sejahteralah yang menguasai dan
memerintah hidup kita ini. Dalam segala perkara sejahtera mengawali hati
dan pikiran kita.
Pilipi 4:7 Sejahtera Allah yang melebihi segala akal itu, akan mengawali hatimu dan pikiranmu di dalam Kristus Yesus (TL).
Kalau jiwa yang memerintah, maka seluruh pikiran,
kata-kata, sikap dan perbuatan kita menjadi penuh kedagingan, sebab yang
menguasai dan yang mengatur adalah jiwa.
Kalau jiwa kuat,
maka hal itu juga nampak dalam kesaksian hidupnya, suatu hidup yang
penuh dengan hawa nafsu dan dosa. Hidup seperti ini penuh dengan
kepahitan (ada kesukaan dosa, tetapi sementara, lalu kembali haus, haus
lagi, haus yang tidak terpuaskan
Yoh 4:13), juga gelisah, takut, tertekan dan penuh kepura-puraan.
C. ROH BERTUMBUH JADI KUAT
Lukas 1:80a Adapun anak itu bertambah besar dan makin kuat rohnya
Roh kita akan bertambah kuat dan tumbuh kalau selalu
ada hubungan dengan Allah, sumber segala kehidupan dan kekuatan, yaitu
di dalam Firman Tuhan dan doa. Sebab
Di dalam doa, Roh Kristus itu menghidupkan roh kita (
Luk 24:49; 1Kor 14:4; Kis 1:8).
Firman Tuhan itu juga Roh dan hidup (
Yoh 6:63). Firman Tuhan menghidupkan roh kita (
Mat 4:4; Maz 119:40,50).
Jadi Firman dan Roh Kudus, ibadat dan pelayanan yang tulus, semua itu meng- hidupkan dan menguatkan roh manusia.
Roh dan jiwa ini bertentangan satu sama lain (
Gal 5:17).
Kalau roh kita kuat, maka kita dapat berjalan menurut Roh dan jiwa-tubuh
ini dipaksa untuk mengikuti, sehingga hidup akan dengar-dengaran, patuh
seperti yang dikehendaki oleh Roh. Orang yang sungguh- sungguh berbakti
kepada Tuhan itu akan kuat rohnya, sehingga jiwa dan tubuhnya mengikuti
rohnya dalam jalan yang benar, taat akan Allah, sehingga semuanya
diberkati.
D.FIRMAN TUHAN MEMISAHKAN ROH DAN JIWA (
Ibr 4:12).
Artinya kalau kita penuh dengan Firman Tuhan, kita akan dapat
membedakan perkara-perkara roh dan daging, suara roh dan daging (jiwa).
Ini penting, sebab kalau tidak dapat membedakannya, ia akan kacau dan
tak dapat berjalan dalam Roh. Kalau roh kita hidup dan tumbuh, suaranya
akan jelas dan keras sehingga lebih jelas terdengar.
E. ROH KUDUS DI DALAM ROH KITA
Roh Kudus ada
di dalam roh kita dan Ia berbicara
langsung ke dalam roh kita, sehingga kita sadar dan dapat mendengar
suara Roh Kudus oleh roh kita (yang hidup).
Roma 8:16 Maka Roh itu menyaksikan beserta dengan roh kita, bahwa kita ini anak-anak Allah.
Inilah cara yang umum, yang biasa dipakai sehari-hari oleh Tuhan
untuk berbicara kepada kita. Yaitu Roh Kudus berbicara di dalam roh
kita, sehingga kita yakin, dapat mendengar suaraNya dan karunia- karunia
lainnya.
1Yohanes 5:10 Maka orang yang percaya akan anak Allah ada kesaksian (=saksi KJV mempunyai saksi) di dalam dirinya;
Saksi itu (yaitu Roh Kudus) ada di dalam kita. Kalau kita berdoa minta Allah menyelidiki hati kita (
Maz 139:23-24), maka Roh Kudus menunjukkan pada roh kita sehingga roh kita dapat mengetahui dan menyelidiki keadaan kita sendiri.
Amsal 20:27 Bahwa nyawa (=spirit = roh KJV) manusia seperti pelita Tuhan, yang menyelidik segala rahasia yang di dalam dada nya.
Makin nyata Tuhan di dalam roh kita, makin terang roh kita, makin jelas kita melihat segala isi hati kita
Mazmur 18:29 Karena Engkau juga menerangkan pelitaku; dan Tuhan Allahku mengubahkan kegelapanku sehingga ia itu menjadi terang cuaca.
Dengan demikian kita dapat berjalan dalam Roh dan tidak sampai keliru jalan karena menuruti daging.
F. BERKAT TUHAN UNTUK ORANG ROHANI
Orang-orang beriman yang dengan tulus sungguh-sungguh beribadat,
lebih-lebih juga melayani, rohnya akan tumbuh menjadi kuat, maka
hidupnya akan keberkatan jasmani dan rohaniah. Sekalipun dalam
kelimpahan berkat, sebab rohnya kuat dan memerintah (unggul, dominan),
maka segala pikiran, kata sikap dan kelakuannya sesuai dengan Firman
Tuhan, di dalam kesucian dari Tuhan. Orang seperti ini hidup penuh
dengan sejahtera dan dengan perkara- perkara yang indah dari Tuhan.
Bahkan semua peristiwa celakapun menjadi kebajikan baginya. Ini berkat
Tuhan yang indah.
Orang-orang dunia bekerja keras, seringkali dengan banyak tipu daya
juga, mereka mendapat banyak berkat- berkat jasmani, tetapi rohnya mati,
hidupnya penuh dengan perkara kedagingan, itu bukan berkat dari Tuhan.
Kalau Tuhan memberkati, Tuhan menunggu rohnya kuat, sehingga dalam
kelimpahan berkat jasmani dan rohani, rohnya tetap memerintah sehingga
hidupnya tetap memperkenankan Allah.
Orang yang hidup dalam kesucian, seluruh roh, jiwa dan tubuhNya diberkati.
G. MENUNGGU TEBUS TUBUH
Roh kita sudah ditebus dan terus tum- buh, tetapi orang luar (tubuh) belum (
2Kor 4:16- 17). Waktu kita menjadi sempurna, tubuh ini juga tertebus, atau waktu Tuhan Yesus datang kedua kalinya.
Roma 8:23 Dan bukannya itu sahaja,
melainkan kita sendiri- pun yang beroleh buah sulung Roh itu, bahkan,
kita ini sendiri juga mengerang pada batinnya dengan menanti-nanti hal
menjadi anak angkat yaitu tebus tubuh kita (TL)
Apakah dalam tubuh kebangkitan yang mulia itu juga ada jiwa? Jiwa =
hidup. Karena tubuh kebangkitan itu hidup, ada jiwa, sebab hidup itu
jiwa; tetapi bukan jiwa yang di bawah kutuk dosa, dan tidak lagi
mengandung tabiat kedagingan atau dosa. Perlu diselidiki lebih lanjut.
ISTILAH JIWA
-Dalam bahasa Indonesia: nyawa = jiwa.
-Dalam Alkitab, jiwa itu dapat berarti bermacam-macam. Menurut Vine,
ada 11 arti, tetapi kita dapat menyimpul- kannya sebagai berikut:
1. Bagian dari manusia yaitu: roh, jiwa, tubuh (
1Tes 5:23).
2. Menunjukkan seluruh manusia itu,
Misalnya: 1Pet 3:20 –>> 8 jiwa = 8 orang. Kel 1:5–>>70 jiwa = 70 orang.
3. Seringkali kalau disebut sendirian, artinya adalah:
jiwa= roh
jiwa = orang dalam
jiwa = orang batiniah.
Misalnya Maz 35:9 = Luk 1:47. Seolah-olah hanya ada tubuh dan jiwa, biasanya tubuh dan roh (
Pkh 12:7).
4. Kadang-kadang beberapa penter- jemah menggantikannya sebagai pribadi atau hati, misalnya
Mat 12:18 TB = jiwa, TL = hati, NIV = aku.
Karena luasnya penggunaan kata atau istilah jiwa, sehingga banyak
orang bingung. Tetapi kalau kita ingat ke empat arti ini, maka kita
dapat mengembalikannya kepada arti yang sebenarnya dari arti jiwa di
dalam setiap ayat sesuai dengan konteksnya.
sumber:
http://www.tulang-elisa.org/roh-jiwa-dan-tubuh/
manusia:
1. tubuh manusia yah tubuh lu mulai dari rambut kepala ampe telapak kaki.
2. jiwa manusia yah pikiran, perasaan, keinginan, kehendak, perbuatan.
3. roh manusia yah roh yang ada di dalam tubuh lu.
nah sejak manusia jatuh ke dalam dosa akibat makan buah terlarang maka manusia menjadi musuh setan.
EFESUS 4:17-32
17 Sebab itu kukatakan dan kutegaskan ini kepadamu di dalam Tuhan: Jangan hidup lagi sama seperti orang-orang yang tidak mengenal Allah dengan pikirannya yang sia-sia
18 dan pengertiannya yang gelap, jauh dari hidup persekutuan dengan Allah, karena kebodohan yang ada di dalam mereka dan karena kedegilan hati mereka.
19 Perasaan mereka telah tumpul, sehingga mereka menyerahkan diri kepada hawa nafsu dan mengerjakan dengan serakah segala macam kecemaran.
20 Tetapi kamu bukan demikian. Kamu telah belajar mengenal Kristus.
21 Karena kamu telah mendengar tentang Dia dan menerima pengajaran di dalam Dia menurut kebenaran yang nyata dalam Yesus,
22 yaitu bahwa kamu, berhubung dengan kehidupan kamu yang dahulu, harus menanggalkan manusia lama, yang menemui kebinasaannya oleh nafsunya yang menyesatkan,
23 supaya kamu dibaharui di dalam roh dan pikiranmu,
24 dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya.
25 Karena itu buanglah dusta dan berkatalah benar seorang kepada yang lain, karena kita adalah sesama anggota.
26 Apabila kamu menjadi marah, janganlah kamu berbuat dosa: janganlah matahari terbenam, sebelum padam amarahmu
27 dan janganlah beri kesempatan kepada Iblis.
28 Orang yang mencuri, janganlah ia mencuri lagi, tetapi baiklah ia bekerja keras dan melakukan pekerjaan yang baik dengan tangannya sendiri, supaya ia dapat membagikan sesuatu kepada orang yang berkekurangan.
29 Janganlah ada perkataan kotor keluar dari mulutmu, tetapi pakailah perkataan yang baik untuk membangun, di mana perlu, supaya mereka yang mendengarnya, beroleh kasih karunia.
30 Dan janganlah kamu mendukakan Roh Kudus Allah, yang telah memeteraikan kamu menjelang hari penyelamatan.
31 Segala kepahitan, kegeraman, kemarahan, pertikaian dan fitnah hendaklah dibuang dari antara kamu, demikian pula segala kejahatan.
32 Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu.
cara setan menjatuhkan manusia adalah lewat pikiran.
JADI SETAN MENGIRIMKAN PIKIRAN JAHAT, PIKIRAN NEGATIF, PIKIRAN SEKS KEPADA MANUSIA AGAR MANUSIA SEMAKIN LAMA SEMAKIN BERDOSA DAN SEMAKIN JAHAT.
pikiran akan mempengaruhi hati.
KALO HATI JUGA MENJADI JAHAT MAKA APA YANG DIPERBUATNYA JUGA JAHAT.
kejadian 6:1-8
1 Ketika manusia itu mulai bertambah banyak jumlahnya di muka bumi, dan bagi mereka lahir anak-anak perempuan,
2
maka anak-anak Allah melihat, bahwa anak-anak perempuan manusia itu
cantik-cantik, lalu mereka mengambil isteri dari antara
perempuan-perempuan itu, siapa saja yang disukai mereka.
3
Berfirmanlah TUHAN: ''Roh-Ku tidak akan selama-lamanya tinggal di dalam
manusia, karena manusia itu adalah daging, tetapi umurnya akan seratus
dua puluh tahun saja.''
4 Pada waktu itu orang-orang raksasa ada
di bumi, dan juga pada waktu sesudahnya, ketika anak-anak Allah
menghampiri anak-anak perempuan manusia, dan perempuan-perempuan itu
melahirkan anak bagi mereka; inilah orang-orang yang gagah perkasa di
zaman purbakala, orang-orang yang kenamaan.
5 Ketika dilihat
TUHAN, bahwa
kejahatan manusia besar di bumi dan bahwa segala
kecenderungan hatinya selalu membuahkan kejahatan semata-mata,
6 maka menyesallah TUHAN, bahwa Ia telah menjadikan manusia di bumi, dan hal itu memilukan hati-Nya.
7
Berfirmanlah TUHAN: ''Aku akan menghapuskan manusia yang telah
Kuciptakan itu dari muka bumi, baik manusia maupun hewan dan
binatang-binatang melata dan burung-burung di udara, sebab Aku menyesal,
bahwa Aku telah menjadikan mereka.''
8 Tetapi Nuh mendapat kasih karunia di mata TUHAN.
OLEH KARENA ITU PEPERANGAN MANUSIA MELAWAN SETAN ADALAH PEPERANGAN DALAM PIKIRAN.
KALO PIKIRAN KITA KALAH MAKA KITA AKAN JADI JAHAT.
KALO PIKIRAN KITA MENANG MAKA KITA AKAN JADI BAIK.
JADI PENCEGAHAN TERHADAP KEJAHATAN HARUS DIMULAI DARI PIKIRAN.
EFESUS 6:11-20
11 Kenakanlah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat bertahan melawan tipu muslihat Iblis;
12
karena
perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi
melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan
penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara.
13 Sebab itu ambillah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya
kamu dapat mengadakan perlawanan pada hari yang jahat itu dan tetap
berdiri, sesudah kamu menyelesaikan segala sesuatu.
14 Jadi berdirilah tegap, berikatpinggangkan kebenaran dan berbajuzirahkan keadilan,
15 kakimu berkasutkan kerelaan untuk memberitakan Injil damai sejahtera;
16
dalam segala keadaan pergunakanlah perisai iman, sebab dengan perisai
itu kamu akan dapat memadamkan semua panah api dari si jahat,
17
dan terimalah ketopong keselamatan dan pedang Roh, yaitu firman Allah,
18
dalam segala doa dan permohonan. Berdoalah setiap waktu di dalam Roh
dan berjaga-jagalah di dalam doamu itu dengan permohonan yang tak
putus-putusnya untuk segala orang Kudus,
19 juga untuk aku, supaya
kepadaku, jika aku membuka mulutku, dikaruniakan perkataan yang benar,
agar dengan keberanian aku memberitakan rahasia Injil,
20 yang
kulayani sebagai utusan yang dipenjarakan. Berdoalah supaya dengan
keberanian aku menyatakannya, sebagaimana seharusnya aku berbicara.
2 korintus 10:4-5
4 karena senjata kami dalam perjuangan bukanlah senjata duniawi,
melainkan senjata yang diperlengkapi dengan kuasa Allah, yang sanggup
untuk meruntuhkan benteng-benteng.
5
Kami mematahkan setiap siasat
orang dan merubuhkan setiap kubu yang dibangun oleh keangkuhan manusia
untuk menentang pengenalan akan Allah. Kami menawan segala pikiran dan
menaklukkannya kepada Kristus,
JADI KRONOLOGI PARA PENDEBAT MASUK ESLAM ADALAH KEK BEGINI:
1. BERDEBAT N MENERTAWAKAN ESLAM N MUSLEM.
2. SETAN SERANG LEWAT PIKIRAN.
CARANYA SEBAGAI BERIKUT:
A. MENANAMKAN KERAGU2AN. MISALNYE GIMANA KALO OLO N MAMAD BENER?
B. SETAN MEMBESAR2KAN ESLAM. TAU2 PIKIRAN KITA BISA ADA KATA2 OLOLOBARBAR OLOLOBARBAR. HA...7X
C. TAU2 ADA LAGU2 ESLAMI ADA DI PIKIRAN KITA.
3. AKHIRNYA KITA KEPIKIRAN TERUS. GIMANA KALO ESLAM BENER? INI PETUNJUK DARE OLO.
4. TRUS JADE MUALAP DEH.
SINI GUE KASIH TAU LO. KALO LO ALAMIN YANG KEK GINI MAKA JANGAN ANGGAP LO DE TEMUIN KEBENERAN SEJATI KARNA LO LAGI DITEPU MA SETAN TAUK. HA...7X
JADE CARA MELAWAN TEPUAN SETAN ADALAH SEBAGAI BERIKUT:
1. SAAT SETAN SERANG LEWAT PIKIRAN PAKE CARA KEK DI ATAS MAKA BILANG KUTAKLUKAN PIKIRAN JAHAT KU KEPADA TUHAN YESUS.
2. TRUS LU BILANG OLO GA MUNGKIN BISA JADI TUHAN PENCIPTA LANGIT N BUMI KARNA OLO ITU BUKAN YAHWE, TUHAN DARI BANGSA ISRAEL.
3. TRUS LU BILANG OLO GA MUNGKIN BISA JADI TUHAN PENCIPTA LANGIT N BUMI KARNA OLO ITU IDEOT. HA...7X
4. TRUS LU BILANG OLO GA MUNGKIN BISA JADI TUHAN PENCIPTA LANGIT N BUMI KARNA OLO ITU GA BISA BIKIN MUJIZAT DI ZAMAN MAMAD. HA...7X
5. TRUS LU BILANG OLO GA MUNGKIN BISA JADI TUHAN PENCIPTA LANGIT N BUMI KARNA OLO ITU TUKANG TEPU. HA...7X
6. TRUS LU BILANG OLO GA MUNGKIN BISA JADI TUHAN PENCIPTA LANGIT N BUMI KARNA OLO ITU TERBUKTI GA PERNAH NYATA/EKSIS DI ZAMAN MAMAD. HA...7X
7. TRUS LU BILANG OLO GA MUNGKIN BISA JADI TUHAN PENCIPTA LANGIT N BUMI KARNA OLO ITU JAHAT SEKALI. HA...7X
8. TRUS LU BILANG OLO GA MUNGKIN BISA JADI TUHAN PENCIPTA LANGIT N BUMI KARNA OLO ITU KALAH MA SETAN. BUKTINYE SI MAMAD KENA SIHIR YAHUDI. MAMAD JUGA BISA KLUARIN AYAT2 SETAN. HA...7X
9. TRUS LU BILANG OLO GA MUNGKIN BISA JADI TUHAN PENCIPTA LANGIT N BUMI KARNA OLO ITU KALAH MA SETAN. BUKTINYE ABIS LEMPAR JUMROH SAAT IBADAH HAJI. SETAN BUNUHIN UMAT ESLAM DI DEPAN MATA OLO. HA...7X
IBADAH UMROH ADALAH IBADAH USIR SETAN DENGAN CARA LEMPARIN SETAN PAKEK BATU-BATU KERIKIL. TAPI SETELAH ITU TERNYATA BANYAK JAMAAH HAJI YANG MATI KEINJEK-INJEK SESAAT SETELAH LEMPARIN SETAN DENGAN KERIKIL. HA...7X.
GUE HARAP SETELAH MENGETAHUI KEBENERAN INI, LO GA KENA TEPU SETAN YANG MAKE ESLAM BUAT MENGUASAI DUNIA. HA...7X
TUHAN YESUS MEMBERKATI LO.
AMIN.